)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Pertarungan PKS di Pilkada Jateng

Minggu, 07 April 2013 | 11.27


Menjelang Pilkada Jawa Tengah (Jateng), media survei nasional (Median) mengadakan survei terkait popularitas para kandidat dan partai-partai pendukungnya.  Survei yang melibatkan 1.200 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen itu merekam beberapa temuan penting, antara lain, tingkat popularitas dan elektabilitas kandidat gubernur .

"Tingkat popularitas Bibit Waluyo masih terartas, sebesar 80,8 persen, disusul Hadi Prabowo dengan raihan 65 persen, dan Ganjar Pranowo (63 persen). Tingginya popularitas Bibit Waluyo itu tidak terlepas dari kedudukannya selaku incumbent, sehingga memudahkan dirinya hadir di tengah publik selama menjabat," kata Direkur Eksekutif Median, Rico Marbun, beberapa saat lalu (Minggu, 6/4).

Namun menurut Rico, tingginya popularitas Bibit itu tidak berbanding lurus dengan hasil evaluasi terhadap incumbent. Dari evaluasi rerhadap kinerja incumbent, ditemukan bahwa hanya 40 persen saja publik Jateng yang puas, sedangkan 37 persen tidak puas, dan sisanya tidak tahu. Selain itu, survei juga menemukan bahwa 51,35 persen publik menginginkan Bibit diganti, dan hanya 37 persen meninginkan Bibit tetap memimpin, dan sisanya mengatakan tidak tahu.

Survei yang dilakukan tanggal 23 Maret- 3 April ini, juga merekam beberapa faktor yang menjadi pertimbangan publik dalam memilih para kandidat. Merakyat menjadi faktor perimbangan pertama, sebesar 27,4 persen. Sedangkan faktor terbukti hasil kerjanya sebesar 18,6 persen, disusul faktor cerdas 8,1 persen, jujur dan bersih 7,1 persen.

"Selain itu, survei juga coba merekam sejauh mana faktor Jokowi effect berpengaruh terhadap pilihan publik, namun  pertimbangan karena faktor dukungan Jokowi hanya 1,1 persen. Selain itu, faktor dukungan megawati juga sangat kecil sekali, yaitu hanya 0,4 persen," katanya.

Dari sisi partai politik, survei menemukan urutan partai politik yang akan dipilih oleh masyarakat Jateng jika pemilu diadakan saat ini. Dalam survei ditanyakan, partai apa yang dipilih bila pemilu legislatif diadakan saat ini? PDI Perjuangan masih di urutan pertama dengan perolehan 15,1 persen, Golkar menduduki peringkat kedua dengan perolehan 11,2 persen, disusul PKS dengan perolehan 10,4 pesen, Gerindra dengan perolehan 8,2 persen, PKB dengan perolehan suara 8,1 persen, dam PPP dengan perolehan suara  7,7 persen.

Menurut Rico marbun, terlihat ada kecenderungan partai-partai pendukung Hadi Prabowo seperti PKS, Gerindra, PKB, PPP, dan Hanura mengalami kenaikan elektabilitas dibanding hasil perolehan suara di pemilu 2009 lalu. Sedangkan partai-partai pendukung Bibiet yaitu Partai Demokrat terjun bebas dari 15,5 persen, menjadi 5 persen, dan Golkar turun dari 12,8 persen menjadi 11,2 persen. 

"Jadi bibit sementara ini hanya bisa mengandalkan popularias pribadinya, mengingat mesin Partai Demokrat sedang tidak efekif, dan Golkar menurun. Sedangkan Hadi Prabowo harus ditopang oleh mesin partai. Begitu juga Ganjar Pranowo yang popularitasnya masih kecil, dipastikan akan betumpu pada mesin PDI Perjuangan yang memiliki basis kuat di jateng," katanya.

Dilihat dari tren peningkatan suara partai-partai tersebut, Rico menilai PKS bekerja lebih efektif dalam meningkatkan elektabilitasnya hingga menduduki peringkat ke-3 di jateng.

"Bisa dikatakan bahwa dalam Pilkada Jateng ini, diperkirakan akan terjadi pertempuran antara dua mesin partai, yaitu PKS yang saat ini tren-nya meningkat, berhadapan dengan PDI Perjuangan yang basisnya telah lama kuat di Jateng," demikian Rico. [ysa]


sumber:http://www.rmol.co/read/2013/04/07/105418/PDI-Perjuangan-Bakal-Bertarung-dengan-PKS-di-Pilkada-Jateng- 

PKS kenalkan cagub NTB di Car free day kota Mataram

 Car free day di Mataram, PKS pamerkan cagub NTB


Muhammad Anis Matta melakukan sosialisasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Suryadi Jaya Purnama (SJP) dan Johan kepada masyarakat.

Sosialisasi itu dilakukan sambil berjalan sehat memanfaatkan momen Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di Kota Mataram, NTB pada Minggu (7/4) pagi.

Bersama ratusan pendukung SJP-Johan dari PKS dan berbagai elemen masyarakat, Anis Matta menyapa warga didampingi pasangan kandidat. Kepada sebagian warga Kota Mataram yang disapa, Anis menyampaikan permintaan restu warga NTB untuk pasangan cagub-cawagub yang disebutnya sebagai calon yang paling menjanjikan bagi NTB.

"Ini pasangan muda yang tumbuh tanpa kerak-kerak konflik kepentingan. SJP dan Johan adalah putra-putra NTB yang lahir dengan kesadaran penuh untuk memajukan NTB," ujar mantan wakil ketua DPR ini seperti disampaikan dalam rilis yang diterima merdeka.com.

NTB akan menggelar Pilkada pada tanggal 13 Mei 2013 dan diikuti oleh 3 pasangan calon. SJP-Johan merupakan pasangan yang diusung PKS dengan mengusung visi 'NTB Milik Bersama'.

PKS menargetkan pasangan ini untuk menang di Pemilukada dengan satu putaran. Anis Matta menyatakan bahwa pasangan SJP-Johan banyak dilirik kalangan muda perkotaan dan tokoh-tokoh masyarakat di area rural.

"Salah kalau ada yang memandang sebelah mata kepada pasangan ini. Itu sudah terbukti di Pilkada Jawa Barat tahun 2008," ujar Anis mengingatkan pada posisi Ahmad Heryawan-Dede Yusuf saat Pilkada Jabar tahun 2008.

Rombongan Presiden PKS bersama SJP-Johan berisitirahat di pinggiran jalan sambil menikmati sarapan Topat, makanan khas Lombok. Masyarakat Kota Mataram tampak antusias menyambut pasangan SJP-Johan.

sumber:http://www.merdeka.com/politik/car-free-day-di-mataram-pks-pamerkan-cagub-ntb.html

Agar Pernikahan Berlimpah Barakah



Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

TAK ada yang lebih berharga dalam rumah-tangga kecuali pernikahan yang penuh barakah. Tak ada yang lebih patut kita harapkan dalam pernikahan melebihi barakah. Inilah yang Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam tuntunkan kepada kita. Sesungguhnya, barakah adalah kebaikan yang sangat banyak, kebaikan yang berlimpah, kebaikan yang bertambah-tambah. Jika pernikahan kita berlimpah barakah, maka bahagia pasti akan menyertai. Sebaliknya, pernikahan yang bahagia, belum tentu ada barakah di dalamnya.

Jika Allah Ta'ala berikan barakah, maka apa yang tampaknya merupakan kesulitan, maka ia akan menjadi jalan kebaikan. Apa yang tampaknya berat, mendatangkan kebaikan. Sebaliknya, jika Allah Ta'ala mencabut barakah dari pernikahan, maka apa yang saat ini mendatangkan kesenangan dan kebahagiaan akan menjadi jalan datangnya keburukan di kemudian hari. Itu sebabnya, kita harus senantiasa mengharap barakah Allah 'Azza wa Jalla dan berusaha untuk menempuh jalan yang penuh barakah.

Semoga Allah Ta'ala berikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua. Kita memohon petunjuk dan kekuatan kepada Allah subhanahu wa ta'ala untuk mampu melaksanakan apa yang telah ditunjukkan-Nya.

Sesungguhnya nilai setiap amal sangat tergantung kepada niatnya. Jika niat kita benar dan mulia, maka hal-hal mubah yang kita kerjakan dalam rangka meraih kemuliaan tersebut, akan terhitung sebagai kemuliaan juga. Sebaliknya, apa-apa yang diwajibkan maupun disunnahkan dalam agama ini, jika melakukannya bukan karena niat yang benar, maka kebaikan tersebut tak berharga di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala.

Nikah merupakan salah satu sunnah Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam. Yang dimaksud sunnah dalam hal ini adalah sesuatu yang dicontohkan dan sekaligus diperintahkan dengan perintah yang jelas dari Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam. Jika kita menikah karena ingin memuliakan sunnah, maka Allah Ta'ala akan limpahi barakah dalam pernikahan kita. Karena itu, kita perlu membenahi niat, terutama saat menjelang nikah agar niat kita lurus. Kita menikah karena ingin mengikuti sunnah Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam. Bukan sekedar karena sudah sangat ingin menikah.

Mari kita ingat sejenak sabda Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam:

اَلنِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِي فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي، وَتَزَوَّجُوْا، فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ اْلأُمَمَ، وَمَنْ كَانَ ذَا طَوْلٍ فَلْيَنْكِحْ، وَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَعَلَيْهِ بِالصِّيَامِ فَإِنَّ الصَّوْمَ لَهُ وِجَاءٌ

“Menikah adalah sunnahku. Barangsiapa yang enggan melaksanakan sunnahku, maka ia bukan dari golonganku. Menikahlah kalian! Karena sesungguhnya aku berbangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan seluruh ummat. Barangsiapa memiliki kemampuan (untuk menikah), maka menikahlah. Dan barangsiapa yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa karena puasa itu adalah perisai baginya (dari berbagai syahwat).” (HR. Ibnu Majah).

Maka, niat perlu ditata, tujuan perlu dibenahi. Selebihnya, kita perhatikan apa-apa yang dituntunkan oleh Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam terkait dengan nikah, utamanya pada masa pengantin baru. Saya hanya membahas apa-apa yang jarang dibahas, tetapi sangat penting bagi kebarakahan pernikahan. Artinya, ada banyak hal lain yang perlu dipelajari dan tidak saya sampaikan pada kesempatan kali ini mengingat sempitnya waktu serta mempertimbangkan apa yang paling penting berkait dengan barakahnya pernikahan.

Yang pertama, disunnahkan bagi kedua mempelai berdo'a memohon barakah bagi pernikahannya serta meminta do'a kebaikan dan kebarakahan kepada kaum muslimin. Sesungguhnya selain untuk mengumumkan kepada masyarakat dan berbagi kegembiraan, walimah juga merupakan sarana untuk meminta do'a kepada kaum muslimin. Dan tidak ada do'a yang lebih utama untuk orang yang baru menikah, melebihi do'a barakah sebagaimana yang dituntunkan oleh Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam:

 بَارَكَ اللهُ لَكَ، وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي الْخَيْرِ

"Semoga Allah memberkahimu, dan semoga memberkahi atasmu, serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan." (HR. At-Tirmidzi).

Inilah do'a yang dituntunkan oleh Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam: ringkas, padat dan mencakup semua yang terbaik dalam pernikahan. Sebagian orang menyusun do'a yang lebih panjang, tetapi kurang tepat dari segi kesiapan kita untuk menjalani andaikata dikabulkan sepenuhnya, disamping kurang mencakup segala kebaikan yang kita harapkan. Ini misalnya dapat kita temukan pada do'a yang mulai kerap diucapkan dalam beberapa perhelatan pernikahan belakangan ini. Sepanjang pemahaman saya, do'a yang dituntunkan Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam merupakan contoh terbaik. Bukan terlarang berdo'a dengan kalimat sendiri, tetapi hendaknya tidak sampai berlebihan dalam berdo'a.

Tentang berlebihan dalam berdo'a, berkenanlah untuk membaca catatan lain bertajuk Bahkan Ia Masuk Ke Jantung Kita di Facebook page ini juga.

Yang kedua, kita mendapati dalam hadis shahih yang diriwayatkan oleh Imam Malik, Ath-Thabrani dan Ibnu Majah bahwa ketika Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu menikah dengan Fathimah radhiyallahu 'anha (putri Nabi), maka pada malam pengantin baru sebelum kedua mempelai dukhul (bermalam bersama), Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam meminta air wudhu (beliau berwudhu), menuangkannya pada 'Ali, lalu mendo'akan keduanya:

اَللَّهُمَّ بَـارِكْ فِيْهِمَا، وَبَارِكْ لَهُمَا فِيْ بِنَـائِهِمَا

Ya Allah, barakahilah keduanya dan berkahilah keduanya dalam percampuran keduanya.
Sekali lagi, ini memberi pelajaran berharga bagi kita betapa yang paling patut diharapkan, dimohonkan dengan penuh kesungguhan dan diupayakan oleh orangtua yang menikahkan anak pun adalah barakah bagi pernikahan tersebut serta percampuran yang terjadi di antara keduanya. Semoga tidaklah lahir dari pernikahan tersebut kecuali keturunan yang memberi bobot kepada bumi dengan kalimat laa ilaaha illaLlah.

Yang ketiga, sunnah bagi mempelai laki-laki sebelum bermalam pertama untuk berdo'a dengan memegang ubun-ubun istrinya dengan do'a:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِمَـا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari kebaikannya dan kebaikan watak yang telah Engkau jadikan padanya, serta aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan watak yang telah Engkau jadikan padanya." (HR. Abu Dawud & Ibnu Majah).

Merawat Cinta
Ada dua hal yang harus kita tumbuhkan dalam rumah-tangga, yakni qaulan ma'rufah (cara komunikasi yang penuh perhatian) da mu'asyarah bil ma'ruf (mempergauli dengan baik). Di luar dua hal yang sangat penting tersebut, ada hal lain yang perlu kita perhatikan. Saya memilih untuk lebih menjelaskan tentang dua hal berikut ini, karena pembahasan tentang qaulan ma'rufan dan mu'asyarah bil ma'ruf sudah banyak terdapat dalam berbagai buku.

Dua hal tersebut adalah tentang keselarasan ruhiyah kita dan kebarakahan rezeki.

Renungilah sejenak sabda Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam:

"الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ"
“Ruh-ruh adalah seperti tentara yang berbaris-baris, maka yang saling mengenal akan bersatu & yang saling mengingkari akan berselisih.” (HR. Bukhari & Muslim).

Ruh kita sangat dipengaruhi oleh niat kita, orientasi hidup kita, 'ibadah kita dan tujuan hidup kita. Boleh jadi kita sering bersama-sama melakukan amalan yang baik, tetapi jika niat masing-masing dari kita berbeda, maka akan berbeda pula ruhiyah kita. Maka, hendaknya kita saling mengingatkan, saling menasehati dan saling menjaga iman agar tak terjatuh pada kemaksiatan yang sangat besar.

Mari sejenak kita renungi ucapan Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa 'alaa `alihi wa shahbihi wa sallam:

"مَا تَوَادَّ اثْنَانِ فِي الله جل وعز أو في الإِسْلامِ , فَيُفَرَّقُ بَيْنَهُمَا إِلا بِذَنْبٍ يُحْدِثُهُ أَحَدُهُمَا"
“Tak akan berpisah dua orang yang saling berkasih sayang karena Allah Jalla wa ‘Azza atau karena Islam, kecuali disebabkan oleh dosa yang dilakukan oleh salah seorang di antara keduanya.” (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad).

