)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Bahkan Jersey pun Indonesia Dijajah Belanda, Ngenes....

Kamis, 06 Juni 2013 | 21.12



Tim nasional Indonesia tidak akan mengenakan kostum kandang berwarna merah pada laga melawan skuat Belanda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (7/6). 

Hal ini lantaran tim asuhan Louis van Gaal enggan mengenakan kostum tandang. Mereka ngotot ingin memakai kostum utama khas berwarna oranye.

"Kita tidak bisa memakai kostum merah. Padahal kita bermain di kandang. Sementara Belanda kan berstatus sebagai tim tamu," kata Manajer timnas Indonesia Rudi Maswi dalam jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6).

Tim Garuda mengaku kecewa dengan keputusan ini. Karena tim nasional Indonesia bermain sebagai tuan rumah di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Alhasil, Indonesia harus mengalah dengan Belanda soal urusan kostum.

Rudi mengungkapkan sempat berdebat terkait permasalahan kostum tanding ini. Sayangnya, keinginan dia dan pelatih tim nasional Indonesia, Jacksen F. Tiago untuk mengenakan kostum kandang tidak digubris.

"Jujur, tadi saya sempat ngotot. Karena kostum merah adalah kostum kebangaan kita.  Tapi, ternyata pihak promotor sudah ada deal lebih dulu dengan manajemen timnas Belanda," ujar Rudi.

Renacananya Andik Vermansah dan kawan-kawan akan memakai kostum tandang berwarna putih dan hijau. Boleh dibilang soal urusan kostum bertanding saja, Indonesia masih dijajah Belanda.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/sepakbola/liga-indonesia/13/06/06/mnyugp-soal-kostum-tanding-indonesia-masih-dijajah-belanda

Pelintiran Berita di Media Online, PKS Itu Didemo Apa Enggak Sih?

1370449137787481340
Disambut oleh Santri dengan Cat Hijau. Sumber: Dok. Pribadi



Ah, terpancing juga akhirnya saya untuk menulis kembali di Kompasiana hari ini. Padahal niatnya malam ini hendak menyelesaikan editan jurnal di Pakistan, malah jadinya menulis Kompasiana lagi. Soal PKS lagi!


Pada situs tersebut diceritakan bahwa  kunjungan Presiden PKS Anis Matta ke Pasuruan diwarnai aksi protes. Sejumlah santri Pondok Pesantren (Ponpes) Kramat (Bani Thoyyib) membentangkan dua buah papan bertuliskan penolakan pada PKS. Anis Matta datang ke Ponpes Kramat sekitar pukul 15.00 WIB Rabu (5/6/2013) untuk bersilaturahmi dengan ulama, kader dan simpatisan.

13704494011245808683
Disambut Shalawat dan Hadrah. Sumber: Dok. Pribadi

Ketika acara sedang berlangsung, terdapat sejumlah santri membentangkan dua papan bertuliskan penolakan pihak pesantren pada PKS. Sebuah papan bertuliskan “Pondok Kramat Anti PKS” sementara di papan yang lain terterah “Pondok Kramat Tidak Ikut Partai PKS!!!” Para santri melakukan aksinya di gerbang masuk Ponpes. Aksi tersebut menyulut perhatian banyak orang. Tak ada klarifikasi dari pihak pesantren terkait aksi tersebut. Para santri tidak tampak ikut dalam acara, meski menjadi tuan rumah acara.

“Ini perintah dari keluarga pondok. Selagi baik kita mau,” kata Anam, salah seorang santri yang ikut dalam aksi protes tersebut.

Hmmmmm…

Yang saya bingung, terdapat sejumlah kawan yang ikut mengawal safari politik Ustadz Anis Matta selama di Jawa Timur justru bertutur berbeda. Selama Ustadz Anis di Jawa Timur, mereka mengirimkan sejumlah foto yang menunjukkan bagaimana perjalanan Ustadz Anis mulai Senin hingga Rabu ini. Termasuk kegiatan di Kramat.

137044948636480451
Sesi Tanya-Jawab. Sumber: Dok. Pribadi

Setelah membaca berita di www.detik.com, otomatis saya menanyakan kebenaran berita tersebut. Teman-teman saya mengatakan mereka di Kramat disambut dengan hadrah para santri. Sejumlah santri mencat tubuhnya dengan angka 3. Ada sekitar 300 orang yang hadir. Ustadz Anis dan rombongan dijamu makan dengan prasmanan.

Saya bertanya, “Masak sih enggak ada santri yang demo? Di berita, katanya yang demo itu disuruh oleh keluarga pondok?”.

Jawab teman saya, “Lah, yang punya pondok itu wong Alegnya PKS, Mbak Iis”.

Hmmm… Jadi mikir…

Saya kemudian menanyakan perihal yang sama pada teman yang berbeda yang juga turut mengawal Ustadz Anis. Saya masih menanyakan kebenaran berita di www.detik.com tentang adanya penolakan santri di Kramat. Saya bilang, di media online tersebut ada foto papan yang bertuliskan “Pondok Kramat Anti-PKS”.

13704495321334776499
Suasana di Ponpes Kramat selama Acara. Sumber: Dok. Pribadi

Teman saya yang kebetulan menjadi anggota Pandu Keadilan yang ibaratnya adalah Satgas-nya PKS menjelaskan, “Tulisan-tulisan itu dibawa anak-anak pesantren lain. Selidik-selidik, ternyata di depan Ponpes milik Gus ini adalah Caleg dari partai X. Yang demo anak-anak kecil, Mbak Iis. Masak mau kita usir. Situs berita tersebut melihat sisi menarik kedatangan Uztadz Anis lebih pada anak-anak kecil yang demo itu daripada bagaimana silaturahmi Ustadz Anis dengan 300 orang peserta yang terdiri dari perangkat desa, kelurahan, dan para alim ulama…”

Hmmm… Jadi mikir…

Saya tidak mau menyatakan berita di www.detik.com itu bohong karena kenyataannya memang ada ‘demo’ ketika Ustadz Anis hadir di Kramat. Tapi penjelasan dari teman-teman saya yang mengawal Ustadz Anis selama di Jawa Timur juga patut didengarkan. Sebagai pembanding, biarlah foto-foto ini yang berbicara bagaimana kegiatan Ustadz Anis Matta selama di Kramat. Paling tidak, saya berharap tulisan ini dapat membuka hati Kompasianer bahwa tak semua pemberitaan di media harus diterima 100%. Perlu ada pembanding. Dan saya percaya, hati akan jujur untuk bijak melihat sebuah kejadian. Tak perlu ada caci, maki, kata yang menghinakan atau ucap yang merendahkan atas sesuatu yang kita tidak ketahui dengan baik hanya berdasarkan suka atau tidak suka terhadap sesuatu. Masing-masing berhak atas sikap yang diambil….

Salam damai,

Iis

1370449624962092113
Suasana di Ponpes Kramat. Sumber: Dok. Pribadi

1370449744877689652
Ustadz Aboe Bakar Memimpin Doa. Sumber: Dok. Pribadi

1370449820614918244
Ketika Acara Berakhir. Sumber: Dok. Pribadi

Nah, ini foto ‘demo’ yang dimuat di situs detik.com: (red:di luar pagar)
1370452047381312817
Sumber: http://news.detik.com/read/2013/06/05/210820/2266181/10/kunjungan-anis-matta-ke-pesantren-di-pasuruan-ditolak-para-santri?991104topnews

Oleh: Khairunnisa Musari

sumber:http://media.kompasiana.com/mainstream-media/2013/06/05/mempertanyakan-kebenaran-berita-di-media-online-pks-itu-didemo-apa-enggak-sih-562595.html

Patut Dicontoh: Pemprov Jabar Bentuk Tim Sweeping Anak Tak Sekolah

 Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan


Pemprov Jabar akan membuat tim yang bertugas melakukan sweeping terhadap anak yang tidak bersekolah di kabupaten/kota se-Jabar. Sweeping tersebut, akan dilakukan juga pada anak usia sekolah yang bekerja.

''Ya, kami akan membuat tim untuk memeriksa, jangan-jangan di Jabar masih ada anak yang tidak sekolah,'' ujar Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan kepada wartawan usai Acara Penyerahan Bantuan Program Pengurangan Pekerja anak dan Program Keluarga Harapan (PPA-PKH), Rabu (5/6).

Heryawan mengatakan, pendidikan sangat penting karena menentukan masa depan bangsa ini. Oleh karena itu, Pemprov Jabar sekarang sudah menggratiskan, pendidikan di SD, SMP dan SMA. Jadi ke depan tidak ada alasan lagi untuk siswa tidak bersekolah. Memang, kadang ada permasalahan lain seperti masalah buku, seragam, dan lain-lain. Namun, semua hal tersebut akan diantisipasi.

"Yang jelas, biaya bulanannya kan sudah diatasi," kata dia.

Menurut Heryawan, tim sweeping yang dibentuknya akan turun ke kabupaten/kota untuk memastikan semua anak di Jabar bersekolah. Pekerja anak pun, akan diantisipasi ke depannya dengan membuat aturan secara sistematik.

"Kalau ada anak bekerja di sektor formal, laporkan buru-buru," sebut Aher.

Heryawan mengaku, pihaknya seringkali kesulitan mengajak sekolah anak yang bekerja di sektor informal. Karena mereka di bawa bekerja oleh orang tuanya.

"Ini sulit. Tugas kami untuk memberi pengertian ke anak dan orang tuanya, bahwa anak-anak masih memiliki hak mendapat pendidikan," katanya.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/nasional/jawa-barat-nasional/13/06/06/mny3ol-pemprov-jabar-bentuk-tim-sweeping-anak-tak-sekolah

Alasan PKS Tak Hadir Dalam Rapat Setgab Tentang Kenaikan BBM

 


Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid 2 menggelar rapat tertutup di rumah dinas Wakil Presiden Boediono di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Sunda Kelapa, Menteng. Dalam pertemuan ini, setgab membahas soal kenaikan harga BBM yang hendak diberlakukan dalam waktu dekat.

Dari seluruh partai koalisi, PKS yang tegas menolak kenaikan harga BBM tidak hadir dalam rapat itu. Pimpinan Fraksi PKS Abdul Hakim menjelaskan ketidakhadiran partai dakwah ini dalam rapat tersebut.

"PKS tidak hadir karena pimpinan Setgab partai koalisi membatalkan undangan yang sebelumnya ditujukan kepada pimpinan fraksi menjadi kepada ketua umum partai hanya 2 jam sebelum acara dimulai. Padahal Presiden PKS Anis Matta beserta sebagian pimpinan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS saat itu berada di Tebuireng, Jombang, Jawa Timur dalam rangka silaturahim," jelas Hakim dalam rilis yang diterima merdeka.com, Kamis (6/6).

Hakim mengatakan penjelasan itu untuk membantah tuduhan sepihak dari unsur di dalam Setgab dan juga pihak-pihak yang tidak mengetahui duduk perkara, namun memberikan pernyataan yang bersifat menyudutkan PKS dengan ketidakhadiran di rapat hari Selasa (4/6) lalu.

"Bukti itu ada dalam SMS dari protokoler Wakil Presiden yang sampai di telepon genggam Ketua Fraksi Hidayat Nurwahid, pada pukul 18.00 WIB," kata dia.

Berikut SMS yang diterima Hidayat Nurwahid terkait pembatalan tersebut: "Selamat sore Bapak/Ibu kpd Yth Ketua Fraksi Partai Koalisi. Mohon ijin menyampaikan informasi dari Wapres dan Menkumham terkait rapat setgab partai koalisi bersama Wapres nanti malam. Yang semula diundang adalah ketua fraksi menjadi KETUA UMUM PARTAI. Demikian Bapak/Ibu kami mohon maaf sebesar2nya atas perubahan ini. Demikian. Terima kasih. Cc. Amir Syamsudin."

Pimpinan Fraksi, ujar Hakim, yang sebelumnya sudah siap berangkat akhirnya mengurungkan niat untuk hadir. "Kami (pimpinan) sudah siap hadir untuk mendengarkan sekaligus menjelaskan posisi PKS dalam urusan rencana kenaikan harga BBM, tapi undangan ternyata berubah last minute," tutur Hakim. Dan dalam perkembangannya, dia mendapat informasi dari pihak protokoler Presiden DPP PKS, tak ada undangan apapun yang diterima Presiden PKS terkait acara tersebut.

sumber:http://www.merdeka.com/peristiwa/ini-alasan-pks-tak-hadir-dalam-rapat-koalisi-soal-kenaikan-bbm.html

BW Mantan Lawyer LPS Terkait Century, PKS Walk Out




Rapat Timwas Century dengan KPK siang tadi berlangsung memanas. Salah satunya karena aksi PKS yang banyak mengkritik KPK hingga akhirnya walkout.

Adalah pernyataan pimpinan KPK Bambang Widjojanto yang memicu walkout-nya PKS. Bambang menyinggung level pengetahun timwas soal kasus Century. Atas pernyataan ini, PKS menyerang balik KPK dengan menyatakan Bambang tak layak hadir di timwas.

Bambang disebut pernah menjadi lawyer LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) yang diduga terkait kasus Century, meski setelah jadi pimpinan KPK profesi itu dilepas. Kedua, Bambang pernah berjanji pada Timwas tak akan terlibat dalam penanganan kasus Century.

Maka sebagai jalan tengah atas pro kontra itu, pimpinan rapat Sohibul Iman menggelar voting alias meminta pandangan fraksi soal perlu tidaknya Bambang tak perlu hadir rapat Century.

"Saya kira bisa (hadir), kita butuh informasi. Saya kira ada kedewaasan kita menilai apakah informasi itu ada conflict of interest atau tidak," kata anggota Timwas Fraksi Partai Golkar Chairuman Harahap.

Tanggapan senada disampaikan oleh Fraksi Partai Demokrat yang disampaikan Gede Pasek Suardika. Menurutnya, yang terpenting adalah informasi yang dimiliki Bambang terkait penanganan kasus Century.

"Jadi di forum ini kan mencari tahu, masalah ada interest atau tidak masing-masing fraksi bisa menakarnya. Tapi yang penting informasinya dapat," kata Pasek.

"Jangan hanya masalah individual informasinya tidak dapat, padahal dari informasi itu kita bisa tentukan dan mengambil sikap. Kami tak keberatan Pak Bambang hadir," imbuh ketua DPP PD itu.

Begitu juga dengan Fraksi Hanura yang disampaikan Syarifudin Sudding. "Saya kira pimpinan KPK diundang kita ingin tahu bagaimana progresnya. Jadi dalam undangan tak hanya satu dua, tapi kolegial pimpinan KPK," kata Sudding.

"Bahwa ada conflict of interest saudara Bambang, harus dipilah apakah berkaitan dengan interest dirinya atau tidak. Saudara Bambang yang paham, saya kira Hanura tak keberatan," tegasnya.

Begitu juga dengan fraksi lainnya yang sepakat agar Bambang tetap ikut menangani kasus Century. Pandangan sedikit berbeda disampaikan oleh Fraksi PPP, oleh Ahmad Yani.

"Apakah hanya Bambang yang memahami yang lain tak paham? Ini memang strategi penyidikan, tapi bukan berarti ada yang istimewa. Saya nggak keberatan saudara Bambang hadir," kata Yani.

Nah, dari seluruh pandangan fraksi itu, hanya PKS yang menolak sendiri. PKS tegas tak ingin ada Bambang dalam rapat Century.

"Waktu Bambang mengatakan tak akan terlibat Century, saya tahu bagi penegak hukum etika lebih tinggi dari hukum. Jadi orang tidak boleh interestkan dirinya dengan apapun," kata Fahri lantang.

Fahri menuding kasus Century ujungnya adalah LPS dimana Bambang pernah menjadi pengacaranya. Ia juga tersinggung dengan pernyataan Bambang yang seolah merendahkan dirinya.

"Anda mulai melecehkan dewan juga, tapi dewan lebih tinggi. Saya nggak suka cara anda memperlakukan dewan seperti ini.
Menurut saya saudara Bambang tak layak!" kata Fahri.

Namun meski PKS bersuara keras, keputusan seluruh fraksi adalah tetap meminta Bambang tetap hadir. PKS yang berbeda pandangan pun memutuskan walkout dari rapat timwas Century. Meski sang pimpinan rapat yang juga PKS Sohibul Iman, tetap di ruangan.

Usai PKS keluar, ketua KPK Abraham Samad menjelaskan sedikit terkait posisi Bambang dalam penanganan kasus Century.

"Ada beberapa ekspose tertentu Pak Bambang tak hadir, jadi tidak ikut dalam vote pengambilan keputusan (pimpinan KPK). Maka kita persilakan pak Bambang tak ikut dalam vote, dan ini juga pertimbangan yang bersangkutan," kata Samad.

sumber:http://news.detik.com/read/2013/06/06/000208/2266220/10/timwas-century-bambang-widjojanto-tetap-dibutuhkan-di-rapat?9911012

Saksi Ahli Ungkap Di Depan Sidang

 


Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Eva Achjani Zulfa, menilai mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, tidak bisa dijerat dengan pasal penerima suap. Menurut Eva, pasal itu hanya bisa dikenakan kepada aparatur negara seperti Pegawai Negeri, Menteri, dan Presiden.

"Bagian unsur yang menentukan dalam pasal ini penerimanya adalah aparatur negara. Pimpinan partai tidak masuk. Pasal ini hanya untuk PNS dan aparatur negara," kata dia di Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2013).

Eva Achjani Zulfa berada di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk menjadi saksi ahli bagi Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy. Dua petinggi PT Indoguna Utama ini ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap izin kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Saksi lain yang dihadirkan adalah Dian, dosen Fakultas Hukum Trisakti, dan Thomas Sembiring selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka penerima suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Dia dijerat pasal pasal 12 huruf a atau b atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Dosen Fakultas Hukum Trisakti, Dian, membenarkan pendapat Eva. Dia menyatakan pasal yang menjerat Luthfi baru bisa dilakukan apabila yang bersangkutan adalah aparat negara. "Penyuapan bisa dilakukan harus berhubungan dengan jabatannya. Anggota DPR atau pimpinan partai tidak bisa dikenai pasal ini," kata dia kepada Majelis Hakim.

Saksi lain, Thomas Sembiring menyatakan kuota daging nasional sejak 2011 terus mengalami penurunan. Thomas mengatakan Elda Devianne Adiningrat selaku Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia menawarkan ada penambahan kuota impor daging. "Swasembada daging di Indonesia akan berhasil di 2014 jika impor daging di bawah 10 persen kebutuhan nasional," terang Thomas.

Menurut Thomas, penambahan kuota impor juga harus dikoordinasikan dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pertanian. "Penambahan kuota itu harus melalui rapat koordinasi terbatas Kemenko Perekonomian, Kemendag, dan Kementan," ujar Thomas.

sumber:http://news.okezone.com/read/2013/05/29/339/814700/saksi-ahli-luthfi-tidak-bisa-dijerat-pasal-menerima-suap

Politisi Demokrat Salah Tingkah Setelah Serang PKS....Tanya Kenapa?

 Nurhayati Ali Assegaf


Partai Demokrat jadi partai yang paling vokal dalam menanggapi manuver politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Koalisi Sekretariat Gabungan pendukung pemerintah. Sikap penolakan PKS terhadap kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak jadi penyebab utama.

Beberapa kali, kader-kader Demokrat melontarkan kritik pedas, seperti PKS dianggap sebagai partai dengan kepribadian ganda, ataupun PKS dianggap sebagai partai yang melawan pemerintahan dengan menyebar spanduk-spanduk penolakan di Jakarta.

Namun, kritik tak kalah keras muncul dari Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf. Nurhayati menyatakan PKS sebaiknya punya budaya malu dan menarik menteri-menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

“Kita harus menjaga budaya malu. Menteri yang tidak sepakat mundur, supaya tidak membebani Presiden,” kata Nurhayati di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2013).
Tak disangka-sangka, hanya berselang beberapa saat Nurhayati membuat pernyataan itu, muncul salah satu anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring. Keduanya saling bertatap muka dengan sangat canggung.

Nurhayati mencairkan suasana. Dia langsung menyapa Tifatul. Sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring adalah mantan mitra kerja Nurhayati di Komisi I. Kini Nurhayati sudah pindah ke Komisi VIII. “Saya baru mau ajak ke Malang,” sapa Tifatul mengomentari kepindahan Nurhayati.

Awak media pun tak ingin buang kesempatan. Kedua elite partai itu langsung dikonfirmasi. Namun, Tifatul memilih untuk menghindari pertanyaan. Dia menyatakan tidak banyak mengetahui perkembangan PKS terbaru.

Melihat itu, Nurhayati langsung menyahut. “Begini pak, ini teman-teman (awak media) suka tanya (soal PKS). Menurut saya, nasib PKS itu bukan ditentukan oleh pemerintah, tapi oleh PKS sendiri. Iya kan pak?” kata Nurhayati kepada Tifatul.

Namun, tampaknya Tifatul tak tertarik dengan pernyataan Nurhati. Dia hanya memilih tersenyum-senyum, kemudian mundur dari obrolan dan melanjutkan istirahatnya. Mengetahui sikap Tifatul, Ketua Fraksi Demokrat itupun tak lama memilih untuk pergi. Dingin.

sumber:http://www.suaranews.com/2013/06/politisi-demokrat-keder-dan-salah.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Ada yang Lucu..! Cerita Dibalik Rapat #setgab

Rabu, 05 Juni 2013 | 23.58


by @MahfudzSiddiq

Ada yg lucu..! Tapi kelucuan yg disengaja dirancang. Ini soal rapat setgab kemarin malam bahas rencana naikan harga BBM bersubsidi. #setgab

Seusai kongkow, peserta setgab bikin pernyataan bhw PKS tdk datang. Sambil senyum-senyum menyesalkan ketidakhadiran itu.. #setgab

Ada juga yg nambahin komentar ini-itu. Ada ibu-ibu yg sewot lalu beri komentar singkat: munafik ! (Nolak dan gak dateng) #setgab

Ada Ketum partai, menteri, sekjen partai yg ikut komentar macam2. Tapi seperti orkestra yg ikut petunjuk dirijen. Hehe.. #setgab

Selasa maghrib kmrn pimp FPKS DPR seusai solat maghrib siap2 menuju pertemuan setgab yg infonya akan dipimpin/dihadiri wapres. #setgab

Rencana kehadiran pimp FPKS jg sdh diinfokan ke sekr kantor wapres. Bahkan mereka semangat bener mau hadir di rapat setgab! #setgab

Knp semangat mau hadir? Mumpung ada wapres dan menko ekuin, FPKS DPR mau paparin ide dan solusi soal BBM subsidi. #setgab

Sbnrnya ide dan solusinya bukan barang baru. Krn sebagiannya sdh disampein ke setgab waktu 3x naikin harga BBM sblmnya. #setgab

Dan rencana ke 4x naikin harga BBM masalah yg diangkat setgab ya itu-itu juga. Lubang yang sama, tp makin dalem aja. #setgab

2x PKS dukung harga BBM naik dan 1x gak setuju. Tp dlm 3x kesempatan itu PKS jelas sampein ide solutifnya ke setgab & di paripurna. #setgab

Walhasil, semua ide solutif PKS yg di-iya-in waktu rapat setgab gak pernah ditindaklanjuti. Skrg bahas lg masalah yg sama ?! #setgab

Tp PKS sabar. Skrg diundang lg bahkan akan ada wapres, yuk pimp fraksi hadir. Meski kepikiran "nih mau diajak nyebur lubang lagi.." #setgab

Semua bahan tertulis sdh disiapin. Argumen knp kita tidak harus naikin harga BBM subsidi & apa solusi sistemiknya. Hehe gaya dah.. #setgab

Jadi nanti PKS akan gentle. Terima atau tolak dijelasin di rapat setgab itu. *saya sebut rapat setgab sprt tim pemadam kebakaran. #setgab

Batik udah keren, sisiran rambut dah licin, bahan dah masuk map rapi. Eh tiba2 ada kabar mengejutkan dari kantor setgab/wapres. #setgab

Rencana kehadiran Pimp Fraksi PKS dibatalkan setgab krn yg harus hadir Ketum Partai. Walah... Kayak kendurian kampung aja dadakan! #setgab

Pimp fraksi sgr kontak Presiden Anis Matta yg sdg keliling Jawa Timur.

Pimp fraksi sgr kontak Presiden Anis Matta yg sdg keliling Jawa Timur. Sekalian nanya dapet undangan gak dari setgab rapat BBM? #setgab

Selasa @anismatta @Fahrihamzah trus andi rahmat dan saya sdg full agenda. Jam 10 nobar film "Sang Kyai" di surabaya. #setgab

Jam 13 kunjungan ke Harian Surya lanjut ke Jawa Pos sampe sore. Lanjut menuju Jombang ke Pesantren Tebuireng. #setgab

Jam 20 rombongan @anismatta ketemu @Gus_Sholah trus ziyarah ke makam Hadratus-Syech, Kyai Wahid Hasyim dan alm Gus Dur. #setgab

Jam 22 sampe 24 ngisi ceramah di mahasiswa madrasah aliy Tebuireng. Sampe surabaya lagi jam 2 pagi. #setgab

@anismatta tegaskan ke pimp fraksi kalau gak ada undangan ke beliau yg haruskan hadiri rapat setgab bahas BBM naik. #setgab

Dan sblmnya presiden @anismatta sdh tugaskan pimp fraksi PKS yg hadir. Krn kunjungan ke daerah sudah sejak hari sabtu sblmnya. #setgab

Karena taat pada pembatalan dari kantor setgab akhirnya pimp FPKS tdk jadi hadir meski sdh dijelasin kalau @anismatta sdg di Jatim. #setgab

Maka kabarnya berlangsunglah rapat setgab itu tanpa keberadaan utusan dari PKS. Nah seusai rapat ramailah komentar mereka ttg PKS. #setgab

Keluarlah istilah "munafik", "bermuka dua", "gak paham masalah BBM" dll. Saya cuma bisa nyengir dengernya. #setgab

Meski gak boleh suudzon tp saya jadi kepikiran apa iya disengaja pembatalan kehadiran pimp fraksi dan harus ketum partai? #setgab

Krn kalo PKS diopinikan gak hadir rapat maka gampang nembaknya dari kanan-kiri & depan-belakang. Tapi gak boleh ah suudzon begini. #setgab

Lalu permainan opini bisa digeser dr perdebatan soal substansi kebijakan energi menjadi isu PKS gak patuh sama koalisi. Hmm.. #setgab

Dan menteri2 PKS mungkin aja ikut dikondisikan tuk "tekan" sikap PKS agar setuju naikin harga BBM bersubsidi. #setgab

Memang mengejutkan setgab saat PKS secara masif jelaskan ke publik bhw ada rencana naikin harga BBM. #setgab

Krn isu yg mau dibangun adalah soal "Balsem" dan kenaikan harga BBM cuma ikutannya aja. #setgab

Jadi daripada ribut2 soal patuh sama koalisi, lebih penting bahas isu apa kenaikan harga BBM subsidi nguntungin rakyat ato enggak! #setgab

Eh lupa, apa iya semua Ketum partai koalisi hadiri rapat setgab kemarin malam ya?? Saya gak tau. Sumpe deh.. #setgab
Content from Twitter

PKS: Kenaikan Harga BBM Jelang Puasa, Tambah Susah

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil


Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS Nasir Djamil mengatakan, menaikkan harga BBM menjelang puasa dan lebaran hanya membuat rakyat kecil menderita. Hingga saat ini, PKS belum bisa menerima kenaikkan harga BBM sebab menyangkut hajat hidup orang banyak.

PKS, ujar Nasir, masih tetap dalam posisi menolak kenaikan harga BBM. Menjelang puasa dan lebaran harga barang-barang itu sudah naik, apalagi jika harga BBM dinaikkan.
"Pemerintah sendiri selama ini juga tidak mencegah harga barang di pasar melonjak, ini hanya akan membebani ekonomi rakyat," ujarnya di Jakarta, Rabu, (5/6).

Apalagi, kata Nasir, menjelang lebaran tentu saja masyarakat transportasi untuk mudik. Dengan kenaikan harga BBM, tiket transportasi bisa naik tinggi. Pada intinya, terang Nasir, PKS tidak ingin pecah kongsi dengan Setgab. PKS hanya ingin keputusan pemerintah tidak membebani masyarakat kecil.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/06/05/mnwi9c-kenaikan-harga-bbm-jelang-puasa-hanya-buat-rakyat-menderita

PKS Minta Perbaikan Kurikulum



Partai Keadilan Sejahtera menginginkan perbaikan kurikulum sebelum diterapkan kurikulum baru ini pada lembaga pendidikan di 2013. Demikian diungkapkan anggota Fraksi PKS Ahmad Zainuddin.

"Kami ingin pengembangan kurikulum dan kami terus dorong pemerintah untuk mengembangkan. Ini semua karena tuntutan globalisasi," jelas Ahmad Zainuddin di sela-sela mendampingi Presiden PKS Anis Matta berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Selasa (4/6) malam.

Ia mengatakan, sebenarnya bukan hanya fraksi PKS yang menolak penerapan kurikulum baru 2013, juga terdapat partai lain yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta Partai Amanat Nasional (PAN).

Namun, ia menegaskan andaikata hanya PKS yang sendirian menolak penerapan kurikulum baru itu, PKS akan tetap konsisten menolak diterapkan pada 2013 ini.

Menurut dia, kurikulum baru itu belum sepenuhnya dipahami oleh pengelola pendidikan seperti kepala sekolah ataupun guru. Hal itu berdasarkan kunjungan kerja yang dilakukan di sejumlah instansi pendidikan.

"Secara teknis banyak dinas belum mengetahui tentang kurikulum baru. Kami juga pernah minta buku yang akan digunakan kurikulum baru, tapi tidak dikasih," ucap anggota Komisi X DPR tersebut.

Harusnya, kata dia, sebelum kurikulum diterapkan, pemerintah melakukan berbagai macam pelatihan. Jangan sampai ketika kurikulum baru diterapkan, justru mereka (instansi pendidikan) bingung.

Ia khawatir jika dipaksakan hasilnya tidak akan maksimal. Selain masih banyak instansi yang belum mengerti, termasuk guru, waktu yang tersisa untuk memberikan pemahaman tentang kurikulum baru sangat pendek.

Pihaknya meminta agar penerapan kurikulum ditunda dan baru direalisasikan pada 2014 setelah dilakukan berbagai pelatihan kepada instansi ataupun para guru yang terlibat langsung tentang kurikulum pendidikan. Dengan persiapan yang lebih bagus, dipastikan pelaksanaan juga bisa lebih maksimal.

Selain menyorot belum siapnya tentang kurikulum baru, Ahmad juga mengatakan ketidaksiapan pemerintah untuk bidang pendidikan juga dilihat dari sering berubahnya pengajuan anggaran pendidikan.

Ia mengungkapkan, dari awalnya diajukan hanya sekitar Rp 600 miliar berubah menjadi Rp 1,4 triliun, berubah lagi menjadi Rp 1,6 triliun, sampai menjadi Rp 2,4 triliun.

Pihaknya juga mengkritik tentang penerapan ujian nasional. Harusnya, UN menjadi ajang untuk pendidikan moral anak-anak, tapi UN justru dijadikan sebagai ajang ketidakjujuran.

"Banyak ketidakjujuran pada moral dan mental anak-anak. Efek UN harusnya dijadikan sebagai ajang kejujuran, tapi nyatanya justru adanya ketidakjujuran," ujarnya.

Kunjungan Presiden PKS Anis Matta ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jawa Timur itu dalam rangka safari politik. Ia datang sejak Senin (3/6) dan dijadwalkan berkunjung ke sejumlah ulama di Jatim.

Selain Tebuireng, juga akan berkunjung ke PP Sidogiri, Pasuruan, PP Genggong di Kabupaten Probolinggo, dan sejumlah lokasi lain di Jatim.

Anis Matta mengatakan kunjungannya ke sejumlah ulama di Jatim ini dalam rangka silaturahim, meminta nasehat, serta tukar pendapat dengan para ulama. Ia juga ingin memperbaiki hubungan dengan mereka menjadi lebih baik lagi.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/13/06/05/mnwbya-pks-inginkan-perbaikan-kurikulum

Tiga Alasan PKS Tunda Penerapan Kurikulum 2013

 Kurikulum 2013


Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Zainuddin mengatakan terdapat tiga alasan utama mengapa FPKS menolak penerapan kurikulum baru pendidikan tahun 2013. 

Pertama, besaran anggaran dan sekolah sasaran yang diajukan kemendikbud selalu berubah-ubah. "Ini mengindikasikan ketidaksiapan dan ketidakmatangan pemerintah dalam rencana pelaksanaan kurikulum baru," kata Zainuddin di Jakarta, Senin, (3/6).

Kedua, daya dukung operasional seperti dokumen kurikulum, buku dan juga upgrading guru belum disiapkan dengan baik. Guru belum mendapatkan pelatihan tentang penerapan kurikulumbaru tersebut. Dikhawatirkan nanti penyampaiannya kepada murid menjadi tidak optimal.

Ketiga, setiap penerapan kurikulum baru harusnya dilakukan uji coba terlebih dulu sebelum diterbitkan ke publik.Uji coba perlu dilakukan untuk mengetahui apakah kurikum baru tersebut sudah laik diterapkan atau tidak.

Meski menolak kurikulum pendidikan 2013, Zainuddin menyampaikan PKS tetap berada dalam koridor sebagai mitra pemerintah yang selalu mengawal dan mengawasi kebijakan yang sudah ditetapkan.

Menurutnya, langkah mengawal ini diperlukan agar penerapan kurikulum baru sesuai dengan semangat untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan nasional.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/06/03/mnt10r-tiga-alasan-pks-tolak-penerapan-kurikulum-2013

Pidato KH Hasyim Muzadi yang Menghebohkan Dunia Barat

Selasa, 04 Juni 2013 | 14.58



Baru-baru ini beredar pidato menghebohkan dari mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi melalui pesan berantai BlackBerry Messenger (BBM) dan media sosial.

Bagi umat Muslim yang komitmen dengan syariat Islam, pidato Hasyim Muzadi itu adalah pidato yang brilian dan patut mendapat acungan jempol. Namun, bagi kalangan liberal dan pihak-pihak yang “memusuhi” Islam, pidato itu dianggap “radikal.”

Seperti apa pidato yang menghebohkan itu? Berikut isi pidato Hasyim Muzadi yang juga Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) dan Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) tentang tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :

"Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti karena laporan dari dalam negeri Indonesia. Selama berkeliling dunia, saya belum menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.

Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam.

Kalau yang jadi ukuran adalah GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali ke sana, namun tampaknya mereka tidak ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia untuk kepentingan lain daripada masalahnya selesai.

Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adalah lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tapi di Kupang (Batuplat) pendirian masjid juga sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu melakukan mediasi.

Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yang ingin tata nilainya dirusak, kecuali mereka yang ingin menjual bangsanya sendiri untuk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?

Kalau ukurannya HAM, lalu di Papua kenapa TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tidak ada yang bicara HAM? Indonesia lebih baik toleransinya dari Swiss yang sampai sekarang tidak memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dari Perancis yang masih mempersoalkan Jilbab, lebih baik dari Denmark, Swedia dan Norwegia, yang tidak menghormati agama, karena di sana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yang memperkenankan perkawinan sejenis ?!

Akhirnya kembali kepada bangsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yang harus sadar dan tegas, membedakan mana HAM yang benar (humanisme) dan mana yang sekedar Weternisme".


sumber:http://www.pksdepok.com/2012/06/inilah-isi-pidato-kh-hasyim-muzadi-yang.html

Wejangan Sri Sultan Hamengku Buwono X Kepada PKS

pks bertemu sultasn hb x


Partai Keadilan Sejahtera mendapatkan wejangan khusus dari Sri Sultan Hamengku Buwono X. Wejangan itu terkait wacana PKS keluar koalisi pemerintahan SBY-Boediono.

Wejangan itu disampaikan Sultan saat petinggi PKS yang dikomandoi Anis Matta mendatangi Kraton Yogyakarta, Minggu 2 Juni 2013. Selain Anis Matta, hadir pula Wasekjen Fahri Hamzah, Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, Ketua DPW PKS DIY Sukamta, dan beberapa pejabat teras lainnya seperti Jazuli Juwaini, Aboe Bakar Al-Habsyi, dan Ahmad Sumiyanto.

“Dalam pertemuan itu Sultan meminta PKS menimbang kembali opsi keluar koalisi,” kata Presiden PKS Anis Matta dalam keterangan yang diterima, Senin (3/6/2013).

Menurutnya, untung rugi itu bukan hanya bagi PKS. Tapi juga untuk masyarakat. “Sultan juga berpesan agar PKS terus bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

Selain membahas koalisi, pertemuan yang berlangsung santai itu juga membahas masalah UU Keistimewaan DIY. “Sultan menyatakan DIY memang seharusnya mendapatkan hak keistimewaan. Unsur kekhasan harus ditonjolkan, bukan malah aspek politik yang dikedepankan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sultan juga sempat menyentil Fahri Hamzah yang sangat vokal mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi. Sentilan Sultan itu pun dibalas Fahri dengan memberikan buku Demokrasi, Transisi, dan Korupsi: Orkestra Pemberantasan Korupsi Sistemik kepada Sultan HB X. “Inilah alasan kenapa saya sering mengkritik KPK, Pak Sultan,” kelakar Fahri saat menyerahkan bukunya.

sumber:http://www.suaranews.com/2013/06/sultan-hb-x-minta-pks-keluar-dari.html

Tadzkiroh Dewan Syari'ah Pusat PKS Tentang "Menghindari Hal-hal Yang Menimbulkan Fitnah"



TADZKIROH
DEWAN SYARI’AH PUSAT PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
NOMOR: 14/TK/DSP-PKS/1434 H

TENTANG
MENGHINDARI HAL-HAL YANG MENIMBULKAN FITNAH


Menyikapi musibah dan ibtila akhir-akhir ini, maka Dewan Syariah Pusat mengingatkan (memberikan tadzkiroh) kepada seluruh pimpinan PKS, pejabat publik dan seluruh kader, untuk senantiasa menjaga iffah (kehormatan diri) dan menghindarkan diri dari hal-hal yang menimbulkan fitnah. Allah Ta’ala berfirman:

َمَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبةَ فَبِمَا كسَبتَ أَيْدِ يكم وَيَعْفُو عَنْ كثيٍر

”Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (QS As-Syuraa 30).
Sesungguhnya kasih sayang Allah Ta’ala terhadap hamba-Nya masih jauh lebih luas, sehingga Allah memaafkan banyak sekali kesalahan dan dosa yang telah dilakukan. Oleh karena itu kita jangan meremehkan dosa dan kesalahan, karena bisa saja Allah menimpakan musibah dan fitnahnya kepada yang lain. Allah berfirman:
وَاتَّقُوا فِتنةً لا تُصِيبَنَّ الَّذينَ ظَلَمُوا مِنكم خاصَّةً وَاعْلَمُوا أَن اللَّه شدِيدُ الْعِقَابِ

”Dan peliharalah dirimu dari pada fitnah ( siksaan) yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. dan ketahuilah bahwa Allah Amat keras siksaan-Nya.”(QS al-Anfaal 25).
Fitnah tidak hanya menimpa pelaku perbuatan haram dan zhalim saja, tetapi juga menimpa orang lain. Berkata Ibnu Abbas ra. terkait dengan tafsir ayat ini, Allah memerintahkan orang beriman untuk tidak mengakui kemungkaran yang terjadi di tengah mereka, kalau mereka mengakui, maka Allah akan meratakan adzab-Nya. Rasulullah saw. bersabda

ِإللَّهَ لا يعُذبُ الْعَامةَّ بِعَمَلِ الْخَاصَّة ، حَتى  يَروُا الْمُنكر بَيْنَ ظَهْرانيْهِم وَهُم قَادِرُون عَلَى أن  يُنكروهُ ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَذبَ اللَّهُ الْعَامَّة وَالْخَاصَّة
“Sesungguhnya Allah tidak mengadzab masyarakat umum dengan amal keburukan yang dilakukan orang tertentu (khusus), sehingga ketika mereka melihat kemungkaran diantara mereka, dan mereka tidak mengingkari kemungkaran tersebut padahal mampu. Jika mereka melakukan itu, maka Allah menyiksa masyarakat umum dan khusus” (Al-Musnad Ahmad 4/192-

Para pimpinan partai, pejabat publik dan kader dakwah hendaknya tetap menjaga „iffah (kehormatan diri) dan menjauhi hal-hal yang menimbulkan fitnah dalam bermuamalah terhadap harta, wanita, tempat kegiatan dan kedudukan. Allah Ta’ala berfirman:
وَالّذَ ينَ لَايَشهَدُون الزُّورَ وَإِ ذَامَروا بِاللّغوِ مَروا كراما

”Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS Al-Furqaan 72).

Dalam tafsir Ibnu Katsir 6/130 disebutkan, bahwa di antara sifat ibadurrahman adalah orang-orang yang memiliki sifat sebagaimana ayat ini. Di antara makna az-zuur adalah syirik dan menyembah berhala, yang lain berpendapat yaitu dusta, fasik, main-main dan batil. Berkata Muhammad bin Hanafiyah, maknanya adalah main-main dan nyanyian. Berkata Abul ’Aliyah, Thawus, Muhammad bin Sirin, Ad-Dhahak, Rabi bin Anas dan lainnya yaitu hari rayanya orang musyrik. Berkata Amru bin Qois yaitu majelis yang buruk dan kotor.

Berkata Malik dari Az-Zuhri, yaitu minum khomr, mereka tidak menghadirinya dan tidak suka sebagaimana disebutkan dalam hadits, ”Siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka jangan duduk di tempat yang disana diedarkan minuman keras.” (HR at-Tirmidzi).
Dan menurut Ibnu Katsir bahwa pendapat yang nyata dari alur ayat ini adalah tidak menghadiri az-zuur, oleh karena itu diteruskan dengan rangkaian ayat berikutnya:
وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا

{ jika  terpaksa  harus  lewat/hadir,  maka  mereka  lewat/hadir  dan  tidak melakukan az-zuur tersebut. }

Dari Ibrahim bin Maisarah bahwa Ibnu Mas’ud melewati tempat lahwu/permainan, beliau berpaling (tidak berhenti) maka Rasulullah saw. bersabda, ”Ibnu Mas‟ud telah melalui pagi hari dan sore hari secara mulia (menjaga kehormatan)” (HR Ibnu Asakir).

Supaya kita senantiasa terjaga dari fitnah, maka kita harus menjaga muru'ah (hifzhul muru'ah), waspada terhadap syubuhat (ittiqaus syubuhat) dan menjauhi hal yang haram (ijtinabul muharramat).
Rasulullah saw memberi contoh yang baik bagi kita, agar tidak terjadi fitnah, maka Rasulullah saw menjelaskan bahwa beliau sedang bersama istrinya (bukan perempuan lain).

Diriwayatkan oleh Shafiyah binti Huyay berkata, ”Suatu hari Rasulullah saw sedang beri'tikaf, aku mengunjunginya malam hari, berbicara dan aku bangun untuk pergi. Rasulullah saw ikut bangun mengantarkanku. Sedang Shafiyah tinggal di rumah Usamah bin Zaid. Maka lewatlah dua sahabat Anshar, ketika keduanya melihat Rasulullah, maka keduanya segera pergi. Maka Rasulullah bersabda, ”Tunggu! Ini adalah Shafiyah binti Huyay (istri Rasul saw).” Keduanya berkata, ”Subhanallah, ya Rasulullah.” Rasul bertakbir dan bersabda, ”Sesungguhnya syetan mengalir pada anak adam seperti aliran darah, dan saya takut muncul pada kedua hati kalian keburukan.” (HR Bukhari dalam Adab Al Mufrad dan Muslim )
Islam mengajarkan kepada kita akhlak yang mulia yaitu muruah (menjaga harga diri), supaya terhindar dari fitnah.

Para pimpinan partai, pejabat publik dan para kader dakwah juga harus berhati-hati pada harta yang syubhat dan tidak jelas, mereka harus mewaspadai harta syubhat. Sebab ketika mendekati tempat larangan, maka akan mudah jatuh pada sesuatu yang dilarang Allah.
Rasulullah saw bersabda:
عَنْ النعْمَان بْنِ بَشيٍرَرضي اللَّه عَنهُمَا قَال: سَمِعْت رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّم يَقُول: إن الْحَلَال بَيِّنٌ وإن الْحَرام بَيِّنٌ، وَبَيْنهُمَا أمُورمشتبِهَات ، لَا يَعْلَمُهُنَّ كثيرمن الناس، فَمَنْ اتَّقَى الشبُهَاتِ فَقَدْ اسْتبْرأ لِدِينهِ وَعِرضهِ وَمَنْ وَقَع فِي الشبُهَاتِ وَقَع فِي الْحَرامِ

Dari An-Nu‟man bin Basyir berkata, saya mendengar Rasulullah saw, bersabda, ”Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas dan di antara keduanya adalah sesuatu yang syubhat, sebagian manusia tidak mengetahuinya. Siapa yang menghindarkan diri dari syubhat, maka dia telah menjaga agama dan kehormatannya. Siapa yang jatuh pada yang syubhat, maka jatuh pada yang haram..” (Muttafaqun „alaihi).
Ittiqo-us syubuhat (menghindarkan diri dari syubuhat) merupakan prinsip yang harus dipegang oleh kita. Disebutkan dalam Risalah Ta’lim, tentang kewajiban kader, poin 34 dan 35:
  • Hendaknya Anda menjauhi teman-teman yang buruk dan rusak, tempat-tempat maksiat dan dosa.
  • Hendaknya Anda menghindari tempat-tempat hiburan, jangan mendekatinya dan menjauhi fenomena kemewahan dan berlebihan.
Dari penjelasan tersebut, maka DSP memberikan tadzkiroh kepada pimpinan, pejabat publik dan kader dakwah, sebagai berikut:
(1) Hendaknya dalam muamalah maliyah, baik berusaha, menerima dana maupun menyalurkan dananya wajib memastikan terpenuhinya tiga prinsip; aman syar`i, aman yuridis dan aman citra (3A).
(2) Hendaknya menjaga iffah, muruah, menjauhi syubhat dan meninggalkan yang haram dalam setiap muamalah (perkataan, perbutan dan tindakan).
(3) Hendaknya menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan fitnah dan kerusakan, seperti berteman dengan teman yang buruk, memperlihatkan gaya hidup mewah, mendekati tempat hiburan dan kemaksiatan.
Demikianlah, para pemimpin, pejabat publik dan kader dakwah harus mewaspadai segala bentuk fitnah dan dosa. Dan setiap masalah yang dapat mengarah pada fitnah, dosa dan kerusakan, maka harus segera diselesaikan dan dicari akar masalahnya, jangan sampai fitnah mengarah pada yang lebih besar lagi yang pada gilirannya akan mengurangi keberkahan dan merusak dakwah, jamaah dan umat secara keseluruhan. Sorang da’i berkata, ”Aku khawatir, bencana yang menimpa kaum muslimin dikarenakan dosa-dosa yang telah kulakukan. Sebab aku tahu persis dosa-dosaku!”

الله يحاسبنا وهو حسبنا ونعم الوكيل

Jakarta, 29 Mei 2013M

19 Rajab 1434H



DEWAN SYARI’AH PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

Full Acara, Bakti Sosial PKS Kecamatan Bae - Kudus

Senin, 03 Juni 2013 | 10.43


Pada hari ahad 2 Juni 2013, akhwat DPC PKS Kecamatan Bae Kabupaten Kudus mengadakan kegiatan sosial Pos Wanita Keadilan (PWK).

Acara diselenggarakan bertempat di rumah kader PKS H. Zaenal Anwar tepatnya di desa Ngembal Rejo Kauman.

Dimulai sejak pagi pukul 8.00 hingga 13.00, dengan susunan acara yang sangat padat meliputi:
·         - Direct Selling silaturahim ke warga dengan pembagian Sticker PKS dan Sayuran
·         - Pengajian dan tahlil di mushola
·         - Pengobatan gratis
·         - Bazar aneka produk kader
 Walaupun acara sangat padat, alhamdulillah acara bisa berlangsung dengan lancar.
Warga sekitar sangat antusias dalam mengikuti acara yang dipimpin oleh Ibu Siti Sakdiyah selaku Ketua Seksi Keperempuanan DPC PKS Kecamatan Bae Kabupaten Kudus dan dibackup sepenuhnya oleh pengurus DPC PKS Kecamatan Bae Kabupaten Kudus yang diketuai oleh Bp. Setio Margono.
Kami merasa sangat surprise, karena masyarakat sekitar sangat antusias sambutannya terhadap acara PKS ini yang sedang dilanda terpaan badai.
Semoga PKS tetap bersih dan peduli terhadap seluruh lapisan masyarakat.

Oleh : Setio Margono
Ketua DPC PKS Kec. Bae Kudus
 



Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger