)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Elite PKS Dilarang Jadi Caleg

Selasa, 09 April 2013 | 14.35




"Sekjen, Presiden dan Sekretaris Majelis partai harus fokus mengurus partai," kata Hidayat, di DPR, Jakarta, Selasa (9/4/2013).

Selain itu, dia juga menjelaskan, anggota fraksinya yang saat ini menjadi anggota DPR belum tentu semuanya kembali mendaftar menjadi calon legislator.

"Tidak semua, karena ada juga yang karena masalah kesehatannya tidak memungkinkan dan ada yang tidak bersedia juga," tegasnya.

Hari ini, kata Hidayat, PKS akan mendaftarkan ke KPU sebanyak 489 caleg. Rinciannya, 34 persen merupakan keterwakilan perempuan sedang sisanya keterwakilan laki-laki.

"Dari tahun lalu, komposisi perempuan kita sudah di atas 30 persen. Kalau untuk provinsi 36 persen, kabupaten kota 36 persen," katanya.

Dia menjelaskan, proses di PKS pertama kali yaitu pencalonan dilakukan struktur kader paling bawah, lalu yang mencalonkan akan dibahas dari tingkat kabupaten dan provinsi. "DPP juga berhak mencalonkan yang menurut mereka layak," katanya.

Daftar Caleg Sementara yang ada di PKS saat ini, kata Hidayat adalah akumulasi bottom up. "Kita tidak ada istilah mencalonkan, tapi memang dicalonkan partai. Tim khsusus yang siapkan pencalegan ini dan kemudian disetujui DPP, sebagai badan kerja Majelis Syuro," papar Hidayat.


sumber:http://news.okezone.com/read/2013/04/09/339/788525/elite-pks-dilarang-jadi-caleg

Caleg PKS Didominasi Usia Produktif

 


Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan detil calon anggota legislatif usungan partai tersebut. Pengumuman disampaikan Sekretaris Jendral PKS Muhammad Taufik Ridho di Ruang Pleno F-PKS, Selasa (9/4) siang.

Jumlah keseluruhan Caleg pusat adalah 487 calon yang terdiri dari 302 calon laki-laki (62 persen), 185 calon perempuan (37,99 persen). "Semua Dapil, ada 77 Dapil dipenuhi semua. Tidak ada Dapil kosong," ujar Ridho.

Sedangkan untuk strata pendidikan, Caleg PKS terdiri dari SMA 5 persen, S1 53 perssen, S2 32 persen, dan S3 15 persen. "Rata-rata usia, 30-40 tahun 35 persen, 40-50 tahun 55 persen, 50-60 tahun 10 persen," ujar Ridho.


sumber:http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/09/1/145202/Caleg-PKS-Didominasi-Usia-Produktif

PKS Tunda Setor DCS



JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sedianya akan menyetorkan daftar calon sementara (DCS) ke KPU, hari ini, Selasa (9/4). Namun, diputuskan ditunda menunggu hasil pertemuan KPU dan Komisi II DPR siang nanti.

Pertemuan KPU dengan Komisi II akan dilaksanakan pukul 14.00 WIB. Mereka akan membahas peraturan KPU mengenai pencalegan. Ketua Bapilu PKS, Syahfan Badri Sampurno mengatakan, masih ada beberapa syarat pencalegan yang masih diperdebatkan. Karenanya, diharapkan rapat dengar pendapat dengan komisi II dapat meluruskan kebingungan parpol terkait syarat-syarat caleg.

"Kami tunggu PKPU firm dulu, ada beberapa persyaratan yang masih belum ditegaskan mana yang benar," kata Syahfan saat dihubungi Republika.
Syahfan menyontohkan beberapa syarat yang masih diperdebatkan. Misalnya, surat keterangan sehat jasmani dan rohani disebutkan harus dikeluarkan dari rumah sakit jiwa. Tetapi dalam PKPU 13/2013 dikatakan syaratnya cukup dari dokter puskesmas atau dokter rumah sakit pemerintah.

Kemudian, syarat untuk melegalisasi ijasah.
"KPU bilang yang wajib dilegalisasi ijasah SMU. Tapi persepsi kami pendidikan terakhir saja. Misalnya ijasah S1, karena kadang ijasah SMU sulit di-trace," ungkapnya.
Namun, lanjut dia, PKS siap memenuhi bila nantinya diharuskan seperti itu. Karena PKS memang sudah merampungkan semua berkas bakal caleg. Jika masih ada syarat yang harus disiapkan, bisa dilakukan satu atau dua hari.

"Kami mau ketika menyerahkan ke KPU sudah tidak ada kekurangan lagi, meski ada waktu perbaikan," jelasnya.


sumber:http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/04/09/mkz2jn-pks-tunda-setor-dcs

Kerusuhan Meikhtila, Saat Muslim Dibantai



Relawan membawa kantong mayat, yang berisi jenazah korban kebakaran sebuah masjid di Yangon, Myanmar, Selasa,Selasa (2/4). (AP/Gemunu Amarasinghe)

Seorang Pendeta Buddha mencengkeram tangan gadis muslim dan menaruh pisau di lehernya. "Kalau anda mengikuti kami, saya bunuh dia," kata pendeta tersebut mengancam polisi.
Berdasarkan keterangan saksi mata, massa dari pihak Buddha dipersenjatai dengan pedang dan parang mengejar 100 muslim di kota di Myanmar tengah.

Kamis (21/3) itu, hanya dalam beberapa jam, terdapat 25 muslim dibunuh. Pendeta Buddha menyeret tubuh mereka yang penuh darah di sebuah bukit di tetangga, disebut Mingalarzay Yone. Mereka menyusun mayat-mayat itu di api. Beberapa tampak sudah disembelih.

Juru kamera Reuters melihat mayat tersebut termasuk jenazah  dua anak, berusia sekitar sepuluh tahun atau lebih muda. Pembantaian itu diamini oleh coretan-coretan cat di sekitar Meikhtila. Bahkan, terdapat satu grafiti di tembok bertajuk 'Pemusnahan Muslim'.

Kebencian etnis sudah timbul di Myanmar sejak 49 tahun militer berkuasa yang berakhir pada Maret 2011. Kebencian itu pun menyebar, mengancam negara ketika transisi demokrasi tengah berjalan. Gejala tersebut sudah tampak pada adanya pembersihan etnik dan ketidakberdayaan untuk menanganinya.

Dalam empat hari, setidaknya 43 orang tewas di Meikhtila. Terletak 80 mil di utara ibu kota provinsi, Naypytaw. Sedikitnya 13 ribu warga beragama muslim mengungsi dari rumah dan usaha mereka.
Pertempuran berdarah diikuti oleh massa Buddha. Kerusuhan meluas. Terdapat 14 desa lain di Myanmar tengah dan membuat minoritas muslim berada dalam batas penyeberangan negara di asia dengan etnik yang paling berbeda.

Sebuah eksaminasi dari kerusuhan tersebut berdasarkan wawancara dengan 30 saksi mata, menyebabkan pembantaian 25 muslim di meikhtila dipimpin oleh pendeta Buddha -seringkali dibuat sebagai ikon demokrasi di Myanmar.

Pembunuhan itu terpantau oleh polisi dengan tingkah polos. Pemerintah lokal setempat juga enggan mengintervensi.Kerusuhan yang terjadi di kota lain hanya beberapa jam dari kota Yangon juga diorganisir.

Polisi bersekongkol dengan mata tertutup. Usai pembunuhan Maret, pejabat setempat hanya melakukan upaya sedikit untuk menghentikan kerusuhan yang terus memanas hingga tiga hari kemudian.

Dia menyerahkan kendali kota kepada Pendeta Buddha radikal yang memblokade truk terbakar, mengintimidasi pekerja yang selamat dan memimpin amuk lingkungan.

Menurut laporan Reuters, pihak Buddha mungkin menjadi pemicu kerusuhan. Akan tetapi orang pertama yang tewas adalah seorang pendeta di tangan muslim.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/internasional/asean/13/04/09/mkyoiz-kerusuhan-meikhtila-saat-muslim-dibantai

Kuliner daerah se-Jateng Semarakkan Milad 15 PKS

image
Semarang, PKS Jateng Online—Perayaan Milad Ke 15 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang rencana akan diselenggarakan di Semarang (18-20/4/13) mendatang, diprediksi akan menjadi perayaan Milad paling semarak selama perayaan Milad edisi sebelumnya.


Selain agenda pementasan gelar budaya yang rencana akan mengambil latar Obyek Wisata Sejarah Lawang Sewu, Gelaran Milad kali ini dipastikan juga akan memberdayakn potensi 35 daerah se-jawa Tengah.

Menurut Wakil Ketua Bidang Perempuan PKS Jateng, Dyah Woro Haswini, salah satu potensi daerah yang turut menyemarakkan Milad 15 PKS nantinya adalah kuliner khas masing – masing daerah.

“Kita menampilkan potensi kuliner daerah, diantaranya seperti Telur Asin Brebes, Sambel Pecel, dan berbagai macam varian kripik dan criping khas daerah,” Terang Woro kepada PKS Jateng Online, Senin (8/4/2013).

Lebih lanjut Woro menyampaikan bahwa selain berbagai macam kuliner tersebut, tim Pos Wanita Keadilan (PWK) sebagai penanggungjawab Bazar juga menampung berbagai produk daerah lainnya.
“ Ada nugget produk lokal, souvenir khas daerah, sampai dengan tas daur ulang plastik,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Milad Ke 15 PKS yang akan dipusatkan di Kota Semarang ini akan menjadi milad paling semarak, selain potensi kuliner, rencananya, milad kali ini juga akan berlatar budaya khas Jawa Tengah. Milad ke 15 PKS akan diselenggarakan pada Kamis-Sabtu (18-20/4/2013) dengan mengambil latar beberapa tempat, seperti di Hotel Crown Plaza, Lawang Sewu, Gumayya Tower Hotel, dan Hotel Semesta Semarang. [DP]

sumber:http://pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/970/Kuliner-daerah-se-Jateng-Semarakkan-Milad-15-PKS 

PKS Daftarkan Bacaleg Secara Serentak

Ilustrasi Kampanye PKS

Jakarta - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sahfan Badi Sampurno mengungkapkan bahwa pada Selasa (9/4), pihaknya akan melakukan pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) serentak di KPU Pusat hingga KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota. Hal tersebut dilakukan setelah PKS sudah merampungkan penyusunan daftar calon legislatif setiap tingkatan, mulai nasional hingga tingkat kabupaten dan kota.

"Betul besok kami akan mendaftarkan serentak, kami sedang update kesiapan masing-masing daerah dengan mengejar pemenuhan syarat administrasi caleg. Berkas masih kita rapihkan," ujarnya kepada Beritasatu, Senin (8/4).

Ditambahkannya, untuk legislatif tingkat nasional, calon yang diusung jumlahnya lebih rendah dari alokasi kursi. Dari maksimum 560 bakal calon, PKS mengajukan 476 calon saja. Untuk daftar calon legislatif tingkat provinsi, kabupaten, dan kota sudah selesai sejak sepekan lalu. Sementara daftar calon legislatif tingkat nasional baru selesai Minggu (7/4)

Hal senada juga dikatakan oleh ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta, Selamat Nurdin. Ia menegaskan, dengan dibukanya pendaftaran bakal calon legislatif besok secara serentak, maka PKS sebagai partai kader ingin membuktikan sudah mempersiapkan rekruitmen bacaleg jauh-jauh hari.

"Untuk caleg dari partai lain di partai kami tidak bisa langsung masuk begitu saja. Minimal enam bulan sebelumnya ikut training bersama. Kalau sekarang tidak mungkin. Alasannya kita kan partai kader, jangan kita berteman kalau ada maunya saja. Jangan sampai numpang perahu saja, harus sesuai platform yang ada," terangnya.

Hal itu dilakukan karena PKS dalam penyusunan caleg mengedepankan kapasitas yang mumpuni. Berbeda dengan partai lain yang melakukan "open recruitment". Penentuan nama-nama caleg PKS menurutnya dilakukan dengan mengutamakan penilaian kompetensi dan prestasi.
Pemilihan caleg PKS, tambahnya, tidak dilakukan melaluo sistem terbuka, melainkan dengan mempertimbangkan kredibilitas dan "track record" para calon.

Selamat menambahkan, untuk meminimalisir golput salah satu fungsi partai itu mendidik masyarakat agar masyarakat punya harapan dengan partai. Jadi harapannya minimal setiap partai bekerja ke simbol masing-masing untuk pastikan bahwa mereka ikut dalam pesta demokrasi.
Ketika ditanya apakah masalah kasus import sapi yang menimpa PKS akan memiliki dampak, menurutnya, setiap partai punya masalah masing-masing, sehingga aksi dan reaksi tidak mungkin dipungkiri. PKS sendiri mempersiapkannya dengan cara menjawabnta melalui peningkatan kerja-kerja parpol, agar PKS tidak terpuruk karena satu masalah saja.

Terkait pendanaan caleg sendiri, Selamat memaparkan, PKS akan membiayai bacaleg secara administratif seperti biaya kesehatan, pelatihan, training-training yang dilakukan partai, serta tes psikologi, sementara untuk dana kampanye dibebankan kepada masing-masing caleg.

"Proses menjadi caleg PKS tidak dibebankan biaya, malah sebaliknya, partai akan membiayai. Dengan demikian para caleg terpilih kelak diharapkan akan bekerja sebagai wakil rakyat yang benar-benar berjuang untuk rakyat," tuturnya.

Sebagai ketua DPW PKS DKI Jakarta, Slamat sendiri menargetkan 23 hingga 26 persen dari kursi DPRD DKI Jakarta yang totalnya berjumlah 106 kursi.
"Kalau sekarang posisinya 17 persen, tahun 2004 itu kita 22,5 persen. Th 2009 17,5 persen. Tahun ini kita akan kembalikan sekitar 23 hingga 26 persen," terangnya.

Catatan penting dalam kampanye caleg, Slamat menegaskan bahwa hendaknya para caleg jangan saling menghantam calon yang lain di satu partai. Karena itu perlu bertemu bersama untuk menangkan di dapil masing-masing baik soal pendanaan mau efisien seperti apa dan efektifnya seperti apa.

"Kita ingin menggaris bawahi agar pileg ini jangan terpecah-belah, parpol harus sama-sama menjaga harmonisasi," imbuhnya.


sumber:http://www.beritasatu.com/politik/106593-besok-pks-daftarkan-bacaleg-secara-serentak.html

Sambut Milad, PKS Jateng Gelar Expo

3besar

dakwatuna.com – Semarang. Berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh Tim Panitia jelang perayaan Milad Ke 15 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang rencana akan diselenggarakan di Semarang (20/4) mendatang. Salah satu agenda yang rencana akan dilaksanakan adalah PKS Expo.
Expo kali ini menghadirkan banyak pengusaha PKS yang memamerkan produk-produk unggulan mereka. Untuk itu, tim Pos Wanita Keadilan (PWK) PKS Jawa Tengah tengah mempersiapkan 35 stand masing-masing DPD se-Jateng.

Para pengusaha perempuan ini siap membuka 35 stand yang terdiri dari 35 perwakilan kabupaten dan kota. Pengusaha Wanita PKS Jateng ini akan memamerkan produk-produk yang bervariasi. Mayoritas diantara mereka akan menampilkan produk-produk khas daerah masing-masing. Rencananya PKS Expo akan dibuka di tempat pelaksanaan Rapimnas dan Rakornas yaitu di pelataran parkir Grand Majesi depan Hotel Gumaya Tower pada tanggal 18-20 April.

Di sisi lain, perayaan Milad PKS, diprediksi akan menjadi perayaan milad paling semarak selama perayaan edisi sebelumnya. Selain agenda pementasan gelar budaya yang rencana akan mengambil latar Obyek Wisata Sejarah Lawang Sewu, Gelaran Milad kali ini dipastikan juga akan memberdayakn potensi 35 daerah se-jawa Tengah.

Menurut Wakil Ketua Bidang Perempuan PKS Jateng, Dyah Woro Haswini, salah satu potensi daerah yang turut menyemarakkan Milad 15 PKS nantinya adalah kuliner khas masing – masing daerah. “Kami menampilkan potensi kuliner daerah, diantaranya seperti Telur Asin Brebes, Sambel Pecel, dan berbagai macam varian kripik dan criping khas daerah,” katanya.

Lebih lanjut Woro menyampaikan bahwa selain berbagai macam kuliner tersebut, tim Pos Wanita Keadilan (PWK) sebagai penanggungjawab Bazar juga menampung berbagai produk daerah lainnya. “Ada nugget produk lokal, souvenir khas daerah, sampai dengan tas daur ulang plastik,” tandasnya. (ap/smc)

sumber:http://m.dakwatuna.com/2013/04/30867/sambut-milad-pks-jateng-gelar-expo/

PKS Jakarta Tolak Caleg Kutu Loncat dan Artis



Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) DKI Jakarta telah menuntaskan penyusunan daftar caleg. PKS Jakarta tidak menerima caleg kutu loncat maupun dari kalangan artis.

"Saat ini kita telah menyelesaikan penyusunan para caleg dengan kapasitas yang mumpuni," ujar Ketua DPW PKS Jakarta, Selamat Nurdin, di gedung DPRD DKI, Jl. Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2013).

Nurdin mengatakan, PKS Jakarta saat ini telah menetapkan sebanyak 101 caleg untuk memperebutkan 106 kursi di DPRD DKI 2014 mendatang. Dikatakannya, PKS tidak menerima calon dari luar partai. Semua caleg tersebut merupakan kader PKS yang sudah teruji jejak rekamnya.

"PKS tidak buka pendaftaran terbuka yang rawan politisi yang belum teruji kredibilitasnya. Caleg PKS bukan orang yang ujug-ujug jadi caleg, melainkan figur yang sudah punya track record baik.

Nurdin pun menambahkan, dari 101 caleg tersebut, 10 persen merupakan incumbent di DPRD.

"10 persen adalah anggota DPRD yang saat ini menjabat, alias incumbent," katanya.

"Untuk artis sah-sah saja, tapi kita punya konsep school of leadership, jadi ada komitmen bersama, jangan mau enaknya saja, mau sekedar numpang perahu, padahal kita sudah punya nama. Jadi mau artis, akademisi, profesional tetap harus menghikuti prosedur yang telah kita tetapkan. Tapi untuk tahun ini kita tidak ada artis," tambah Nurdin.

 sumber:http://news.detik.com/read/2013/04/08/171346/2214651/10/pks-jakarta-tolak-caleg-kutu-loncat-dan-artis?9922022

Syarat Caleg "Kutu Loncat"




JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mau dijadikan kendaraan politik bagi politikus "kutu loncat".

PKS menerapkan syarat ketat bagi bekas kader partai politik (parpol) lain yang ingin menjadi calon legislatif (caleg) dari partai pimpinan Anis Matta tersebut.

Kader parpol lain diwajibkan untuk mengikuti pelatihan sebelum dapat mengajukan diri sebagai caleg dari PKS.

"Minimal enam bulan sebelumnya ikut training bersama," kata Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Selamat Nurdin dalam konferensi pers di Kebon Sirih, Jakarta, Senin (8/4).

Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh caleg PKS loyal pada ideologi partai. Cara ini juga dianggap bisa menumbuhkan kekompakan di antara sesama caleg PKS.

"Jangan kita berteman kalau ada maunya saja. Jadi ketemu orang ketika ada maunya saja. Harus dari jauh-jauh hari, jadi senang susah bareng-bareng," ujar Selamat.

Anggota DPRD DKI Jakarta itu tak menampik bahwa syarat pendaftaran caleg bagi politisi "kutu loncat" ini tidak mudah. Akibatnya, tidak ada kader parpol lain yang maju sebagai caleg PKS untuk pemilu 2014. (dil/jpnn)

sumber:http://www.jpnn.com/read/2013/04/08/166465/PKS-Gembleng-Caleg-Kutu-Loncat-Enam-Bulan-


PKS Usul Syarat Pendidikan Capres S1

Senin, 08 April 2013 | 16.41


Jakarta: Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mengusulkan syarat pendidikan calon presiden dan wakil presiden diubah menjadi S1, bukan lagi SMA/sederajat seperti dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008.

"Sebaiknya calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) minimal sarjana (S1)," kata anggota Badan Legislasi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Senin (8/4).

Ia juga mengusulkan revisi Undang-Undang (UU) Pemilihan Presiden mengatur presiden tidak boleh rangkap jabatan. Sebab, presiden bukanlan milik satu partai atau kelompok tertentu .

"Ketika seseorang terpilih sebagai presiden, ia jadi milik semua rakyat Indonesia. Seorang presiden harus mendahulukan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, atau partai politik," katanya.

sumber:http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/08/1/144856/PKS-Usul-Syarat-Pendidikan-Capres-S1

Politik Cinta Itu Indah ..… PKS-NTB


Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta terus melakukan kunjungan konsolidasi ke berbagai wilayah di Indonesia. Saat memberikan orasi di depan ribuan kader PKS di Nusa Tenggara Barat (NTB), Anis mengingatkan agar selalu berpolitik dengan landasan cinta.

“Politik menjadi lebih manfaat, lebih adil dan lebih indah dengan cinta. Kata Jalaluddin Rumi, jika ada cinta dalam hatimu, pasti ada cinta pada yang lain,” ujar Anis.
Hal itu disampaikan Anis Matta dalam Ceramah Kebangsaan di hadapan 3.000 kader dan masyarakat di Hotel Lombok Raya, NTB, Minggu (7/4/2013).

Kehadiran Anis Matta beserta jajaran DPP PKS dalam rangka konsolidasi untuk pemenangan Pilgub NTB 2013. Hadir dalam acara ini wakil tokoh masyarakat Sasak Muslim, para Tuan Guru, tokoh masyarakat, pengurus DPRa, DPC, DPD dan DPW se NTB dan seluruh kader serta simpatisan.

Menurut mantan Wakil Ketua DPR ini, beda politik dengan cinta adalah terletak pada tujuan berbagi dan berkontribusi. Tapi politik tanpa cinta sebaliknya ingin mengambil hak lain dan memproteksi kepentingan sendiri. Republik ini cukup untuk semua manusia yang lahir di sini. Jika tidak cukup selalu karena ada faktor kezaliman.

“Jadikan politik jalan etika dan jalan amal untuk menunjukkan keindahan Islam melalui politik. Dengan kerja, dengan cinta dan dengan harmoni,” cetus Anis.
“Politik dengan cinta itu menumbuhkan, mengindahkan dan memekarkan. Kata Iqbal (penyair muslim), jika kau tiupkan nafas cintamu, maka kuncupmu mekar jadi bunga,” pungkas Anis.


sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/08/politik-dengan-cinta-itu-menumbuhkan-mengindahkan-dan-memekarkan-pks-ntb--549029.html

Benci dan Cinta PKS


Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda. Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula.

Hati saya mengatakan bahwa Saya Cinta Sama PKS, dan Hati saya juga mengatakan bahwa Saya Cinta dengan Para Pemimpin di PKS, dan Hati saya juga mengatakan bahwa Saya Cinta dengan Seluruh Kader PKS di Seantero Dunia.

PKS  bukanlah tujuan. PKS hanyalah sarana dari  banyak sarana Dakwah yang ada. Cinta Abadi kita adalah pada tujuan kita, Allah, Tuhan Semesta Alam. Cinta kepada Tuhan adalah Cinta yang harus luar biasa, bukan yang biasa-biasa saja, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa sallam bersabda:
“ Cintailah sesuatu itu dengan biasa-biasa saja karena boleh jadi suatu saat nanti dia akan menjadi sesuatu yang kamu benci, dan bencilah sesuatu yang tidak kamu ketahui dengan biasa-biasa saja, karena boleh jadi suatu saat nanti dia akan menjadi sesuatu yang kamu cintai.” ( HR. Bukhari , Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah, dari Abu Hurairah ).

Maka bagi yang cinta pada PKS, cintailah dengan sewajarnya dan biasa saja, dan cintailah tujuannya dengan cinta yang luar biasa. Begitu juga kepada kawan-kawanyang benci dengan PKS, bencilah dengan sewajarnya dan biasa saja, jangan sampai kebencian itu menghilangkan rasionalisasi dan keadilan.

Cinta dan benci yang berlebihan tidaklah baik. Sikap yang terbaik bagi sesama insan adalah sewajarnya, sederhana saja. Islam mengajarkan kepada kita untuk tak berlebihan dalam segala hal. Termasuk dalam mencintai dan membenci seseorang atau sesuatu.

Orang yang cinta dan benci secara berlebihan sulit bersikap adil. Jika orang yang dicintainya secara berlebihan berbuat salah kita menganggapnya tetap benar. Sebaliknya jika orang yang dibencinya berlebihan berbuat kebaikan kita tetap menganggapnya sebuah kesalahan. Padahal Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengingatkan kita untuk bersikap adil dalam menilai seseorang.

Bagi yang Cinta PKS, maka  Adillah, Bagi yang Benci  PKS, maka  Adillah


sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/08/benci-pks-549057.html

PKS, dari sini segalanya bermula

Aku lahir di salah satu kota di Sumatera Utara. Tepatnya di Tanjung Balai 26 tahun silam. Orang tuaku termasuk taat bergama. Melaksanakan sholat 5 waktu ditambah sholat sunnah lainnya rutin dilaksanakan orang tuaku. Bahkan ibuku tak jarang melaksanakan puasa senin - kamis. Sewaktu kecil aku juga rajin melaksanakan perintah agama. Sholat, mengaji sampai puasakupun rata-rata penuh setiap tahunnya. Tapi semuanya berubah 1800 ketika aku mengenal masa remaja. Pada masa ini aku mulai mengenal “dunia”. Kejahatan remajapun kulakukan. Bolos sekolah, merokok dan kenakalan-kenakalan lainnya yang malu untuk kuceritakan. Semua itu berjalan sampai aku lulus sekolah.
Setelah lulus aku memutuskan merantau ke Medan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Jujur niat awal ketika itu hanya 20% untuk belajar. Selebihnya aku pengen hidup bebas tanpa pantauan dari orang tua. Tak mendapat tempat di universitas negeri, aku memutuskan kuliah di universitas swasta. Dari sinilah segalanya bermula. Di kampusku aku mengenal kelompok mahasiswa yang menurutku ketika itu ekstrim. Tampil dengan jilbab panjang, laki-lakinya rata-rata berjenggot tipis dan memakai bahasa ana, antum, akhi dan ukhti. Masih banyak lagi sebenarnya tapi ketika itu hanya itu yang kuingat. Kalau ngomong matanya liatin sepatu. Pokoknya aneh deh menurutku.
Waktu terus berlalu. Tak terasa satu semester aku sudah duduk di perguruan tinggi. Dan selama itu aku merasa sangat bosan. Berkali-kali kelompok ekstrim itu mengajakku bergabung dengan organisasi dakwah-nya mereka. Tapi aku ogah. Hingga kemudian diskusi politik mengubah segalanya. Pintu hidayah itu terbuka. Aku sangat tertarik dengan mereka. Hingga kemudia aku mengikuti seluruh rangkaian dan jenjang pengkaderan mereka. Sampai kemudian aku bersinggungan dengan PKS. Memang, kebersinggungan itu dikarenakan aku tinggal di sekretariat DPC PKS Medan Amplas. Tapi semakin aku masuk semakin aku menyadari perjuangan organisasiku di kampus dengan perjuangan PKS. Tak pelak akupun menjatuhkan hatiku ke PKS. Menghubungi orang tua, teman dan keluarga dan mengenalkan PKS.
Perjuangan pemenangan PKS saat itu tahun 2007 ketika PILKADA SUMUT. PKS ketika itu mengusung Gatot Pudjo Nugroho sebagai calon wakil gubernur mendampingi Syamsul Arifin yang diusung PPP. Aku terlibat sebagai saksi pasangan itu. Dan itulah kemenangan dakwah pertama yang kurasakan. Menuju pemilu 2009 kesibukanku di dakwah kampus dan PKS semakin meningkat. Dari mulai sosialisasi, kegiatan baksos, kampanye sampai aku harus ngisi pelatihan saksi di seluruh kelurahan di Amplas. Aku masih ingat betul hampir tiap malam aku harus pulang di atas jam 11 karena memberikan pembekalan untuk para saksi. Letih, tapi aku sangat bahagia menjadi bagian perjalan panjang ini. Walau pada akhirnya suara PKS tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Tapi perjuangan tidak berhenti. Pilwakot Medan menanti. Lagi, aku dan kawan-kawan disibukkan dengan even besar ini. Tapi memang Allah belum memberikan kemenangan buat kami. Aku masih ingat betul di kantor tim pemenangan ust. Suryanda Lubis (ketika itu Ketua DPD PKS Kota Medan) memberikan penguatan kepada kami dengan memperdengarkan lagu Sinar feat ST12 yang berjudul “jangan menangis”. Semua mata berkaca-kaca. Bahkan ada yang tak sungkan untuk menjatuhkan air mata.
Kerja memang tak harus berhenti. Karena pelayanan umat sudah menjadi misi perjuangan. PILKADA 2013 SUMUT akhirnya menjadi buah dari kerja keras. Pasangan yang diusung PKS Gatot Pudjo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi memenangkan pertarungan satu putaran. Aku sangat senang. Dan dari secuil kisah yang telah kulewati banyak hal yang bisa kuambil hikmah. Dan PKS yang mengajari aku. Aku bersyukur berada dalam orang-orang di jamaah ini. Kami memang bukan orang sholeh, bakan juga orang baik. Tapi kami akan selalu berusaha menjadi orang sholeh dan senantiasa menebar kebaikan di sekitar kami
By Saftian Cahyadi (follow @ian_sendja)
sumber:http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2013/04/08/pks-dari-sini-segalanya-bermula-549100.html
 

Pendukung Yusuf Supendi Kembali ke PKS



Bergabungnya Yusuf Supendi ke Partai Hanura menuai beragam respon. Sejumlah pendukung yang mengatasnamakan murid setia Supendi menyesalkan sikap politik gurunya itu. Mereka pun menolak ajakan Yusuf Supendi untuk masuk Hanura dan bersama-sama membesarkan partai pimpinan Wiranto itu.

“Lebih baik kembali kepada PKS daripada masuk ke dalam partai bukan Islam seperti Hanura,” kata sebagian pendukung Yusuf Supendi, Rabu (3/4).
Salah seorang pendukung Yusuf Supendi, Rabu (3/4) pagi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Yusuf Supendi. Menurutnya, selama ini ia mendukung Yusuf Supendi sebagai solidaritas tanpa menelusuri lebih jauh mengapa ia dipecat.

“Waktu itu kami mendukung beliau, tanpa perlu tahu alasan pemecatanya. Namun dengan masuknya ke Hanura, kami menjadi seakan sadar, pantas saja dahulu Pak Yusuf Supendi dipecat.”
Setelah sempat keluar dari PKS, pendukung Yusuf Supendi itu pun menyatakan akan kembali masuk ke PKS, meskipun harus memulai tahapan kaderisasi dari bawah lagi, sebagai anggota pemula.

Seperti diketahui, PKS merupakan partai Islam yang sangat ketat dalam proses pembinaan (kaderisasi). Anggota terbina PKS memulai pembinaan sebagai kader. Sedangkan untuk menjadi anggota terdaftar (belum kader), setiap warga negara Indonesia (WNI) bisa bergabung ke PKS. [IK/IM/bsd]

Pertarungan PKS di Pilkada Jateng

Minggu, 07 April 2013 | 11.27


Menjelang Pilkada Jawa Tengah (Jateng), media survei nasional (Median) mengadakan survei terkait popularitas para kandidat dan partai-partai pendukungnya.  Survei yang melibatkan 1.200 responden dengan tingkat kepercayaan 95 persen itu merekam beberapa temuan penting, antara lain, tingkat popularitas dan elektabilitas kandidat gubernur .

"Tingkat popularitas Bibit Waluyo masih terartas, sebesar 80,8 persen, disusul Hadi Prabowo dengan raihan 65 persen, dan Ganjar Pranowo (63 persen). Tingginya popularitas Bibit Waluyo itu tidak terlepas dari kedudukannya selaku incumbent, sehingga memudahkan dirinya hadir di tengah publik selama menjabat," kata Direkur Eksekutif Median, Rico Marbun, beberapa saat lalu (Minggu, 6/4).

Namun menurut Rico, tingginya popularitas Bibit itu tidak berbanding lurus dengan hasil evaluasi terhadap incumbent. Dari evaluasi rerhadap kinerja incumbent, ditemukan bahwa hanya 40 persen saja publik Jateng yang puas, sedangkan 37 persen tidak puas, dan sisanya tidak tahu. Selain itu, survei juga menemukan bahwa 51,35 persen publik menginginkan Bibit diganti, dan hanya 37 persen meninginkan Bibit tetap memimpin, dan sisanya mengatakan tidak tahu.

Survei yang dilakukan tanggal 23 Maret- 3 April ini, juga merekam beberapa faktor yang menjadi pertimbangan publik dalam memilih para kandidat. Merakyat menjadi faktor perimbangan pertama, sebesar 27,4 persen. Sedangkan faktor terbukti hasil kerjanya sebesar 18,6 persen, disusul faktor cerdas 8,1 persen, jujur dan bersih 7,1 persen.

"Selain itu, survei juga coba merekam sejauh mana faktor Jokowi effect berpengaruh terhadap pilihan publik, namun  pertimbangan karena faktor dukungan Jokowi hanya 1,1 persen. Selain itu, faktor dukungan megawati juga sangat kecil sekali, yaitu hanya 0,4 persen," katanya.

Dari sisi partai politik, survei menemukan urutan partai politik yang akan dipilih oleh masyarakat Jateng jika pemilu diadakan saat ini. Dalam survei ditanyakan, partai apa yang dipilih bila pemilu legislatif diadakan saat ini? PDI Perjuangan masih di urutan pertama dengan perolehan 15,1 persen, Golkar menduduki peringkat kedua dengan perolehan 11,2 persen, disusul PKS dengan perolehan 10,4 pesen, Gerindra dengan perolehan 8,2 persen, PKB dengan perolehan suara 8,1 persen, dam PPP dengan perolehan suara  7,7 persen.

Menurut Rico marbun, terlihat ada kecenderungan partai-partai pendukung Hadi Prabowo seperti PKS, Gerindra, PKB, PPP, dan Hanura mengalami kenaikan elektabilitas dibanding hasil perolehan suara di pemilu 2009 lalu. Sedangkan partai-partai pendukung Bibiet yaitu Partai Demokrat terjun bebas dari 15,5 persen, menjadi 5 persen, dan Golkar turun dari 12,8 persen menjadi 11,2 persen. 

"Jadi bibit sementara ini hanya bisa mengandalkan popularias pribadinya, mengingat mesin Partai Demokrat sedang tidak efekif, dan Golkar menurun. Sedangkan Hadi Prabowo harus ditopang oleh mesin partai. Begitu juga Ganjar Pranowo yang popularitasnya masih kecil, dipastikan akan betumpu pada mesin PDI Perjuangan yang memiliki basis kuat di jateng," katanya.

Dilihat dari tren peningkatan suara partai-partai tersebut, Rico menilai PKS bekerja lebih efektif dalam meningkatkan elektabilitasnya hingga menduduki peringkat ke-3 di jateng.

"Bisa dikatakan bahwa dalam Pilkada Jateng ini, diperkirakan akan terjadi pertempuran antara dua mesin partai, yaitu PKS yang saat ini tren-nya meningkat, berhadapan dengan PDI Perjuangan yang basisnya telah lama kuat di Jateng," demikian Rico. [ysa]


sumber:http://www.rmol.co/read/2013/04/07/105418/PDI-Perjuangan-Bakal-Bertarung-dengan-PKS-di-Pilkada-Jateng- 

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger