)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Ekonomi Salah Urus, Habiskan Gajimu, Gesek Kartu Kreditmu ! Uang gak Cukup? Utang Saja !

Jumat, 14 Juni 2013 | 21.47


 by @TrioMacan2000

    Kita bahas pengelolaan ekonomi yg salah urus ya…lanjutan dari twit2 sebelumnya …
    
    1. Eng ing eeeng…mari kita bahas ekonomi indonesia..sebelumnya kita sdh bahas NILAI RUPIAH - DEVISA - HARGA BBM http://t.co/vE5C9DA2Lr
    
    2. Kita juga sdh bahas lanjutannya >> http://t.co/fpGyj0QvWr”
    
    3. Disana kita sdh bahas bgmn pemerintah gagal mengelola ekonomi Indonesia dgn baik. Growth andalkan utang dan konsumsi
    
    4. Di sisi lain, pemerintah terus saja pertahankan subsidi energi (BBM & listrik) yg salah arah dan semakin besar, naik setiap tahunnya
    
    5. Pemerintah terpaksa memperbesar utang, baik utang LN mau pun dgn menjual Surat Utang Negara (SUN). Utang RI pun tembus 2000 Triliun
    
    6. Penerimaan pajak mustahil digenjot tinggi krn dunia usaha tak tumbuh karena investasi minim akiba kelangkaan dan kehancuran infrastruktur
    
    7. Sementara oknum2 pemerintah cq Depkeu tdk mau naikan cukai rokok dan alkohol yg saat ini sangat rendah. Pdhl bs naikan penerimaan negara
    
    8. Kenaikan cukai rokok yg setara dgn Thailand dan Malaysia saja sdh bisa tingkatkan penerimaan negara menjadi 300 triliun per tahun
    
    9. Tekanan yg sgt besar pada APBN akibat subsidi, melebarnya defisit APBN, defisit neraca perdagangan/pembayaran, kian melemahkan rupiah
    
    10. RI selalu menerapkan kebijakan mata nilai kurs mengambang. Apalagi sejak RI jadi agta WTO (world trade org) pada 2 Nov 1994 yg lalu
    
    11. Kebijakan nilai kurs mengambang (floating exchange rate) artinya harga valuta diserahkan pada mekanisme pasar sepenunya
    
    12. Pemerintah cq BI baru lakukan intervensi pasar jika nilai rupiah dinilai terlalu rendah, terancam bahaya atau merosot terlalu tajam
    
    13. Setiap kali BI intervensi menahan laju jatuhnya rupiah = pemborosan devisa. Menguras cadangan devisa BI yg tdk seberapa itu.
    
    14. Berkurangannya cadangan devisa = berkurangannya kemampuan RI utk membiayai impornya. Barang2 produk jd langka = harga2 naik
    
    15. Dgn keanggotaan WTO artinya pemerintah ini sudah resmi mengikuti semua aturan main sang borjuis besar Amerika Serikat & sekutu2nya
    
    16. Kita semua paham bahwa AS adalah sebagai pihak yang paling dominan di WTO dan berbagai anak organisasinya.
    
    17. Utang dan Riba (instrument bunga) menjadi pola dasar borjuis kapitalis raksasa AS dalam menimbun keuntungan (uang dan harta kekayaan)
    
    18. Segelintir kelompok dari etnis Yahudi AS & Int’l yang hny 2% dari penduduk dunia memiliki kontrol atas 80 % seluruh uang di dunia
    
    19. Sistem cadangan devisa negara dari yang sebelumnya emas murni diubah jadi Dolar AS. Ini wajib bagi anggota WTO, termasuk RI. Stupid !
    
    20. Rakyat terus ‘dihasut’ utk terus belanja, berutang kepada bank, melalui fasilitas kredit atau cicilan pembayaran barang. Iklan2 dimana2
    
    21. Piutang bank disulap jd piutang negara, piutang negara menjadi cadangan devisa negara. utang bank disulap jd utang negara= BLBI
    
    22. Rakyat tdk pernah diajarkan membuat/mencipta barang, atau memproduksi barang, tapi terus dihasut utk membeli barang (konsumerisme)
    
    23. “Ayo terus beli ! Beli barang2 itu, tidak perlu kita produksi. Habiskan uang gajimu, kuras tabunganmu ! Uang ga cukup? Utang saja !”

    24. Gesek kartu kreditmu !”. Begitu kira2 ucapan mereka, para penghasut yang fanatik dgn pemikiran Monetarist ini. Menciptakan konsumerisme
    
    25. Ngeriii… Pemerintah diam saja melihat ini semua, Ga ada tindakan untuk melindungi rakyatnya. Tdk ada percerdasan bangsa. Sontoloyo..!
    
    26. Barang2 impor pun membajiri pasar Indonesia. Kayak air bah..tsunami. Impor..impor lagi…semakin menjadi…lihatlah hari ini…semakin menjadi
    
    27. Sementara negara tak henti2nya menerbitkan SUN (Surat Utang Negara) dan ORI (Obligasi RI) yg sudah masuk seri ke 6. Tutupi utang !!
    
    28. Di sisi lain utang negara melonjak terus, per April 2013 utang negara tembus 2000 triliun, proyeksi Des 2013 mencapai 2100 triliun
    
    29. Semakin besar utang negara, asing semakin senang. Ekonomi semakin lemah. Mudah didikte. Mudah dikendalikan
    
    30. Instrument utang dan pasar modal adalah 2 instrument yg paling mudah digunakan asing utk kendalikan bahkan hancurkan ekonomi RI
    
    31. Investasi asing dalam bentuk NDI (non direct investment) dapat ditarik setiap saat. Tarik sekaligus = RI collaps !! Beda dgn DI
    
    32. DI atau Direct investment adalah investasi langsung asing dlm bentuk pembangunan pabrik2, industri2, infrastruktur dll. Uangnya tertanam
    
    33. DI menghasilkan multiplier effect dlm bentuk penyediaan lap kerja, konsumsi barang modal produksi dalam negeri, pajak dst
    
    34. Semakin besar utang RI terutama dgn pihak asing (WTO atau pun bilateral) membuat RI semakin tdk berdaulat. Persis kayak dgn IMF dulu
    
    35. Asing sangat senang jika RI terus utang dan terbitkan SUN/ORI. Kuku dan cakar mereka makin tajam masuk ke dalam jantung RI
    
    36. Pemerintah RI kembali mengulangi kesalahan fatal. Terbitkan SUN atau berutang tanpa ada proyek produktif sbg underlying nya !
    
    37. RI terbitkan SUN & cetak utang baru hny utk tutupi defisit APBN yg utamanya disebabkan : subsidi BBM, bayar utang/pokok/bunga, BLBI dst
    
    38. Meski tidak separah era Sri Mulyani yg berikan yield atau bunga utang yg tertinggi di dunia, saat ini utang dan bunga RI makin tinggi
    
    39. Pihak asing tentu saja tdk mau investasi dlm bentuk utang atau saham di RI tanpa jaminan dapat yield, margin, bunga yg besar
    
    40. Tidak cukup sampai disana, mereka juga perlu garansi. Jaminan bhw semua utang tsb pasti bisa dikembalikan.
    
    41. Caranya? Sejak 2006 AS si Rentenir Agung’ bersama kaki-tangannya via bank2 int’l / bank dunia mengumpulkan negara para pengutang
    
    42. Mereka meminta agunan utang selama utang masih dalam proses pencicilan. Lantas apa yg diagunkan ? Nah ini yg menarik hehe
    
    43. Yg diagunkan al. adalah Hutan2 RI perawan & hutan lindung yg diagunkan/dijaminkan melalui Badan Lingkungan Hidup Dunia PBB (UNEP)
    
    44. Dgn dalih hutan lindung PBB demi pelestarian lingkungan hidup mengantisipasi bencana lingkungan/perubahan iklim bumi (global warming)
    
    45. Utang ditukar Hutan. Mirip sih hurufnya ..mirip pengucapannya hehe
    
    46. Hanya propinsi NAD (Aceh) yang jelas-jelas menolak hutan-hutannya diagunkan. Meski jebol juga hutan lindungnya gara2 prabowo hehe
    
    47. Gara2 prabowo biayai Pilkada Zaini - Muzakir, terpaksa deh NAD setujui tebang utang HPH milik PT. HTL 98.000 ha di kawasan HL Leuser
    
    48. Tanpa izin Pemerintah NAD, HPH Prabowo yg diperoleh pada jaman Orba tsb tdk bisa ditebang. PT. Kiani Kertas pun bakal collaps. Ga ada BB
    
    49. NAD memilih jalur moratorium kehutanan dimana NAD memperoleh kompensasi atas jasanya menjaga lingkungan hijau dalam pelestarian hutan
    
    50. Belakangan RI juga ikut memilih jalur kompensasi pelestarian hutan melalui moratorium kehutanan itu. Tapi agunan hutan tetap berjalan !
    
    51. Target PDB (produk domestic bruto) 2012 7 ribu tiliun dan APBN 2012 yang 1.600 triliun, atau PDB naik 6.3%
    
    52. Sungguh tidak masuk akal sama sekali kalau piutang negara dari pajak hanya 70an triliun dan baru terbayar 20%
    
    53. Sementara itu ribuan triliun atau ratusan milyar US$ devisa RI parkir di Luar Negeri, sbgn dari hasil ekspor dgn modus transfer pricing
    
    54. Plus pencucian uang & penyembunyian hasil rampokan para koruptor RI. Alangkah bahagianya mereka..termasuk Nazar cs si ‘koruptor coklat’
    
    55. Disisi lain, nilai inflasi sejak 2000 s/d 2009 mencapai 8,98% /tahun. Khusus tahun 1997 s/d 1998 inflasi berkisar mulai 11% s/d 77%
    
    56. Khusus di tahun 1999 inflasi 2%. Sepanjang tahun 2010 inflasi 7%. Total inflasi mulai 1999-2010 = 99% !! Sedaap hehe
    
    57. Nah, dengan nilai kurs rupiah terhadap Dolar AS pada tahun 1999, 10 ribu / US$ sedang saat ini Juni 2013 juga 10.000/ US$
    
    58. Makna nilai kurs rupiah seperti itu bisa bermacam2. Yg pasti pasar melihat bhw kondisi ekonomi RI hampir mirip dgn kondisi ekonomi 99
    
    59. Maknanya, pemerintah RI gagal meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ekonomi RI mulai merosot tajam kembali ke tahun 1999
    
    60. SBY sama saja dengan Suharto dulu. Meninabobokan rakyat dgn harga BBM rendah karena disubsidi besar2an. Tdk mau menyadarkan rakyat
    
    61. Pemerintahan SBY sama saja dgn Suharto dulu. Pertahankan BBM rendah yg akibatnya utang numpuk, APBN jebol, ekonomi terditorsi, macet
    
    62. Terkait sistem monetarist, neo-liberal yang menghalalkan privatisasi (dijual) BUMN dan pasar bebas sebebasnya
    
    63. Disisi lain Pemerintah malah terbitkan begitu banyak peraturan baru yg hambat investasi. Reformasi birokrasi hanya dusta belaka
    
    64. Lihat apa hasil reformasi birokrasi ? Hanya jadi beban APBN utk bayar gaji birokrat yg naik irasional setiap tahunnya. SBY hebat !!
    
    65. Sementara pelayanan publik masih jelek bahkan makin jelek. Ada ombudsman RI tapi tak bergigi (UU nya yg bikin tak bergigi)
    
    66. Singkatnya, Gaji /belanja pegawai, subsidi energi (BBM/listrik), pembayaran utang/bunga dan pelunasan BLBI, telah merampok APBN kita !
    
    67. APBN yg dibiayai oleh pajak rakyat dan obral SDA RI. Sungguh miris. Hanya sebagian kecil APBN digunakan utk pembangunan/kesejahteraan
    
    68. Khusus subsidi listrik, bebannya kian naik. Sebagian rakyat yg tolol, diperbodoh & ditipu dgn slogan2 anti PLTN. Tunda lagi. Miriis !!
    
    69. Target PLTN operasional 2018 terpaksa mundur ke 2024 karena ulah LSM2 yg dibayar asing yg ingin RI tergantung dgn BB carbon.
    
    70. Cukup dulu. Masih ada lanjutannya. Nanti kita bahs lagi. Terima kasih. Semoga bermanfaat. MERDEKA !
    
    Content from Twitter

Bayangkan, Kenaikan BBM Jelang Ramadhan, Lebaran dan Tahun Ajaran Baru

 



by @MahfudzSiddiq

    Sblm mulai acara Gestur TV One saya sempat ngobrol dgn bbrp pedagang di pasar tradisional Pasar Rumput. 
    
    Saya tanya soal harga. Ternyata dlm sepakan ini ada kenaikan harga2 kebutuhan pokok cukup tinggi. 
    
    Misal harga cabe merah naik dari 25 ribu jadi 35 ribu/kg. Kentang naik dari 7 ribu jadi 10 ribu/kg. Dan bbrp barang lainnya. 
    
    Kalau barang olahan pabrik sprt kecap, saos, susu kental manis & plastik misalnya sdh naik sejak 2-3 bulan lalu. Stlh ada demo UMR. 
    
    Menurut para pedagang harga yg naik cenderung gak turun harganya. Kecuali bawang putih sdh turun krn pasokan bertambah. 
    
    Saat saya tanya jika BBM naik harganya? Sontak mereka jawab ya akan naik lagi harga barang2 kebutuhan pokok. 
    
    Saya tanya juga gmn harga kalau romadon dan lebaran? Mrk juga jawab akan naik lagi lebih tinggi. Krn permintaan banyak. 
    
    Saya sempatkan beli cabe, kentang dan kecap. Itu yg saya sampaikan di awal paparan di 
    
    Saya juga sempatkan tanya apakah sblmnya mereka pernah dapat BLT? Mereka jawab tidak pernah. 
    
    Termasuk ibu pedagang sayuran yg berstatus janda dgn 3 anak juga belum pernah dapat BLT. 
  
    Seorang pedagang mengeluh bbrp langganannya menghilang krn pemukiman sekitar rel kereta digusur. 
    
    Ada pedagang lain bilang bhw pedagang eceran liar di bawah pasar makin sedikit krn gak punya modal beli barang tuk dijual lagi. 
    
    Jadi alasan kami menolak rencana kenaikan harga BBM jelas. Yaitu dampak kenaikan harga yg beratkan pedagang dan konsumen kecil. 
    
    Secara waktu juga tdk tepat krn jelang ramadhan, lebaran dan tahun ajaran baru. Tingkat konsumsi masy akan tinggi. 
    
    Smntr BLSM yg akan digelontorkan juga blm ditopang data penduduk miskin yg akurat. Selain hanya sementara. 
    
    Smntr dampak kenaikan harga barang & menurunnya daya beli masy cenderung permanen. Bahkan ada yg akan kehilangan sumber pencarian. 
    
    Yg lebih mendasar alasan kami menolak adl krn tdk ada skema komprehensif untuk benahi carut-marut kebijakan sektor energi. 
    
    Jika menaikkan harga BBM subsidi krn alasan orang kaya ikut nikmati, toh kalau dinaikkan mereka akan tetap beli. 
    
    Smntr masy miskin makin berat beli BBM ditambah beban kenaikan harga2 barang kebutuhan pokok. 
    
    Secara statistik kenaikan harga BBM itu akan menambah jumlah orang miskin 3-4 juta orang. 
    
    Jika alasan rencana kenaikan harga BBM subsidi krn lonjakan konsumsi yg lampaui kuota, itu lebih soal pengendalian, bukan harga. 
    
    Sampai skrg belum ada skema komprehensif dan tegas bgm kendalikan tingkat konsumsi BBM bersubsidi, di luar faktor harga. 
    
    Sprt saya singgung sblmnya, kita sbnrnya punya pilihan2 kebijakan secara paradigmatik. Tentu dgn konsekuensi sistemiknya. 
    
    Yaitu opsi kebijakan liberalisasi BBM ke harga pasar atau opsi semi-proteksi melalui kebijakan subsidi terbatas. 

    Jika mau liberalisasi, ada sejumlah pertanyaan mendasar yg hrs dijawab dan disiapkan sistemnya. 
    
    Pertama, bgm kemampuan produksi BBM nasional jika diliberalisasi? Produsen asing belum bisa dipaksa pada harga keekonomisan. 
    
    Kedua, bgm kapasitas distribusi BBM yg terkait banyak hal di antaranya infrastruktur perhubungan dan transportasi? 
    
    Sehingga disparitas harga jual pasar tdk mencolok antar daerah, terutama yg minim infrastruktur penunjang distribusi BBM. 
    
    Ketiga, bgm menekan tingkat konsumsi BBM baik untuk transportasi maupun industri? Sistem transportasi massal sdh memadai? 
    
    Sudahkah industri punya iklim biaya produksi yg efesien? Shg harga jual barang mereka bisa lebih ekonomis ? 
    
    Keempat, bgm dgn diversifikasi sumber enerji selain BBM? Negara kita sbnrnya kaya dgn sumber2 energi alternatif. 
    
    Kelima untuk membantu daya beli masy sudahkah ada sistem jaminan sosial yg permanen dan bukan jenis BLT sementara? 
    
    Kelima, sudahkah kita punya sistem administrasi kependudukan yg standard untuk penerapan sistem jaminan sosial tsb? 
    
    Banyak lg pertanyaan2 mendasar jk ingin ambil opsi liberalisasi energi, khususnya BBM. Faktanya kita slalu parsial & tambal-sulam. 
    
    Coba periksa. Kenaikan harga BBM bersubsidi selama ini lebih krn faktor kenaikan harga minyak dunia dan lonjakan tingkat konsumsi. 
    
    Ibarat lubang, kita berulang-ulang kecebur di lubang yang sama. Smntr yg menanggung akibatnya masyarakat kebanyakan. 
    
    Ini sesungguhnya yg kami suarakan. Dan ini bukan kali pertama. Tapi sejak 2005 saat pertama kali pemerintahan SBY naikkan harga BBM 
    
    Content from Twitter

Jangan Naikkan BBM, Berantas Dulu Mafia Migas



Nelayan tradisional Indonesia merupakan tulang punggung pemenuhan pangan dan perekonomian nasional. Bagi nelayan kenaikan harga BBM bersubsidi jelas mempersulit kehidupan mereka, sebab hampir 60% biaya produksi mereka untuk penyediaan BBM.

"Kami menyadari negara terpuruk dalam utang. Namun jawabanya bukan dengan menaikan harga BBM, melainkan: berantas mafia migas, koreksi secara fundamental kesalahan penghitungan harga migas yang berakibat  Indonesia dijebak dalam skema harga pasar dan menderita kerugian sangat besar.

Hentikan pula pemborosan dan korupsi program rakyat, termasuk  proyek pengadaan 1000 kapal dan revitalisasi tambak Denfarm Pantura  Jawa," kata anggota Dewan pembina Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) M Riza Damanik dalam siaran persnya siang ini.

KNTI menyesalkan seluruh salah urus dan sepak terjang mafia inilah, yang menyebabkan  rakyat dipaksa membayar melalui skema utang luar negeri dan penghapusan subsidi BBM. Oleh karenanya KNTI   mendesak Presiden SBY  membatalkan rencana kenaikkan harga BBM, dengan berbagai pertimbangan.

"Pertimbangan secara Klimatologi, naiknya harga BBM pada semester II 2013 tidak tepat.  Sebab, saat ini Indonesia tengah dipengaruhi oleh maiden-julian  oscillation dan dipole mode negatif di Samudera Hindia, membuat musim  hujan & kemarau makin tidak menentu waktunya. Pada situasi itu,  ekonomi nelayan mengalami pelambatan. Secara Ideologis,  naiknya  harga BBM adalah praktik ketidakadilan dan melanggar  konstitusi. Sebab kenyataannya, pemerintah belum pernah sungguh-sungguh  menyelenggarakan Sistem Logistik Terpadu untuk nelayan dan petambak.  Terbukti selama ini, BBM bersubsidi belum tersalurkan, bantuan modal  usaha tidak terselenggara, sistem informasi produksi, pemasaran, hingga  perlindungan usaha bagi nelayan dan petambak Indonesia tidak tersedia," papar Riza.

Menurut dia pada kondisi tersebut diatas itu, maka kenaikan BBM akan memicu: naiknya nilai impor pangan perikanan hingga 40%, angka kemiskinan di kampung nelayan bertambah 50%, dan pencurian ikan berpeluang naik 40% dari 2012.[Suara Merdeka]

Hasil Rapat Pleno PKS di Bandung: Tetap Tolak Kenaikan BBM

Kamis, 13 Juni 2013 | 11.45

 
Petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kemarin menggelar rapat pleno di Bandung, Jawa Barat. Rapat yang digelar di Hotel Preanger sejak pukul 13.00 WIB hingga jelang Magrib itu antara lain menghasilkan, tetap menolak kenaikan harga BBM.

"Itu hasil rapat Pleno DPP PKS. Kita tetap menolak kebijakan Pemerintah yang tidak pro kepada rakyat," kata Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim dalam perbincangan dengan Liputan6.com, Kamis (13/6/2013).

Dalam rapat yang dipimpin Presiden PKS Anis Matta kemarin, ujar Abdul Hakim, tidak membahas mengenai koalisi. Tetapi tetap meyakinkan diri untuk berpihak kepada rakyat.

"Tetap, terus memperjuangkan aspirasi rakyat, menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Dan rapat Pleno DPP itu tidak membahas dan memikirkan masalah bagaimana ke depannya koalisi ini," ungkap anggota Komisi V DPR RI ini.

Dalam rapat kemarin, ujar dia, yang hadir para pimpinan partai mulai dari Dewan Pimpinan Pusat, Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, ketua-ketua bidang atau badan. Rapat Pleno DPP PKS digelar di Bandung karena bersamaan dengan kampanye Anis Matta dalam rangka pemilihan wali kota Bandung.

"Acaranya rapat pleno ini kebetulan bersamaan dengan acara Pak Anis dalam rangka Pilwakot Kota Bandung," jelas dia.

Diusir dari Koalisi

PKS merupakan satu-satunya partai koalisi dalam Sekretariat Gabungan yang menolak keras kenaikan harga BBM. Alhasil, PKS seperti menunggu gong resmi keluar dari koalisi. Pesan 'pengusiran' PKS dari koalisi sudah diakui Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah.

"Pertengahan pekan lalu, seseorang dari pihak Istana sudah memberitahu salah seorang menteri PKS, kalau PKS sudah dikeluarkan dari koalisi. Ini informasi yang valid dan serius," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

sumber:http://news.liputan6.com/read/611621/hasil-rapat-petinggi-pks-di-bandung-tetap-tolak-kenaikan-bbm

Para Pemred Dapat Bingkisan Kondom di Forum Pemred Bali

Para Pemimpin Redaksi Dapat Bingkisan Kondom di Forum Pemred Bali


Lebih 100 orang pemimpin redaksi berbagai media massa berkumpul di Nusa Dua, Bali, untuk menghadiri apa yang disebut sebagai Pertemuan Puncak Forum Pemred, 13-14 Juni 2013.

Para peserta mendapatkan fasilitas tiket Garuda pulang-pergi, hotel bintang selama tiga hari, dan makan gratis --menimbulkan pertanyaan siapa sebenarnya penyandang dana acara para pemimpin redaksi ini.

Kamis (13/6/2013), para peserta melakukan registrasi di lokasi acara, Bali Nusa Dua Convention Hall (BNDCH).

Saat registrasi, beberapa peserta kaget karena mendapatkan tiga bingkisan --selain ID card.

Salah satu bingkisan berisi satu kilogram gula pasir.

Dan ini yang mengagetkan: para pemimpin redaksi juga mendapatkan kondom dengan merek Meoong. Satu dos kondom berisi tiga buah kondom.

Selain para pemimpin redaksi, para peserta terdiri atas berbagai pihak yang terkait dengan media massa.

Misalnya, praktisi komunikasi. Di antara yang antre terlihat Aqua Dwipayana.

Para pemimpin redaksi, seusai melakukan registrasi, juga mendapatkan satu dos besar oleh-oleh khas Pati berisi produk-produk kacang Dua Kelinci.

Beberapa pemimpin redaksi terlihat menenteng dos besar dan dua tas dari panitia.

Pemandangan seperti ini sering terlihat pada antrean pembagian sembako untuk anak yatim atau bingkisan lebaran untuk warga tidak mampu.

Forum Pemred didirikan 50-an pemimpin redaksi di Jakarta, Juli 2012.

Ini merupakan pertemuan puncak pertama. Ketua Forum Pemred adalah Wahyu Muryadi, yang juga Pemred Majalah Tempo.(*)

sumber:http://m.tribunnews.com/2013/06/13/para-pemimpin-redaksi-dapat-bingkisan-kondom-di-forum-pemred-bali

Laporan Keuangan Kemensos Dinyatakan WTP

kemensos


Dalam acara penyerahan hasil audit BPK atas laporan keuangan Pemerintah di Istana Negara, Irjen Kemsos, Harun Ak. menjelaskan bahwa saat ini, laporan keuangan Kemsos tahun 2012 juga dinyatakan WTP, “alhamdulillah. Kami belum dapat hasil pemeriksaan resmi, tapi BPK sudah mengumumkan simpulan audit di website nya. Masyarakat bisa mengaksesnya,” ungkap Irjen yang ikut hadir di Istana mewakili Mensos Salim Segaf al Jufri.

Tidak hanya menata keuangan dan program, Kemsos juga melakukan agenda reformasi birokrasi secara sistematis. “Kami sudah menggalang kesepahaman dengan KPK dan Komisi Ombudsman Nasional untuk memulai zona integritas dan bebas korupsi. Selain itu, kami berkoordinasi dengan Kemen PAN untuk menjalankan 9 agenda reformasi birokrasi secara konsisten,” papar Irjen.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Sosial bidang kehumasan, Sapto Waluyo, juga menjelaskan tentang ketidakhadiran Mensos Salim Segaf Al-Jufri ke Istana Negara, Rabu (12/6/2013) siang.

“Mensos mendapat undangan Selasa malam, tapi sudah ada jadwal ke luar kota sejak Rabu pagi. Beliau minta izin melalui Mensesneg, apa boleh diwakilkan. Akhirnya diutus Sekjen dan Irjen Kemensos untuk mewakili. Beberapa menteri lain juga tak hadir karena ada kesibukan yang tak bisa digantikan,” ujar Sapto di Jakarta, Kamis (13/6/2013).

Tahun lalu, Mensos menghadiri acara serupa dan mendapat apresiasi. “Karena realisasi anggaran Kemsos di atas rata-rata nasional. Ada 6 Kementerian yang mendapat apresiasi khusus. Di samping itu, status laporan keuangan Kemsos tahun 2011 dinyatakan BPK sebagai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Itu merupakan prestasi tersendiri, karena sudah 4 tahun berturut-turut hanya WDP,” jelas Sapto.

Kemsos berharap dukungan dan pengawasan masyarakat akan meningkatkan kinerja, karena tugas ke depan lebih berat. (rfa/rmol)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/06/13/35077/laporan-keuangan-kemensos-dinyatakan-wtp/#ixzz2W3v2e0MY

Ini Kementerian & Lembaga yang Diduga Menyimpangkan Anggaran Total Rp 30 M

 


Penyimpangan anggaran perjalanan dinas senilai total Rp 30 miliar diungkap oleh Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi juara satu dalam urusan nominal penyimpangan ini.

Ada 36 kementerian dan lembaga negara yang melakukan penyimpangan anggaran. Berikut adalah 11 besar kementerian dan lembaga yang disebut oleh FITRA dalam rilisnya, Kamis (13/6/2013).

1. Kementerian Pendidikan dan kebudayaan dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.5.938.049.057

2. Kementerian Tenaga kerja dan Transmigarasi dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.4.515.281.738

3. Kementerian keuangaan dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.3.537.453.076

4. Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.3.470.846.383

5. Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.2.551.062.985

6. Kementerian Agama dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.792.895.663

7. Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.555.118.598

8. Badan Pertanahaan Nasional dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.420.884.887

9. Badan Nasional Penempatan Perlindungaan Tenaga kerja Indonesia dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.391.956.389

10. Kementerian Koperasi dan Usaha kecil dan menengah dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.1.033.809.400

11. Badan Narkotika Nasional dengan penyimpangaan perjalanan dinas sebesar Rp.810.228.015

FITRA mendapatkan data tersebut dari Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) tahun 2012 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyimpangan sebesar itu dihasilkan lewat modus perjalanan dinas yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

"Modus penyimpangan tersebut antara lain berupa ketidaksesuaian nama dan nomor tiket dengan manifest, perjalanan dinas Fiktif, perjalanan dinas rangkap, dan tidak ada bukti pertanggungjawaban," kata Direktur Investigasi dan Advokasi FITRA Uchok Sky Kadhafi.

(red: Alhamdulillah, Kemenkominfo, Kemensos, dan Kementan ndak ada....)

sumber:http://news.detik.com/read/2013/06/13/080631/2272003/10/?992204topnews

Pengguna Internet Dukung Program Makassar Cyber City Tamsil-Das’ad

blooger


Makassar.  Menyadari perkembangan dunia yang mengarah pada percepatan informasi yang kian pesat, membuat kandidat walikota dan wakil walikota Makassar yang diusung PKS, Tamsil-Das’ ad memikirkan satu gagasan brilian bernama Makassar Cyber City. Program ini banyak menuai simpati oleh masyarakat Makassar, utamanya para kawula muda yang senang berselancar di dunia maya.

Saat diwawancarai di tengah-tengah aktivitasnya (12/6), seorang mahasiswi menuturkan bahwa ia sangat senang dengan rencana diluncurkannya program tersebut. “Selama ini kalau mau nge-googling mesti cari warnet dulu, atau paling tidak nge-net nya di rumah pakai modem atau di cafe yang ber-wifi. Buat yang pakai smartphone pun masih terbatas akses nya. Dengan adanya program Makassar Cybi, biaya akses internet bisa di hemat,” tutur mahasiswi bernama Liah itu.

Diwawancarai di tempat yang berbeda, Nunu, salah seorang anggota komunitas blogger juga mengungkapkan impiannya sejak dulu yang menginginkan Makassar menjadi bebas koneksi internet. “Program ini sangat bermanfaat, apa lagi bagi blogger yang juga berprofesi sebagai cityzen journalis. Kalau mau buat reportase yang cepat dan akurat mereka dapat mengakses internet dengan cepat,” ujar gadis pencinta blog ini

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/06/12/35030/para-blogger-dukung-program-makassar-cyber-city-tamsil-dasad/#ixzz2W3tI5DL7

Inilah 3 Alasan PKS Menolak Kenaikan Harga BBM

Rabu, 12 Juni 2013 | 17.02

 


Bahan bakar minyak (BBM) merupakan hajat hidup seluruh rakyat. BBM merupakan stimulus penggerak ekonomi rakyat.

Pemerintah telah merencanakan untuk menaikkan harga BBM Bersubsidi pada pertengahan tahun 2013 ini. 

Disisi lain kenaikan harga BBM bersubsidi akan berpengaruh terhadap kehidupan dan kesejahteraan rakyat secara luas.

Oleh karenanya demi kepentingan rakyat PKS menolak kenaikan harga BBM itu dengan 3 alasan sebagai berikut.

1. PKS secara tegas menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM Bersubsidi. PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi karena akan berdampak pada kenaikan harga-harga barang, memukul daya beli rakyat, menambah jumlah rakyat miskin dan merusak prospek ekonomi sehingga semakin buruk. Selain itu PKS menilai pilihan terhadap kebijakan ini akan mendorong gejolak sosial dan resistensi publik serta merusak harmoni sosial.

2. PKS menilai kegagalan pemerintah melalui kementrian-kementrian terkait dalam berbagai kebijakan terkait tatakelola energi nasional sehingga masyarakat dapat mengakses energi yang relatif murah tidak selayaknya dibebankan kepada rakyat. Ketidaksungguhan pemerintah dalam pengembangan energy mix dan menyiapkan sistem serrta infrastruktur pengaturan BBM Bersubsidi berdasarkan roadmap yang telah disepakati dengan DPR tidak boleh diselesaikan dengan cara-cara yang instan dan mengambil langkah short cut. Jika cara ini yang diambil maka persoalan tidak akan selesai, sementara dalam jangka menengah sulit diharapkan mampu menuntaskan akar permasalahannya, sehingga rakyat akan terus menjadi korban.

3. Kedepan pemerintah perlu lebih serius dan komprehensif mendorong perbaikan arah kebijakan subsidi agar semakin tepat sasaran dan juga pengembangan energy mix yang semakin sehat dalam jangka menengah. Agar persoalan BBM subsidi tidak terus menerus menjadi permasalahan yang membelenggu maka Fraksi PKS meminta pemerintah untuk: 
 
(a) Membenahi kebijakan energi yang mengutamakan ketahanan energi nasional di atas kepentingan-kepentingan jangka pendek; 
(b) Melakukan diversifikasi energi; 
(c) Membangun infrastruktur energi secara kokoh; 
(d) Memperbaiki sistem transportasi masal (termasuk konversi BBM ke BBG); 
(e) Meningkatkan lifting minyak (di sini harus disertai audit terhadap lifting minyak oleh auditor independent); 
(f) Melakukan audit efisiensi impor BBM dan hedging harga BBM; 
(g) melakukan real-time monitoring terhadap lifting minyak nasional; 
(h) melakukan upaya serius untuk mengolah minyak bagian pemerintah di kilang-kilang dalam negeri; 
(i) Membuat target yang jelas dalam pembangunan kilang dan SPBU baru; 
(j) Memperbaiki kinerja BUMN energi; 
(k) Pemerintah perlu mendorong Pertamina dan PLN untuk memanfaatkan fasilitas hedging agar mendapatkan tingkat harga yang fixed; dan 
(l) Meningkatkan lifting minyak bumi dengan mengoptimalkan reserve proven minyak bumi nasional melalui kegiatan eksplorasi disektor hulu.
[budi/islamedia]
 
http://www.islamedia.web.id/2013/06/inilah-3-alasan-pks-menolak-kenaikan.html

Dituding Membangkang Imam, PKS Jawab Belum Waktunya Sholat

Dituding membangkang imam, PKS sebut belum waktunya salat
Sikap keras PKS yang menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), menuai protes keras dari partai koalisi pendukung pemerintah. PKS dinilai membangkang kepada Sekretariat Gabungan (Setgab) yang setuju kenaikan BBM.

Teranyar, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali mengibaratkan PKS seperti seorang makmum yang tidak taat oleh imamnya, yakni Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ketua Setgab. Terlebih, PKS adalah partai yang berideologi Islam.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PKS Mahfudz Siddiq mengungkapkan, sikap PKS sampai saat ini tetap dalam posisi menolak kenaikan harga BBM. Dia menilai, kebijakan kenaikan harga BBM dirasa belum tepat waktu.

"Imamnya kan belum mulai salat. Cuma makmumnya ngasih tahu belum waktunya salat sekarang," jelas Mahfudz dalam pesan singkat, Rabu (12/6).

Ketua Komisi I DPR ini menuturkan, sikap menolak kenaikan BBM ini pun diperkuat dengan pernyataan Gubernur BI yang menyebut jika kenaikan BBM belum tepat dilakukan saat ini.

"Ya. Waktunya juga enggak tepat seperti pernyataan Gubernur BI," imbuhnya.

Selain itu, kata dia, penolakan ini juga telah disepakati oleh elite PKS termasuk Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Hal ini sekaligus membantah berita bahwa Hilmi tak setuju dengan sikap PKS, menolak kenaikan BBM dan sepakat dengan Presiden SBY.

"Setahu saya enggak. Ya ," tandasnya.

sumber:http://www.merdeka.com/politik/dituding-membangkang-imam-pks-sebut-belum-waktunya-salat.html

Setgab Minta Penjelasan tapi PKS Tak Diberikan Ruang Argumentasi di Koalisi



Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa tak diberi ruang untuk berargumentasi dalam partai koalisi terkait sikap penolakannya terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Hal ini menyusul tidak diundangnya PKS dalam rapat Sekretariat Gabungan (Setgab) PKS yang dilakukan pada Selasa (11/6/2013) malam.

"Sebelumnya mereka katakan sampaikan dong (penolakan BBM) di sini (rapat Setgab). Tapi nyatanya ruang untuk menyampaikan tidak diberikan juga untuk PKS. Kalau caranya seperti ini bagaimana?" ujar Anggota Majelis Syuro PKS Jazuli Juwaini, saat dihubungi, Rabu (12/6/2013).

Jazuli menjelaskan, tidak adanya ruang bagi PKS untuk berbicara dalam Setgab sudah tampak pada undangan dua rapat Setgab sebelumnya. Pada rapat Setgab yang dilakukan pekan lalu, Presiden PKS Anis Matta tidak bisa hadir karena berada di luar kota.

"Awalnya kan itu untuk fraksi, tiba-tiba undangan berubah jadi untuk Presiden (ketua umum). Ini bagaimana? Presiden di luar kota, memangnya kami punya jet pribadi seperti ketua umum partai lain? Jadi ini bukan kesalahan kami," kata Jazuli lagi.

Lebih lanjut, Jazuli menyatakan, PKS tak akan mempermasalahkan tidak adanya undangan untuk hadir dalam rapat Setgab tadi malam. Menurut dia, persoalan Setgab bukanlah urusan pengurus Partai Demokrat atau partai koalisi yang lain.

"Setgab itu urusannya Ketua Majelis Syuro dan Presiden SBY. Jadi enggak ada urusan sama yang lain," kata Jazuli.
Seperti diketahui, seluruh partai koalisi pemerintahan melakukan pertemuan pada Selasa (11/6/2013) malam. Pertemuan dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain SBY, hadir pula Wakil Presiden Boediono, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, Menkopolhukkam Djoko Suyanto, Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Sekretaris Setgab Amir Syamsuddin, Ketua Umum PPP Suryadharma Alie, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Syarief menjelaskan, Setgab memang sengaja tidak mengundang PKS dalam rapat tadi malam. Menurutnya, sikap itu merupakan bentuk kekecewaan koalisi akan sikap PKS yang menolak kenaikan harga BBM meski telah disepakati dalam koalisi.

"Ini salah satu bentuk kekecewaan kami (dengan PKS)," kata Syarief Hasan di JCC, Jakarta, Selasa (11/6/2013) malam.

Syarief mengatakan, PKS sebagai anggota koalisi diharapkan mendukung suasana strategis untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia secara bersama-sama. Namun, ternyata PKS memiliki pandangan berbeda.

"Kami tentunya sebagai koalisi kecewa," kata Menteri Koperasi dan UKM itu. Mengenai sikap Setgab terhadap PKS, Syarief mengatakan belum memutuskannya. "Kami lebih mementingkan menyelamatkan ekonomi Indonesia, kepentingan rakyat. (Tapi) kami tetap kecewa (terhadap PKS)," katanya.

sumber:http://nasional.kompas.com/read/2013/06/12/08483945/PKS.Protes.Tak.Diberikan.Ruang.Argumentasi.di.Koalisi

Tantowi Yahya dan Soekarno Soal Israel

 
Politisi Partai Golkar Tantowi Yahya bersama lima teman lain dari media, perguruan tinggi dan lembaga think tank melakukan lawatan ke Israel. Lawatan tersebut sungguh tidak bisa diterima lantaran sama saja Tantowi cs mengakui eksistensi negeri Yahudi, Israel.

Mungkin Tantowi perlu menengok sejarah ke belakang terkait sikap Indonesia yang tidak pernah menganggap keberadaan Israel. Ketika itu sang proklamator, Soekarno masih menjadi presiden Republik Indonesia (RI).

Pada 1962 silam, dalam sebuah kesempatan pidato, Bung Karno dengan tegas mendukung perjuangan rakyat Palestina merebut tanah jajahannya dari tangan Israel.

"Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel," kata Bung Karno berapi-api.

Meski berkali-kali dirayu, presiden pertama RI itu sangat kukuh menolak mengakui berdirinya negara Israel yang diinisiasi Inggris dan negara Barat dengan cara mengusir warga Palestina.

Meski berganti rejim Orde Baru, Soeharto secara resmi juga menegaskan Indonesia tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Sayangnya, perjuangan pendiri bangsa Indonesia itu mungkin dilupakan oleh Tantowi dan kawan-kawan. Darah pejuang syuhada yang gugur di medan pertempuran mungkin tidak dianggap.

Padahal, tidak sedikit masyarakat Indonesia menyisihkan sebagian harta, tenaga, dan waktunya untuk berkoban membantu kemerdekaan Palestina.

Mengedepankan alasan berkunjung ke Israel atas undangan Australian-Jewish Association, Tantowi tidak menganggap realitas itu sebagai empati untuk tidak menginjakkan kaki di Israel.

Tidak seperti Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa yang dilarang masuk Ramallah oleh Israel, mantan presenter televisi itu malah disambut hangat Juru Bicara Parlemen Israel Knesset Yuli Edelstein.

Tantowi melakukan kunjungan ke negeri Zionis itu selama empat hari pada pekan lalu. "Dalam kunjungan tersebut kami dipertemukan dengan petinggi Israel dari mulai parlemen, pemerintahan, kalangan kampus, media, dan masyarakat biasa," kata anggota Komisi I DPR RI  itu, Selasa (11/6).

Menurut Tantowi, kedatangannya dimaksudkan untuk mengetahui proses perdamaian antara Israel dan Palestina yang sedang berlangsung. Dalam berbagai dialog dengann narasumber di Israel, pihaknya menyimpulkan bahwa negeri pimpinan Shimon Peres itu belum berlaku adil terhadap Palestina.
"Mana ada perdamaian tanpa keadilan?" ujar Tantowi.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/13/06/12/mo8v8k-beda-tantowi-yahya-dan-soekarno-soal-israel

Terbongkar: Aksi Amerika Serikat 'Merekam' Dunia

 Bendera Amerika Serikat
''...Saya tak ingin hidup di dunia dimana segala yang saya lakukan dan katakan bisa tercatat (tercatat)..'' Edward J. Snowden. Jika anda pernah membaca novel 1984, tentu ingat betul dengan karakter Big Brother. 

Big Brother, tokoh abu-abu dalam novel karya George Orwell yang dirilis tahun 1949, itu disebut mengawasi setiap gerak-gerik warga negaranya. Warga dunia baru saja mengetahui bahwa Amerika Serikat (AS) sedang menjalankan program yang hampir mirip dengan Sistem Pengawasan Tingkah Laku Big Brother.

AS memiliki program operasi mata-mata internet yang dibesut oleh National Security Agency (NSA) yang dinamakan PRISM. Program ini mampu mengawasi dan menyadap arus lalu lintas data pribadi dan percakapan via internet di AS dan dunia.

Namun, secanggih-canggihnya program ini tentu tak bisa mengetahui isi hati manusia. Merasa negara dia sedang membangun infrastruktur kasat mata yang tak bertanggung jawab, Edward J. Snowden, mantan pegawai CIA, pun membocorkan rahasia tersebut kepada The Guardian dan The Washington Post.

Pria yang juga pernah bekerja pada salah satu kontraktor di Badan Keamanan Nasional (NSA) ini menyerahkan presentasi dalam format Power Point kepada Guardian dan Washington Post yang berjumlah 41 slide. Power point tersebut berisikan rincian program PRISM.

Berdasarkan slide yang sudah dipublikasikan PRISM diduga memiliki akses 'pintu belakang' ke sembilan server perusahaan Server Provider AS. Nama besar itu antara lain Microsoft, Yahoo, Google, Facebook, PalTalk, AOL, Skype, YouTube dan Apple.

Pun, PRISM bisa mencegat lalu lintas data global yang melewati server itu untuk keperluan intelijen. Sembilan perusahaan tersebut langsung membantah sejak laporan pertama mengenai pembocoran tersebut turun.

Bantahan itu dibalas Guardian dengan menampilkan slide kedelapan untuk memperkuat klaim dalam beritanya. Tentu saja 'tiupan' Snowden yang disebut kecoboran keamanan nasional paling eksplosif ini membuat warga dunia meradang.

The Guardian pun menyatakan Barack Obama menghadapi kecaman warga dia sendiri dan internasional. Para pejabat di Eropa meminta pertanggungjawaban langsung sekutu mereka di AS.

Politisi dan pejabat di Eropa juga mengecam praktik pengumpulan informasi digital, sebagai kegiatan ilegal, tak bisa diterima dan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.

Pendapat anggota partai di AS pun kini terbagi dua. Pertama adalah mereka yang mengecam Edward Snowden dan meminta ekstradisi langsung dari Hong Kong. Kedua adalah para politisi senior yang mempertanyakan praktek pengawasan Amerika Serikat yang sudah terlalu jauh.

Sementara Departemen Kehakiman sedang membuka investigasi kriminal dan mengatakan pengungkapan itu bernilai merusak segala hal. Kepala Komite Intelejen Nasional, Dianne Feinstein, telah memerintahkan NSA untuk meninjau kembali program itu.

''Apa yang dia lakukan adalah pengkhianatan,'' kata Feinstein seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (11/6).

Di Eropa, Kanselir Jerman Angela Merkel berjanji akan menekan Obama pada pertemuan di Berlin pekan depan. Ia menyatakan perlindungan data pribadi meski bukan hal penting tapi adalah hak dasar setiap orang.

Selain itu, Komisi Perlindungan Data Federal di Jerman, Peter Schaar mengatakan kepada The Guardian bahwa langkah AS tak bisa diterima. Apalagi dengan tingkat perlindungan lebih rendah bagi warga Eropa dibandingkan dengan warga negara AS.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/13/06/12/mo8w03-terbongkarnya-aksi-amerika-serikat-merekam-dunia

Soal Kompensasi BBM, Pemerintah Coba Kecoh DPR

 


DPR menyesalkan sikap pemerintah yang berupaya mengecohkan DPR terkait dengan kompensasi BBM untuk sector infrastruktur. Meski menjanjikan tambahan anggaran infrastruktur sebesar Rp6 triliun dalam APBN-P 2013, namun sebenarnya anggaran untuk pembangunan infrastruktur dipangkas hampir Rp9 triliun.

Anggota Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia mengatakan hal itu, Selasa (11-6).
Menurut anggota Badan Anggaran DPR RI itu, pemangkasan belanja modal infrastruktur tersebut berpotensi mengurangi pencapaian prioritas nasional.

“Pemerintah benar-benar berupaya mengecoh kami dengan menyebutkan kompensasi kenaikan harga BBM akan dialokasi untuk penambahan anggaran untuk pemenuhan infrastruktur dasar.
Tapi, dalam prakteknya, anggaran belanja modal dipangkas hampir Rp9 triliun. Jadi, sebenarnya tidak ada penambahan anggaran untuk infrastruktur. Yang ada justru pemangkasan belanja modal. Karena pemangkasannya lebih besar dari dana yang dikembalikan.” Kata Yudi.

Sesuai dengan surat Menkue No. S-339/MK.02/2013, kementerian dan lembaga diminta melakukan penghematan anggaran untuk mendukung pengamanan pelaksanaan APBN tahun 2013.

Kementerian PU memangkas anggaran belanja terbesar dari seluruh kementerian dan lembaga, yakni sebesar Rp 6,1 triliun. Selain Kemneterian PU, Kementerian Perhubungan juga terpaksa memangkas belanja modalnya sebesar Rp2,7 triliun. Sementara Kemenpera dan kemneterian PDT memangkas belanja modalnya masing-masing Rp443 miliar dan Rp179 miliar.

Pemangkasan belanja modal khususnya di kemneterian PU, kata Yudi, otomatis target pembangunan infrastruktur untuk berbagai proyek menjadi terhambat . Seperti pembangunan jalan, jembatan, air bersih dan prasarana permukiman.

“Untuk peningkatan kapasitas jalan, pencapaian kinerjanya masih dibawah 50%. Sekarang anggarannya dipangkas lagi. Bagaimana bisa memberikan rakyat jalan yang mulus? Anggarannya saja tidak ada,” kata Yudi.

Untuk menutupi defisit anggaran, kata Yudi, pemerintah tidak perlu mengorbankan pembangunan infrastruktur untuk rakyat. Kekurangan dana dalam RAPBNP 2013, dapat dilakukan dengan pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL).

“Alternatif untuk menutup kekurangan dana adalah dengan sedikit mengubah postur APBNP 2013, diantaranya dengan memanfaatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) secara optimal. SAL tahun 2012 mencapai Rp69,77 triliun yang merupakan penjumlahan dari SAL 2011 sebesar Rp35,76 triliun dan SILPA tahun 2012 sebesar Rp34 triliun. Tentu saja SAL dapat dialokasikan untuk cadangan fiskal tetapi mengingat pengalaman tahun-tahun sebelumnya dimana penyerapan anggaran tidak optimal maka cadangan fiskal tidak harus terlalu besar, karena akan terdapat SILPA di tahun 2013.” Kata Yudi.

Disisi lain, kata Yudi, pemerintah harus meningkatkan penerimaan pajak. Hal ini masih memungkinkan mengingat kondisi tax ratio yang masih potensial untuk bisa ditingkatkan.

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga masih potensial untuk ditingkatkan. Penerimaan royalti dan bagi hasil migas dan pertambangan memungkinkan dioptimalisasi. Kementerian terkait juga perlu melakukan upaya serius untuk mengolah minyak bagian pemerintah di kilang-kilang dalam negeri, sehingga nilai tambah sektor migas dapat optimal bagi perekonomian domestik.

“Penghematan belanja barang dan pegawai yang masih banyak inefisiensi. Belanja barang (termasuk jasa) selama ini masih banyak yang tidak tepat dan bersifat pemborosan, termasuk biaya perjalanan dinas. Selain itu dengan remunerasi birokrasi yang sudah berjalan, seharusnya juga terjadi penghematan melalui penggurangan honor-honor kegiatan birokrasi yang tidak tepat.” Kata Yudi.

sumber:http://fraksipks.or.id/content/soal-kompensasi-bbm-pemerintah-coba-kecoh-dpr

Diam-diam, Tantowi Yahya Politikus Golkar Kunjungi Israel

 
Sebuah pertemuan rahasia antara anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari fraksi Golkar dengan anggota Parlemen Israel Knesset yang berlangsung pekan lalu di Tel Aviv terbongkar. Lawatan kontroversial itu sebelumnya tidak diketahui oleh publik hingga media setempat, Israelhayom.com, Selasa (11/6), membocorkannya.
 

Seperti diketahui, Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik. Kebijakan itu ditempuh Indonesia lantaran menghormati negara Palestina dan tidak mengakui keberadaan negara zionis tersebut. Akan tetapi, anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya secara diam-diam berkunjung ke Israel pekan lalu.
 

 “Ini mungkin pertama kalinya delegasi dari negara Asia Tenggara mengunjungi Israel dan bertemu dengan anggota parlemen Israel,” demikian pernyataan Harian Hayom seperti dikutip dari Republika. Bukti kunjungan itu bisa didapatkan dari foto yang beredar dengan latar belakang kantor anggota parlemen Israel.
 

Kunjungan politikus Partai Golkar itu difasilitasi organisasi pro-Zionis Yahudi Australia yang menyediakan akses perjalanan ke Israel. Kelompok Yahudi Australia itu selalu berusaha mempertahankan hubungan persahabatan dengan Knesset Speaker Yuli Edelstein dari Partai Likud yang bertugas mengurusi diplomasi publik.
 

Sangat mungkin, kunjungan mantan presenter televisi ke Israel itu bakal menyulut kemarahan rakyat Indonesia. Pasalnya, kunjungan itu sama saja dengan bentuk pengakuan atas eksistensi Israel yang berdiri dengan mengusir rakyat Palestina. [IK/Rpb/bsb]

sumber:http://www.islamedia.web.id/2013/06/diam-diam-politikus-golkar-kunjungi.html

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger