by @ridlwanjogja
1. Diskusi pagi dengan senior jurnalis, arahnya makin jelas, ujungnya adalah : pembubaran PKS.
2. Tersenyum saja sahabat, kemenangan malah makin dekat . Salut !
3. Ini lho yg tadi nanya gimana cara PKS dibubarkan, ICW bicara » http://t.co/hcqhJJq8B0
4. Jangan kaget kalau justru orang orang "lama" yang terserak akan kembali pulang. Sarang tempat lahirnya sedang akan dibakar soalnya...
5. Kalau anda dengar Ibu anda , rahim yang melahirkan anda, diganggu orang . Apa yang akan dilakukan ?
6. Waspadai energi orang-orang yang mempertahankan rahim, sarang tumpah darah, unlimited paketnya. Kalo sy lawannya mending mlipir
7. Tapi, jgn mendidih dulu. Mengapa tadi pagi saya ajak antum tersenyum. Karena mereka lupa, PKS itu hanya nama partai...hehe
8. Mereka mengira ketika itu beku. Bubar. Maka dakwah dan perjuangan beku dan bubar ? Hehe. Senyuum..
9. Mereka usahakan patah dan rusak di 2014. Tapi mereka lupa siapa pembalas makar ?
10. Maka saya bilang. Tersenyum sahabat, kemenangan makin dekat. Dekat sekali..saya aja ngerasa apalagi antum..
11. hari minggu apa yo masih pada asyik bully PKS... Opo menarike too partai ini ? mbok dolan wae kono, manciiing iwak
12. Hepii banget atau gemees banget karena kader kader PKS tetap solid setelah kasus LHI ?
13. Partai liyo kayaknya nggak ada deh kadernya yang sepeduli ini dengan isu partainya. Kayaknya lho ya...
14. Mengapa PKS dipaksa paksa mengakui AF sebagai kadernya. Kalau bukan, apa ya harus bilang iya ? Demi apa ?
15. Coba diteliti sendiri aja, toh jejak kader PKS baunya jelas, gampang diinvestigasi, kader atau bukan. Verifikasilah sendiri kalo g prcy
16. Yang tahu PKS faham betul, sistem kaderisasi PKS , catatannya rapi, track record kader kasat mata. Nggak bisa ngaku ngaku di partai ini.
17. Tanya deh pengamat independen mas @BurhanMuhtadi soal kaderisasi di PKS, beliau faham benar. Ya kan mas ?
18. Selain administrasi, tiap kader juga ada pembinanya, wujudnya manusia, gampang dicek dan dilacak. Pembina punya datanya.
19. Orang yg mengaku kader PKS gampang ceknya, tanya saja liqo di wilayah mana, atau siapa pembinanya.
20. Semalam di Tvone ada Margono nelp ngaku kader dari Jatim. Yakin lu ? Bedakan kader dengan simpatisan.
21. Sebut kecamatannya aja deh, atau kabupatennya. Nanti pasti gampang dilacak. Hitungan jam ketemu deh kalau beneran ada.
22. Syakhsiyah atau kepribadian kader PKS dikontrol mingguan oleh pembinanya. Lu gak tilawah aja ketahuan.
23. Berapa infaq anda, iuran ke kas atau belum, tilawah ndak, sholat malam ndak, subuhnya jamaah ndak,dll ketahuaann om.
24. Seorang kader, kesehariannya tercelup dengan aktivitas dakwah. Di keluarga, dg suami/ istrinya .
25. Kader yang belum menikah, dicarikan jalan agar menikah dengan sesama kader.
26. Yg gabung setelah nikah, istri jg diberi pemahaman. Didakwahi, gabung bareng.
27. PKS hanya sarana, berjamaah menjalankan tugas seorang muslim. Bagi diri, keluarga dan masyarakat.
28. Karena itulah 24 jam orang PKS berusaha semaksimalnya mencelupkan diri dalam sistem Islam. 24 jam. Berusaha memaksimalkan.
29. Istri AF sudah bicara tak ada jejak ke PKS an sedikitpun di rumah dan suaminya. Aku dengar langsung . tetap aja kita nggak percaya ?
30. AF hobi nyawer wanita, sopir bilang bolos salat Jumat. Tetap aja kita nggak percaya dia bukan kader PKS ?
31. Ah yang bagus di PKS tinggal kader bawah, elitnya kan berubah. Begitu kata mereka.
32. Fyi aja, naik jenjang ke elit PKS itu ada muwashofat namanya. Ini ukuran lebih ketat dari parameter naik pangkat pns . Gak bs kuceritain
33. So, it is impossible jadi elit di PKS tanpa lolos screening muwashofat itu. Bedain dg partai lain, punya TV langsung jd Dewan Pembina deh
34. Penasaran apa itu muwashofat ? Coba gugle2 dikit, atau nanya ke kantor DPC terdekat deh.
35. Setelah 911, ribuan orang AS penasaran dg Islam, sebagian besar jadi mualaf.
36. Setelah kasus LHI, apakah ribuan orang jd penasaran dg PKS dan jadi anggota baru ? Hehe.
37. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum membuatmu tidak adil. Berbuat adil lah, karena adil dekat dengan taqwa
Content from Twitter
0 comments:
Posting Komentar