Ini bukanlah hadis tentang suami-istri. Ini adalah hadis tentang dua orang yang saling berkasih-sayang karena Allah Jalla wa 'Azza atau karena Islam, sehingga cakupannya lebih umum. Akan tetapi kita juga dapat mengambil pelajaran penting bahwa suami-istri yang menikah karena Allah Ta'ala demi menegakkan dakwah, dapat berpisah (bahkan dalam keadaan bermusuhan) tanpa terelakkan oleh keduanya manakala salah satu di antara mereka terjatuh pada dosa-dosa besar yang berlarut-larut. Maka, betapa perlu kita saling mengingatkan agar tak ada yang terjatuh pada keburukan yang besar, berbuat zalim atau --apalagi-- melakukan kesyirikan.

Ketika seseorang terjatuh pada dosa besar yang berlarut, boleh jadi rumah-tangga mereka tidak pecah dan keduanya tak saling berpisah. Mereka senantiasa bersama-sama karena keduanya sama-sama saling membantu dalam dosa besar tersebut. Na'udzubillahi min dzaalik. Semoga Allah Ta'ala selamatkan kita dari hal-hal yang demikian.

Adapun berkait dengan rezeki, maka yang senantiasa perlu kita minta dan usahakan adalah rezeki yang barakah. Jika rezeki barakah, sedikitnya membawa kebaikan, berlimpahnya juga melapangkan hati dan membawa kebaikan. Itu bukan berarti kita tidak boleh meminta rezeki yang berlimpah. Tetapi jangan pernah memisahkannya dengan memohon barakah.

Kita dapat berdo'a dengan ini, misalnya:

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي وَأطِلْ حَيَاتِي عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلِي وَاغْفِرْ لِي

“Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii"

"Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta barakahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku."
Kita memohon rezeki yang berlimpah barakah dan anak banyak yang juga penuh barakah dengan bercermin pada do'a Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam kepada Anas radhiyallahu 'anhu tatkala Ummu Sulaim radhiyallahu 'anha (ibu dari Anas) mengantarkannya ke hadapan Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam untuk menjadi pelayan beliau. Maka Rasulullah shallaLahu 'alai wa sallam mendo'akan:

اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ

“Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, serta barakahilah apa yang engkau karuniakan padanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam mendo'akan dengan:

اللَّهُمَّ ارْزُقْهُ مَالًا، وَوَلَدًا، وَبَارِكْ لَهُ

"Ya Allah, tambahkanlah rezeki padanya berupa harta dan anak serta barakahilah dia dengan nikmat tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Semoga catatan ini bermanfaat. Kepada Allah Ta'ala saya memohon ampun. Dan kepada-Nya kita memohon perlindungan dan penjagaan dari keburukan kita sendiri, dari hidup yang tidak barakah, dari hilangnya barakah pernikahan dan dari terhapusnya barakah rezeki.*

Penulis buku-buku parenting, kolumnis Majalah Suara Hidayatullah. FB: Mohammad Fauzil Adhim, twitter: @kupinang

 sumber:http://hidayatullah.com/read/27973/03/04/2013/agar-pernikahan-berlimpah-barakah.html

Wanita Ini Memeluk Islam Gara-Gara Pakaian Dalam

Sabtu, 06 April 2013 | 01.13

Ilustrasi. (id.88db.com)


dakwatuna.com - Mungkin kedengaran aneh dan janggal. Hidayah memang bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Selama ini mungkin kita lebih sering mendengar dapat hidayahnya seorang non muslim ke dalam Islam di sebabkan hal-hal luar biasa dan penting. Seperti dokter Miller seorang penginjil Kanada yang memeluk Islam setelah menjumpai I’jaz Qur’an dari berbagai segi. Tapi yang ini benar-benar tidak biasa. Ya, memeluk Islam gara-gara pakaian dalam!

Fakta ini dikisahkan Doktor Sholeh Pengajar di sebuah perguruan Tinggi Islam di Saudi, saat ditugaskan ke Inggris. Ada seorang perempuan tua yang biasa mencuci pakaian para mahasiswa Inggris termasuk pakaian dalam mereka.

Tidak ada sisi menarik pada wanita ini, tua renta, pegawai rendahan dan hidup sendirian. Setiap kali bertemu dia selalu membawa kantong plastik berukuran besar yang terisi penuh dengan pakaian kotor. Untuk pekerjaan kasar seperti ini penghuni rumah jompo ini terbilang cekatan di usianya yang sudah terbilang uzur. Di Inggris, masyarakat yang memiliki anggota keluarga lansia biasanya cenderung memasukkan mereka ke panti jompo. Dan tentu saja keadaan miris ini harus diterima kebanyakan para orangtua dengan besar hati agar tidak membebani anak mereka. Namun di tengah kondisi seperti itu sepertinya tidak membuat kecil hati tokoh kita ini yang justru begitu getol mengisi hari-harinya bergelut dengan cucian kotor.

Wanita baya itu lebih suka dipanggil auntie atau bibi. Dia sudah bekerja sebagai petugas laundry hampir separuh usianya. Beruntung baginya masih ada instansi yang bersedia mempekerjakan para manula.
“Aku merasa dihargai meski sudah tua. Lagipula, orang-orang seperti aku ini sudah tidak ada yang mengurus, kalau bukan diri sendiri. Anak-anakku sudah menikah dan tinggal bersama keluarga mereka masing-masing. Suamiku sudah meninggal. Walaupun anak-anak suka menjenguk, tapi aku tetap ingin punya kegiatan sendiri untuk mengisi masa tua,” ujarnya
“Bukan untuk kerja yang berat memang, tapi setidaknya, selain menambah penghasilan juga mengisi hari tua. Mungkin itu lebih baik daripada harus tinggal diam di panti jompo.” Ujarnya lagi dengan wajah sendu.
“Sedih juga kalau harus tinggal sendirian. Seperti seorang temanku. Dia juga dulu bekerja sebagai petugas laundry bersamaku. Sampai akhirnya, anak perempuan satu-satunya menikah. Namun setelah menikah, anak perempuannya itu tidak pernah menghubunginya,” bibi berkisah.

Bagi sang Bibi profesinya sebagai petugas laundry justru membuatnya lebih dekat dengan sepak terjang, liku-liku penghuni asrama yang rata-rata adalah mahasiswa dari luar Inggris. Sang Bibi paham betul kebiasaan para mahasiswa yang tinggal di asrama ini selain belajar sehari-hari, adalah pergi clubbing sekadar “having fun”. Banyak asrama memiliki bar, café, ruang duduk untuk menonton televisi, ruang musik dan fasilitas olahraga sendiri.

Dan salah satu sisi negatif pergaulan dengan orang Inggris adalah bila mereka sudah dekat botol miras, biasalah mereka sampai benar-benar mabuk. Dan dapat dibayangkan kekacauan yang terjadi. Muntah merata di sebarang tempat, kencing dalam celana dan sebagainya. Inilah perbuatan paling bodoh yang pernah dilakukan oleh manusia sejak terciptanya minuman beralkohol. Bukan saja menghilangkan akal sehat, tetapi juga si pemabuk akan merasa kelelahan dan sakit kepala yang teramat sangat (hangover).

Saat para penghuni asrama masih dibuai mimpi karena kelelahan habis clubbing semalaman suntuk. Tinggallah sang Bibi memunguti pakaian kotor itu setiap hari. Dan terkadang harus diangkut dari kamar, jauh sebelum mereka bangun dari tidur. Kemudian disortir dengan teliti satu persatu berdasarkan jenis bahan, ukuran, warna dan yang lebih spesifik lagi dipisahkannya pakaian dalam dari yang lain. Begitu pekerjaan rutin itu dilakukan dengan penuh dedikasi tinggi walau di ujung usianya yang semakin menua.

Waktu terus berjalan, sementara sang Bibi tanpa putus asa terus bergelut dengan ‘dunia kotor’nya. Idealnya di penghujung usianya itu seharusnya masa bagi seseorang menuai hasil kerja payahnya di masa muda. Namun situasilah yang menyebabkan dia harus menanggung berbagai persoalan hidup, maka sungguh itu merupakan masa tua yang tidak membahagiakan. Di dalam kondisi yang sudah tidak mampu banyak berbuat, dia justru dituntut harus banyak berbuat. Dalam kondisi produktivitas menurun ia justru dituntut untuk berproduksi tinggi.

Entah sampai kapan dia harus melakoni pekerjaan itu. Maka sampailah suatu saat asramanya kedatangan penghuni baru yaitu beberapa mahasiswa muslim dari Timur Tengah yang mendapat tugas belajar dari negaranya. Mereka sudah terdaftar akan menempati salah satu kamar di asrama tempat sang Bibi bekerja.

Bagi kebanyakan pelajar timur tengah sangat langka memilih tinggal di asrama. Mereka biasanya membeli rumah atau flat yang sudah disesuaikan untuk menampung kelompok kecil siswa, pasangan atau keluarga. Ada juga beberapa pemilik tempat perorangan mengizinkan rumah-rumah mereka dikelola dan disewakan.

Tinggal di asrama merupakan cara terbaik untuk bertemu orang-orang baru dan menjalin persahabatan yang langgeng. Inilah salah satu pertimbangan mereka memilih tinggal di asrama. Kesadaran inilah yang menepis kekhawatiran akan terjadinya gegar budaya atau “cultural shock“.

Hidup dalam komunitas non muslimlah justru kita dituntut untuk membuktikan nilai-nilai Islam yang tinggi ini sebagai sebuah solusi bagi manusia. Tentunya ini adalah pekerjaan dakwah yang merupakan tanggungjawab setiap muslim di mana saja berada. Dengan tetap menjaga keistimewaan kita sebagai muslim yaitu kesalehan.

Hari-hari terus berlalu, tampaknya si Bibi ini betul-betul perhatian dengan apa yang dicucinya. Sampai-sampai dia tahu ini pakaian si A, ini si B dan seterusnya. Tidak terkecuali dengan pakaian kotor milik mahasiswa dari Timur Tengah tadi. Namun saat dilakukan sortir pakaian dalam, si Bibi merasa ada sesuatu yang tidak biasa, karena dari semua pakaian yang dicucinya, hanya pakaian muslim Arab saja yang terlihat tidak kotor, tidak berbau, tidak kumuh dan tidak banyak noda di pakaiannya.

Kejadian langka ini semakin mendorong rasa penasaran si Bibi. Lagi-lagi pencuci pakaian di asrama ini selalu merasa aneh saat mencuci celana dalam mereka. Berbeda dengan yang lain, kedua pakaian dalam mereka selalu tak berbau kencing.

Maka masih dalam keadaan penasaran, si Bibi memutuskan bertanya langsung dengan ‘pemilik celana dalam’ itu. Saat ditanya kenapa. Dua orang ini menjawab, ”Kami selalu istinja setiap kali kencing.” Pencuci baju ini bertanya lagi, ”Apakah itu diajarkan dalam agamamu?”
“Ya!” Jawab dua orang pelajar muslim tadi.

Merasa belum yakin 100 persen dengan jawaban itu, akhirnya si Bibi datang menemui salah seorang tokoh muslim yaitu Doktor Sholeh– Pengajar di sebuah perguruan Tinggi Islam di Saudi, saat ditugaskan ke Inggris– Wanita tua ini menceritakan keheranannya selama bertugas perihal adanya pakaian dalam yang ‘aneh’.

Ada beberapa pakaian dalam yang tidak berbau seperti kebanyakan mahasiswa umumnya, apa sebabnya? Maka ustadz ini menceritakan karena pemiliknya adalah muslim, agama kami mengajarkan bersuci setiap selesai buang air kecil maupun buang air besar, tidak seperti mereka yang tidak perhatian dalam masalah seperti ini.

Betapa terkesan ibu tua ini jika untuk hal yang kecil saja Islam memperhatikan apatah lagi untuk hal yang besar, pikir pencuci baju itu. Dan tidak lama kemudian ia mengikrarkan syahadat, memeluk Islam dengan perantaraan pakaian dalam!

Tidak disangka ternyata diam-diam si tukang cuci memeluk Islam, gemparlah para mahasiswa yang tinggal di asrama tersebut, yang kebanyakan adalah non muslim. Mereka berusaha ingin tahu sebab musabab si Bibi memeluk Islam. Dia menjawab dengan yakin bahwa dirinya sangat kagum dengan kawan muslim Arab ini, karena dari semua pakaian yang dicucinya, hanya pakaiannya sajalah yang terlihat tidak macam-macam. Dan dengan hidayah Allah Swt, dirinya dapat membedakan antara pakaian seorang muslim dan non muslim.

Hidayah memang bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. Selama ini mungkin kita lebih sering mendengar dapat hidayahnya seorang non muslim ke dalam Islam lebih disebabkan pada hal-hal luar biasa dan penting. Tapi yang ini benar-benar tidak biasa. Mendapat hidayah di penghujung usia gara-gara pakaian dalam! Sungguh takdir Allah benar-benar telah jatuh berketepatan dengan kegigihannya selama ini mengisi hari-hari di sisa hidupnya sebagai petugas laundry. Di sinilah letak rahasia nikmat Allah yang agung yang mempertemukan antara takdirNya dan ikhtiar manusia. Sungguh Allah tidak pernah menyia-nyiakan amal seorang hambaNya.

(Majalah Al-Qawwam edisi 15, dzul qa’dah 1427 H Badiah, Riyadh / jurnalhajiumroh.com)

Saya Bangga Membenci PKS

pks-bendera


dakwatuna.com - Bagi saya politik itu kotor, kejam, menghalalkan segala cara dan jauh dari kebaikan. Anggapan itu saya dapat ketika masih sekolah. Dalam pandangan saya mereka yang terlibat di kancah perpolitikan, sudah pasti akan melakukan berbagai cara agar berhasil meraih suara demi pemimpin-pemimpin mereka.

Apalagi jika hal itu dibalut dengan embel-embel agama, rasanya tidak pantas kemurnian ajaran agama harus disandingkan dengan perpolitikan yang penuh intrik. Seperti beberapa partai politik yang mengatasnamakan agama, mengatasnamakan dakwah.

Yang paling terlihat penyandangan lebel agama, ternyata ada pada PKS. Yang menamakan partai Islam, partai dakwah. Yang juga katanya di dalamnya ada pembinaan yang lain dari pada partai lainnya. Hal ini membuat saya makin membenci perpolitikan dalam negeri. Sampai sejak saya berhak memilih dalam suatu pemilihan, saya tidak pernah datang mencoblos. Karena bagi saya semua partai sama saja, sama-sama buaya pemerintahan yang kan mencaplok mangsanya ketika sudah dipercaya.

Tapi saya pernah merenungi satu hal, pada dasarnya berpolitik adalah cara menggunakan pikiran untuk menyelesaikan masalah-masalah tertentu.
Namun saya masih mencari kesesuaian arti jika kata politik disandangkan dengan Islam. Mengingat politik Islam dalam pemahaman saya adalah bersiasat atau berpikir dengan cara islami untuk mengatasi masalah, maka seharusnya tidak masalah jika ada partai politik yang mengaitkan jejak langkahnya dengan pemahaman Islam.

Dan sepengetahuan saya, Islam mengajarkan umatnya untuk selalu memikirkan permasalahan hidup. Baik demi kepentingan individu maupun jamaah, baik dalam hal ketuhanan ataupun kemanusiaan. Dari sini saya mulai membuka pikiran, mencoba mencari dari sumbernya. Diam-diam saya bergabung dengan PKS pada tahun 2010 lalu.

Setelah beberapa bulan bergabung, akhirnya dengan lega saya bisa katakan;

Saya bangga (pernah) membenci PKS, karena dengannya saya dapati pemahaman baru. Tentang pemerintahan di mana kotornya dunia politik, tidak akan turut mengotori penggiatnya yang lebih giat mengejar kerelaan Tuhannya dengan membumikan nilai rahmatan lil alamin.

Saya bangga (pernah) membenci PKS, karena rasa itu mengantarkan saya pada perasaan yang lebih baik, lebih sejuk dan lebih mendamaikan dari pada hanya menduga-duga. Karena kita tak mungkin tahu seberapa cantik mutiara, jika kita sudah takut duluan akan dalamnya lautan samudera.

Saya pun bangga (pernah) membenci PKS, karena partai ini ternyata mengajarkan apa-apa yang diajarkan di masjid-masjid, di madrasah-madrasah, di pesantren-pesantren. Karena partai ini mengajarkan kedekatan batin antar setiap kader dengan mengembalikannya pada Al-Qur’an sebagai kalamullah. Karena Al-Qur’an adalah obat termujarab segala kegundah-gelisahan.

Akhirnya dengan bangga pula ingin saya sampaikan,
Jangan sampai menyesal berkepanjangan dengan terus berprasangka pada PKS.

PKS Pilih HP-DON Dinilai Paling Layak Pimpin Jateng



SEMARANG – Ketua DPW PKS Jateng A Fikri Faqih mengungkapkan partainya memilih Hadi Prabowo sebagai cagub Jateng karena Sekda Jateng ini dinilai paling layak serta memiliki kapasitas memimpin Jateng.

Partai Keadilan Sejahtera Jateng secara resmi memberikan dukungannya terhadap Hadi Prabowo sebagai calon gubernur dalam pertarungan Pilgub Jateng bulan Mei mendatang. 


Hadi Prabowo berpasangan dengan Bupati Sumedang Don Murdono sebagai cawagubnya. Pasangan Hadi-Don mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) jATENG pada Selasa Malam (6/3) pukul 22.00.

Fikri berujar, hadi-Don merupakan tokoh birokrat yang memiliki pengalaman memimpin di daerah masing–masing. “Hadi Prabowo memiliki pengalaman menjabat sebagai sekda, sedangkan Don memiliki pengalaman memimpin Kabupaten Sumedang, kata dia. 


Lebih lanjut Fikri menyampaikan rasa optimisme yang tinggi kepada pasangan Hadi-Don untuk memenangkan kompetisi Pilgub yang akan dilaksanakan pada 26 Mei nanti.

Berdasarkan pertimbangan yang matang antara PKS dan partai lain, kata dia, pihaknya yakin pasangan ini bisa memenangkan Pilgub. “Prosesntase keyakinan kami adalah di atas 70%,” ucapnya.

Pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono ini diusung oleh koalisi PKS (10 kursi), Gerindra (9), PKB (9), PPP (7), Hanura (4) dan PKNU (1).


sumber:http://pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/828/PKS-Pilih-HP-karena-Dinilai-Paling-Layak-Pimpin-Jateng

PKS dukung Ridwan Kamil di Pilwakot Bandung karena kreatif

PKS dukung Ridwan Kamil di Pilwakot Bandung karena kreatif


Presiden PKS Anis Mata mendukung penuh pencalonan Ridwan Kamil dan Oded M Danial di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) 2013. Menurutnya, Bandung membutuhkan sosok kreatif seperti Ridwan Kamil yang memiliki profesi sebagai dosen arsitek Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kota Bandung ini adalah kota internasional, karenanya kami mendukung Ridwan dan Oded," kata Anis Mata di Kampus Unpad Bandung, Jumat (5/4).

Menurutnya, pemilihan dua nama yang berbeda latar belakang itu adalah cara PKS dalam berpolitik. Ridwan Kamil merupakan putra daerah yang menjadi tokoh intelektual. Sedangkan Oded merupakan ketua DPD PKS Kota Bandung.

"Ini cara kami menunjukkan bahwa paradigma berpikir kami PKS itu berbeda," ujarnya.

Dia tak sungkan untuk membantu pemenangan calon yang diusung PKS dan Gerindra tersebut. Bahkan saat diminta untuk jadi Juru Kampanye (Jurkam) Anis menyatakan kesiapannya.

"Iya Jurkam Insya Allah saya akan turun langsung. Karenanya Bandung harus dipimpin oleh orang yang memiliki tabiat urban city," tandasnya.


sumber:http://www.merdeka.com/politik/pks-dukung-ridwan-kamil-di-pilwakot-bandung-karena-kreatif.html

Trus, yang Salah PKS Gitu?


Jika FPKS tidak menyetujui asas tunggal pancasila trus ente akan bilang kalau PKS mau mendirikan negara islam.  Padahal dengan asas tunggal kan pancasila gak akan lagi berbhineka tunggal ika lagi dalam berdemokrasi.

Jika ada bencana relawan PKS pada turun membantu dengan mengenakan baju PKS, atribut PKS, Ambulance PKS, trus ente mau bilang kalau bencana itu bukan sebagai sarana kampanye. Lha kan intinya kalau ada yang repot dibantu, yang susah diringankan. Trus… yang salah PKS gitu ?

Anis Mata ziarah ke makam Sunan Kalijaga, ente bilang ah ini hanya cari sensasi untuk meraih simpati menjelang pemilu 2014 dan memenangkan pilgub jateng… hahahaha.. slow bro.. be HP-DON worry. Biarin aja to, kenapa ente yang pusing, trus…  yang salah PKS gitu ?

PKS mengadakan perayaan maulud nabi, ente bilang PKS mau mendekati warga NU biar ratingnya terdongkrak di pemilu 2014. Trus.. PKS yang salah gitu ?. Lha kenapa ente tidak melakukan sesuatu yang bisa mendongkrak rating, kan ente mau nyaleg to, biar kepilih yo rating didongkrak, bukan malah digembosi.

PKS mengadakan kerja bakti, ente bilang PDKT ke warga biar mereka memilih PKS nanti. Trus..  yang salah PKS gitu ?.  Namanya juga partai politik ya harus merakyat, biar rakyat percaya dan dekat dengan sarana aspirasinya.

Perasaan, apapun yang dipublish tentang PKS dikomen “alah, ini hanya untuk menaikkan rating, biasa tebar pesona”. Trus.. yang salah PKS gitu ?. Kalau ente mau nyaleg atau mau dipilih (dipilih jadi ketua, jadi perwakilan sampai dipilih jadi mantu ama calon mertua) ya ente harus tebar pesona, bukan malah menebarkan pesona orang lain. Jangan sampai menyesal di hari kemudian, udah nyaleg, bukan tebar pesona diri malah menebarkan pesona orang lain ?.

Awalnya memang benci, trus kepikiran, trus cinta deh..
Kalau kata ABG galau jaman sekarang batas antara cinta dan benci itu hanya setebal kulit ari… tipis banget..

Hati-hati.. jangan sampai menyesal dikemudian hari.. !


sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/05/trus-yang-salah-pks-gitu--543120.html

PKS Usul UU Pilpres Larang Presiden Rangkap Jabatan di Parpol



Jakarta - Usulan agar Presiden tak merangkap jabatan sebagai pengurus partai politik juga disuarakan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Anggota Baleg FPKS, Indra, menilai presiden adalah milik rakyat, bukan partai.

"Kita mendorong agar dalam Undang-undang Pilpres ini mengatur agar presiden tidak merangkap jabatan, ini norma baru sehingga kita dorong untuk dimasukkan," kata anggota Baleg FPKS Indra, saat berbincang, Jumat (5/4/2013).

Menurutnya, pengaturan ini penting melihat sejumlah argumentasi bahwa kinerja presiden akan terganggu jika dalam waktu bersamaan juga menjadi pengurus partai.

"Jelas ketika merangkap jabatan akan mengganggu fokus kerja, presiden itu milik rakyat bukan milik salah satu partai. Karenanya dia harus lepas atribut pada di luar jabatan presiden," ungkapnya.

Ia menuturkan, usulan ini bukan sekedar usulan, tetapi PKS telah menerapkan mekanisme itu secara internal tentang pembedaan jabatan publik dan jabatan politik.

"PKS sudah melakukannya sejak awal, kalau jadi menteri harus mundur dari jabatan partai, jadi gubernur nggak boleh ngurus partai. Artinya bagaimana pejabat publik itu milik rakyat bukan milik partai," kata anggota komisi hukum DPR itu.

Sebelumnya, usulan yang sama disuarakan oleh FPPP agar presiden tak merangkap jabatan di partai politik. Alasan yang diungkapkan satu suara dengan argumentasi PKS.


sumber:http://news.detik.com/read/2013/04/05/173038/2212807/10/pks-juga-usul-uu-pilpres-larang-presiden-rangkap-jabatan-di-parpol

Tanggapan atas Komentar di artikel “Kasus PKS : Bukti Kita Suka Menari Di Atas Duka Orang”

Jumat, 05 April 2013 | 06.50


Dear all,
ketika saya menulis artikel  http://politik.kompasiana.com/2013/02/01/kasus-pks-bukti-kita-suka-menari-di-atas-duka-orang-524948.html tersebut , saya sungguh tidak menyangka akan begitu banyak komentar yang masuk. Maaf sebelumnya jika saya baru membalas nyaris 2 bulan setelah artikel diposting. Tadinya saya bermaksud balas satu persatu, tapi karena hari ini saya coba balas sejak jam 19 - 01 belum juga usai, maka saya berpikir lebih baik membuat satu tanggapan bersama saja. Bodo amat ya saya nggak sedari tadi begitu.

1. Pertama tentu saya ucapkan terimakasih atas perhatian para komentator baik yang memuji maupun menghujat. Setidaknya anda sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya kan ? :D

2. Banyak yang menuduh saya memalsukan identitas saya dengan mengaku-ngaku sebagai orang Kristen, bahkan menghubung-hubungkan saya dengan Lia Christine, yg saya bahkan baru dengar dari para komentator itu. Untuk itu saya ingin menanggapi sebagai berikut :
a. Silakan baca semua balasan komen-komen saya agar menjadi jelas. Saya bicara jujur, anda mau percaya atau tidak saya nggak bisa mengatur kan ? Dan sebagai akun pseudonim, baik di kompasiana maupun twitter, saya selalu konsisten untuk tidak membuka jati diri saya. Masa bodo dengan komentator yg terus mempertanyakannya. Tidak ada larangan untuk menjadi pseudonim kan  asal bertanggungjawab pada yang ditulis.
b. Khusus kepada saudara RADIX WP yang terus-terusan nampak berusaha “mencuci otak” para komentator saya dengan memberi gambaran bahwa saya memiliki agenda tersembunyi, silakan saja. Saya malah mempertanyakan motivasi anda untuk nampak selalu berusaha mengadu domba antar umat agama, mana mengaku-ngaku wartawan pula ! Tapi saya bukan anak kecil yg bisa anda provokasi. Track record anda di kompasiana jelas kok, ke arah mana anda hendak menggiring opini kompasianer jelas terbaca :
Ini ternyata ada kompasianer lain yg sudah membahas soal anda :
http://media.kompasiana.com/new-media/2012/09/18/radix-wp-kompasianer-pembuat-onar-pembenci-islam-493836.html

Apa artinya ? Percuma juga berdebat dengan orang yang memang sudah memiliki AGENDA TERTENTU bukan ? Mana bisa diajak berpikir secara obyektif ? Maling teriak maling nih ternyata

3. Soal tudingan saya sebagai kader PKS. :D
Ada komentator CRUSADER KING yg mengatakan bahwa saya adalah kader PKS, gara-gara artikel saya itu dipakai oleh akun PKS Piyungan untuk membela diri saat kasus impor daging sapi meledak. Sumpeeeeeh…saya “lagi-lagi” justru baru tahu dari komentator. Saya jadi pengin ketawa sendiri, kenapa, karena di twitter saya malah ngeblock ( atau unfoll ya ? ) akun PKS Piyungan, yg saya nilai terlalu pro FPI. Kalau soal detail “JANDA / NON JANDA” dalam petikan kisah di Injil yang saya tulis, emang penting banget ya ? Padahal inti dari kisah itu kan ajaran Yesus yang menyuruh kita untuk BERKACA, apa masuk golongan munafik atau tidak ? Lagipula saya sudah menuliskan, mungkin saja saya salah soal status janda. Tapi itu nggak crusial, inti ajaran yg mau disampaikan bukan itu kan ?

Ada juga akun ATIN PRIYATIN yg menulis :
Coba tolong scan KTP anda, dan posting di sini karena bahasa anda seperti bahasa kader PKS yg taklidun..Sudut pandang anda sama diengan sudut pandang PKS madsa iya non muslim sebegitu
Saya jawab ya…siape elu ? Kalau Tukul bilang, WANI PIRO. Atin Priyatin, saya sebenarnya malas membalas komen yang begini, tapi yaaa… buat sopan santun saya akan bilang CAPEDEEEE :D
Anda, Atin Priyatin, dan juga yang lain-lain mau percaya silakan, mau tidak silakan. Saya tidak bisa ngatur anda kok? Saya hanya bertanggungjawab pada apa yang saya tulis.

4. Tuduhan bahwa saya sudah siapkan akun2 cadangan untuk membela saya itu ABSURD
Radix WP sangat getol menuduh saya sudah mempunyai akun-akun cadangan yg back up saya. Hahaha…aneh bin ajaib. Itulah kalau terlalu banyak menonton film spionase. Apa saya segitu kurang kerjaannya seperti anda sampai harus punya banyak akun ? *Tepok Jidat * Daripada begituan mending kerja cari duit.

5.  Buat akun-akun yang masih penasaran dengan agama saya, silakan tanya soal ajaran agama yang anda ingin tahu. Lumayan, itung-itung saya menjalankan tugas misionaris kan ?

6. Buat para pendukung saya..eaaaa pendukung nih ? Terimakasih sudah memberikan dukungan. Komen-komen anda mendinginkan hati saya yang sudah panas dan ingin datengin Radix WP cs, tapi rugi amat ya, gak penting banget2
Demikian kiranya tanggapan saya. Apa yang saya tulis pada artikel tersebut semata-mata ingin mengajak semua pihak kembali bersikap obyektif, tidak melebar-lebar keluar dari permasalahan, tidak hanya ikut arus mainstream berita. Apalagi jika wartawannya model seperti Radix WP, hahaha…( dalam komennya dia mengaku sebagai ORANG DALAM MEDIA NASIONAL ). Percaya ??? :D  Setelah ada artikel  tanggapan ini, saya tidak akan memberikan tanggapan balik pada komen-komen apapun yang muncul kemudian.


sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/05/tanggapan-atas-komentar-di-artikel-kasus-pks-bukti-kita-suka-menari-di-atas-duka-orang-543040.html

PKS Partai Gagal !!!

Kamis, 04 April 2013 | 20.17



Salammualaikum abang none, encang-encing, enyak babe. Pa kabar semua? Sehat ye? aye doain pada sehat semua lahir batin. Buat yang sakit, sabaar, semoga cepet diangkat sakitnya ma Allah SWT. Yang lagi ditimpa utang, biar cepet lunas utangnye. Yang lagi kena musibah, biar dipermudah hajatnye ma Allah SWT.

Kemaren-kemaren pan udah ane beberin tuh semua dosa-dosanya pks, di sini dan disini lagi. Jadi, dah pada tau pan semua, keburukan-keburukan PKS yang gak dimiliki partai-partai lain se-Indonesia?Nah sekarang, mumpung katanya nih partai mau muludan nih, mau ultah ke-15 katenye, ane ringkesin buat ente-ente pade, macem-macem bentuk kegagalan PKS, yang ujung-ujungnya, selama 15 taun nih partai idup di Indonesia, ternyata dia dah jadi Partai Gagal. Ape aje tuh, cekidot…

1. PKS Gagal Mengkultuskan Figur menjadi Supermen
Siape sih Nur Mahmudi Ismail sebelum ada PKS? HNW, FH, Nis-Mat, Tif-Sem, dan selebritis dari PKS laennya sebelum PKS ada??kenal ente? kagak, denger aja blm pernah.Gak kenal kita, gak bakal kenal, karena die-die orang tuh rakyat biasa kayak kita, darahnya sama merahnya kayak kita, kakinya nginjek ke bumi kayak kita.

Beda tuh sama Kanjeng Ibu Ratu Megawati Soekarnoputri, yang darahnya biru dari lahir. Amin Rais, yang dah jadi Ketum Muhammadiyah dari awal. Alm. Gus Dur, yang cucunya Hadratus Syaikh, Al-Mukarrom KH. Hasyim Ashari. Atau yang terakhir ini, Supermen Made In Cikeas, yang bisa jadi Presiden RI, Ketua Umum Parte, Ketua Wanbin, Ketua Majlis Tinggi, Suami bu ani, bapaknya ibas agus, embahnya tunnggadewi & airlangga, dalam waktu bersamaan. Satu Waktu broo !!! bayangin coba. Supermen aja cuman jadi clark kent & supermen dalam waktu yang berbeda. Berarti Babeh kite ini, jauh lebih huebbaaatt daripada supermen.

Meskipun bukan siape-siape, tapi entuh orang-orang yang ane sebutin diatas tadi ternyata sukses jadi selebritis jempolan yang seliweran di tipi-tipi & koran-koran kita. Omongannya reseb banget didenger, tingkah lakunya kagak nyebelin, akhlaqnye…masya Allaaahh…mau deh gw jadiin mantu gue ntar.hehehe…kali aja kedeketan die-die pade ma Allah SWT membekas ke gerak-geriknye. Ibarat kata kalo mangga, demplon banget dah. Tinggal dikupas trus dimakan doangan.

Nah ternyata, di PKS itu ternyata, dari orang biasa jadi luar biasa. Nah karena yang ngumpul orang-orang luar biasa, makanya mereka kagak silau ma jabatan, kagak keder kalo dikasih amanah, kagak kemaruk ma kedudukan. Ini diambil. Entu diraup. Enoh diembat. Kagak mau dibagi-bagi ke orang laen. Buntut gasiran banget dahh pokoknya. Jijaaayyyy….

Mangkenye, kita akhirnya biasa denger tuh, kalo orang-orang PKS jadi pejabat publik, eh, gak pake dipaksa gak pake rame, pada ikhlas ngundurin diri dari partainye. Fokus die mikirin amanahnye, kagak dipusingin tetek bengek partai lagi.

Trusss…apa PKS modar keabisan kader gara-gara kagak aktif lagi kader jempolannye? ternyata kagak para penonton, masih tetep idup nih parte, masih tetep nongol nama-nama baru yang sebelumnya gak kita liat & kita denger. Nongolnya juga wajar , gak kegenitan, gak celamitan kaya bang ruhut poltak sitompul raja minyak dari Medan. hehehe.

2. PKS Gagal Jadi Partai Paling Ribet Se-Dunia
Lebay banget ya judulnya. hehehe. Ya abis pegimane lagi. Kemaren tuh, ampe nangis bombay kita disuguhin KLB di Sanur, yang sebenernyeeee…ntu utusan bisa kelar di sumur, didapur, dikasur. Ya gimana nggak, keputusannya dah tau duluan sebelum acara digelar. Kalo si babeh yang bakal jadi juaranya.

Kalo gitu, ngapain buang-buang duit, buang-buang waktu segala, ngadain KLB segala. Segala ada yang dilarang masuk lah, trus bekas ketumnya pake pura-pura jalan-jalan kesana segala lah, tambah lagi ketum barunya bersumpah gak akan rela membiarkan partainya hancur lebur, dengan begitu dia akan berdiri di garda terdepan melawan cibiran dan fitnah kepada partainya. huuhhh….cape deehhh…kira-kira berani ngomong gitu gak ya pas harga bawang kemaren naik, “Saya, sebagai Presiden RI akan menghajar importir kurang ajar, yang mempermainkan supply bawang seenaknya. Saya berdiri di belakang rakyat, memperjuangkan hak mereka, menegakkan keadilan, dan menumpas kezaliman.”……..ngimpiiiiiiiiiiii….

Ribet kan. Sama tuh kayak temen-temen sejenis di partai laen. Kalo milih ketua. Hadeuuuhhh….ramenya bukan maen. bayar sini, bayar sono. Izin sama, wanbin, dewan syuro, kekuasaan mutlak wanbin yang haram dilawan. Emangnya kita peduli apa, urusan mereka, kalo dah naek juga pada lupa, rame2 jamaah korupsi.

Giliran PKS malah beda. Cuma butuh waktu sehari, ga pake KLB buat ganti presidennya. Dipilih. Diumumin. Pidato. Selesai. Dari dulu begini nih, dari jaman 98 berdiri. Cepet ga Pake Ribet & Ribut. Gak pake faksi-faksian. Majunya aja pake dorong-dorongan, kayak imam mimpin sholat. Akhirnya, suit deh, yang menang itu yang didukung. Yang kalah, gak pake ngambek. Gak pake keluar. Gak pake bikin partai baru. Simpel bener dah ah.

3.  PKS Gagal Jadi Partai Paling Korup Se-Indonesia
Kalo urusan begini nih, PKS gak bisa nandingin demokrat, PDIP dan mbahnya orba: Golkar. Padahal bos nya PKS dah dipaksa diambil KPK, karena dituduh nerima suap impor sapi, tapiii, pembuktiannya susah bener. Terakhir nih ye, gara-gara gak terbukti-terbukti, akhirnya dituduh pencucian uang. hadeehhh…suka-suka lo deh KPK. Hukum Indonesia kan punya elo seorang. Yang laen gak boleh punya. Kudu ngikuuttt. Maklum. KPK udah setingkat diatas malaikat. Kagak ada salahnya.

Budaya gagal korup ini dah ada dari jaman masih PK. Inget Yudi Widiana yang ngembaliin uang kadeudeuh, 250 jt waktu jadi anggota DPRD Jabar? orangnya masih idup tuh. & masih istiqomah. Inget juga sama Nasir Jamil, yang disegani karena kejujurannya di DPRD Aceh??sampe sekarang juga masih begitu. PKS juga satu-satunya partai yang ngelaporin & ngembaliin gratifikasi ke KPK.

Nah, dengan keberhasilan partai lain membangun budaya korup, PKS jadi merasa sendirian donk. Gak diajak. Bahkan, konon katanya, keberadaan kader partai ini di DPR, menyulitkan peluang bajingan-bajingan tengik macam begini bermaen seenak jidatnya sendiri. Dipikirnya ini duit emaknya apa, maen di gares rame-rame. Kayak kelakuan tikus hambalang, eh buset daaahhh.

Maka dari itu, dengan kegagalan-kegagalan diatas, seiring dengan usia 15 tahun PKS, udah bener-bener pas deh kalo PKS kita nobatkan sebagai PARTAI GAGAL !!!.

Salam.


sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/03/pks-partai-gagal--547631.html

Diberi Bir, Demba Ba Tolak Meminumnya



REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – Sudah menjadi rahasia umum kalau Demba Ba dikenal sebagai seorang Muslim taat. Selain dikenal ketat dalam menjalankan praktik ritual Islam, ia juga mampu menjaga diri di tengah gemerlapnya budaya Barat.

Akhir laga Chelsea kontra Manchester United di Stadion Stamford Bridge, London, Senin (1/4) malam WIB bisa dijadikan publik untuk menilai kepribadian Ba. Gol tunggalnya pada menit ke-49 di laga ulangan perempat final Piala FA mampu menyingkirkan skuat asuhan Sir Alex Ferguson.

Performa ciamiknya di lapangan berbuah penghargaan man of the match untuk Ba. Sebagaimana tradisi di Liga Primer Inggris, pemain terbaik dalam suatu laga akan mendapatkan satu botol bir atau sampanye berukuran besar.

Namun apa yang terjadi? Ternyata mantan ujung tombak Newcastle United itu menolak menerima atau membuka minuman beralkohol itu. Ia lebih senang memberikan botol sebagai simbol penghargaan itu kepada Petr Cech. Kebetulan lolosnya The Blues ke semi final Piala FA terbantu dengan aksi gemilang kiper Timnas Republik Ceska itu dalam mengamankan gawangnya.

Seusai pertandingan, Ba melakoni sesi tanya jawab bersama Cech dengan sebuah stasiun televisi swasta setempat. Usai wawancara, Ba menyerahkan botol sampanye produksi Budweiser kepada Cech.

Ia paham, sebagai seorang penganut ajaran Nabi Muhammad SAW, sangat tidak pantas membawa botol sampanye, apalagi meminumnya. Atas sikapnya itu, pelatih The Magpies Alan Pardew sempat berujar, "Ba layak menjadi duta Islam di lapangan sepak bola."

Tindakan penggawa Timnas Senegal itu mirip dengan yang dilakukan gelandang Manchester City, Yaya Toure. Usai menjadi man of the match di lanjutan Liga Primer Inggris, ia menolak dengan halus untuk meminum bir yang disodorkan Joleon Lescott. "
Maaf! Saya tidak minum alkohol. Saya Muslim," kata adik kandung Kolo Toure yang keduanya merupakan tulang punggung Timnas Pantai Gading itu.


sumber:http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/freekick/13/04/04/mkpaku-diberi-bir-demba-ba-tolak-meminumnya

PKS Setuju Anggota DPR Bolos 4 Kali Dipecat

 

Jakarta - Badan Kehormatan DPR mengusulkan anggota DPR yang membolos rapat 4 kali berturut-turut dipecat. Usulan tersebut sudah masuk ke Baleg DPR, FPKS DPR pun memberikan persetujuan.

"Secara prinsip kami setuju untuk adanya disiplin yang lebih baik untuk anggota DPR dan BK memang diberikan kewenangan untuk hal itu," kata Ketua FPKS DPR Hidayat Nurwahid, saat berbincang, Kamis (4/4/2013).

Usulan tersebut disampaikan BK ke Badan Legislasi (Baleg) dalam rangkaian revisi UU Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Usulan ini positif untuk membenahi kinerja para wakil rakyat.

"Itu memang usulan dari BK dan itu akan dibahas di Baleg dan PKS setuju untuk adanya pengetatan disiplin bagi anggota DPR supaya menjalankan amanat rakyat," kata Hidayat.

Menurut Hidayat banyak faktor yang membuat tingkat kehadiran anggota DPR rendah. Sepanjang ada keterangan jelas, menurut hidayat, tak masuk lebih dari 4 kali berturut-turut tak masalah.

"Bisa ada unsur malas, mungkin ada tugas di luar DPR yang lain juga. Kalau memang ada tugas DPR yang lain sehingga tidak ikut rapat itu bisa kita tolerir," tandas mantan Presiden PKS ini.


sumber:http://news.detik.com/read/2013/04/04/125355/2211398/10/pks-setuju-anggota-dpr-bolos-4-kali-dipecat?nd771104bcj

PKS Tunjuk Wiwiek Mutammimul 'Ula Gantikan Irel yang Mundur dari DPR



Jakarta - Anggota Komisi VII DPR dari FPKS Achmad Rilyadi (Irel) mundur dari DPR RI. PKS telah menunjuk penggantinya.

"Penggantinya Ibu Wiwiek Mutammimul 'Ula dari DKI-2," kata Wasekjen PKS Fahri Hamzah saat berbincang, Kamis (4/4/2013).

Fahri menuturkan alasan Irel mundur ingin fokus memenangkan PKS menjadi tiga besar di Pemilu 2014.

"Dia mau jadi staf melekat di presiden partai yang sudah mundur, jadi tidak bisa nyambi," kata Fahri.

Irel memang dikenal dekat dengan Presiden PKS Anis Matta. "Memang dia ingin mendampingi presiden, karena akan banyak tugas yang tidak bisa mengikuti jadwal DPR, maka dia mundur," tegasnya.


sumber:http://news.detik.com/read/2013/04/04/171941/2211795/10/pks-tunjuk-wiwiek-mutammimul-ula-gantikan-irel-yang-mundur-dari-dpr?9911012

TNI AD Akui Penyerang LP Cebongan Anggota Kopassus

Oknum Kopassus Serang Lapas Cebongan Pakai 6 Pucuk Senjata
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Tim Investigasi TNI AD terkait penyerangan LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Brigjen TNI Unggul Yudhoyono, mengakui bahwa oknum Grup II Kopassus Kartosuro adalah pihak penyerang empat tahanan terkait pembunuhan Serka Santoso.
 
"Bahwa secara kesatria dan dilandasi kejujuran serta tanggung jawab, serangan LP Cebongan, Sleman, pada 23 Maret 2013 pukul 00.15 WIB diakui dilakukan oleh oknum anggota TNI AD, dalam hal ini Grup II Kopassus Kartosuro yang mengakibatkan terbunuhnya empat tahanan," kata Wakil Danpuspom TNI AD Brigjen Unggul K Yudhoyono, yang juga ketua Tim Investigasi kasus tersebut di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (4/4/2013).

Brigjen Unggul mengatakan, penyerangan ini berhubungan dengan pembunuhan terhadap Serka Heru Santoso, yang juga anggota TNI AD, pada 19 Maret 2013 dan pembacokan terhadap mantan anggota Kopassus Sertu Sriyono pada 20 Maret 2013 oleh kelompok preman di Yogyakarta.
"Bermotif tindakan reaktif karena kuatnya rasa jiwa dan membela rasa kehormatan satuan," kata Brigjen Unggul.

Serka Heru Santoso merupakan pejabat Bintara Peleton Kopassus yang notabene atasan langsung para pelaku yang juga pernah berjasa menyelamatkan pelaku saat melaksanakan tugas operasi. Sementara Sertu Sriyono adalah mantan Kopassus yang notabene merupakan rekan pelaku saat latihan komando.
"Peristiwa tersebut dilatarbelakangi jiwa korsa yang kuat di mana jiwa korsa merupakan roh setiap kesatuan militer. Namun, diakui kegiatan serangan ke Lapas II Cebongan adalah penerapan jiwa korsa yang tidak tepat," ujar Unggul.


sumber:http://nasional.kompas.com/read/2013/04/04/17441086/TNI.AD.Akui.Penyerang.LP.Cebongan.Anggota.Kopassus

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger