Agus, Suami Kader PKS, Jadi Kades Usia 35 Th - )|( PKS Bae Kudus
Headlines News :
Home » » Agus, Suami Kader PKS, Jadi Kades Usia 35 Th

Agus, Suami Kader PKS, Jadi Kades Usia 35 Th

Senin, 15 April 2013 | 14.36



image
Agus Mulyadi Yahya
Purworejo,- Terus mengalirnya dukungan dari masyarakat desa dan para kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menjadikan Agus Mulyadi Yahya yang merupakan keluarga besar PKS ini berhasil memenangkan pemilihan Kepala Desa Guntur, Kecamatan Bener Purworejo pada Kamis lalu (11/04). Agus terpilih menjadi kades dalam usia cukup muda, 35 tahun. 

Pria kelahiran tahun 1978 ini mengaku sebelumnya tidak ada niatan mencalonkan diri sebagai kades. Karena faktor usia dan masih banyak calon lain yang lebih tua membuatnya enggan untuk maju.

"Memang saya tidak ada niatan untuk maju, disamping usia saya masih tiga lima ada tokoh lain yg lebih tua" jelas Agus kepada PKS Jateng Online Ahad (14/04).

Namun dukungan warga terus mengalir kepadanya. Agus mengaku hampir tiap hari rumahnya didatangi warga untuk menyatakan dukungan, namun ia tetap mengelak. Hati agus baru luluh ketika kades sebelumnya mendorongnya untuk maju. Akhirnya Agus mendaftarkan diri pada detik2 terakhir pendaftaran.

"Saya mendaftar di detik - detik terakhir. Waktu itu sudah ada empat calon yang mendaftar. sama saya berarti ada lima calon " kata pria alumni Fakultas Ekonomi UNISULA Semarang ini.
Agus Mulyadi sebelumnya memang dikenal aktif membangun desanya. Keterlibatannya sebagai Ketua Koordinator PNPM Mandiri serta program pembangunan di desanya menjadikan warga mempercayakan amanah kades kepadanya.

"Kata warga sih karena keaktifan saya di desa membuat saya dianggap mengerti persoalan yang ada di desa" ungkap agus.
Agus mengaku majunya di pilkades ini juga banyak di support oleh sang istri Ety Fahmawati yang ternyata menjadi caleg dari PKS untuk DPRD Kabupaten Purworejo. Agus menambahkan support sang istri menjadi energi tersendiri bagi anak terakhir dari 7 bersaudara. Bahkan keduanya saling mendukung.

"Kami saling dukung, istri saya maju caleg saya dukung penuh. Begitu pula sebaliknya" Kata Agus
Agus juga dikenal sebagai sosok yang jujur dan bersahaja. Hal ini dibuktikan ketika proses pilkades ia tidak melakukan money politic sedikitpun. Hal ini diakui salah seorang warga Guntur Endang.
"Mas Agus mboten ngagem arto koq, lha niku mpun di dukung warga" kata Endang.

Dua Hari terpilih, Ibu Meninggal

Keterpilihannya agus sebagai lurah ternyata tidak sepenuhnya membuat agus bahagia. Pasalnya selang beberapa hari kemudian ibunda Agus meninggal karena sakit jantung. Agus mengaku sebelum meninggal ibunya sempat di rawat di RS Sardjito Jogja. Bahkan setelah penutupan penghitungan suara Agus langsung bertolak ke Jogja untuk menemani ibunya. Namun apadikata dua hari kemudian Allah mencabut ruh sang ibu.

"Setelah tau menang pikiran saya hanya ibu, karena itu saya langsung ke Jogja untuk mendampingi. Tapi Allah kemudian berkehendak lain" Kata Agus.

 Agus berharap kepemimpinannya di Desa yang dikenal pelosok dan terpencil ini mampu mengangkat kesejahteraan warga.
"Dengan prinsip gotong royong saya berharap kita bisa terus bekerja mengangkat kesejahteraan warga Guntur" harap Agus. [DP/YK]


sumber:http://pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/987/Kisah-Agus-Suami-Kader-PKS-Yang-Terpilih-Menjadi-Kades
Share this article :

0 comments:

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger