)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Rapimnas PKS | @Fahrihamzah

Jumat, 19 April 2013 | 16.57

 
Fahri Hamzah
@Fahrihamzah
 


  1. Temans, ijin kami ke semarang untuk rapimnas konsolidasi tahap l 18-20 APRIL.

  2. Di atas kertas, atas berkat rahmat Allah dan dukungan rakyat Indonesia PKS telah melewati masa sulit.

  3. Dan mohon dukungan semoga ujian ini membuat PKS kuat. Dan sanggup menghadapi ujian apapun.

  4. Kami sadari bahwa pemimpin harus lebih tegar dari yang dipimpin

  5. PKS harus lebih tegar dari rakyat agar ada yang selalu nampak tegar ketika yang lain nampak rapuh.

  6. PKS tak saja harus kuat dan mantap tapi harus nampak kuat dan mantap. PKS terlarang nampak tak berdaya.

  7. Dalam pertarungan, kita kadang terluka tetapi yg lain juga lebih dalam lukanya. Dan kita nyaris sembuh total.

  8. Kitalah generasi yg harus meyakinkan bangsa ini bahwa harapan baru itu masih ada.

  9. Kepemimpinan presisen @anismatta telah menjawab buruk sangka para pengamat kepada PKS akibat musibah yg lalu.

  10. Beberapa pilkada penting kita menangkan. Partai solid dan terkonsolidasi. Tak ada sengketa satupun.

  11. #RapimnasPKS ini termasuk yang paling berbeda suasananya. Para peserta datang penuh semangat. Persiapan singkat.

  12. #RapimnasPKS ini juga bertepatan dengan momen #15TahunPKS

  13. Dari sisi hirarki sebetulnya #RapimnasPKS lebih kecil dari mukernas atau munas. Tetapi menjadi luas oleh antusiasme daerah.

  14. Ada aura kebangkitan yang bersumber dari keyakinan diri pada cita-cita perjuangan.

  15. Malam ini,di atas kereta api (jakarta-semarang) kami menyiapkan agenda pemenangan 2014 yg akan disepakati dalam #RapimnasPKS nanti.

  16. Diselingi nasyid lagu perjuangan, sholat dan zikir ma'tsurat.

  17. Enam jam menuju semarang menuju konsolidasi nasional. Membangun kemantapan hati para pimpinan di semua lini.

  18. Kita anak-anak muda Indonesia telah memulai sejarah besar dan sejarah paling penting di ujung abad lalu.

  19. KITA anak2 muda menyaksikan transisi yang limbung oleh kepemimpinan yg gamang.

  20. Maka dari Semarang kita canangkan kebangkitan mengakhiri kepemimpinan yg gagal.

  21. Kita yg dulu telah tunjukkan keberanian meski kurang perhitungan harus tampil kembali dgn matang.

  22. Mereka yang dulu tidak pernah melawan tidak akan pernah berani melawan sampai kapanpun.

  23. Dan yang tak pernah melawan takkan pernah tahu mana yang salah mana yang benar mana asli mana palsu.

  24. Dan tahun depan adalah momentum bagi generasi itu yang telah banyak memahami persoalan.

  25. Bersatulah generasiku, DENGAN CINTA, KERJA dan HARMONI MENUJU INDONESIA MERDEKA ADIL SEJAHTERA. #RAPIMNASPKS. END.

sumber:http://www.pkssumut.or.id/2013/04/perjalanan-menuju-rapimnas-pks.html

PKS Gelar Talkshow Kewirausahaan


image
SEMARANG, Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia kewirausahaan, PKS menggelar acara Talkshow Kewirausahaan bertajuk "Bisnis Sukses Cara Rasulullah" di Lawangsewu, Jumat (19/4). 

Acara yang diisi oleh Valentino Dinsi, penulis buku "Jangan Mau Seumur Hidup jadi Orng Gajian" dan Anif Sirsaeba, enterpreuner dan pengasuh Manajemen Wisata Qur'an ini banyak diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas di sekitar Semarang.

Rati, mahasiswa jurusan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang mengikuti acara tersebut mangatakan bahwa dia mengikuti talkshow ini karena membutuhkan pematik untuk memulai usaha lagi. "Setelah kuliah, saya ingin memulai kembali memulai usaha dengan lebih serius," kata Rati yang saat ini baru menyelesaikan tugas akhirnya.

Sebelumnya, mahasiswa berkacamata ini sudah beberapa kali memulai usaha, mulai dari menerima orderan baju muslimah dan jilbab sampai jadi supplier jajanan khas Jawa Tengah. Menurutnya, memulai usaha tidaklah mudah. Butuh ketekunan dan kepandaian dalam mengambil peluang serta terus belajar. "Dengan mengikuti acara ini saya berharap bisa menjadi pematik untuk memasuki usaha yang lebih menjanjikan."
Selain Rati, terlihat peserta lain mengikuti acara dengan antusias.

sumber:http://milad.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1043/PKS-Gelar-Talkshow-Kewirausahaan

Tragedi LHI jadi Inspirasi Kethoprak Humor


image
Seusai pentas, personel kethoprak diapresiasi Anis Matta
Semarang, Pada serangkaian agenda Milad PKS yang dilakukan pada Kamis Malam (18/04) di PRPP Semarang, peserta Rapimnas PKS malam hari ini dihibur oleh Kethoprak Humor. 

Kelompok kesenian asal solo ini benar-benar berhasil menghibur 1600 peserta Rapimnas. 

 Kelompok Kethoprak yang diberi nama Ngampung ini mengambil crita tntang Demang yang jujur yang difitnah oleh lawan politiknya karena sulit diajak untuk korupsi. Rekayasa fitnah ini dirancang oleh Demang-demang lain yg tidak suka dengan Sang Demang jujur tersebut. Namun diakhir cerita Demang tersebut tidak terbukti melakukan kesalahan. Dengan dibumbui humor-humor segar alur cerita menjadi menarik dan enak ditonton.

 Pimpinan kethoprak humor  Ngampung, Dwi Mustanto menyampaikan jika kisah yang dibawakan pada agenda Milad ke-15 ini diadopsi dari tragedi ‘penjemputan paksa’ LHI beberapa waktu lalu. 

 Dalam kesempatan yang sama Presiden PKS Anis Matta mengaku terkesan dengan penampilan kethoprak humor. Anis menambahkan bahwa kesenian yang dibawakan merupakan bentuk cinta. 

"Kesenian yang seperti inilah yang menggambarkan Cinta," kata Anis. Selanjutnya Anis menyampaikan gambaran funny's game ada pada penampilan kethoprak humor malam ini. "Nah, seperti inilah funny's game. Ada pertarungan, ada pukul-pukul tapi semua senang. Tidak ada yang merasa tersakiti," terang Anis.

Diakhir acara para personel kethoprak Ngampung ini mengucapkan terima kasih kepada PKS. "Terima kasih kepada ustadz Anis dan DPD PKS Solo yang telah mengundang kami dalam agenda Milad ini," kata salah seorang personel kethoprak saat diatas panggung.

sumber:http://milad.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1034/Tragedi-LHI-jadi-Inspirasi-Lakon-Kethoprak-Humor

Wow, MUI Medan Dukung Jargon Baru PKS



Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan sangat mendukung jargon baru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ‘Cinta, Kerja, dan Harmoni’. 

Hal tersebut disampaikan Ketua MUI Kota Medan Prof Mohammad Hatta, dalam silaturahim pengurus DPD PKS kota Medan dalam rangkaian pelaksanaan Milad ke-15 di Kantor MUI  Kota Medan Jalan Amaliun Medan, Kamis (18/4).
Acara ini dihadiri Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan Salman Alfarisi, ZulMorado Slawat Siregar (anggota DPRD Medan Fraksi PKS), Juliandi Siregar (anggota DPRD Medan, Fraksi PKS), Son Haji Harahap (ketua Panitia Milad PKS ke 15), Razali Taat, Syaiful Ramadhan, dan Zul Afkar.
Dalam pertemuan penuh keakraban tersebut, Ketua MUI Kota Medan Mohammad Hatta mengaku bangga dengan PKS yang masih bekerja bersama-sama dalam membangun umat. ”Kami sangat mendukung PKS terutama dengan mengusung jargon ‘cinta, kerja dan Harmoni’, karena inilah yang sangat dibutuhkan masyarakat. Umat islam harus jadi pelopor  pengusung cinta, kerja keras dan keharmonian,” kata Hatta didampingi pengurus MUI Medan yakni Hasyim Syahid, Prof Pagar Hasibuan, dan Ramly Puly.
Hatta berpesan agar PKS harus terus mengeksplorasi potensinya untuk meningkatkan kualitas umat. “Selamat saya ucapkan atas milad ke 15, PKS harus terus berjalan  sebagai partai dakwah. Jaga marwah sebagai partai Islam,” katanya.
Salman mengatakan dengan jargon baru PKS ini diharapkan bisa menyelesaikan permasalahan di Kota Medan. “Kami berharap jargon baru ini  memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Medan sebagai kota metropolis,’’ tukasnya.

sumber:http://www.pksnongsa.org/2013/04/wow-mui-medan-dukung-jargon-baru-pks.html

Anis: PKS Bukan Event Organizer


Headline

Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta mengatakan, PKS tidak mau mengikuti langkah beberapa partai politik yang membidik kalangan artis untuk di jadikan calon legislatif (Caleg). Ia menegaskan PKS selalu mengedepankan kaderisasi untuk menguji kualitas dan elektabilitas partai.

"Selama ini kita tumbuh dengan kekuatan sendiri, kalau partai tidak calonkan kadernya itu akan berubah jadi event organizer (EO), bukan lagi partai kader. Sebab mereka membuka pendaftaran Caleg," kata Anis di Semarang, Jumat (19/4/2013).

Anis menjelaskan, bahwa dalam sistem demokrasi sekarang ada fungsi yang paling fundamental dari partai politik, selain sebagai penyerap aspirasi masyarakat. Fungsi itu adalah, menjadi sumber kepemimpinan nasional.

"Jadi anda ingin menjadi pemimpin nasional, tangganya itu dari parpol. Anda ingin jadi pemimpin daerah, tangganya parpol, dan ini berarti setiap parpol harus bisa jadi school leadership sekolah kepemimpinan," jelasnya.

Menurutnya, agar Parpol ini bisa melahirkan pemimpin negara sebagai user atau pengguna kepemimpinan, maka itu semua kembali ke bagaimana fungsi rekrutmen, kaderasisasi, kepemimpinan.

"Dan itu semua harus berfungsi dalam politik, jadi harus jalan," ucapnya.

Anis melanjutkan, untuk mengukur kemajuan dari kaderisasi, rekrutmen itu caranya melalui uji publik yakni seperti pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan legislatif (Pileg).
"Karena itu kami kemarin sudah daftarkan calon ke KPU dan sudah selesai. Memang kami mendahulukan kader, sebab itu wujud konsistensi filosofi kami sebagai school leadership," jelasnya lagi.

Ia menambahkan, partai ini melahirkan tokoh dan bukan tokoh yang melahirkan partai.
"Jadi saya kira itulah faktor pembeda yang substansial antara PKS dengan partai lain. Oleh karena itu, Insya Allah PKS umurnya tidak akan sepanjang umur tokohnya. Akan banyak tokoh yang dilahrikan oleh partai ini," tandasnya.

sumber:http://nasional.inilah.com/read/detail/1980050/anis-pks-bukan-event-organizer#.UXDiqEqYKvg

PKS Tetapkan Program Kerja Berbasis Politik Cinta



Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerapkan strategi politik berbasis cinta yang merupakan respons keprihatinan partai itu atas praktik politik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Itu dikatakan Presiden PKS Anis Matta dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (18/4). Dia mengatakan kerja politik saling jegal melalui pembunuhan karakter, kampanye hitam, hingga politik uang bukan hal aneh di kalangan partai saat ini.

Bahkan, menurut dia, terdapat kecenderungan elite yang menerapkan politik tiji tibeh (mati siji, mati kabeh) atau mati satu, mati semua. "Banyak anak bangsa potensial yang menjadi korban, karena mereka tidak dikehendaki tampil di arena kepemimpinan nasional. Ada pula kelompok atau partai menghadapi persoalan berat, tapi mereka mengupayakan agar partai-partai lain juga karam. Cara berpolitik seperti ini tentu sangat negatif dan berbahaya," ujarnya.

Anis menegaskan partainya bertekad untuk keluar dari alur permainan politik kasar tersebut. Politik PKS, menurut dia, bertumpu pada nilai-nilai
silaturahim untuk mewujudkan harmoni di tengah pluralisme pandangan, kelompok, golongan, partai, dan agama.

Menurut Anis, Indonesia kini menghadapi masalah kekosongan ide atas persoalan kebangsaan sementara generasi baru Indonesia berharap agar bangsa ini meninggalkan pola-pola lama dalam berbangsa yang cenderung negatif.

"PKS adalah representasi generasi baru Indonesia yang menjunjung hubungan kemanusiaan yang saling mengayomi, menganut fatsun politik yang beretika, dan senantiasa bekerja keras untuk mencapai Indonesia yang berkeadilan dan sejahtera," ujarnya.

Menurut dia, Raker DPP PKS yang dipimpin dirinya dan Sekjen PKS Taufik Ridho dalam perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (17/4) malam. DPP PKS merumuskan program kerja berbasis politik cinta sekaligus merumuskan tagline baru PKS: Cinta, Kerja, dan Harmoni.

PKS mengadakan Rapimnas di Semarang, 18-20 April, juga menjadi puncak perayaan milad atau ulang tahun ke-15 PKS. Dalam perayaan HUT itu diisi juga dengan pagelaran seni-budaya nasional. Pada Kamis (18/4) malam, peserta rapimnas yang berjumlah 1.600 orang akan dihibur oleh kelompok seniman Ketoprak Humor.

Jumat (19/4) sore, Presiden PKS Anis Matta akan menyampaikan orasi politik. Puncak acara direncanakan digelar di Lawang Sewu, Semarang. (Ant)

sumber:http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/19/1/147778/PKS-Tetapkan-Program-Kerja-Berbasis-Politik-Cinta

Pasca milad, PKS Lepas Landas


Setelah milad, PKS siap lepas landas

Puncak Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Semarang 20 April besok diakhiri dengan perayaan Milad PKS ke-15.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS Mahfudz Siddiq, rangkaian acara tersebut bagian dari konsolidasi partai menjelang Pilkada Jawa Tengah dan Pemilu 2014 nanti.

"Milad ke-15 adalah puncak tahapan konsolidasi PKS dengan capaian terbangunnya kembali soliditas kader dan struktur di semua wilayah," ujar Mahfudz Siddiq kepada wartawan, Jumat (19/4/2013).

PKS semakin percaya diri setelah menang di beberapa pilkada seperti Jawa Barat dan Sumatera Barat. Hal itu menjadi bukti pulihnya kepercayaan publik terhadap PKS setelah mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq terseret kasus dugaan suap impor daging sapi.

Menangnya beberapa kader PKS sebagai kepala daerah menunjukan proses konsolidasi sudah hampir matang sebagai desain pemenangan Pemilu 2014, sehingga saat ini PKS sudah siap menuju target tiga besar.

"Sekarang PKS memasuki tahap siap lepas landas menuju tiga besar," tukasnya.

sumber:http://nasional.sindonews.com/read/2013/04/19/12/739840/setelah-milad-pks-siap-lepas-landas

Pesan Cinta PKS Untuk Jawa Tengah

milad


Semarang. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan pesan cinta kepada masyarakat sebagai bagian rangkaian Milad ke 15. Hal itu bisa dilihat dalam acara yang digelar partai berlambang bulan sabit kembar ini untuk masyarakat yang dipusatkan di komplek wisata Lawangsewu kota Semarang.

“Di gebyar milad ke 15 ini, kita menggelar lomba mewarnai, lomba memasak, latihan burung berkicau, pentas anak jalanan dan pengamen, expo UMKM dan masih banyak lagi agenda lainnya. Rangkaian kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka komitmen PKS untuk selalu bersama masyarakat” tutur Agung Budi Margono, Ketua Panitia Kegiatan milad dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Agung juga menyampaikan bahwa gelaran milad PKS di Lawangsewu merupakan kegiatan pertama kali yang dilakukan oleh parpol di Indonesia yang mengambil tempat di monumen sejarah tersebut. “Kami berharap bahwa dengan gelaran ini mampu semakin menghidupkan asset sejarah bangsa yang berharga ini. Selain itu, juga sebagai bagian pengingat perjuangan para pahlawan dan PKS menjadi salah satu elemen penerus perjuangannya,” tandasnya.

Selain para pengurus PKS Kota Semarang, dalam pembukaan gebyar milad 15 di Lawangsewu, turut hadir pula jajaran Pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, seperti Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan (PEDK) Jazuli Juwaini.

Dalam sambutannya, Jazuli Juwaini mengatakan bahwa rangkaian milad kali ini, merupakan momentum bagi PKS untuk menyapa masyarakat.  “Jadi semua gelaran gebyar Milad kali ini adalah bukti cinta PKS kepada masyarakat” katanya.

DPP PKS, lanjut Jazuli Juwaini, juga akan meluncurkan program Gerakan Sukses (Sahabat Usaha Kecil Segera Sejahtera) se-Indonesia sebagai bentuk kepedulian PKS terhadap rakyat kecil.
Gerakan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan pengangguran agar mereka bisa mandiri.

“Misalnya saja dengan pemberian pinjaman 3-5 juta, kemudian difasilitasi gerobak untuk jualan bakso atau nasi goreng, maka kita telah mengangkat taraf hidup orang tersebut,”tuturnya.

Pembukaan PKS Expo tersebut ditandai dengan gunting pita melati oleh Ustad Jazuli Juwaini, dilanjutkan dengan mengunjungi stand bazar UMKM. Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi Lawangsewu, selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu), PKS meng"gratis"kan tiket masuknya. (ap/smc)

PKS Melawan Mitos


SEMARANG - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta kembali menegaskan supaya kader PKS menghilangkan mitos di kepalanya bahwa suatu daerah sudah milik orang lain.

Itu mutlak dilakukan sebagai upaya agar target tiga besar di pemilu 2014 bisa tercapai.

"Mitos itu sudah menjadi kurungan buat kita, sehingga tidak bisa bekerja. Jadi mitos itu harus dihilangkan dari kepala kita. Insya Allah dengan begitu kita bisa menang," kata Anis Matta dalam konferensi pers sebelum membuka Rapimnas PKS di PRPP Semarang, Kamis (18/4).

Pernyataan Anis Mata itu disampaikan menjawab pertanyaan wartawan. Dimana dalam acara di Manahan Solo, Ketua Umum PDIP Megawati sempat menyinggung tekad PKS yang akan merebut basis merah di Jateng.

Dalam kesempatan itu, Anis juga menyampaikan PKS akan menjadikan momentum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Semarag 18-20 April sebagai take off menghadapi pemilu 2014. Sehingga target tiga besar akan tercapai.

"Ibarat pesawat, lewat Rapimnas, PKS siap take off menghadapi pemilu 2014. Pesawat sudah baik, pilot dan penumpang juga sudah siap, dan posisi pesawat sudah di run way. Kini tinggal take off," ungkapnya.

Menurutnya, prahara yang terjadi akhir Januari lalu ternyata tidak banyak berpengaruh bagi PKS. Tapi, dibalik musibah malah menjadi anugrah.

"Kata pengamat beda dengan kata masyarakat. Terbukti, tanggapan masyarakat masih luar biasa terhadap kita. Itu yang membuat kita benar-benar siap terbang lebih tinggi dari sebelumnya," ucapnya.

Anis mengatakan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang digelar di Semarang 18-20 April akan merumuskan strategi menghadapi pemilu 2014 guna bisa meraih posisi tiga besar yang ditargetkan.

"Rapimnas merupakan puncak konsolidasi nasional PKS, setelah prahara awal Januari lalu. Dalam rapimnas kita akan rumuskan strategi pemenangan 2014," katanya.

Rapimnas yang dimulai pukul 10.30 kemarin diikuti seluruh Ketua DPW dan DPD PKS se Indonesia. Di samping itu juga seluruh pengurus DPP, MPP, DSP.

Rapimnas, kata Anis, untuk memasstikan bahwa seluruh konsolidasi internal PKS sudah selesai.
 
sumber:http://www.jpnn.com/read/2013/04/19/168056/Di-Kandang-Banteng,-PKS-Tetap-Pede-

TIKET LAWANG SEWU GRATIS 3 HARI DI MILAD PKS

Kamis, 18 April 2013 | 11.35



Dalam rangka HUT PKS yg ke 15 yang dilaksanakan di Lawang Sewu Semarang, tiket masuk digratiskan. Jadi seluruh warga bisa masuk ke Lawang Sewu tanpa membayar tiket masuk. Ini akan berlangsung pada 18 s.d 20 April 2013.



PKS Hibur Masyarakat Semarang dengan Ketoprak Humor



image
Pentas Ketoprak Humor
Semarang, PKS Jateng Online - Dalam rangka Milad yang ke 15, PKS akan memenampilkan hiburan ketoprak humor secara gratis di PRPP (Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan) Jawa Tengah hari ini (18/04/12).

Hiburan tradisional yang mulai ditinggalkan masyarakat ini adalah sejenis seni pentas yang berasal dari  Jawa. Dalam sebuah pentasan ketoprak, sandiwara diselingi dengan lagu-lagu Jawa, yang diiringi dengan gamelan disajikan. 

Tema cerita dalam sebuah pertunjukan ketoprak bermacam-macam. Hampir sama dengan ludruk, ketoprak merupakan drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian dan digelarkan di sebuah panggung dengan mengambil cuplikan cerita dari sejarah, cerita panji, dongeng dan lainnya dengan diselingi unsur humor.

Ketoprak muncul pada tahun ± 1922 pada masa Mangkunegaran. Kesenian ini diiringi musik dari gamelan yang berupa lesung, alu, kendang dan seruling. Karena cerita atau pantun-pantunnya merupakan sindiran kepada Pemerintah atau Kerajaan maka kesenian ketoprak ini dilarang.

Namun kesenian rakyat ini akhirnya tetap berkembang di pedesaan/ pesisiran. Setelah sampai di Yogyakarta ketoprak disempurnakan dengan iringan gamelan Jawa lengkap dengan tema ceritanya mengambil babad sejarah, cerita rakyat atau kerajaan sendiri. Ketoprak ini dilakukan oleh beberapa orang sesuai dengan keperluan ceritanya.

Modernisasi semakin meredupkan seni tradisional ini. Masyarakat semakin jarang menggelar pertunjukan yang satu ini, padahal pertunjukan ini kaya akan filosofi.  Dengan demikian dalam momentum milad ini, PKS berharap seni pertunjukan ini semakin diminati masyarakat dan dijaga kelestariannya. Apa lagi momen ini adalah momen sosialisasi yang baik, dimana seluruh kader dan simpasitan dari berbagai daerah akan hadir meramaikan acara milad dan seluruh warga Jawa Tengah akan hadir meramaikan acara ini.  (AbAz/Yuniar)

sumber:http://milad.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1017/PKS-Hibur-Masyarakat-Semarang-dengan-Ketoprak-Humor

Pemerintah Harus Tegas Pada Perusahaan Asing


PKS: Pemerintah Harus Tegas Pada Perusahaan Asing


"PKS tidak mau terjebak dalam azas kepemilikan atau azas manfaat, tetapi lebih memilih azas otoritas, ini yang terpenting," ujar Iman
 
Jakarta, Aktual.co — Partai Keadilan Sejahtera, secara ekonomi berharap kedepannya ada perubahan terhadap pengelolaan dan pemberdayaan sumber daya alam di Indonesia.

PKS ketika ditanya tentang manajemen Sumber Daya Alam, lebih mengedepankan azas manfaat ataukah azas kepemilikan, Dr. Shohibul Iman, M.Si, Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS  menjawab, bahwa PKS tidak mau terjebak dalam dilema dua azas tersebut.

"PKS tidak mau terjebak dalam azas kepemilikan atau azas manfaat, tetapi lebih memilih azas otoritas, ini yang terpenting," ujar Iman saat ditanya di Jakarta (17/4).

Maksud azas otoritas, Iman menjelaskan supaya pemerintah punya kendali terhadap manajemen sumber daya alam. Jangan memberikan kontrak tambang ke perusahaan asing, kemudian tidak tegas ketika ada permasalahan dalam perjanjian itu. Seperti contoh kontrak dengan Freeport, Newmont, Chevron, dan sebagainya.

Kedepannya PKS berharap agar bangsa ini ada pemimpin yang lebih mengutamakan azas otoritas dibanding azas kepemilikan ataupun azas manfaat.


sumber:http://www.aktual.co/politik/094000pks-pemerintah-harus-tegas-pada-perusahaan-asing

PKS Minta KPU Pakai Teknologi untuk Pemilu Transparan


PKS Minta KPU Gunakan Teknologi Ciptakan Pemilu Transparan

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum gunakan perangkat teknologi dalam sejumlah tahapan Pemilu 2014 seperti Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih), Silog (Sistem Logistik), Situng (Sistem Informasi Penghitungan) dan Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Partai Keadilan Sejahtera berharap adanya penggunaan teknologi membuat pemilu lebih transparan. Persoalannya, karena terbuka manipulasi data, PKS akan ikut mengawasi dan mengajak semua pihak melakukan hal yang sama untuk menciptakan pemilu adil dan transparan.

"Ini kesempatan lembaga pengawas pemilu, juga lembaga independen yang menggalakkan pengawas pemilu. Ini. Yang harus dimainkan dan didorong. Saya pikir bukan oPKS saja tapi peserta politik lainnya," ujar Sekjen DPP PKS Taufik Ridlo kemarin.

Pernyataan Taufik diamini Presiden PKS Anis Matta yang mengakui memang penggunaan perangkat teknologi membuatnya lebih mudah. Tapi bukan berarti pengawasannya tidak ditingkatkan.

"Sekarang ada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu sehingga kontrol lebih tepat. Saya pikir sekarang penyelenggara pemilu jauh lebih sempurna. Sehingga kontrolnya jauh lebih tepat," papar Anis yang akan pantai seluruhnya.

Sekjen KPU Arif Rahman Hakim menyatakan, untuk mendukung teknologi di atas KPU alokasikan anggaran cukup besar, salah satunya pengadaan perangkat teknologi untuk menunjang tahapan dengan menggandeng BPPT, Kemenkominfo dan Lembaga Sandi Negara.

"Anggaran pengadaan seluruh IT sekitar Rp 40 miliar dari Rp 5 triliun. Ini untuk seluruh IT tingkat KPU Pusat, Provinsi sampai Kabupaten atau Kota," ujar Sekjen KPU, Arif Rahman Hakim usai MoU antara KPU dan LKPP, Jakarta, Senin (15/4/2013).

Menurut Arif, ongkos belanja paling banyak dalam pengadaan barang dan jasa IT KPU adalah belanja bandwith atau jaringan. KPU mengharapkan segala data dan informasi secara online paling tidak tersambung sampai tingkat PPK.

 sumber:http://www.tribunnews.com/2013/04/17/pks-minta-kpu-gunakan-teknologi-ciptakan-pemilu-transparan

Polda Jateng Apresiasi Ketaatan PKS



SEMARANG,  — Langkah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam kedisiplinan dan ketaatan terhadap peraturan hukum yang berlaku, terutama saat menyelenggarakan setiap kegiatan dan agenda partai, mendapat apresiasi dari  Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah.

Kapolda Jateng Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo menuturkan, PKS adalah salah satu partai yang membuat tugas kepolisian menjadi lebih mudah dalam mengamankan kegiatan. "Kalau dengan PKS, kami tidak terlalu repot, karena bisa menertibkan partainya sendiri. Jadi PKS tidak bikin pusing pihak kepolisian,” katanya.

Terkait dengan agenda PKS, Didiek menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung penuh, termasuk pengamanan jelang Milad PKS ke 15 yang akan diselenggarakan pada Kamis-Sabtu (18-2-/4). “Kalau perlu voorijder pihak kami (Polda) siap menyediakan. Intinya agar acara yang diselenggarakan PKS bisa berlangsung dengan aman dan sesuai jadwal,” tandasnya.

Dalam pertemuan dan audiensi di Polda jelang milad tersebut, selain Kapolda juga turut hadir Wakil Kepolisian Daerah (Wakapolda) Brigjen Pol Ahmad Syukrani. Sementara dari struktur DPW PKS Jateng diwakili oleh Ketua Umum DPW PKS Jateng, A Fikri Faqih, Aleg DPR RI Zuber Safawi, Ketua MPW Arif Awwaluddin, Ketua Fraksi PKS Kota Semarang Imam Mardjuki, dan Bambang dari tim pengamanan PKS.

Audiensi ini adalah dalam rangka menjalin kerja sama antara pihak kepolisian dengan PKS dalam rangka menyukseskan milad PKS ke 15 yang akan dilaksanakan serentak di Lawangsewu, mulai Kamis (18/4).


sumber:http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/04/18/153468/Polda-Jateng-Apresiasi-Ketaatan-PKS

Me"Refresh" Jejak-jejak PKS



Tulisan ini adalah twitting-nya Mbak Indah dalam akun twitter-nya, yakni @NdhaAndini.
Gue udah minta izin untuk kopas tulisan ini agar bisa dibaca para kompasianer. Tentunya dengan sedikit editing :D

Pesannya sih katanya untuk kado #15thnPKS dan khususnya untuk para ‘a-pek’ alias ‘anti-pekaes’.

Sumonggo….

Partai Keadilan (PK) dideklarasikan di Lapangan Masjid Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 9 Agustus 1998.
Saat itu umur reformasi baru 3 bulan. Bayi merah PK menggeliat dalam euforia reformasi yang masih menggaung dan terasa dimana-mana.

Nurmahmudi Ismail (walikota Depok saat ini) menjadi Presiden PK yang pertama. Dalam waktu singkat, PK ada di seluruh provinsi.

Saat-saat perjuangan manis itu masih lekat dalam ingatan kader-kader terdahulu. Mendirikan Pos Keadilan di seluruh kecamatan.

Perkembangan Partai Keadilan begitu cepat, sampai-sampai mencengangkan media. PK menjadi media darling saat itu, persis seperti Jokowi saat ini. Media-media seperti Kompas, Tempo, Jawa Pos, Tajuk, Republika memberitakan PK dengan gagah.

Tak mustahil, jika dengan sikap moderat bahkan modernis, partai ini bisa menjadi partai besar kelak (Tempo, 18 Januari 1999).

Kerennya lagi, hampir semua pengurus DPP PK bertitel sarjana sampai doktor (Kompas, 16 Januari 1999).

Lebih dari 14 tahun yang lalu, saat-saat paling indah. Media memuji Partai Keadilan.
PK menolak pemberlakuan asas tunggal dalam organisasi di masa itu. Ini betul-betul tindakan berani, masa itu. Tidak mudah untuk menolak pemberlakuan asas tunggal ini. Tapi perlawanan membuahkan hasil yang manis.

Kampanye PK di hari terakhir pada 3 Juni 1999 di Bundaran HI adalah kampanye terbesar saat itu.
Pemilu 1999 berlangsung sukses. PK menandatangani hasil pemilu dengan catatan relatif jujur dan adil.

20 Oktober 1999, PK menerima tawaran Presiden Gusdur untuk mengisi Departemen Kehutanan dan Perkebunan dalam kabinet.

PK menunjuk Dr. Nurmahmudi Ismail, M.Sc (selanjutnya disingkat NMI) sebagai calon menteri yang diajukan kepada Presiden Gusdur, karena dinilai mempunyai kapasitas dan kapabilitas.
Tidak mudah membenahi departemen yang sangat korup semasa Orba. Bahkan NMI sempat tidak mendapat ruangan kerja.

Ternyata reformsi di Departemen Kehutanan dan Perkebunan mendapat resistensi dari birokrasi yang korup. NMI mendapat tantangan untuk membenahi semua itu. KKN sudah mendarah daging.
Salah satu prestasi NMI adalah mampu mereformasi departemen yang dipimpinnya dan menyeret Bob Hasan ke penjara.

16 April 2000, NMI mengundurkan diri dari Presiden PK dan selanjutnya akan berkonsentrasi menjadi menteri.

Saat itu ada media yang dengki. Isu NMI hanya mencari jabatan pun berhembus. Setelah dapat posisi menteri, ia tinggalkan partai.

18-21 Mei 2000, Partai Keadilan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) I di Hotel Bumi Wiyata - Depok. Banyak tokoh nasional yang datang. Namun belakangan tokoh-tokoh ini malah memusuhi PK. *sedih*

Salah satu tokoh yang hadir dan menjadi pembicara dalam Munas I Depok adalah Arbi Sanit.
21 Mei 2000, Hidayat Nur Wahid (HNW) terpilih sebagai Presiden PK menggantikan NMI dalam Munas I PK di Hotel Bumi Wiyata - Depok.

Dalam perkembangannya di kabinet Gusdur, PK mengalami pasang-surut. Banyak hal kontroversi dilakukan Presiden Gusdur.
Inilah benturan pertama PK. Sikap PK terhadap pemerintahan Presiden Gusdur begitu kritis.

20 Januari 2001, HNW menyatakan PK berlepas diri dari pemerintahan Presiden Gusdur. Sejak saat itu, PK menjadi oposisi terhadap pemerintah, meskipun menterinya masih ada di dalam kabinet.
Benturan-benturan aksi mahasiswa yang menentang presiden waktu itu pun berlangsung sengit.
Presiden Gusdur mengeluarkan Dekrit Presiden 22 Juli 2001 tentang Pembekuan MPR/DPR. Membuat situasi memanas.

23 Juli 2001, melalui Sidang Istimewa MPR, Presiden Gusdur digantikan oleh Presiden Megawati. Partai Keadilan tetap menjadi oposisi bagi pemerintah. Peran PK sangat kuat.

20 April 2003, Partai Keadilan (PK) berubah nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Peran PKS menjadi lebih tegas dan kuat membangun bangsa.

26 Mei 2003, PKS membentuk Crisis Centre untuk Rakyat Aceh (CCRA) untuk membantu rakyat Aceh keluar dari konflik berkepanjangan.

Selama kurun waktu pemerintahan Megawati, PKS berjuang keras untuk kepentingan umat Islam.
10 Juni 2003, walau hanya dengan 4 anggota legislatif, PKS terus berjuang untuk disahkannya UU Sisdiknas.

Pemilu 2004 membawa perubahan besar untuk PKS dan negara. Suara PKS melonjak hingga tiga kali lipat.

Kader-kader PKS mulai membangun bangsa dengan prestasinya. Banyak sudah lembaga kemanusiaan yang didirikan oleh kader PKS.

Di sisi lain, fitnah demi fitnah terus berlangsung. Soeripto, legenda intelijen dan kader PKS berulang kali berurusan dengan hukum. Begitupun koalisi dengan SBY yang mengalami pasang-surut dari tahun 2005 sampai sekarang.

Sejumlah nama kader PKS berusaha dikait-kaitkan dengan kasus korupsi : Soeripto, Rama Pratama, Anis Matta, Tamsil Linrung dan lain-lain semua tidak pernah terbukti sampai di pengadilan.

Usaha menjatuhkan PKS dari panggung politik begitu dirasakan oleh kader-kader PKS dari seluruh Indonesia.

Media tidak lagi ramah dengan PKS karena terkooptasi kekuatan politik lain dan era industri kapitalis media yang menguat.

Pemilu 2009 mengantarkan posisi PKS semakin kuat dalam peta politik nasional. Dimana-mana dukungan politik partai lain turun karena ada ‘Tsunami Demokrat’, tapi PKS tetap naik.
Kecemburuan kekuatan politik lain terhadap PKS semakin menguat, karena sama sekali tidak ada kader PKS yang terlibat korupsi.

SBY tetap menggandeng PKS dalam kabinetnya. 4 kader PKS terpilih untuk duduk di dalam kabinet SBY. Namun lagi-lagi fitnah semakin menguat. Kasus Bailout Century membuat hubungan PKS dan SBY memanas.

Misbakhun yang sangat vokal terhadap kasus Bailout Century justru dipidanakan oleh Andi Arief, salah satu staf khusus presiden.
Tapi perjuangan tak pernah kenal kata lelah. Setelah diputus salah oleh pengadilan, Misbakhun banding sampai tingkat MA. Pada akhirnya MA memutuskan bebas tidak bersalah.

PKS juga sempat diancam dikeluarkan dari Koalisi Setgab. Tapi SBY tidak punya cukup keberanian…hihihi

Setelah berbagai macam cara untuk menjatuhkan PKS dari panggung politik gagal, akhirnya PKS tersandung juga.
Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq tersandung kasus impor daging sapi. KPK menangani masalahnya.

Perjuangan panjang PKS membangun negeri ini seakan-akan hancur dalam satu malam saja.
Ust. Luthfi disebut-sebut menekan Mentan (yang merupakan kader PKS) dalam urusan kuota impor daging sapi.

Padahal Mentan dukung stop impor barang-barang pertanian. Kenapa? Karena Kementan ingin swasembada. Jadi kuota impor daging sapi diturunkan, sehingga memberdayakan peternak-peternak sapi lokal.

Risikonya sangat tinggi. Australia bisa-bisa banjir pengangguran di sektor peternakan. Ini salah satu dilema Kementan.

Nah, biar tidak kehilangan muka karena impor sapi distop, Australia bermain kotor untuk gertak stop ekspor duluan. Kesan yang ingin dibangun, posisi tawar Australia lebih tinggi dari Indonesia. Jelas tidak bisa. Bangsa ini masih punya harga diri!

Australia mempunyai puluhan Rumah Potong Hewan (RPH) bekerjasama dengan pemerintah. Lalu sengaja menyusup untuk membuat video.

Beberapa RPH dengan beberapa jagal sengaja membuat ulah menyiksa hewan, yang jelas-jelas dilarang dalam Islam.

Sapi Australia yang akan dipotong beberapa diantaranya di-’siksa’. Ingat video penyiksaan sapi yang sempat beredar beberapa bulan lalu kan? Itu disengaja oleh Australia.

Ini menjadi alasan seolah-olah Australia lah yang akan stop ekspor. Inipun menjadi salah satu sebab daging sapi hilang di pasaran.

Mulailah beredar daging sapi yang dicampur daging babi. Siapa yang disalahkan? Mentan, kader PKS.

Cobalah telusuri google dengan clue berikut :
- Petani Australia protes karena Indonesia stop impor.
- Indonesia senang Australia stop ekspor, tapi petani Australia galau.
- Di RPH, mulai gedung, alat-alat potong semua dari Australia.
- Mentan stop impor bidang pertanian agar petani lokal makmur, AS ancam laporkan Indonesia ke WTO.
- AS ikut protes karena ekspor sapi ke Indonesia ditolak.
- Australia pun tak ingin Indonesia swasembada daging sapi.
- RPH diancam Australia jika memotong sapi lokal.
Pengkhianat kan?

Semua link beritanya ada di TL-nya @NdhaAndini. *Sory gue susah kopasnya karena gue pake hp jadul… Hihihi*

Indonesia sebenarnya ngeri sama ancaman-ancaman AS dan Australia. Yang tidak takut adalah Mentan yang lebih berpihak ke petani. Dan jadilah PKS dihajar habis-habisan oleh ‘invisible hand’.

Dhuaarr!! Ust. Luthfi dipenjara dan dituduh terima suap 1 M, gratifikasi seks sampai pencucian uang. Begitupun dengan kasus harga bawang yang melebihi harga daging.

Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melindungi industri dalam negeri, khususnya petani dan peternak. Dalam kasus bawang, kemampuan petani memang terbatas. Produksi petani hanya mampu memenuhi 10% kebutuhan bawang nasional. Jadi sejak dulu bawang memang impor.

Tahun 2012 sudah disetujui impor bawang oleh Mentan, dan jadwal barang impor datang Januari 2013.
Namun sejak Januari-Maret 2013, bawang belum diambil para importir karena Kemendag belum mengeluarkan Surat Persetujuan Impor.

Ternyata importirnya yang nakal. Hal ini membuat harga bawang meroket karena bawang hilang dari pasaran, kalau sudah mahal, baru dikeluarin oleh importir, kan untung banyak.....

Lagi-lagi, jadilah Mentan (dari PKS) yang disalahkan dan diserang. Karena PKS harus sempurna, salah sedikit saja akan menjadi bahan bully-an dimana-mana.

Nah, pertanyaannya seharusnya, siapa yang memerintahkan Kemendag menunda-nunda surat itu? Siapa yang memerintahkan importir tidak mengambil barang yang sudah sampai di pelabuhan itu?

Konspirasi jahat para importir dan oknum Kemendag ini dimanfaatkan untuk memfitnah Mentan dan menjatuhkan PKS tentunya.
Keren ya fitnahnya :D

Jadi, media kini tidak lagi ramah dengan PKS, dan para pengamat politik pun begitu sinis dengan PKS.
Kemana pengamat-pengamat ini ketika dulu PKS sibuk memberantas korupsi di Departemen Kehutanan?

Kemana media-media yang sekarang sibuk menghujat PKS ketika Soeripto bolak-balik keluar-masuk penjara karena fitnah?

Seakan-akan PKS tidak pernah melakukan apa-apa untuk negeri ini.
Lupakah dengan perjuangan manis melawan tirani kesewenang-wenangan dan ketidakadilan demi mewujudkan reformasi?

Musuh PKS ini banyaaak. Dari orang-orang yang jelas-jelas membenci Islam, sampai dari dalam kalangan saudara sendiri.

15 tahun memang belum cukup untuk membenahi segala kebobrokan di negeri ini.
Perjuangan menyejahterakan negeri ini masih panjang. Sadarlah, angin yang menerpa akan semakin kencang seiring pokok pohon yang semakin menjulang.

Di tengah salah satu badai ujian ini, PKS harus mampu bangkit.
Fitnah yang mengorbankan pemimpin cukup menjadi pengingat bahwa jalan dakwah ini tidaklah mudah.
Ini adalah kado ujian dari Allah, apakah kami berputus asa dalam meniti jalan ini?

Apakah kami mampu menjadi kafilah dakwah yang kuat, tangguh dan senantiasa percaya atas kasih sayang-Nya? Atau justru letih, lemah hingga putus asa dan merasa perjuangan ini sia-sia?

Apakah kami mampu menjadi kafilah dakwah yang sabar, tenang dan kembali bangkit untuk terus berjuang? Atau kami menjadi orang-orang yang menyerah atas fitnah yang jelas-jelas nyata?

Sungguh, tanamkan dalam hati, kita harus melawan ketidakadilan yang membelit negeri ini, hingga akhir hayat nanti.

Sekian dan terima traktir :D


sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/18/rekaman-timeline-pks-547570.html

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger