)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Wejangan Sri Sultan Hamengku Buwono X Kepada PKS

Selasa, 04 Juni 2013 | 07.21

pks bertemu sultasn hb x


Partai Keadilan Sejahtera mendapatkan wejangan khusus dari Sri Sultan Hamengku Buwono X. Wejangan itu terkait wacana PKS keluar koalisi pemerintahan SBY-Boediono.

Wejangan itu disampaikan Sultan saat petinggi PKS yang dikomandoi Anis Matta mendatangi Kraton Yogyakarta, Minggu 2 Juni 2013. Selain Anis Matta, hadir pula Wasekjen Fahri Hamzah, Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, Ketua DPW PKS DIY Sukamta, dan beberapa pejabat teras lainnya seperti Jazuli Juwaini, Aboe Bakar Al-Habsyi, dan Ahmad Sumiyanto.

“Dalam pertemuan itu Sultan meminta PKS menimbang kembali opsi keluar koalisi,” kata Presiden PKS Anis Matta dalam keterangan yang diterima, Senin (3/6/2013).

Menurutnya, untung rugi itu bukan hanya bagi PKS. Tapi juga untuk masyarakat. “Sultan juga berpesan agar PKS terus bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

Selain membahas koalisi, pertemuan yang berlangsung santai itu juga membahas masalah UU Keistimewaan DIY. “Sultan menyatakan DIY memang seharusnya mendapatkan hak keistimewaan. Unsur kekhasan harus ditonjolkan, bukan malah aspek politik yang dikedepankan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sultan juga sempat menyentil Fahri Hamzah yang sangat vokal mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi. Sentilan Sultan itu pun dibalas Fahri dengan memberikan buku Demokrasi, Transisi, dan Korupsi: Orkestra Pemberantasan Korupsi Sistemik kepada Sultan HB X. “Inilah alasan kenapa saya sering mengkritik KPK, Pak Sultan,” kelakar Fahri saat menyerahkan bukunya.

sumber:http://www.suaranews.com/2013/06/sultan-hb-x-minta-pks-keluar-dari.html

Tadzkiroh Dewan Syari'ah Pusat PKS Tentang "Menghindari Hal-hal Yang Menimbulkan Fitnah"



TADZKIROH
DEWAN SYARI’AH PUSAT PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
NOMOR: 14/TK/DSP-PKS/1434 H

TENTANG
MENGHINDARI HAL-HAL YANG MENIMBULKAN FITNAH


Menyikapi musibah dan ibtila akhir-akhir ini, maka Dewan Syariah Pusat mengingatkan (memberikan tadzkiroh) kepada seluruh pimpinan PKS, pejabat publik dan seluruh kader, untuk senantiasa menjaga iffah (kehormatan diri) dan menghindarkan diri dari hal-hal yang menimbulkan fitnah. Allah Ta’ala berfirman:

َمَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبةَ فَبِمَا كسَبتَ أَيْدِ يكم وَيَعْفُو عَنْ كثيٍر

”Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (QS As-Syuraa 30).
Sesungguhnya kasih sayang Allah Ta’ala terhadap hamba-Nya masih jauh lebih luas, sehingga Allah memaafkan banyak sekali kesalahan dan dosa yang telah dilakukan. Oleh karena itu kita jangan meremehkan dosa dan kesalahan, karena bisa saja Allah menimpakan musibah dan fitnahnya kepada yang lain. Allah berfirman:
وَاتَّقُوا فِتنةً لا تُصِيبَنَّ الَّذينَ ظَلَمُوا مِنكم خاصَّةً وَاعْلَمُوا أَن اللَّه شدِيدُ الْعِقَابِ

”Dan peliharalah dirimu dari pada fitnah ( siksaan) yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. dan ketahuilah bahwa Allah Amat keras siksaan-Nya.”(QS al-Anfaal 25).
Fitnah tidak hanya menimpa pelaku perbuatan haram dan zhalim saja, tetapi juga menimpa orang lain. Berkata Ibnu Abbas ra. terkait dengan tafsir ayat ini, Allah memerintahkan orang beriman untuk tidak mengakui kemungkaran yang terjadi di tengah mereka, kalau mereka mengakui, maka Allah akan meratakan adzab-Nya. Rasulullah saw. bersabda

ِإللَّهَ لا يعُذبُ الْعَامةَّ بِعَمَلِ الْخَاصَّة ، حَتى  يَروُا الْمُنكر بَيْنَ ظَهْرانيْهِم وَهُم قَادِرُون عَلَى أن  يُنكروهُ ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَذبَ اللَّهُ الْعَامَّة وَالْخَاصَّة
“Sesungguhnya Allah tidak mengadzab masyarakat umum dengan amal keburukan yang dilakukan orang tertentu (khusus), sehingga ketika mereka melihat kemungkaran diantara mereka, dan mereka tidak mengingkari kemungkaran tersebut padahal mampu. Jika mereka melakukan itu, maka Allah menyiksa masyarakat umum dan khusus” (Al-Musnad Ahmad 4/192-

Para pimpinan partai, pejabat publik dan kader dakwah hendaknya tetap menjaga „iffah (kehormatan diri) dan menjauhi hal-hal yang menimbulkan fitnah dalam bermuamalah terhadap harta, wanita, tempat kegiatan dan kedudukan. Allah Ta’ala berfirman:
وَالّذَ ينَ لَايَشهَدُون الزُّورَ وَإِ ذَامَروا بِاللّغوِ مَروا كراما

”Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.” (QS Al-Furqaan 72).

Dalam tafsir Ibnu Katsir 6/130 disebutkan, bahwa di antara sifat ibadurrahman adalah orang-orang yang memiliki sifat sebagaimana ayat ini. Di antara makna az-zuur adalah syirik dan menyembah berhala, yang lain berpendapat yaitu dusta, fasik, main-main dan batil. Berkata Muhammad bin Hanafiyah, maknanya adalah main-main dan nyanyian. Berkata Abul ’Aliyah, Thawus, Muhammad bin Sirin, Ad-Dhahak, Rabi bin Anas dan lainnya yaitu hari rayanya orang musyrik. Berkata Amru bin Qois yaitu majelis yang buruk dan kotor.

Berkata Malik dari Az-Zuhri, yaitu minum khomr, mereka tidak menghadirinya dan tidak suka sebagaimana disebutkan dalam hadits, ”Siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka jangan duduk di tempat yang disana diedarkan minuman keras.” (HR at-Tirmidzi).
Dan menurut Ibnu Katsir bahwa pendapat yang nyata dari alur ayat ini adalah tidak menghadiri az-zuur, oleh karena itu diteruskan dengan rangkaian ayat berikutnya:
وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا

{ jika  terpaksa  harus  lewat/hadir,  maka  mereka  lewat/hadir  dan  tidak melakukan az-zuur tersebut. }

Dari Ibrahim bin Maisarah bahwa Ibnu Mas’ud melewati tempat lahwu/permainan, beliau berpaling (tidak berhenti) maka Rasulullah saw. bersabda, ”Ibnu Mas‟ud telah melalui pagi hari dan sore hari secara mulia (menjaga kehormatan)” (HR Ibnu Asakir).

Supaya kita senantiasa terjaga dari fitnah, maka kita harus menjaga muru'ah (hifzhul muru'ah), waspada terhadap syubuhat (ittiqaus syubuhat) dan menjauhi hal yang haram (ijtinabul muharramat).
Rasulullah saw memberi contoh yang baik bagi kita, agar tidak terjadi fitnah, maka Rasulullah saw menjelaskan bahwa beliau sedang bersama istrinya (bukan perempuan lain).

Diriwayatkan oleh Shafiyah binti Huyay berkata, ”Suatu hari Rasulullah saw sedang beri'tikaf, aku mengunjunginya malam hari, berbicara dan aku bangun untuk pergi. Rasulullah saw ikut bangun mengantarkanku. Sedang Shafiyah tinggal di rumah Usamah bin Zaid. Maka lewatlah dua sahabat Anshar, ketika keduanya melihat Rasulullah, maka keduanya segera pergi. Maka Rasulullah bersabda, ”Tunggu! Ini adalah Shafiyah binti Huyay (istri Rasul saw).” Keduanya berkata, ”Subhanallah, ya Rasulullah.” Rasul bertakbir dan bersabda, ”Sesungguhnya syetan mengalir pada anak adam seperti aliran darah, dan saya takut muncul pada kedua hati kalian keburukan.” (HR Bukhari dalam Adab Al Mufrad dan Muslim )
Islam mengajarkan kepada kita akhlak yang mulia yaitu muruah (menjaga harga diri), supaya terhindar dari fitnah.

Para pimpinan partai, pejabat publik dan para kader dakwah juga harus berhati-hati pada harta yang syubhat dan tidak jelas, mereka harus mewaspadai harta syubhat. Sebab ketika mendekati tempat larangan, maka akan mudah jatuh pada sesuatu yang dilarang Allah.
Rasulullah saw bersabda:
عَنْ النعْمَان بْنِ بَشيٍرَرضي اللَّه عَنهُمَا قَال: سَمِعْت رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّم يَقُول: إن الْحَلَال بَيِّنٌ وإن الْحَرام بَيِّنٌ، وَبَيْنهُمَا أمُورمشتبِهَات ، لَا يَعْلَمُهُنَّ كثيرمن الناس، فَمَنْ اتَّقَى الشبُهَاتِ فَقَدْ اسْتبْرأ لِدِينهِ وَعِرضهِ وَمَنْ وَقَع فِي الشبُهَاتِ وَقَع فِي الْحَرامِ

Dari An-Nu‟man bin Basyir berkata, saya mendengar Rasulullah saw, bersabda, ”Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas dan di antara keduanya adalah sesuatu yang syubhat, sebagian manusia tidak mengetahuinya. Siapa yang menghindarkan diri dari syubhat, maka dia telah menjaga agama dan kehormatannya. Siapa yang jatuh pada yang syubhat, maka jatuh pada yang haram..” (Muttafaqun „alaihi).
Ittiqo-us syubuhat (menghindarkan diri dari syubuhat) merupakan prinsip yang harus dipegang oleh kita. Disebutkan dalam Risalah Ta’lim, tentang kewajiban kader, poin 34 dan 35:
  • Hendaknya Anda menjauhi teman-teman yang buruk dan rusak, tempat-tempat maksiat dan dosa.
  • Hendaknya Anda menghindari tempat-tempat hiburan, jangan mendekatinya dan menjauhi fenomena kemewahan dan berlebihan.
Dari penjelasan tersebut, maka DSP memberikan tadzkiroh kepada pimpinan, pejabat publik dan kader dakwah, sebagai berikut:
(1) Hendaknya dalam muamalah maliyah, baik berusaha, menerima dana maupun menyalurkan dananya wajib memastikan terpenuhinya tiga prinsip; aman syar`i, aman yuridis dan aman citra (3A).
(2) Hendaknya menjaga iffah, muruah, menjauhi syubhat dan meninggalkan yang haram dalam setiap muamalah (perkataan, perbutan dan tindakan).
(3) Hendaknya menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan fitnah dan kerusakan, seperti berteman dengan teman yang buruk, memperlihatkan gaya hidup mewah, mendekati tempat hiburan dan kemaksiatan.
Demikianlah, para pemimpin, pejabat publik dan kader dakwah harus mewaspadai segala bentuk fitnah dan dosa. Dan setiap masalah yang dapat mengarah pada fitnah, dosa dan kerusakan, maka harus segera diselesaikan dan dicari akar masalahnya, jangan sampai fitnah mengarah pada yang lebih besar lagi yang pada gilirannya akan mengurangi keberkahan dan merusak dakwah, jamaah dan umat secara keseluruhan. Sorang da’i berkata, ”Aku khawatir, bencana yang menimpa kaum muslimin dikarenakan dosa-dosa yang telah kulakukan. Sebab aku tahu persis dosa-dosaku!”

الله يحاسبنا وهو حسبنا ونعم الوكيل

Jakarta, 29 Mei 2013M

19 Rajab 1434H



DEWAN SYARI’AH PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

Full Acara, Bakti Sosial PKS Kecamatan Bae - Kudus

Senin, 03 Juni 2013 | 10.43


Pada hari ahad 2 Juni 2013, akhwat DPC PKS Kecamatan Bae Kabupaten Kudus mengadakan kegiatan sosial Pos Wanita Keadilan (PWK).

Acara diselenggarakan bertempat di rumah kader PKS H. Zaenal Anwar tepatnya di desa Ngembal Rejo Kauman.

Dimulai sejak pagi pukul 8.00 hingga 13.00, dengan susunan acara yang sangat padat meliputi:
·         - Direct Selling silaturahim ke warga dengan pembagian Sticker PKS dan Sayuran
·         - Pengajian dan tahlil di mushola
·         - Pengobatan gratis
·         - Bazar aneka produk kader
 Walaupun acara sangat padat, alhamdulillah acara bisa berlangsung dengan lancar.
Warga sekitar sangat antusias dalam mengikuti acara yang dipimpin oleh Ibu Siti Sakdiyah selaku Ketua Seksi Keperempuanan DPC PKS Kecamatan Bae Kabupaten Kudus dan dibackup sepenuhnya oleh pengurus DPC PKS Kecamatan Bae Kabupaten Kudus yang diketuai oleh Bp. Setio Margono.
Kami merasa sangat surprise, karena masyarakat sekitar sangat antusias sambutannya terhadap acara PKS ini yang sedang dilanda terpaan badai.
Semoga PKS tetap bersih dan peduli terhadap seluruh lapisan masyarakat.

Oleh : Setio Margono
Ketua DPC PKS Kec. Bae Kudus
 



Tamsil-Das’at Latif Jadi Kejutan PKS

Kamis, 30 Mei 2013 | 11.20


 


Calon wali kota dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tamsil Linrung terus membuat kejutan di Pilwalkot Makassar. Setelah menyatakan menggodok dua nama — Anis Zakaria Kama dan Andi Oddang Wawo — sebagai wakilnya, kini Anggota DPR RI ini membuat kejutan baru dengan berencana menggandeng calon lainnya, yaitu Ustaz Das’at Latif.

Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI ini mengatakan, penetapan calon wakil wali kota harus sesuai dengan hasil survei. Saat ini, ada dua sosok yang paling  berpeluang, yaitu bekas Sekda Kota Makassar Anis Zakaria Kama dan Ustaz Dasat Latif.

Namun, Tamsil kembali menegaskan dari dua sosok tersebut, Ustaz Das’at Latif yang paling berpeluang. Karena menurutnya, tokoh masyarakat itu memiliki hasil survei yang sangat tinggi, mencapai 90 persen untuk tingkat popularitasnya. Berbeda dengan Anis Kama, surveinya stagnan atau hanya mencapai 41 persen.

“Pertimbangan itulah, kenapa Das’at berpeluang dipilih. Selain itu, kesempatan Anis Kama agak kecil, karena komunikasi dengan partai kurang, dan hasil surveinya yang tidak meningkat atau stagnan,” kata Tamsil, saat di temui di Jakarta, kemarin.

Pertimbangan lainnya, kata Tamsil, sosok Das’at sangat populer di masyarakat, dan itu sangat efektif untuk meraih suara ditingkat bawah atau gressroot. Peluang itu sangat ideal jika dipaketkan dengan hasil survei Tamsil yang mencapai 91 persen untuk kelas akademisi, 80 persen untuk kelas menengah, dan 28 persen untuk masyarakat bawah.

“Karena itulah, sosok Das’at menjadi ideal, dan bisa meraih suara yang kurang di kelas masyarakat bawah,” ujarnya.
Sementara, calon wakil lainnya, Pembantu Dekan III Pertanian Unhas Prof Dr Itji Diana Daud, juga sudah tertutup. Karena Itji, telah menyatakan sikap untuk tidak menjaddi wakil Tamsil, melainkan menjadi tim sukses PKS di Pilwalkot Makassar.

“Awalnya Itji berniat untuk mendampingi saya di Pilwalkot Makassar, tetapi kabar terakhir dia menyatakan hanya ingin menjadi tim pemenangan PKS saja. Selain itu ia juga ingin fokus di dunia akademik,” ungkap Tamsil.
Sebelumnya, Tamsil membeberkan, jadwal pemaparan hasil survei akan dilakukan, Kamis (30/5) hari ini, dan besoknya Jumat (31/5), penetapannya. “Insya Allah, Kamis (hari ini) akan ada pemaparan hasil survei, kemudian Jumat (besoknya) baru ditetapkan siapa calon yang akan mendampingi saya di Pilwalkot Makassar,” lugasnya.

Partai berlambang bulan sabit kembar ini, juga berkomitmen untuk menang pada pesta demokrasi 5 tahunan sekali. Karena itu, PKS sedang menyusun koalisi besar dengan menjaring beberapa partai, seperti Partai Hanura, PBB dan PBR. Tidak hanya itu, PKS juga sedang giat melakukan konsolidasi dengan partai lain untuk bergabung menjadi satu koalisi gajah.

Terpisah, Sekretaris DPD PKS Makassar, Mudzakkir Ali Djamil yang dikonfirmasi Rakyat Sulsel, Kamis (29/5) mengaku kalau penentuannya paling lambat dilakukan pada Jum’at (30/5).

“Untuk figurnya sendiri, itu ditentukan oleh Pak Tamsil, kemudian akan dibicarakan dengan struktur partai. Kalau Pak Tamsil merasa cocok, dan struktur juga setuju, maka itulah yang jadi,” terangnya.

Dari sejumlah nama yang beredar sebagai pendamping Tamsil, menurut Mudzakkir, hanya ada tiga nama yang diperhitungkan, yaitu Anis Kama Zakaria, Andi Oddang Wawo dan Ustaz Das’at Latief. “Sebenarnya memang cuma dua yang diperhitungkan. Sementara yang lain itu cuma disebut-sebut begitu saja,” ujarnya.

Untuk itu, menurut Mudzakkir, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan seluruh unsur PKS Makassar. “Pertemuannya akan dilakukan besok malam (jumat malam red.), di situ selain konsloidasi seluruh kader dan struktur PKS Makassar. Juga akan disampaikan keputusan dan sosialisasi pasangan usungan PKS,” jelasnya.
 
Meski belum menentukan pasangan, tapi menurut Mudzakkir, PKS sudah memasukkan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, untuk mendaftarkan calon usungannya pada Minggu (2/6). “Kita akan mendaftar tanggal 2, tadi pagi (kemarin red.) sudah disampaikan secara lisan melalui telepon dan siang ini (kemarin red) kita sudah masukkan surat ke KPU,” tuntasnya. 

sumber:http://rakyatsulsel.com/tamsil-dasat-latif-jadi-kejutan-pks-ya.html

PKS, Hikmah dalam Prahara


Saya bukanlah PKS hater maupun PKS lover. Kalo saya  terus terang Pemilu yang lalu saya memilih partai yang gambarnya putih dengan latar belakang putih. Namun sebagai seorang muslim, saya ingin sedikit memberi masukan kepada saudara-saudara saya di PKS dalam memandang prahara yang saat ini sedang menerpa partainya.

Ada hikmah dan ibroh dari setiap kejadian, apapun kejadian itu, walaupun itu selembar daun yang terjatuh dari sebuah pohon. Tidak terkecuali kasus yang menimpa PKS. Saya tidak sedang mencoba menggurui namun saya hanya sedang mencoba menangkap hikmah-hikmah dibalik setiap musibah.

Ada beberpa hikmah yang bisa kita ambil pelajaran dari prahara PKS. Sebelumnya saya mohon maaf jika ini mungkin akan ada yang tersinggung.

1. Pembersihan elit partai.

Sebenarnya PKS sedikit banyak telah diuntungkan dengan diobok-oboknya partai tersebut oleh KPK. Karena dengan demikian PKS mendapatkan kesempatan untuk bersih-bersih partai secara gratis tanpa perlu mengundang konsultan independen yang tarifnya selangit.  Apalagi kalo konsultan luar negeri. Bisa dua langit tarifnya. Saya tidak bermaksud menuduh bahwa PKS tidak bersih, karena memang sepertinya hampir semua partai politik itu kena kotoran politik. Minimal kecipratanlah.

Nah dengan masuknya “konsultan” yang bernama KPK, seharusnya PKS senang dan gembira karena dengan dibedah luar dan dalam tubuh PKS, Insya Allah PKS akan menjadi partai yang sehat kembali. Nanti setelah selesai dibersihkan KPK, bolehlah dengan bangga PKS bikin spanduk “Telah diaudit KPK dengan opini Wajar Tanpa Korupsi”

2. Banyak mendapat nasihat dan kritik membangun

Ditengah deraan hujatan dan celaan, sebenarnya PKS banyak sekali mendapatkan masukan berharga. Baik itu dari Lover, Simpatisan dan Hatersnya. Malah menurut saya pribadi, hater dalam tingkatan tertentu justru banyak memberikan masukan yang positif dan membangun untuk PKS. Karena pujian itu sebenarnya lebih berbahaya ketimbang hujatan. Kini tinggal bagaimana para kader PKS menyikapi dan mengambil sari pati dari setiap hujatan yang dilayangkan kepada mereka. Be Positif.

3. Promosi dan kampanye gratis

Bad publicity is good publicity. Terkadang publisitas yang burukpun adalah sebuah promosi yang bagus. Itu banyak terbukti di dunia pemasaran maupun didunia politik itu sendiri, walaupun tidak selalu ya.  Kita lihatlah sisi positif dari prahara ini. Contohnya saya. Saya yang tadinya milih partai berbendera putih, sekarang mulai terusik dengan begitu banyaknya pemberitaan PKS. Saya mulai melihat-lihat apa dan siapa sih PKS kok sampai kesannya digembosi begitu hebatnya. Walaupun akhirnya belum tentu milih juga. Tapi orang yang seperti saya jumlahnya ada puluhan juta di Indonesia. Jadi PKS lagi-lagi harus bersyukur dan berterima kasih kepada KPK yang telah mempromosikan secara gratis partainya sehingga bisa menghemat dana partai untuk keperluan yang lebih maslahat.

4. Instropeksi partai

Ini juga sangat penting untuk PKS. Mungkin ngga hanya PKS saja ya tapi juga untuk semua partai politik. Sebenarnya apa tujuan hakiki dibentuknya partai. Ya tentunya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat kan? Dalam hal ini mungkin kalau untuk PKS yang menyuarakan partai Dakwah ya mungkin untuk memperjuangkan kepentingan rakyat yang muslim atau kalo memang sudah menjadi partai ideologi terbuka berarti untuk memperjuangkan rakyat. 

Nah dengan prahara ini, tentunya PKS bisa dengan lebih jernih menilai dan mengevaluasi, sudah sejauh mana misi dan visi partai terpenuhi. Visi dan misi ini tentunya sesuai dengan yang dicanangkan oleh para pendiri terdahulu. Saya ngga tahu ya kalo ternyata memang visi dan misi PKS mengalami perubahan di perjalanan. Wong namanya juga politik ya. Ini juga bisa sekaligus menjadi bahan untuk menilai kembali kekuatan visi dan misi yang sekarang ini diusung oleh PKS. Apakah perlu di modifikasi atau malah perlu diganti atau malah seharusnya kembali ke khittahnya?

5. Makin terbuka kawan yang baik dan yang tidak dan musuh yang baik dan yang tidak

Katanya dalam dunia politik itu tidak ada kawan dan musuh yang abadi. Prahara di PKS ini juga bisa menjadi acuan untuk PKS kedepannya dalam menilai mana kawan yang benar-benar kawan, atau kawan yang karena kepentingan, atau kawan yang hanya ikut-ikutan menjadi kawan. PKS juga bisa melihat mana yang musuh beneran, mana musuh yang pura-pura padahal sebenarnya kawan, mana yang musuh yang lihat-lihat kesempatan.

Kawan dan musuh dalam jargon politik diatas sebenarnya harus diambil juga sisi positifnya. Artinya bahwa semua bisa berpotensi menjadi kawan yang baik atau juga bisa berpotensi menjadi musuh yang jahat. Tinggal tergantung dari strategi PKS apakah ingin menjadikan semua sebagai kawan atau musuh. Karena di politik kawan adalah musuh dan musuh adalah kawan. Bingung kan. Sama….

6. Hidup sederhana ala Nabi dan hati hati fitnah dunia

1400 tahun yang lalu, nabi sudah mewanti-wanti mengenai fitnah harta dunia.
“…… demi Allah bukanlah kefakiran yang paling aku takutkan padamu tetapi aku takut dibukanya dunia untukmu sebagaimana telah dibuka bagi orang-orang sebelummu dan kalian akan berlomba-lomba mendapatkannya sebagaimana mereka berlomba-lomba, dan akan menghancurkanmu sebagaimana telah menghancurkan mereka”

Saya rasa ngga perlu dijelaskan lagi ya karena saya bukan pakarnya. Tak bisa dipungkiri bahwa PKS yang sekarang tidak seperti PKS yang dulu. PKS yang saya tahu adalah para pejuang politik yang hidup sederhana. Tidak memperlihatkan kekayaan walaupun mereka berpunya. Karena masih banyak rakyat yang hidup sengsara. Semua daya dan upaya, jiwa dan harta seyogyanya diperuntukan bagi kemakmuran rakyat. Itulah sejatinya pemimpin bangsa. Jangan kita bisa tidur nyenyak sementara tetangga kita mengerang kelaparan. Jangan kita bisa bermobil mewah sementara diluar sana ribuan orang papa bergelut dengan kemiskinan hidup. Hidup sederhana itu yang terbaik buat para pemimpin bangsa.

Semoga apa yang saya tulis bisa menjadi manfaat bukan hanya buat PKS, namun buat seluruh yang membaca dan terutama buat saya sendiri. Tetap berpikir positif dan percayalah Allah sudah mengatur dan mentakdirkan semua sesuai dengan ketentuan-Nya. Tak ada yang dapat merubah ketentuan itu. Saya yakin teman-teman PKS tahu itu. Tetap berjuang tetap istiqomah dalam perjuangan. Dan tolong bikin saya jangan jadi golput lagi. Wassalam

Oleh: Jako Tingkir

sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/05/30/pks-hikmah-dalam-prahara-564415.html

KPK Dan BPK Saling Lempar Tanggung Jawab

Rabu, 29 Mei 2013 | 10.17



Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak mau disebut menghambat proses hukum dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, seperti yang diutarakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad kemarin di Jakarta.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Abraham mengatakan belum bisa menahan para tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang karena belum menerima hasil perhitungan kerugian negara dari BPK.

"BPK hanya memeriksa (keuangan negara), kewenangan menahan ada di penyidik lembaga penegak hukum, baik itu penyidik Polri, Kejaksaan, atau KPK. Jadi tidak ada kaitannya (penahanan) dengan BPK," tegas Ketua BPK Hadi Poernomo di Kantor BPK, Jakarta, Selasa (28/5).

Hasil penghitungan akhir kerugian negara dalam proyek Hambalang juga dinilai dapat digunakan KPK untuk menjerat empat tersangka dengan pasal pencucian uang. KPK baru akan bisa mendalami ada atau tidaknya unsur pencucian uang dari empat tersangka Hambalang jika telah menerima laporan BPK.

Dalam kasus Hambalang, KPK telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah Andi Mallarangeng, Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar, petinggi PT Adhi Karya Teuku Bagus Muhammad Noer, dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

sumber:http://www.suaranews.com/2013/05/walah-ternyata-beginilah-mental-kpk-dan.html

Wakil DPD RI: KPK Tidak Adil, LHI Dibantai, Anas & Andi Melenggang

 kasus century kpk melempem


Wakil Ketua DPD RI La Ode Ida mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengusutan kasus korupsi, yang seolah-olah membedakan antara yang satu dengan lainnya. Ia mencontohkan Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathonah yang dibongkar semua. Sedangkan Anas Urbaningrum dan Andi Alfian Mallarangeng masih bebas.

Kritik ini disampaikan La Ode Ida, di Jakarta, Selasa (28/5). Menurutnya, KPK harus segera menuntaskan penyidikan kasus korupsi Hambalang dan korupsi dana talangan Bank Century, yang hingga saat ini belum menyentuh pelaku utamanya.

Jika ini dibiarkan, ujar La Ode, bisa menjadi bumerang bagi pemerintah dan parpol yang kadernya
terbawa-bawa dalam kasus korupsi itu. "Agar tidak menyandera partai yang akan mengikuti Pemilu 2014," katanya.
La Ode mengkritik KPK agar berlaku adil dalam mengusut kasus korupsi. Pasalnya, kasus Hambalang dan Century belum menyentuh pelaku utamanya. Berbeda dengan perlakuan KPK terhadap kasus Luthfi Hasan Ishaaq dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Saya berharap, KPK berlaku adil pada politisi ini. Luthfi dan Fathonah seolah tidak ada ampun, sampai dibongkar semua. Tapi pada saat yang sama, politisi seperti Anas Ubaningrum, Andi Malaranggeng, masih bebas. Kasian juga," kata La Ode.

Saat ditanya apakah yang dilakukan KPK merupakan "pesanan penguasa:, La Ode menolak untuk berspekulasi. "Saya mengamati, rasanya tidak. Perlu argumen dari KPK untuk menjelaskan. Saya coba ingatkan KPK," ucapnya.

Ia menambahkan, KPK juga perlu menjelaskan kepada publik soal harta Anas dan tersangka kasus lainnya, sehingga ada perlakukan adil. Celakanya, kalau ini mendekati Pemilu, maka akan menghabisi citra parpol.

sumber: http://www.suaranews.com/2013/05/wakil-dpd-ri-kpk-memang-tidak-adil-lhi.html

PKS: Ganti BLSM dengan Pembangunan Desa

Senin, 27 Mei 2013 | 17.02

PKS: Ganti BLSM dengan Pembangunan Desa


Anggota Komisi XI, DPR RI asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Andi Rahmat menolak Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang diberikan pemerintah sebagai kompensasi penaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Menurutnya, lebih baik dana BLSM tersebut digantikan dengan Program Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dan alirkan ke desa.

"Ganti dengan PIP karena efeknya lebih riil. Kalau di desa. Ada uang Rp500 juta akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur," katanya Di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/5).

Andi Rahmat juga mengatakan mencurigai dana tersebut akan disalahgunakan sebagai program pencitraan. Selain itu, bekas anggota Pansus Century itu menolak program BLSM karena tidak menyelesaikan masalah.

"Saya tidak sependapat BLSM dilakukan saat ini. Bisa menyelesaikan masalah sementara, namun menyimpan masalah masa depan," tambahnya.

sumber:http://m.aktual.co/politik/160439pks-ganti-blsm-dengan-pembangunan-desa

PKS: Pertahanan Negara Indonesia Rentan Dibobol

 


Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), terungkap banyak hal berkaitan dengan rentannya pertahanan negara. Hal itu disebabkan kurang optimalnya pemanfaatan Lemsaneg oleh Lembaga/Kementerian RI.

Anggota Komisi I dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera menyayangkan hal itu. Sebab masalah pertahanan adalah hal utama di era modern dan keterbukaan informasi ini.

Ada kerentanan, lanjut Mardani, ketika dokumen dan data negara tidak diamankan dengan sandi. Kasus tidak terbangnya Garuda, kebocoran ujian negara, data KPU termasuk kebocoran di lembaga negara lainnya karena sangat sedikit yang menggunakan Lemsaneg dalam melindungi data mereka.

"Betapa berbahayanya jika BPKP menerima laporan dari Gubernur dan lain-lain terkait laporan keuangan daerah atau negara dapat di-trace atau malah di hack/crack. Maka akan sangat telanjang negara ini di mata musuh/negara lain," kata Mardani di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2013).

Masalah lain juga di Alat Komunikasi Satelit (Alkomsat). Menurut Mardani, yang tidak memiliki standar dan tidak compatible. Selain itu masih menggunakan alat jammer dari Israel. "Kami protes keras untuk hal ini. Ini bertentangan dengan kebijakan luar negeri kita yang belum membuka hubungan diplomatik apapun dengan negara tak bertuan itu," ucap dia.

Di sisi lain, ujar Mardani, patut disayangkan Kepala Lemsaneg malah masih berharap dapat presentasi di depan Presiden dan dihadiri lembaga negara lain. Yakni untuk dapat membuat nota kesepahaman (MoU) dalam menguatkan pertahanan sandi di Indonesia.

"Masalah sandi negara jauh lebih penting dibandingkan presentasi dan MoU dengan lembaga lain. Presiden harus aware untuk hal ini. Kita pernah menjadi macan Asia, dan pernah mendunia dengan sebagai penyelenggara KTT di tahun 1955. Eksistensi bangsa negara jauh lebih utama," tukas Mardani mengingatkan agar Presiden lebih proaktif untuk hal ini.

sumber:http://news.liputan6.com/read/597435/pks-pertahanan-negara-indonesia-rentan-dibobol

Kasus Suap 2013, Tapi Untuk TPPU KPK Tanya Penjualan Rumah 2006

 


Selama kurang lebih 3,5 jam, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hilmi Aminuddin diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan ini meliputi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Kalau yang lalu TPK (Tindak Pidana Korupsi), tadi TPPU oleh Luthfi Hasan Ishaaq," ungkap Hilmi selesai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/5/2013).

Hilmi menegaskan, KPK tak ada menanyakan pertanyaan soal aliran dana. Pertanyaannya seputar penjualan rumah yang sudah lama.

"Tidak soal dana, hanya penjualan rumah dari saya tapi itu sudah lama. Di Cipanas. Tahun 2006. Itu sudah lama sekali," jelas Hilmi.

Kedatangan Hilmi memenuhi panggilan KPK bukan sebagai saksi. Hilmi diminta menandatangani berkas TPPU yang belum selesai.

"Hari ini Pak Ustad (Hilmi) dimintakan hanya untuk tanda tangan melengkapi BAP yang kemarin masih kurang," kata Zainuddin Paru, pengacara mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq di Gedung KPK.
 
sumber: http://news.liputan6.com/read/597219/hilmi-pks-kpk-tanya-penjualan-rumah-di-cipanas-tahun-2006

Usaha Apa Yang Cocok Untuk Pemula?



Apa bidang usaha yang cocok untuk para pemula bisnis? pertanyaan ini sering muncul, karena sebagian besar tidak mulai berbisnis karena tidak memiliki ide ingin berbisnis apa. Ide itu memang tidak mudah, kalaupun ada ide belum tentu bisa terealisasi karena kendala modal dan kemampuan.

Bagaimana cara memilih bidang usaha yang cocok untuk anda yang masih pemula? 

1. Sesuai dengan passion 

Setiap orang tentu memiliki hobi. dan tentu saja banyak juga orang lain yang memiliki hobi yang sama. passion adalah sejenis hobi tapi lebih dari sekedar hobi. anda betul-betul hobi dan mengasai bidang tersebut. bahkan anda keluar uangpun rela untuk hobi itu. 

Jika anda punya hobi di bidang tertentu dan memang passion anda juga di situ, mulailah bisnis di bidang tersebut. misalnya anda hobi sepakbola. anda bisa berbisnis alat-alat olahraga sepakbola, misalnya jersey, sepatu bola, atau dan lain-lain. Orang lain banyak juga kan yang hobi bola, karena hobi, mereka juga akan mengeluarkan uang untuk menyalurkan hobinya.

Coba lihat saja diri anda, hobi anda apa? dan apa yang anda butuhkan untuk menyalurkan hobi dan passion anda. setelah anda temukan, bisnislah di bidang itu, karena yang anda butuhkan untuk menyalurkan hobi anda tadi, juga di butuhkan orang lain yang memiliki hobi sama.

Kendala orang berbisnis salah satunya adalah pasar, jika anda sudah hobi tentu target pasar dan seluk beluknya anda dapat dengan mudah di ketahui dan di pelajar. 

2. On hand 

On hand adalah keuntungan secara cepat bisa anda dapatkan. Cash and Carry. Karena biasanya para pembisnis pemula masih belum memiliki kesabaran untuk menunggu lama mendapatkan hasil. maka sangat rentan putus asa dan menutup bisnis. pilihannya berarti adalah bisnis retail tidak bisnis proyek. bisnis yang sehari-hari bisa dilakukan dan transaksi cepat juga dilakukan.

Jika pembisnis pemula mendapatkan hasil penjualan meskipun untung sedikit, akan memberikan semangat untuk terus melakukannya dan terus. 
itu dua tips untuk memilih bidang usaha yang cocok untuk pemula bisnis. silahkan anda mulai dengan mengidentifikasi hobi anda.

sumber:http://www.saudagarpks.com/2013/05/bidang-usaha-yang-cocok-untuk-pemula.html

HNW: Ganjar-Heru Fenomenal!

 


Pasangan yang diusung PKS Hadi Prabowo-Don Murdono kalah dalam hitung cepat Pilkada Jawa Tengah. Selain PKS, pasangan tersebut juga didukung oleh koalisi Partai Hanura, Gerindra, PKS, PKB, PPP dan PKNU.

Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid menilai kemenangan Ganjar-Heru yang diusung PDIP fenomenal.

"Saya sudah mengucapkan selamat kepada Pak Ganjar, Mas  Jokowi, Mbak Puan dan Bu Mega," kata Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/5/2013).

Menurut Hidayat, kemenangan Ganjar dinilai fenomenal karena berbeda dengan Jokowi di Jakarta.

"Pak Ganjar memenangkan satu putaran dengan suara tinggi. Ini membuktikan mesin partai efektif dengan mengusung kader partai sendiri," ujarnya.

Hidayat juga mengungkapkan hasil tersebut sejalan dengan kemenangan PKS di Pilkada Jawa Barat dan Sumatera Utara dimana mesin partai berjalan dan tidak hanya mengandalkan sosok figur.

"Mesin politik mendukung, dan hanya mengandalkan figur kembali terbantahkan," kata Mantan Ketua MPR itu.

Selain itu, Hidayat juga menunggu janji kampanye Ganjar-Heru yakni "Mboten Ngapusi-Mboten Korupsi. "Kita bangga menghadirkan pemimpin muda dan tidak melupakan janji kepada rakyat.

Kita juga apresiasi Pak Bibit yang legowo. Sekarang lupakan masa kampanye dan melaksanakan amanah Jawa Tengah," katanya.

Berdasarkan hitung cepat oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) hingga pukul 14.30 WIB, Ganjar-Heru memperoleh 48,46 persen suara. Urutan kedua diisi pasangan nomor urut dua, Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo, dengan perolehan sementara 30,84 persen. Adapun pasangan nomor satu Hadi Prabowo-Don Murdono berada di urutan tiga dengan suara sementara 20,70 persen. Hingga pukul 14.30 WIB, perhitungan LSI itu dilakukan saat suara yang masuk mencapai 85 persen.

Berdasarkan hitung cepat Indo Barometer, pasangan Ganjar-Heru memperoleh 46,65 persen suara, Bibit-Sudijono mendapatkan 31,77 persen suara, dan Hadi-Don Murdono meraih 21,58 persen suara. Perhitungan dilakukan saat suara yang masuk mencapai 78 persen.

Berdasarkan perhitungan suara Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang masuk hingga 95 persen, pasangan Ganjar-Heru unggul dengan perolehan 48,73 persen. Adapun pasangan Bibit-Sudijono 30,14 persen dan Hadi-Don Murdono 21,11 persen.

sumber:http://www.tribunnews.com/2013/05/27/pks-ganjar-heru-fenomenal

Hasil Sementara Pilkada Kabupaten Kudus



Lima pasangan calon bupati dan wakil bupati yang maju pada Pilkada Kabupaten Kudus 2013 adalah :

Pasangan Muhammad Tamzil-Asyrofi yang diusung Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), dan Partai Indonesia Sejahtera (PIS).

Pasangan Badri Hutomo-Sofiyan Hadi diusung Hanura, Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Bintang Reformasi (PBR).

Pasangan Erdi Nurkito-Anang Fahmi dari unsur perseorangan.

Pasangan Musthofa-Abdul Hamid (petahana) diusung PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gerindra, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Pelopor, PAN, dan PKS.

Pasangan Budiyono-Sakiran diusung Partai Golkar, Partai Damai Sejahtera (PDS), PNI Marhaenisme, dan Partai Demokrasi Pembangunan (PDP).

Hasil Quick Count Pilkada Kudus semetara :

1. Muhammad Tamzil - Asyrofi    : 31,45 % atau 143,457 suara

2. Badri Hutomo - Sofiyan Hadi   : 10,47 % atau 47.770 suara

3. Erdi Nurkito - Anang Fahmi     : 2,75 % atau 12.405 suara

4. Musthofa - Abdul Hamid         : 48,22 % atau 219.945 suara

5. Budiyono - Sakiran                    : 7,13 % atau 32.541 suara

(Berdasarkan hasil penghitungan sementara dari tim sukses pasangan Musthofa-Abdul Hamid)

sumber:http://hasil-quick-count-pilkada.blogspot.com/2013/05/hasil-quick-count-pilkada-kudus-jawa.html

Pembocor Kerahasiaan Data PPATK Harus Pidanakan

Minggu, 26 Mei 2013 | 06.56


 



by @alejandro_law17

1.    Polri Harus Pidanakan Pembocor Kerahasiaan Data PPATK PKS!! Bongkar Mafia Hukum dibalik semua ini

2.    Ketua PPATK M Yusuf begitu semangat mengungkap aliran dana Fathanah. Namun megap2 bila ditanya aliran dan Hambalang dan Century.

3.    Jd inget pasal 54 angka 2 UU/8/2010. Pejabat PPATK bersumpah akan merahasiakan apa yg nurut ketentuan harus dirahasiakan. Pidana nih!

4.    Pada saat rekening gendut pejabat polri diungkap LSM bendera, POLRI ancam pidanakan siapapun pembocor kerahasiaan data PPATK.

5.    Skrg, malah dgn terang benderang PPATK bocorin meski nggak secara detail. Ketua PPATK secara terbuka mengemukakan data temuan mrk

6.    Lalu, alasan apa seorang pejabat PPATK melanggar janjinya secara terbuka, tanpa ada seorangpun penegak hukum yg aware atas kesalahan ini?

7.    Apalagi Media telah publish transaksi rekening AF secara rinci. Data tersebut diakui valid oleh PPATK sbg data hasil temuan mrk.

8.    Rincian data temuan PPATK yg berhasil didapet media sangat janggal. Transaksi AF hanya dipublish yg menyangkut dgn perempuan.

9.    Data yg rinci tersebut jelas dipilih untuk dipublish berdasarkan kepentingan politik yg tujuannya hanya untuk demoralisasi pihak tertentu

10.    Sangat nggak logis jika seorang kastamer bank selama bertahun2 melakukan transaksi transfer hanya kepada para wanita. Mustahil

11.    Apakah pembocoran data LHA PPATK ini bermuatan pilitis? Sangat jelas berbau politis. Bahkan terlalu bodoh caranya jika tujuannya politis

12.    Akal sehat saya nggak pernah mendapatkan alasan yg kuat jika hanya data transaksi thd perempuan yg dipublish. Pnerima lakinya kok diumpetin?

13.    Apakah PPATK nggak mikir kl dampak pembocoran tsb akan berakibat pada pembunuhan karakter pihak2 yg disebut PPATK?

14.    Masyarakat awam akan segera merespon nama2 tsb sbg satu kesatuan, generalisasi dgn pihak2 yg kurang bagus citra dirinya.

15.    Mohon maaf, bbrp diantara wanita yg menerima aliran dana AF adalah berprofesi sbg penyanyi dangdut yg image dimata masyarakat kurang baik

16.    Padahal, diantara penerima dana tersebut ada juga rekening milik seorang ibu RT tangga, seorang akhwat yang jauh beda dr penyanyi dangdut

17.    Masyarakat (terutama yg awam) akan mengeneralisasi penerima dana tersebut sbg wanita2 yg kurang baik merujuk pada prilaku AF sebelumnya

18.    Bukan hanya sebagai pembunuhan karakter thd mrk para wanita yg menerima aliran dana, tapi telah berimplikasi luas thd psikososial yg negatif

19.    Pengalihan isue, menutupi lemahnya dugaan KPK, demoralisasi thd PKS dan para penerima dana adalah kesimpulan sederhana yg bisa kita ambil

20.    Membocorkan rahasia negara menurut sy bukan delik aduan. Cukup pelanggarannya diketahui aparat, bisa diproses pelanggarannya

21.    Apalagi PPATK melalui pak Yusuf secara terang2an bicara di media dlm masalah ini. Bukan hanya nggak etis, namun kejam karena dampaknya luas

22.    Jika pihak yg bernaksud mempolitisasi kasus daging, sila lakukan saja pada para tersangka meskipun itu tetap nggak bisa dibenarkan

23.    Skrg karena kasus daging, diantara para wanita yg disebut dlm 45 nama ikut hancur nama baiknya dimata rekan, tetangga bahkan saudara mrk

24.    Padalah, belum tentu semua wanita tersebut bersalah. Org bersalah yg nggak bersalah berada diluar jangkauan hukum. Kasian mrk jd korban

25.    Penghancuran karakter pelaku bukan tujuan dari pemberantasan korupsi. Apalagi pembunuhan karakter trsebut menyasar ke pihak lain

26.    Berpikirlah wahai orang2 yg mengaku sbg penegak hukum! Kasihani mrk yg nggak tahu apa2. satu kata untuk anda penegak hukum #KOPLAK

Content from Twitter

Siapakah Prof. Romli? Sandungan Berat Buat KPK

 


Di tengah euphoria atas kehebatan KPK melucuti perempuan-perempuan di sekitar Ahmad Fatonah, ada suara lain yang amat keras memperingatkan KPK, menggema dari sudut tak terduga. Suara itu – suara kebenaran tak terbantahkan - mau tak mau mesti dijadikan panutan. Boleh saja tindakan KPK mendapat pujian dari masyarakat luas, bahkan didukung oleh seluruh dunia, tetapi semua itu tidak berarti jika suara yang satu ini berkata: Tidak!

Suara itu adalah milik Prof. DR. Romli Atmasasmita, SH. LL.M.

Siapa Professor Doktor yang hebat ini?

Biasa disapa Prof. Romli, beliau lahir di Cianjur, Jawa Barat, 1944. Menyelesaikan pendidikan S-1 Hukum pada Fak. Hukum Unpad, 1969. Kemudian menyandang gelar Master Hukum dari University of California, Berkeley, 1981. Lalu menyandang gelar Doktor Cum Laude dalam Ilmu Hukum dari UGM, 1996. Saat ini beliau aktif sebagai Maha Guru Hukum Pidana Internasional, pada Program Doktor Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Bandung. Selain aktif di dunia akademis, beliau juga adalah Koordinator Forum Pemantau Pemberantasan Korupsi (Forum 2004), dan tim ahli United Nations Convention Against Corruption (Konvensi PBB Melawan Korupsi).

Itulah sekilas reputasinya.

Tetapi itu belum cukup. Pada masa persiapan pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Prof. Romli adalah Ketua Tim Seleksi Komisioner KPK, yang kemudian memilih Taufiequrrachman Ruki. Di era pemerintahan Presiden Megawati, Prof. Romli ditunjuk sebagai Anggota Tim Perumus UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Korupsi yang berlaku sampai sekarang. Dari kapasitas inilah Prof. Romli mesti didengarkan.

Prof Romli berbicara mengenai Tugas KPK dan latar belakang dibentuknya KPK. Bahwa sasaran UU Tipikor itu adalah penyelenggara negara, tak dapat digunakan untuk menjerat kalangan swasta, kecuali dengan alasan khusus. Tuduhan suap-menyuap itu pun harus jelas buktinya, terkait dengan tugas dan kewenangannya. Soal TPPU, hanya ada 26 pasal TPPU dan tak ada soal pasal produk pertanian.

Ketika pewawancara menunjukkan pasal TPPU yang dituduhkan kepada Akhmad Fatonah, Prof. Romli berkata: “Itu pasal apa? Dari mana? Tak ada pasal seperti itu dalam TPPU!”

Beliau juga secara khusus menyoroti Bambang Widjoyanto, yang didengarnya pernah bicara tentang ‘menggunakan wewenang untuk mempengaruhi’. Bahwa pasal itu tidak ada dalam UU Tipikor. Soal masih dalam perencanaan atau direncanakan untuk diundangkan, itu tak ada urusannya. Bicara hukum adalah bicara hukum: “Pasal itu tidak ada dalam UU Tipikor!”

Dengan suara dan mimik yang sedikit kecewa, Professor Romli berkata : “Terus terang saya meragukan cara kerja KPK seperti ini!” Ucapan itu barangkali tak punya makna apa-apa di kalangan awam, tetapi dapat dimaknai sebagai sambaran petir di kalangan ilmuwan. Tetapi ucapannya berikutnya pasti dapat dimengerti sebagai kemarahan oleh siapa pun juga: “Komisioner KPK dapat dipenjara maksimal 4 tahun karena membocorkan nama-nama orang yang menerima aliran dana dari Akhmad Fatonah!”

Wawancara itu ada dalam video berikut ini: http://www.youtube.com/watch?v=cikxLwLvgBw

Kesimpulannya adalah, UU Tipikor yang dijalankan oleh KPK itu bertujuan untuk memberantas korupsi demi keselamatan bangsa ini, bukan untuk tujuan selain itu. Sasaran cakupannya adalah penyelenggara negara mulai dari Presiden sampai ke bawahnya.

Selebihnya, mari kita interpretasikan sendiri-sendiri.

Oleh: Tengku Bintang

sumber:http://hukum.kompasiana.com/2013/05/26/prof-romli-atmasasmita-sandungan-berat-buat-kpk-562970.html

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger