)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Lebih Dekat Dengan Nur Mahmudi Ismail dan Prestasinya

Jumat, 28 Juni 2013 | 15.18




Mendengar nama Nur Mahmudi, yang akrab dipanggil Pak Nur, publik teringat dengan keterlibatannya pada kabinet bentukan Abdurrahman Wahid pada tahun 1999-2001. Pada masa yang singkat itu, terukir prestasi yang tidak terlupakan oleh banyak kalangan. Berhasil menyelamatkan lebih dari Rp 8 triliun uang negara dan memenjarakan seorang konglomerat bermasalah di negeri ini.

Pada masa yang singkat itu (hanya selama Gus Dur jd Presiden), beliau mencapai prestasi besar dengan menyelamatkan uang negara berupa dana non-budgeter di lingkungan Dephutbun lebih dari 8 triliun rupiah. 

Uang tersebut harus dikumpulkan satu persatu dari sekitar 40 rekening yang terpisah untuk diserahkan kepada rekening Departemen Keuangan. Hal itu dilakukannya dengan membuat sistem yang bersih dalam pengelolaan departemen yang dipimpinnya. 

Pada saat itu pula, beliau menjadi satu-satunya menteri yang berhasil menyeret ke pengadilan para koruptor dan penyeleweng keuangan negara, di antaranya adalah dengan memenjarakan Bob Hasan dan Probosutejo.

Ia memulai basis pendidikannya sebagai seorang santri di salah satu pesantren Nahdhatul Ulama, Pondok Pesantren Salafiyah, Al-Ishlah pimpinan KH Thoha Mu’id, di Bandar Kidul, dekat Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Di pesantren inilah Pak Nur mendapatkan dasar pendidikan keislaman bernuansa Nahdliyin. Sholat berjamaah, sholawat, dzikir dan tahlil menjadi bagian dari keseharian dirinya.

Dasar pendidikan Islam itu dikombinasikannya dengan keilmuan umum dengan melanjutkan studinya ke Institut Pertanian Bogor (IPB) hingga mendapatkan gelar S-1 di bidang Teknologi Pangan dan Gizi. Setelah itu, ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi ke Texas A&M University, Amerika Serikat sampai meraih gelar S-2 dan S-3. Kedua gelar itu, diraihnya dengan predikat cum-laude di bidang ilmu teknologi pangan.

Perpaduan pendidikan dua kutub ilmu terpatri dalam dirinya, dan menjadikannya satu dari sedikit ulama yang menguasai bidang sains dan satu dari sedikit ilmuwan yang menguasai ilmu Islam. Tak heran jika pimpinan Muhammadiyah Depok, KH. Wazir Nuri, ketika menerima kunjugan Pak Nur di MUI Depok, menyebutnya sebagai ”ulama yang intelek dan intelek yang ulama”.

Pendidikan tinggi yang memadukan keilmuan dengan keulamaan inilah yang membuat Pak Nur diterima oleh semua kalangan. Baik NU maupun Muhammadiyah. Pak Nur tidak mempermasalahkan perbedaan furu’iyah dalam masalah ibadah. Prinsip beliau, mengikut sebuah hadits Rasulullah SAW, ”Yang terbaik di antara kalian adalah yang paling bermanfaat buat orang lain”.

Semoga Allah memberkahi dan memudahkan perjalanan ulama yang intelek dan intelek yang ulama ini menjadi pemimpin yang adil dan bermanfaat bagi seluruh umat.

Berikut ini data dan prestasi beliau:

I. Keterangan Pribadi

Nama : Dr. Ir. Nur Mahmudi Isma’il, MSc.
Tempat/Tanggal Lahir : Kediri, 11 Nopember 1961
Alamat Tempat tinggal : Komplek Perumahan Griya  Tugu Asri, Blok A4/9 Rt 01  Rw 19 Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis   Kota Depok -16951-
Alamat Kantor : Balaikota Depok  Jl. Margonda Raya No.54 Depok Telpon: +6221 777-360
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Istri : Dra. H. Nur Azizah Tamhid, M.A. (al-Hafidzoh)

II. Pendidikan

1980-1984 : Ir. bidang Teknologi Pangan dan Gizi Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor
1988-1991 : M.Sc. bidang Food Science and Technology  Spesialisasi Teknologi Pengolahan Daging,  Fakultas Ilmu Peternakan, Texas A & M University
1991-1994 : Ph.D. bidang Food Science and Technology  Spesialisasi Teknologi Pengolahan Daging,  Fakultas Ilmu Perunggasan, Texas A & M University.

III. Pengalaman Kerja

1999 : Anggota DPR/MPR R.I. dan Ketua Komisi VIII bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, Lingkungan Hidup.
1999 – 2001 : Menteri Kehutanan dan Perkebunan R.I.
1985 – 2005 : Peneliti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Deputi Bidang Pengkajian Kebijakan Teknologi, Pusat Pengkajian Kebijakan
Teknologi Pengembangan Unggulan Daerah danPeningkatan Kapasitas Masyarakat
2003 – 2005 : Ahli Peneliti Madya bidang: Agroindustri dan Kebijakan Publik; Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
2006 – Sekarang : Walikota Depok – JAWA BARAT

IV. Bidang Penelitian Pilihan

1. Diversifikasi Susu dan Pengolahan Produknya
2. Pengawasan Mutu Makanan dan Program HACCP
3. Total Quality Control Industri Makanan
4. Agroindustri dan Agrobisnis Produk Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan
5. Peningkatan Kualitas Daging Ayam dan Sapi serta Pengolahannya
6. Gizi Pangan dan Keamanan Makanan
7. Pengembangan Produk Makanan Baru
8. Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
9. Agroindustri dan Agribisnis Gula

V. Pengalaman Seminar dan Berbicara

Telah berbicara berbagai topik Politik, Iptek, Pertanian, Industri, Kewirausahaan, Sosial dan Pendidikan di kalangan profesional, akademisi, pegawai negeri, perusahaan besar nasional, perusahaan multinasional, dan masyarakat umum dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris baik di dalam maupun di luar negeri.

VI. Publikasi

Telah melakukan berbagai penelitian dibidang teknologi dan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dan agroindustri . Hingga kini telah mempublikasikan berbagai artikel ilmiah di berbagai jurnal ilmiah dan media cetak baik dalam maupun luar negeri, antara lain:
1. Gula Cepat Rusak VS Lelang Gula Cepat – Cepat, Republika, 2 Agustus 2004
2. Penyelundup Gula adalah Teroris, Republika, 21 Juni 2004
3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nasional Setelah Era Habibie, Muhammadiyah University Press, September 2003
4. Keppres Sakral dari Penguasa, Republika, 18 Januari 2003
5. Telaah Kritis RUU Sumberdaya Air, Republika, 17 September 2003
6. Perlu Transformasi Manajemen Pabrik Gula (Bagian Ketiga), Republika, 25 September 2002
7. Perlu Transformasi Manajemen Pabrik gula (Bagian Kedua dari Tiga Tulisan), Republika, 24 September 2002
8. Menakar Pemerintah Melalui Gula (Bagian Pertama dari Tiga Tulisan), Republika, 23 September 2002.
9. Tragedi WTC dan Politik Mega, Republika 12 September 2002
10. KTT Bumi II di Afrika Selatan „Problem Gas Rumah Kaca Yang Buntu“. Jawa Pos. 31 Agustus 2002
11. KTT Johannesburg, Pekatnya Gas Rumah Kaca dan Bumi Makin Panas. Sinar Harapan. 27 Agustus 2002.
12. Megawati, Reformasi dan Amandemen. Republika. 14 Agustus 2002.
13. Mencari Format Pengembangan Teknologi Indonesia (Renungan Hari Teknologi 10 Agustus). Koran Tempo. 10 Agustus 2002
14. Membangun Pergulaan Nasional. GARDA. 7 Agustus 2002.
15. Pendapat “Pasal 33 dan Ironi Koperasi”. Koran Tempo. 12 Juli 2002.
16. Rindu Polisi Tegakkan Kebenaran Murni. Terbit. 11 Juli 2002.
17. Kenaikan Bea Masuk Tak Jamin Selamatkan Pergulaan Nasianal. Bisnis Indonesia. 10 Juli 2002.
18. Membangun Kembali Kehancuran Industri Gula Nasional. Suara Karya. 4 Juli 2002.
19. Robohnya Gula Kami. GATRA. 29 Juni 2002.
20. Ironi Jakarta dan Hutan Mangrovenya. Sinar Harapan. 22 Juni 2002.
21. Bullogate dan Kredibilitas DPR. Republika. 29 Juni 2002.
22. Jakarta Warming. Republika. 22 Juni 2002.
23. Menuju Indonesia Swasembada Gula. Republika. 12 Juni 2002.
24. Sekali Lagi Soal Impor Paha Ayam AS. Suara Karya. 6 Juni 2002.
25. Hutan, Ekonom, dan Environmentalis. Koran Tempo. 5 Juni 2002.
26. Kebangkitan Nasional dan Kemandirian Bangsa. Republika. 21 Mei 2002.
27. Kebijakan Harga Minyak yang Tak Berpijak di Bumi Indonesia. Sinar Harapan. 21 Mei 2002.
28. Teknik Pengawetan Dan Persepsi Pedagang Tahu Terhadap Formalin Di Pasar Tradisional Jakarta Selatan, Jurnal Farmasi Pancasila, 2002.
29. Studi Penggunaan Formalin Dalam Tahu Di Pasar Tradisional Dan Pasar Swalayan Jakarta Selatan, Jurnal Sains dan Teknologi, Volume 3, 2002.
30. Strategi Peningkatan Produksi Gula Nasional, Jurnal Sains dan Teknologi, Volume 3, 2002.
31. Peningkatan Daya Saing Industri Gula Nasional Sebagai Langkah Menuju Persaingan Bebas, Science and Technology Policy- JOURNAL ISTECS, 2002.
32. Prospek Pengembangan Industri Cincau Hijau Instan (Cyclea Barbata L. Miers) Skala Kecil/Menengah, 2002.
33. Strategi Perluasan Areal Tanaman Tebu Varietas Unggul Menuju Produksi Gula Nasional 3,5 Juta Ton, Analisa Sistem, Edisi 16,Tahun VIII, 2001.
34. Sifat Organoleptik Gel Cincau Hijau (Cyclea Barbata Miers), Jurnal Sains dan Teknologi, Edisi Khusus, 2002.
35. Pengaruh Penambahan Jenis Tepung Terhadap Sifat Fisik Gel Cincau Hijau (Cyclea Barbata Miers), Analisa Sistem, 2002.
36. Teknik Pengawetan Dan Persepsi Pedagang Tahu Terhadap Formalin Di Pasar Tradisional Jakarta Selatan, Jurnal Farmasi Pancasila, 2002.
37. Studi Penggunaan Formalin Dalam Tahu Di Pasar Tradisional Dan Pasar Swalayan Jakarta Selatan, Jurnal Sains dan Teknologi, Volume 3, 2002.
38. Mengendalikan Banjir, Harian Republika, 7 Desember 2001.
39. CGI dan Peluang Mega, Republika, 8 Nopember 2001.
40. CGI dan Peluang Mega, Republika, 7 Nopember 2001.
41. Banjir dan Kelemahan Koordinasi Birokrasi, Telaahan Pendekatan Daerah Aliran Sungai, Media Indonesia, 11 Desember 2000.
42. Pengembangan Agribisnis Perkebunan Sebagai Basis Pertumbuhan Perekonomian Daerah, Agrimedia, September 2000, Vol. 6; No. 2.
43. Tenderizing Spent Fowl Meat with Calcium Chloride. 3. Biochemical Characteristics of Tenderized Breast Meat; Poultry Science, March 1997, Vol. 76; Number 3.
44. Tenderizing Spent Fowl Meat with Calcium Chloride. 2.The Role of Delayed Application and Ionic Strength; Poultry Science, March 1997, Vol. 76; Number 3
45. Tenderizing Spent Fowl Meat with Calcium Chloride. 1.Effect of Delivery Method and Tumbling; Poultry Science, March 1997, Vol. 76; Number 3.
46. Injection of Calcium Chloride for Improving Spent Fowl Meat Tenderness; INOVASI Teknologi, April 1997.
47. Alternative Scheme for Development of Cattle Industry Using High Technology in Indonesia; Majalah BPPT, LXXIX, Pebruari 1997.
48. Sifat Organoleptik Keju Cheddar Menggunakan Bahan Baku Susu dari Petani Peternak Jawa Timur, BPPT Magazine, No. LXX/June/1996.
49. Sifat Organoleptik Keju Cheddar Menggunakan Bahan Baku Susu dari Petani Peternak Jawa Barat, Inovasi Teknologi, 01/July 1996
50. Menu Makanan untuk Pekerja Radiasi, Suatu Upaya Pencegahan Anemia Aplasia, Proteksi, Journal of Radiographic Science, 09/XII/May 1996.
51. Organoleptic Characteristics of Chicken Thigh Sausage Using Various Types of Starch As Filler, Tekno 96, March 4, 1996.
52. Karakteristik Kimia Keju Menggunakan Bahan Baku Susu dari Jawa Timur dengan Ekstrak Abomasum Kambing sebagai Koagulan, BPPT, No. LXVII/1995.
53. Penerapan Manajemen Terpadu dalam Pengembangan Usaha Sapi Potong di Kawasan Timur Indonesia, Dialog Teknologi dan Industri ‘95, BPPT 1995.
54. Prinsip-prinsip Memilih Makanan Bergizi untuk Meningkatan Kesehatan dan Kecerdasan Anak, Majalah Insinyur Indonesia 37/XVII/1995.
55. Nilai Gizi Makanan Halal Versus Makanan Haram, Majalah Insinyur Indonesia 36/XVII/1995.
56. Pengaruh cara Pasteurisasi, Bahan Pelarut Enzim dan Suhu Pemeraman terhadap Mitu Kimia Keju Menggunakan Bahan Baku Susu dari Jawa Barat, Majalah Insinyur Indonesia 35/XVII/1995.
57. Potensi Abomasum Domba Menunjang Pembuatan Keju di Indonesia, Majalah Insinyur Indonesia 033/XVII/1995.
58. Thiobarbituric Acid Values of Fresh Beef Roasts Cooked with Various Foodservice Oven Methods. Journal of Muscle Foods 5/1994
59. Industrialisasi Keju Suatu Alternatif Langkah Koordinasi dan Pembinaan dan Pengembangan Persusuan Nasional; Majalaah BPPT XX/1988.
60. Bagaimana Membuat Sosis Daging; Swadaya Peternakan Indonesia 32/Septemeber – Oktober 1987.
61. Teknologi Perikanan dan Teknologi Pemanfaatan Limbah Perikanan; Majalah Insinyur Indonesia 03/XXXV/1987.
62. Kontribusi Produk Keju dalama Pemenuhan Kebutuhan Protein Nasional; Majalah Insinyur Indonesia 07/XXXIV/1986.
63. Cara Sederhana Pembuatan Keju; Majalah Insinyur Indonesia 12/XXXIII/1985.
64. Ekstraksi Enzim Protease dari Abomasum Ruminansia; Majalah Selera, Oktober 1985.
65. Kapan dan Bagaimana Mengolah Daging; Harian Pelita, Juli 27, 1985.
66. Kontribusi Ahli Teknoologi Pangan dalam Masyarakat; Harian Pelita, Juni 24, 1985.
67. Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Sikap Bersih dan Penghijauan; Jurnal Kajian Islam Ma’rifah, Vol I. Tahun III, 1417 H.

VII. Keanggotaan Organisasi Profesi

1995 – Sekarang : Persatuan Insinyur Indonesia
1994 – Sekarang : Texas A & M University Former Student Association
1991 – 1999 : Poultry Science Association, U.S.A.
1989 – 1999 : Institute of Food Technologists, U.S.A.
1985 – Sekarang : Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia
1984 – Sekarang : Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor

VIII. Keanggotaan Organisasi Politik dan Kemasyarakatan

2001 – Sekarang : Pendiri dan Pembina pada PSDA WATCH
1996 – Sekarang : Pendiri dan Pembina pada  Institute for Science and Technology Studies (ISTECS). 1998 – 2000 : Pendiri dan Presiden Partai Keadilan
1997 – 1999 : Anggota Komisi Fatwa, MAJELIS ULAMA INDONESIA, PUSAT – JAKARTA.

PRESTASI KOTA DEPOK
  1. Tender pengadaan barang dan jasa paling transparan se-Indonesia (versi KPK, Depkominfo, Bappenas).
  2. Administrasi Dana Alokasi Umum (DAU) terbaik se-Indonesia versi Departement Keuangan RI.
  3. Administrasi Kepegawaian Terbaik no. 2 se-Indonesia/ no. 1 se-Jawa Barat (versi BKN).
  4. Angka Kematian Bayi terendah se-Indonesia (99 bayi/25.000 kelahiran hidup).
  5. Angka Kematian Ibu terendah se-indonesia (15 orang ibu/25.000 kelahiran hidup).
  6. Angka Harapan Hidup (AHH) tertinggi se-Jawa Barat, no. 2 se-Indonesia.
  7. Kota Percontohan WHO pada penanggulangan penyakit tidak menular berbasis masyarakat.
  8. RW Siaga pertama se-Indonesia & Juara 1 Kota Siaga se-Jawa Barat, seluruh RW telah menjadi RW Siaga.
  9. IPM (Index Pembangunan Manusia) tertinggi se-Jawa Barat dan no. 3 se-Indonesia, yaitu 78, 10.
  10. Santunan Kematian Rp 2.000.000,-/jiwa untuk seluruh warga Depok.
  11. IKM (Index Kepuasan Masyarakat) termasuk dalam kategori baik (71,17% dalam skala 100%) menurut standart MENPAN.
  12. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) meningkat dari Rp 7.5 trilyun (tahun 2006) menjadi Rp 8.9 trilyun (tahun 2007).
  13. Peningkatan PAD: Rp 68 milyar (2006), Rp 87 milyar (2007), dan Rp 90-an milyar (2008.
  14. Masuknya Persikad ke Divisi Utama PSSI.
  15. Meraih tiga medali emas di Sea Games Thailand 2007 (2 medali emas panahan, 1 medali emas dayung).
  16. Meraih 3 medali perak, 2 medali perunggu pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional tahun 2007.
  17. Meraih 1 medali emas, 5 medali perak, 1 medali perunggu pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional tahun 2008.
  18. Juara 1 siswa berprestasi PLS Paket A Depdiknas tahun 2007.
  19. Juara 1 & 2 siswa berprestasi PLS Paket B Depdiknas tahun 2008.
  20. Juara 1 lomba PLS Paket A dan Juara Harapan 2 lomba PLS Paket C Tingkat Nasional tahun 2008.
  21. Meraih Peringkat 3 dalam UN tingkat SMP/MTs dan SMU/SMK/MA se-Provinsi Jawa Barat Tahun Pelajaran 2007/2008.
  22. Juara 1 & 2 siswa berprestasi Paket B yang diadakan oleh PNFI.
  23. Pengembangan buah Belimbing sebagai ikon Kota Depok.
  24. Meraih predikat Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) terbaik se-Indonesia tahun 2007 & 2008 (Versi Meneg LHRI).
  25. Pembangunan Terminal besar Type A di Jatijajar.
  26. Pembangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH).
  27. Selesainya Fly-Over Arif rahman Hakim.
  28. Berdirinya Depo KRL terbesar se-Asia Tenggara.
  29. Pembangunan 2 Ruas jalan TOL.
  30. Keluar dari predikat Kota Terkotor.
  31. Berdirinya Litbang Ikan Hias Air Tawar.
  32. Pendaftaran siswa baru on line
REALISASI PROGRAM PEMKOT DEPOK
  1. Rapat koordinasi MUSPIDA, minimal 1x/bulan.
  2. Revitalisasi 10 program Pokok PKK & berbagai kegiatan kaum perempuan.
  3. Pengokohan dan fungsionalisasi Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB) dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama di Kota Depok.
  4. Revitalisasi program Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok melalui penambahan alokasi dana hibah dan pelaksanaan pengajian ulama-umaro rutin 1x/2 bulan.
  5. Revitalisasi Program Dewan Masjid Indonesia (MUI) Kota Depok.
  6. Revitalisasi program Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Depok dan pembentukan Unit Pelayanan Zakat (UPZ) di berbagai instansi, lembaga, dan masjid.
  7. Penyelenggaraan Tabligh Akbar setiap dua bulan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Depok.
  8. Mengikuti MTQ dengan basis menggunakan peserta dari warga Depok (tanpa peserta cabutan).
  9. Pemberantasan buta huruf Latin & Al-Quran.
  10. Pemberdayaan ekonomi para petani, produsen, pedagang dan jasa, para pelaku maupun calon pelaku ekonomi.
  11. Ikrar bersama seluruh Partai Politik peserta pemilu 2009 untuk melaksanakan pemilu damai.
  12. Penerapan etika bangsa dan akhlak mulia dalam semua aspek kehidupan (membiasakan kejujuran, makan minum dengan tangan kanan, himbauan untuk tidak merokok di 7 (tujuh) tempat: (a) tempat Umum), (b) sarana kesehatan, (c) sarana Pendidikan, (d) sarana permainan anak-anak, (e) tempat bekerja/kantor, (f) rumah ibadah, an (h) sarana angkutan umum).
  13. Ttambahan Dana BOS Rp 10.000,-/siswa SD/MI, SMP/MTs Negeri dan Swasta, serta siswa SMA dan SMK Negeri.
  14. Gratis DSP & SPP untuk seluruh SDN, dan gratis DSP untuk SMPN, SMAN, dan SMKN.
  15. Rehabilitasi 521 lokal SD/MI, SMP/MTs Negeri dan Swasta dan pembangunan 225 lokal RKB (ruang kelas baru) SMP/MTs Negeri dan Swasta.
  16. Bantuan pengadaan komputer bagi 150 SMP/MTs Negeri/Swasta.
  17. Bantuan keuangan terhadap 15.072 guru swasta.
  18. Rehabilitasi 780 rumah tidak layak huni dan (bantuan) pembangunan 55 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
  19. Pengelolan sampah terpadu berbasis kawasan.
  20. Bantuan pelayanan kesehatan kepada 8000 pasien warga miskin.
  21. Pembangunan dan penggunaan RSUD.
  22. pembangunan 9 Puskesmas baru, rehabilitasi 8 Puskesmas, penambahan lokal baru 7 Puskesmas.
  23. Pembiayaan ekonomi mikro bagi masyarakat Depok.
  24. Penanggulangan kemacetan dengan pembangunan/peningkatan pemeliharaan jalan 426 km, 88 km pengairan dan penataan 11 kawasan kumuh.
  25. Penangulangan kemiskinan perkotaan di 63 kelurahan.
  26. Nikah Massal gratis bagi 623 pasang (per-Februari 2008).
  27. Akte Kelahiran Gratis bagi 1.260 warga miskin ( tahun 2007).
  28. Pemberdayaan masyarakat usaha mikro kecil menengah melalui program pelatihan, P2KP, KUBE, pembangunan dan rehabilitasi rumah tidak layak huni, sinergitas dengan lembaga keuangan (BMT,Koperasi, BPR, dan Perbankan).
sumber:http://profiltokohdepok.wordpress.com/nur-mahmudi-ismail-msc/
 
 

Mie ODNR, Mie Bergizi dan Bebas Bahan Impor!

 



By: @depokupdates

    Assalamu'alaikum warga depok, apa kabar? semoga selalu dalam keadaan baik, sehat dan bebas dari stres :)
    
    Sobat tweeps, sudah tau kan bahwa pemkot depok memiliki program unik bernama ODNR? Yaitu One Day No Rice/ Sehari Tanpa Nasi
    
    Alhamdulillah kalo sudah pada tau,krn program ODNR mnjadi ikon kota depok selain depok terkenal sbg kota belimbing
    
    Buat sobat tweeps yang belum tau, yah kudet donk alias kurang updet :). makanya pantengin @DepokUpdates biar selalu update ttg kota depok
    
    Jadi #ODNR, program sehari tanpa nasi dilaksanakan rutin setiap hari selasa. awalnya program ini khusus untuk kalangan pemkot depok saja
    
    Tapi kemudian mendapat sambutan yang baik dari masyarakat depok dan juga luar depok yang mengapresiasi program ini
    
    Maka terbentuklah kantin sekolah yang meyediakan menu ODNR, RT/RW yang mendukung program ODNR, bahkan sampai ada komunitas ODNR :)

    Bahkan pak @Nur_Mahmudi sebagai walikota depok sering menjadi narasumber diseminar2 kesehatan dan gizi untuk membahas ODNR
    
    Pak @Nur_Mahmudi yang membuat gerakan #ODNR sebagai program diversifikasi pangan. apakah itu diversifikasi pangan?
    
    Program diversifikasi pangan itu adalah penganekaragaman konsumsi pangan. karena masyarakat indonesia terbiasa mengkonsumsi beras padi
    
    Padahal selain beras padi masih ada pangan lain yang lebih bergizi, aman dan seimbang. seperti jagung, ubi, singkong, talas, kentang
    
    Jadi ODNR sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap konsumsi padi, dan meningkatkan kesehatan masyarakat
    
    Cobalah sehari saja dulu setiap hari selasa tdk makan nasi. dan terbukti program ODNR mengurangi konsumsi beras secara nasional sebesar 1,5%
    
    Kalo pak @Nur_Mahmudi kabarnya sih hampir sudah setiap hari tidak makan nasi lagi. Bahkan Mie pun tidak :)
    
    Loh kenapa mie pun tdk? kan mie juga bukan nasi jd boleh donk makan mie. Nah kalo urusan mie, masalahnya beda lagi sobat tweeps :)
    
    Ini maslaahnya ideologis. Pak @Nur_Mahmudi tdk mau makan mie, apalgi mie yang beredar dipasaran sekarang
    
    krn menurut bapak, bahan pembuat mie (terigunya) masih di impor dari luar negeri. pak nur mahmudi tdk mau makan mie yang bahannya itu impor
    
    karena alasan itu, pak @nur_mahmudi dan pemkot depok berusaha keras bagaimana agar bisa memperoduksi mie yang bahannya bebas impor
    
    Nah sobat tweeps, ada kabar baik. bahwa pemkot depok sudah siap untuk memproduksi dan meluncurkan mie yang bebas impor!!
    
    Pemkot depok telah bekerjasama dengan BPPKP (Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan) Kementerian Pertanian, Gunung Kidul-Jateng
    
    Dan berhasil membuat mie bebas impor atau mi dengan kandungan terigu 0%!. Mi dengan bahan baku 50% tepung mocaf dan 50% tepung tapioka
    
    Saat ini mie tersebut sedang dalam tahap pengenalan di kantin, rumah makan, dan para pedagang mi
    
    Jika sudah kami perkenalkan maka mi itu siap kami luncurkan,” kata ahli pangan yang juga Wali Kota Depok, @Nur_Mahmudi Isma'il
    
    Pak @Nur_Mahmudi akan menamai mie itu dengan nama "Mie ODNR" :) (duh jadi pengen segera coba Mie ODNR,,hehe)
    
    Mi ODNR akan disajikan dalam kemasan. dengan per bungkusnya memiliki berat 70 gram
    
    Sobat tweeps pstinya Mie ODNR scara gizi jg beda dgn mie2 biasanya.krn dbuat dgn tekhnologi fortifikas,yg mnjadikan mie trsb bergizi tinggi
    
    Kepala BPPKP Gunung Kidul, Pak Mujiono menyatakan awal pembuatan mi berbahan baku tepung mocaf itu terinspirasi dgn gerakan ODNR Kota Depok.
    
    Dua tahun yang lalu BPPKP berusaha dan dapat membuat mi dengan bahan baku 70 persen tepung mocaf dan 30 persen terigu
    
    Akhirnya mi non terigu bi diciptakan&kini laku dipasaran.Setiap hari BPPKP dpt menghasilkan 1000 bungkus mie dgn harga per bungkus Rp 1500.
    
    Selamat ya untuk BPPKP Gunung Kidul dan Pemkot Depok yang sudah berhasil membuat Mie ODNR
    
    Nah sobat tweeps, dari gerakan ODNR muncul ide2 lain yang bermanfaat buat negara kita ini ya.
    
    Setelah ada Mie ODNR sudah tdk perlu lg kita mengkonsumsi mie yang bahannya impor. Kita konsumsi mei produk dalam negeri saja.
    
    Mie nya bergizi tingi, harganya juga terjangkau, dan negara kita bisa mengurangi/bebas impor terigu
    
    Semoga kami warga depok dan sekitarnya dapat segera menikmati Mie ODNR yang kaya gizi dan menyehatkan tersebut. Salam ODNR :)
    
    Content from Twitter

Lagi, Depok Raih Prestasi: Kota Terbaik di Bidang Pelayanan Publik

 



Untuk kesekian kalinya, Kota Depok meraih prestasi di bidang tata kota. Kali ini Pemerintah Kota Depok, menerima piagam penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara (CBAN) dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar. 

Penghargaan ini di berikan karena Pemerintah Kota Depok masuk ke dalam satu dari 13 Pemerintah Kota dan Kabupaten di Indonesia dengan pelayanan publik baik.
“Pada tahun 2012, Kota Depok menjadi nomor satu se-Jawa Barat, dan kembali bersaing secara nasional. Kini, Kota Depok berhasil mendapat Piagam CBAN dengan predikat B,” kata Nur Mahmudi Ismail, Wali Kota Depok dalam keterangan persnya.
Lebih lanjut Walikota yang murah senyum ini juga memaknai penghargaan sebagai  upaya untuk lebih giat lagi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Depok.
“Piagam ini sebagai upaya dari Pemerintah Pusat untuk mendorong pemerintah meningkatkan penyelenggaraan pelayanan publik,” tandasnya.
Sebelumnya, Depok juga mendapatkan penghargaan yang sama pada tahun 2012 di tingkat Provinsi Jawa Barat dengan berada di peringkat pertama. Selain kota prestatif, Depok juga dikenal dengan Kota pelopor gerakan kerakyatan dengan gerakan One Day No Rice yang dicetuskan langsung oleh Walikota Depok yang juga merupakan mantan Presiden Partai Keadilan (PK) tersebut.
sumber:http://www.kabarpks.com/2013/06/lagi-depok-raih-prestasi-kota-terbaik.html
 

Diskusi 'Membedah' Dakwaan LHI Dan Penyalahgunaan Wewenang


by @Thofa_2020

    Hari ini katanya ada diskusi "Membedah Dakwaan LHI" pembicaranya Prof DR Eddy Hiariej,Chudry Sitompul, SH.MH @alejandro_law17 @ridlwanjogja
    
    Sdh di lokasi acara diskusi "Membedah Dakwaan LHI" di Pulo Dua Restoran sdh bnyk media yg hadir..masih pada coffe break & maksi..
    
    Kemenangan para penyidik adl kemenangan penyusunan dakwaan berhadapan dengan eksepsi para pembela hukum kata @Fahrihamzah..
    
    Acara Membedah Dakwaan LHI ini baru saja dimulai..dengan moderator saudara Taufik Riyadi dr Komite Pemantau- KPK..KPKPK..@pkspiyungan
    
    Tori : KPK sbg lembaga extraordinary,lembaga superbody sangat rawan sekali terjadi abuse of power..publik perlu mengawasi kerja & kinerjanya
    
    Tori ; fungsi utama KPK telah bergeser fungsinya menjadi lembaga penindakan..
    
    Pembicara pertama Chudry Sitompul,SH.MH Ketua Hukum Acara UI ; bagi masy awam bnyk yg tdk mengerti ttg proses hukum dan apa itu srt dakwaan
    
    Chudry Sitompul : siapa yg mendakwa atau mendalil wajib membuktikan apa yang didakwakan atau apa yg didalilkan..itulah tugas Penuntut Umum
    
    Chudry Sitompul ; dakwaan jaksa penuntut umum harus jelas identitas org yg didakwa & dakwaannya tdk boleh berubah-ubah dakwaannya..
    
    Chudry Sitompul ; Tugas peradilan 1.memberikan kepastian hukum & 2.memberikan rasa keadilan,dakwaan harus dibuat berdasarkan 2 hal tsbt
    
    Chudry Sitompul ; semua kejahatan itu pasti ada motifnya, jika tdk ada motifnya maka itu adl ketidaksengajaan, motif itu perlu jelas..
    
    Chudry Sitompul : yang tahu jelas ttg suatu perkara atau kasus adl tersangka/pelaku & saksi, tugas jaksa memberikan gambaran yg utuh & benar
    
    Chudry Sitompul ; Surat Dakwaan itu sama seperti laporan jurnalis memenuhi syarat yg jelas ttg 5W + 1Hnya tdk boleh samar2 surat dakwaan..
    
    CH ; surat dakwaan itu sebetulnya tdk susah2 amat, surat dakwaan pun ada yg tunggal dan berlapis..
    
    CH ; semakin dakwaan dibuat berlapis dan kumulatif maka jaksa itu semakin tdk yakin dalam membuat dakwaan..
    
    CH ; Jaksa itu adl bagian dari eksekutif atau bagian juga dari pemerintah krn Jaksa Agung itu diangkat oleh presiden..
    
    CH : betul KPK itu independen tetapi ternyata Jaksa Penuntut Umum masih merupakan hak tunggal dari Kejaksaan Agung..jadi pertanyaan besar ??
    
    CH : lalu apakah surat dakwaan jaksa penuntut umum itu murni hukum atau ada motif politik hukum..krn sekali lagi Jaksa itu bagian eksekutif
    
    CH ; lalu ketika skrg sdh mendekati tahun politik, bukan tdk mgkn tuntutan yg ada bernuansa motif politik..
    
    CH ; kita bisa lihat content analisis bagaimana surat dakwaan KPK terhadap LHI dibanding surat dakwaan dengan tersangka kasus lainnya..
    
    CH : pada kasus LHI ini adl bagian proses yg kritis thdp KPK, nonsens apa yg dikatakan Jubir KPK bagi kita orang2 yg faham hukum..
    
    CH ; KPK itu jangan jadi Kopkamtib gaya baru semua orang dibuat takut..
    
    CH ; apakah surat dakwaan LHI ini memang murni proses hukum materiil dan formil atau ada motif politik didalamnya..
    
    CH : mengenai TPPU & Korupsi LHI-AF ini, TPPU ini harus jelas tindak pidana utamanya..atau predicat crimenya..
  
    CH : Sejarah TPPU dr Amerika untuk mencegah TPPU dr South America atas kejahatan narkotika yg saat itu dianggap extraordinary crime..
    
    CH ; banyak skrg LSM menganggap orang yg mengkritisi penegakan hukum dianggap tdk mendukung pemberantasan korupsi,pdhl disana ada hak ssorng
    
    CH ; KPK ini menjadi lembaga yg seolah olah keadilan dan kebenaran sdh ada di KPK saja, buat apa ada pengadilan kl begitu..
    
    CH : mengkritisi KPK itu bukan anti KPK dan pro koruptor..
    
    CH : Apakah betul Hakim Tipikor itu netral, doktrin KPK zero terhadap tersangka korupsi utk bebas di pengadilan..
    
    CH ; motif politik hukum Jaksa Penuntut Umum yg merupakan bagian Kejaksaan sbg eksekutif - pemerintah..
    
    CH ; hukum itu ; Yuridis, Sosiologis dan Filosofis tidak berdiri sendiri..
    
    Pembicara selanjutnya lawyer LHI : Bpk Muh Assegaf..sedang menyiapkan nota keberatan terhadap dakwaan LHI..
    
    Muhamad Assegaf ( MA ) : dalam kasus LHI ini kita semua dibuat banyak surprise-surprise yang baru..banyak kejutan2 yg aneh dan janggal..
    
    MA : apakah tertangkapnya AF di hotel Meridien itu adl yg namanya "tertangkap tangan"..
    
    MA : lebih aneh lagi LHI sedang memimpin rapat di DPP PKS dan KPK dateng dgn surat penangkapan..yg diekspose ke publik " tertangkap tangan"
    
    MA ; kejutan selanjutnya saat ditangkap, lawyer yg ada di DPP meminta utk mendampingi LHI, kata KPK hrs ada surat sbg lawyer..
    
    MA ; berawal dr "tertangkap tangan" 1M kemudian berkembang kemana mana hal tersebut..surat eksepsi tim hukum sedang dibuat..
    
    Adnan Wirawan, tim kuasa hukum LHI : apakah benar pak LHI ini adl penyelenggara negara..padahal posisi LHI adl DPR bkn eksekutif
    
    Adnan W : LHI didakwa bukan tindak pidana korupsi tetapi didakwa membujuk melakukan korupsi..dalam hukum apakah ada pasalnya..
    
    Adnan W ; rumusan dakwaan juga aneh bertebaran pembujukan2 terhadap A,B,C,D,E...njelimet..tdk jelas..
    
    Adnan W : masalah penyadapan, KPK tdk mempunyai wewenang utk melakukan penyadapan krn MK melarang UU NO 8 thn 2011 hrs ada UU khusus..
    
    Adnan W ; KPK melakukan penyadapan dengan SOP yg dibuat sendiri oleh KPK, krn dilarang oleh MK maka hasilnya adl tdk sah..
    
    Adnan W ; TPPU yg didakwakan terhadap LHI sama sekali tdk ada hubungannya dengan masalah import sapi dimana LHI "ditangkap tangan" oleh KPK.
    
    Adnan W ; tuduhan korupsi itu adl pasal karet sama seperti tuduhan subversif pada masa lalu..
    
    Adnan W : orang2 yg ada di BAP tdk ada di dakwaan sehingga ini sangat kuat sekali motif politik di dlmnya krn yg muncul hny dr PKS saja..
    
    Sesi diskusi di buka :1. dr wartwan : mengapa nama Yudi yg kemudian muncul, 2,Adanya dakwaan berlapis dan kumulatif..
    
    Chudry S ; banyak hak2 privasi seseorang yg telah dilanggar..lalu bnyk tuntutan hukum yg tdk ada korelasinya dgn kasus LHI ini..
    
    CH : hak kekebalan jaksa penuntut itu harus dikritisi, harusnya bisa dituntut oleh TSK jika tuntutannya tdk benar, agar jaksa ber-hati2
    
    CH ; Jaksa jangan seenaknya saja menuntut seorang tersangka seperti seorang nelayan yg menebar jala..kita adl negara hukum yg beradab..
    
    CH ; masalah penyadapan itu dibawah UU khusus krn itu menyangkut hak privasi seseorang..tdk boleh sembarangan..
    
    CH ; siapa yg menjamin penyadapan itu sesuai dgn aturan bagaimana hak privasi seseorang, anaknya, keluarganya..
    
    CH ; sadapan menjadi momok yg menakutkan..tujuan mempermalukan seseorang seolah lebih dominan.."Nanti kita buka di pengadilan hsl sadapannya
    
    CH ; Resiko Jaksa terhadap tuntutannya adl terburuk di tolak oleh hakim, lalu bagaimana dengan hak2 terdakwa yg sdh dipermalukan..
    
    CH : kita bernegara itu perlu check and balances..kita blm sampai tujuan baru di awal2 tujuan kita bernegara..
    
    CH : dalam negara demokrasi prinsipnya semua lembaga harus dapat dikontrol tidak ada lembaga yg tdk bs dikontrol termasuk KPK..
    
    Muh Assegaf ; Yudi Setiawan adl tokoh yg entah darimana lalu muncul di TV bak seorang dosen yg sedang menjelaskan di white board..
    
    Muh Assegaf : Yudi Setiawan adl seorang tahanan yg dengan senyumnya dan dengan santainya menjelaskan bak seorang dosen...dan ditayangankan
    
    Muh Assegaf ; aneh bin ajaib seorang tahanan bisa diberi akses ke TV2 dan media2 ditayangkan berulang-ulang..motifasi jelas politik..
    
    Muh Assegaf ; Yudi Setiawan ditayangkan berulang-ulang di TV milik ketua umum parpol, target utama jelas mendiskreditkan PKS..
    
    Penanya ; jaksa2 yg profesional bnyk yg tdk mau untuk mendakwa kasus2 yg tdk jelas seperti ini, tugas tim hukum bwt jaksa malu,hakim yakin..
    
    Penanya ;KPK saat ini sedang masuk ke dalam arus besar politik..mnrt jurnal peradilan..institusi extraordinary dijalankan oleh org2 ordinary
    
    Penanya ;pakar2 hukum telah memberikan pandangan2 hukumnya, KPK lebih asyik dengan SOP2nya dan sadapan2nya..
    
    Penanya : Yudi Setiawan dimasukkan dlm wacana Corporate Crime, yg tdk ada kaitannya dengan konstruksi hukum LHI ini..
    
    Penanya : apakah hakim berani berbeda dengan media yg seolah dr awal sdh menempatkan LHI salah..
    
    Penanya ; akademisi, dan pakar2 hukum harus mengkaji secara serius kasus hukum LHI ini, jangan sampai peradilan digiring oleh opini media..
    
    Penanya : akademisi dan pakar2 hukum harus mencegah agar peradilan2 sesat yg bersasarkan penggiringan opini media tdk terjadi..
    
    Penanya : masalah penyadapan ini adl Vacum of Law atau adanya kekosongan hukum, KPK melakukan penyadapan tersebut scr ilegal..dgn dasar SOP
    
    Penanya : Penyadapan itu bukan perkara internal KPK saja, karena menyangkut kepentingan publik..kekosongan hukum penyadapan ini hrs jelas..
    
    Penanya ; dapatkah kita masyarakat menggugat masalah penyadapan ini yg tdk diatur oleh UU dan hasil2 penyadapannya batal demi hukum..
    
    Penanya : kasus Bibit-Chandra mnrt Kapolri di DPR sdh P21 tapi krn ada tekanan publik dan opini akhirnya pres mengeluarkan deponering..
    
    Penanya : penggiringan opini publik ini digerakkan dan dikoordinasikan oleh LSM2 dan media, harusnya diselesaikan di pengadilan
    
    Penanya : masalah pertemuan Chandra Hamzah ke rumah Nazarudin, lalu masalah komite etik yg kmrn terkait Abraham Samad solusi tdk jelas..
    
    Penanya ; Opini yg ada skrg hny satu arah dr KPK dan LSM2 yg mendukung KPK oleh media pula tentunya..
    
    Chudry S : agak ragu juga kita kalau dakwaan kejaksaan oleh jaksa penuntut umum tdk ada muatan hukum..
    
    Chudry S : KPK itu hanya subsistem dlm sistem hukum politik yg lebih besar..
    
    Chudry S ; coba masalah Yudi Setiawan ditanyakan ke Wamenkumham Denny Indrayana yg suka sidak2 apakah boleh seorang tahanan live di TV,.
    
    Chudry S ; silahkan dilakukan content analisis kasus LHI ini terhadap Anas Urbaningrum yg sama2 Ketum Partai..
    
    Chudry S : jangan2 ini tdk hanya utk menjelekkan PKS saja, tetapi bisa juga mengarah menjelekkan Islam secara lebih luas..
    
    Chudry S ; pengadilan juga sdh melakukan uji materiil..
    
    Chudry S : masalah penyadapan UU yg tdk ada aturannya, KPK lgsg masuk membuat SOP utk perkara yg sepenting itu & menyangkut hak seseorang
    
    Chudry S ; satu2nya cara masalah penyadapan ini adl dibawa ke MK krn menyangkut hak2 konstitusi warga negara..
    
    Chudry S ; KPK adl lembaga yg lahir karena lahirnya UU sehingga dalam menjalankan aktifitasnya hrs lah berdasarkan UU..
    
    Faisal, tim kuasa hukum LHI ; BW komisioner KPK pernah mengatakan...institusi2 yg memiliki kekuasaan besar berpotensi melakukan korupsi..
    
    Faisal ; lalu bagaimana skrg dgn KPK yg memiliki kekuasaan yg sangat besar bahkan superbody apakah tdk berpotensi abuse of power..
    
    Taufik Riyadi ketua KPKPK ; kita semua lihat seluruhnya proses hukum yg berjalan pada kasus LHI ini..
    
    Taufik Riyadi ; & kami akan lihat juga kerja2 KPK pada penanganan kasus2 lainnya, penanganan korupsi hrs sesuai UU..
    
    Taufik Riyadi : pemberantasan korupsi harus dilandasi oleh keadilan dan bukan oleh kebencian..
    
    Semoga demokrasi & demokratisasi kita dapat berjalan dengan baik..
    
    Sekian livetweet diskusi "Membedah Dakwaan LHI" ini..mksh..semoga bermanfaat bagi kita semua..
    
    Content from Twitter

Rapat Pleno KPU: Pasangan Rido Menang Di Semua Kecamatan di Bandung

 


Hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat Kota Bandung yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Bandung Convention Centre Jalan Soekarno Hatta mengungkapkan kemenangan pasangan Rido di seluruh kecamatan Kota Bandung.

Total perolehan suara yang masuk mencapai 1.002.511, dengan suara sah sebanyak 959.647, dan suara tidak sah 42.864.

Berikut ini rincian hasil perolehan suara masing-masing pasangan.

1. Edi Siswadi-Erwan Setiawan (Eswan) 169.526 (17,67%)
2. Wahyudin Karnadinata-Tonny Apriliani (Wani) 79.728 (8,31 %)
3. Wawan Dewanta-M Sayogo (Dewasa) 17901 (1,87%)
4. Ridwan Kamil-Oded M Danial (Rido) 434.130 (45,24%)
5. Ayi Vivananda-Nani Suryani (AN) 145.513 (15,16%)
6. MQ Iswara-Asep Dedi Suryadi (Ide) 73.617 (7,67%)
7. Budi 'Dalton' Setiawan-Rizal Firdaus (BuZal) 26.064 (2,72%)
8. Bambang Setiadi-Alex Tahsin Ibrahim (Balex) 13.168 (1,37%)

sumber: http://www.islamedia.web.id/2013/06/pasangan-rido-menang-di-semua-kecamatan.html?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger