)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Skenario Penjegalan PKS di Pemilu 2014

Jumat, 10 Mei 2013 | 11.06

 
Munculnya kasus suap impor daging di Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) yang menimpa Partai Keadilan Sejahtera (PKS), seakan menjadi bulan-bulanan media untuk memberitakan kasus yang membelit partai tersebut.

Hal itu terjadi karena mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, menjadi tersangka dalam kasus tersebut, bersama Ahmad Fathanah (AF) yang diduga sebagai teman dekat Luthfi.

Terlebih, setelah berjalannya penyelidikan kasus ini, sejumlah wanita cantik muncul di balik kasus tersebut dan terkait dengan Ahmad Fathanah. Alhasil citra PKS yang selama ini terkenal bersih, santun dan jauh dari kesan begajulan, kini secara liar citra itu terbantahkan.

Namun, yang menjadi pertanyaan banyak pihak adalah, kenapa hanya persoalan suap impor daging ini seakan menjadi fokus penegak hukum, terutama bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sedangkan kasus lainnya seperti bailout Bank Century, kasus Hambalang, dan berbagai kasus lainnya yang bersinggungan dengan penguasa.

Dari berbagai sumber yang dikumpulkan Sindonews, muncul skenario besar terkait kasus impor daging ini untuk menjegal PKS di Pemilihan Umum (Pemilu) 2014. Adanya dugaan itu, didasarkan alur dan jalannya kasus impor daging ini.

"PKS ada skenario dari kalangan eksternal yang ingin menjatuhkan PKS. Skenario untuk menjatuhkan PKS terlihat justru dari kejanggalan pemeriksaan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)," kata Direktur Eksekutif Center for Indonesian Reform (CIR), Sapto Waluyo dalam rilisnya yang diterima Sindonews beberapa waktu lalu

Menurutnya, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) tidak tertangkap tangan menerima suap, tapi datang sendiri ke kantor KPK dengan sukarela. Sebenarnya, Luthfi bisa bilang akan datang besok paginya, karena malam itu memang tak ada pemeriksaan, hanya ditanya identitas dan kondisi kesehatan.

Selain itu, terkait hari ini Jumat (10/5/2013), akan diperiksanya Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin, semakin mempertajam analisis bahwa partai ini sedang masuk dalam  desain penjegalan di Pemilu 2014.

Pasalnya, bukan tidak mungkin, Hilmi bisa dijadikan tersangka dalam kasus ini, jika saja KPK menemukan atau sengaja merancang dan memenuhi pesanan pihak eksternal KPK, untuk mentersangkakan Hilmi.

Jika benar Hilmi jadi tersangka, maka kredibilitas dan masa depan PKS akan berada di ujung tanduk. Ditambah lagi, KPK akan memeriksa Presiden PKS Anis Matta, pada Senin 13 Mei 2013 mendatang. Perkiraan ini tentunya bukan tanpa alasan, karena cukup dengan mata telanjang saja, publik bisa membaca dengan terang-benderang.

Politikus PKS Nasir Djamil mengatakan, pihaknya tak akan mengabiskan energi hanya untuk mengurusi Ahmad Fathanah, meskipun orang tersebut terus saja membawa nama PKS dalam sepak terjangnya. "Jangan-jangan ini malah bagian dari skenario untuk mengacaukan konsentrasi PKS menjelang Pemilu 2014," ujar Nasir menduga ketika dihubungi Sindonews, Selasa 7 Mei 2013.

Dugaan itu tentu saja muncul, karena penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus ini terkesan berlebihan. Apalagi mengurusi kasus-kasus yang nilainya kecil. KPK terus saja sibuk mengurus kasus yang nilainya Rp20 juta, Rp70 juta, lama-lama yang Rp1 juta juga diurus, sementara kasus hambalang yang ratusan milyar dan century yang trilyunan jalan di tempat.

sumber:http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/10/12/747109/dugaan-skenario-penjegalan-pks-di-pemilu-2014

Sudah Jelas! Ahmad Fathanah Bukan Kader PKS, Karena Jarang Shalat

 ahmad fathanah


Tersangka kasus suap impor daging sapi Ahmad Fathanah yang juga teman dekat mantan presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, dinilai sebagai sosok yang jarang shalat.

Walau waktu shalat Jumat sedang berjalan, Fathanah kerapkali tidak perduli dan terus saja jalan pakai mobil

Hal tersebut diungkapkan oleh supir pribadi Ahmad Fathanah, Sahrudin. Ia mengungkapkan selama bekerja sebagai supir, tak pernah melihat orang pintar agama tersebut shalat.

“Saya enggak pernah melihat dia salat. Lagi Jum'atan saja tetap jalan pakai mobil,” ujar Sahrudin kepada media, Rabu, 8 Mei 2013.

Ahmad Fathanah dijadikan tersangka oleh KPK dalam kasus suap daging impor. Ia tertangkap tangan oleh KPK di Hotel Le Meridien bersama mahasiswa cantik Maharani. Setelah diselidiki oleh KPK, banyak wanita yang mendapat aliran dana dari Fathanah.

Selain Maharani yang berada di sekitar Fathanah, ada juga Ayu Azhari. Ayu mengakui dirinya pernah beberapa kali bertemu dengan Fathanah dan dijanjikan pekerjaan. Selain itu ada model seksi Vitalisa Sesha. Artis seksi tersebut diberi mobil dan jam tangan mewah.

Masihkah memaksakan pembentukan opini bahwa Ahmad Fathanah kader PKS?

sumber:http://www.suaranews.com/2013/05/sudah-jelas-ahmad-fathanah-bukan-kader.html

Ternyata Pembohongan Publik Johan Budi Sudah 5 Kali

Kamis, 09 Mei 2013 | 08.05

 


Semakin terungkapnya kebohongan KPK melalui Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri, Johan Budi. Membuat publik semakin tidak simpatik dengan kinerja KPK.
Pada acara debat Primetime News di Metro TV, Rabu (8/5). Fahri Hamzah selaku politikus PKS mengungkap kebohongan publik yang dilakukan oleh Johan Budi. Kebohongan KPK yang mengatakan bahwa ketika melakukan penyitaan pada hari Senin (6/5), Johan Budi mengatakan bahwa KPK membawa Surat Penyitaan, dan petugas KPK dihalang-halangi oleh pengamanan kantor DPP PKS saat melakukan upaya penyitaan.

Dengan tegas, Fahri Hamzah berkata keras kepada Johan Budi. Bahwa Johan Budi melakukan kebohongan publik dengan mengatakan membawa surat penyitaan dan membuat opini bahwa petugas pengamanan PKS menghalang-halangi.

"Anda telah melakukan PEMBOHONGAN PUBLIK pak Johan, kami memiliki fakta valid berupa video penyitaan tersebut, silahkan jika KPK memiliki video juga, mari sama-sama kita buktikan di pengadilan," Ucap Fahri Hamzah

Johan Budi terdengar kelabakan hingga terdiam beberapa saat, lalu berkata sambil terdengar terbata-bata mengucapkan "Kami bawa... kok"

Selanjutnya Fahri Hamzah menjelaskan bahwa KPK datang tanpa membawa surat penyitaan, sehingga tentu petugas pengamanan DPP PKS harus menanyakan dan menunjukkan surat penyitaan, kalau tidak ada surat penyitaan maka tidak boleh dibawa mobil-mobil yang terparkir.
“Masa mengambil mobil orang lain tidak ada suratnya. Anda menyalahi prosedur. Ini bertentangan dengan KUHAP. Hukum jangan diputar menjadi opini publik
semau mereka. Perang opini lawan KPK tidak akan menang, makanya Johan Budi dipelihara,” tegas Fahri.
Ini tidak kali pertama Jubir KPK melakukan kebohongan publik, diantaranya bahwa Presiden PKS tertangkap tangan menerima uang suap, padahal Presiden PKS ditangkap di DPP PKS saat sedang rapat, puluhan wartawan menjadi saksinya.

Kedua, Johan Budi mengatakan bahwa tidak ada penangkapan terhadap LHI tetapi hanya menyampaikan surat pemanggilan sebagai saksi, tetapi nyatanya dalam surat yang dibawa oleh petugas KPK adalah surat penangkapan kepada LHI bukan surat pemanggilan saksi.

Ketiga, Johan Budi dengan pede mengatakan ada rekaman percakapan antara Mentan dan LHI, tetapi lagi-lagi pernyataan Johan Budi bohong dan dibantah sendiri oleh pimpinan KPK, Abraham Samad. Bahwa tidak ada rekaman yang dimaksud Johan Budi.

Keempat, Johan Budi mengatakan berkali-kali bahwa bahwa Ahmad Fathanah adalah kader PKS. Nyatanya, Ahmad Fathanah bukan kader PKS tetapi makelar proyek yang biasa berada di gedung DPR-RI.

Kelima, Johan Budi mengatakan bahwa Ahmad Zaki kabur loncat pagar dan pergi membawa kunci mobil. Padahal semua petugas KPK yang berada disitu tahu, bahwa Ahmad Zaki sedang istirahat duduk didalam gedung DPP PKS setelah diperiksa lama oleh KPK, dan Ahmad Zaki tidak membawa kunci mobil manapun.

Publik semakin pintar menilai cara kerja KPK yang ternyata sarampangan dan tebang pilih. Kasus-kasus Korupsi besar seperti Hambalang dan Century juga kasus PON, masih mengambang padahal nilainya lebih besar berkisar ratusan milyar hingga trilyunan.

Juga anehnya, pernyataan Nazzaruddin dan Gayus Tambunan yang menyebut beberapa pejabat pemerintah, tidak pernah ditindak lanjuti. Tetapi penyataan Ahmad Fathanah al Kadzab dengan cepat ditindak lanjuti, padahal banyak pernyataan Ahmad Fathanah yang terlihat dengan jelas kebohongan-kebohongannya.

Semakin terkuaknya kebohongan jubir KPK, semakin membuat publik yakin bahwa KPK memang telah melakukan upaya untuk memerangi PKS bukan pemberantasan korupsi. KPK telah melakukan upaya politisasi untuk meng-kriminalisasikan PKS.

sumber:http://www.suaranews.com/2013/05/ketahuan-bohong-johan-budi-kelabakan.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Apakah PKS Melawan KPK?


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat ini  menjadi berita heboh di semua media. Bahkan, di beberapa media ditulis dan dikesankan seolah-olah PKS melawan KPK karena menghalangi upaya penyitaan di DPP PKS. Tapi, benarkah PKS melawan KPK? Ini penjelasan Hidayat Nur Wahid (HNW) yang kami kutip dari akun resmi Twitter beliau (@hnurwahid). Selamat menyimak.
  1. Pagi sahabat, Insya Allah fikiran masih sejernih pagi. Mdh2an sahabat bisa jernih menilai knp ada kesan #PKSMelawan KPK
  2. Bbrp hari ini, media menaruh perhatian besar kpd PKS krn isu #PKSMelawan KPK. Itu tentu krn cinta kpd PKS dan KPK :)
  3. Kesan bhw #PKSMelawan KPK jadi luar biasa krn media menulisnya semacam itu. Pdhl, tak ada track record PKS melawan KPK
  4. Sejak dlm rancangan pembuatan UU ttg KPK, Fraksi PKS sangat jelas dukung keberadaan KPK dg kewenangan yg kuat
  5. Thn lalu ada hingar bingar usulan revisi UU KPK di DPR, FPKS pun berada di garda terdepan tolak revisi UU itu krn akan membonsai KPK
  6. Sikap kami jelas. Ketika Ust LHI didatangi KPK dan mrk sampaikan surat utk penahanan, apakah #PKSMelawan ? Tidak!
  7. Utk Ust LHI yg kami cintai karena Allah saja, PKS tdk lakukan perlawanan, apalagi hanya utk bbrp unit mobil
  8. Kata tim hukum Ust LHI, Pak Zainuddin Paru, wkt itu sekuriti DPP sdh persilakan, tapi minta KPK prlihatkan dulu surat tgas utk penyitaan
  9. Nyatanya, pihak KPK tak bisa tunjukkan surat penugasan, maka sekuriti persilakan datang Selasa (7/5) pagi dg bawa surat tugas
  10. Selasa (7/5) sore tim KPK datang lg, tapi surat tugas tak dibawa, justru bawa surat undangan kpd Ketua Majlis Syuro & Presiden PKS
  11. Ketika kawan2 sekuriti lihat tak ada surat tugas, wajar mereka merasa brtgjwb utk amankan barang2 di lingk DPP. Itu tugas mrk
  12. Prinsipnya, tak akan #PKSMelawan KPK. Silakan ambil mobil2 itu. Tapi...
  13. Tapi, supaya tak jadi heboh, apa sih susahnya KPK bawa surat dan secara definitif sebutkan mobil mana yg mau diambil & atas dasar apa?
  14. Saya yakin kalau itu dilakukan, aplg dg kordinasi dg pimp partai spt dulu dilakukan trhadap Ust LHI, tak akan ada masalah
  15. Kata kuncinya, tak benar #PKSMelawan. PKS cm ingatkan, mekanisme pnegakan hukum harus dibarengi komitmen utk tegakkan hkum itu sndiri
  16. Jalankan aturan2nya, maka PKS akan dukung KPK. Tak akan #PKSMelawan. Sbgm track record PKS yg selalu cinta dan dukung KPK. Sekian
 sumber:http://www.pks-kabserang.org/berita-pks-nasional/benarkah-pks-melawan-kpk
 

Cerita Lucu dari Negeri Sebelah tentang Sita-Menyita

Cerita Lucu dari Negeri Sebelah tentang Sita-Menyita
Perhatian: Cerita lucu tentang sita-menyita ini hanyalah fiktif/rekayasa. Mohon maaf apabila ada kesamaan tempat dan nama. Mohon maaf juga apabila ada yang merasa tersinggung. Cerita ini hanya bersifat intermezo untuk mengendorkan urat syaraf yang tegang. Cerita ini juga dapat copas dari sebelah. Selamat membaca.

Tamu                    : Selamat malam...

Tuan Rumah       : Selamat malam juga. Ada yang bisa kami bantu?

Tamu                    : Saya mau menyita motor Anda

Tuan Rumah       : Boleh. Ada surat penyitaannya?

Tamu                    : Nggak ada, nanti menyusul.

Tuan Rumah       : BHUAAHK!!! (mukul pake panci)

Tamu               :Aduuhh.. Kenapa kok mukul saya? Saya dari KahPeKah. Anda menghalangi proses hukum..!!

Tuan Rumah      : Maaf, saya kira Anda maling yang pakai modus penipuan. Habis gak mirip sama petugas hukum...

Tamu                     : Saya maling,,,,?? Apa buktinya...??

Tuan Rumah       : Nanti saja menyusul...


sumber:http://www.pks-kabserang.org/news-update/cerita-lucu-dari-negeri-sebelah-tentang-sita-menyita

Character Assasination ala Media

 


Di masa perang informasi dan era propaganda sekarang ini, media menjadi bagian yang paling penting dari alat perjuangan politik termasuk dalam hal pencitraan (image building), invasi pemikiran (ghazwul fikri),pembunuhan karakter (Character Assasination) dan justifikasi tindakan terhadap publik.

Hari ini penulis menemukan headline pemberitaan dari Koran Tempo yang menuliskan “Fathonah pasok mobil ke artis hingga PKS”, ini salah satu contoh ‘Character Assasination' yang dialamatkan ke PKS melalui pemberitaan yang dilayangkan oleh pihak Tempo selaku pelaku media.

Jika pembaca yang menerima informasi ini tidak memiliki background information atau pengetahuan yang memadai sebelumnya, maka sudah barang tentu pembaca tersebut akan terjebak propaganda media dan menjadi korban manipulasi atas kalimat-kalimat tendesius tersebut.

Melalui sarana intervensi eksternal, media mulai menciptakan konsepsi stereotip terhadap pihak tertentu, memanipulasi sekaligus memutar balikkan fakta, mendistorsi kebenaran, melanggar prinsip fairness doktrin dan melakukan kebohongan publik dengan cara membesar-besarkan, mendramatisir, mengecilkan dan menyisihkan fakta-fakta tertentu.

Kebohongan merupakan suatu keniscayaan dalam pemberitaan media akhir-akhir ini.  Berita adalah rekontruksi pristiwa melalui simbol, kata-kata / gambar yang memiliki keterbatasan ruang (kolom) dan waktu (durasi), sehingga banyak fakta yang harus tersisihkan setidaknya melalui teori piramida terbalik yakni sangat penting, penting, dan tidak penting.

Itu sebabnya apa yang disajikan media bisa jadi merupakan realita semu yang sudah ditambah, dikurangi atau dibumbui dengan permain kata agar menarik perhatian public.

Yang membuat penulis heran adalah kebohongan yang secara sengaja telah dilakukan oleh pihak media belakangan ini, Pengalihan isu yang dilakukan atas kasus Anas yang sampai sekarang tak kunjung digantung di monas, dan tak pelak lagi drama singkunipun dijadikan salah satu alat mempelintir opini public.

Kasus Anas pun akhirnya hilang dari peredaran bak ditelan bumi, sebagaimana skandal gurita cikeas dan century yang hanya muncul sebentar dipermukaan tanpa penyelesaian. Benar-benar menambah deretan panjang pertanyaan penulis  “Drama  apakah yang sebenarnya sedang disetting oleh pihak media terhadap para aktornya???”

Masyarakat sekarang ini perlu mengetahui bahwa setiap media massa memiliki agendanya sendiri,  sesuai dengan visi misinya tersendiri. Secara teoritis, setiap media memiliki agenda media yang disetting sejak awal.

Agenda inilah yang mengendalikan akses penerima informasi terhadap berita dan infomasi yang ditawarkan oleh media massa tersebut. Asumsi teori agenda setting – yang diperkenalkan oleh Maxwell McCombs dan Donald L. Shaw – menyebutkan bahwa media mempunyai kemampuan untuk menyeleksi dan mengarahkan perhatian masyarakat pada gagasan atau peristiwa tertentu.

Media mengatakan pada kita apa yang penting dan apa yang tidak penting. Media pun mengatur apa yang harus kita lihat, tokoh siapa yang harus kita dukung. Dengan kata lain, agenda media akan menjadi agenda publik/masyarakat.

Secara praktis, agenda setting menentukan apa yang harus diberitakan sehingga menjadi “agenda publik”, yakni isu utama yang menjadi bahan pembicaraan, hingga menjadi kebijakan media yang dapat mempengaruhi agenda politik yang pada akhirnya menentukan kebijakan publik.

Demikianlah, semua pemberitaan media pada dasarnya dibingkai (farming) berdasarkan agenda media atau skanario tertentu, sehingga menimbulkan pengaruh dan interpretasi tertentu dan menciptakan opini publik.

Opini itulah yang mengendalikan pemikiran dan sikap masyarakat terhadap isu tertentu. Untuk saat ini mustahil mencari pemberitaan media yang bersifat objektif karena Objektivitas di media massa adalah “objektivitas yang bersifat subjektif”.

Lihat saja bagaimana akhir-akhir ini media massa menggiring opini publik pada kasus suap LHI, penggiringan yang terkesan ngawur dan begitu didramatisir. Dari dugaan suap kuota sapi impor yang sampai saat ini masih dipertanyakan kebenaran, Ahmad Fathonah yang mengaku kader PKS (tanya apakah punya kartu anggota), padahal jelas-jelas PKS telah membantah hal tersebut, kasus suap yang tak terbukti itupun kini beralih status menjadi pencucian uang hingga menyeret-nyeret nama beberapa petinggi partai yang selalu mengatasnamakan diri sebagai partai dakwah, tak hanya itu untuk menghancurkan identitas partai dakwah ini akhirnya mediapun kalab dengan mengarahkan kasus ini ke gratifikasi seks yang dilakukan AF tapi dosanya dilimpahkan secara mentah ditubuh partai.

Ini jelas merupakan bagian skenario 'Character Assasination' ala media dan setidaknya public harus lebih bijak lagi menyikapi permasalahan ini.

by @ArniSmart on twitter

Johan Budi Terbukti Lakukan Kebohongan Publik di Metro TV

Fahri Hamzah: Johan Budi Lakukan Kebohongan Publik dan Langgar Prosedur




















Jakarta – Debat seru terjadi malam ini, Rabu (8/5/2013) di Metro TV. Debat ini mempertemukan Fahri Hamzah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi, untuk membahas seputar Kasus Impor Sapi. Pada kesempatan ini  Johan Budi tak bisa berkutik menghadapi argumen Fahri Hamzah.

Pada debat ini, Fahri Hamzah mengatakan bahwa Johan Budi lakukan kebohongan publik terkait penyitaan di DPP PKS.

“KPK datang ke DPP PKS tidak membawa surat penyitaan. Anda jangan melakukan kebohongan publik,” kata Fahri Hamzah.

Sampai disini, Johan Budi tak berkutik. Kemudian dengan nada ragu Johan Budi menjawab.

“Oke, kita buka di pengadilan kami punya bukti video,” ujar Johan, lalu diam.

Menurut Fahri, selain melakukan kebohongan publik, KPK juga melakukan pelanggaran prosedur.

“Masa mengambil mobil orang lain tidak ada suratnya. Anda menyalahi prosedur. Ini bertentangan dengan KUHAP,” tegas Fahri.

“Hukum jangan diputar menjadi opini publik semau mereka.  Perang opini lawan KPK tidak akan menang, makanya Johan Budi dipelihara,” pungkas Fahri Hamzah.
sumber:http://www.pks-kabserang.org/berita-pks-nasional/fahri-hamzah-johan-budi-lakukan-kebohongan-publik

Jebakan Batman Ahmad Fathanah Untuk PKS

Rabu, 08 Mei 2013 | 11.48


by @alejandro_law17

    1. hari ini, hampir semua portal berita disesaki oleh pemberitaan Ahmad fathanah (AF). Dari kisah playboynya sampe macem2 urusan cashflow
    
    2. AF adlh seorang calo yg trbiasa deket dgn orang2 parpol. Apapun, oleh si AF ini bisa dijadiin duit entah itu pilkada atau urusan proyek
    
    3. Contoh kedekatan AF dengan petinggi partai lain adalah kedekatan dia dengan Ilham Arief Sirajuddin yg merupakan ketua demokrat Sulsel
    
    4. Bukti kedekatannya adalah, Ilham Arief Sirajuddin meminta AF untuk memediasi pencalonannya dalam pilkada sulsel dengan pihak PKS.
    
    5. Nggak cuman mediasi. Ilham juga memberikan kepercayaan yang tinggi terhadap AF yaitu menitipkan uang biaya pilkada untuk PKS melalui AF
    
    6. Beritanya, cekidot http://t.co/9WhlA9Pacj. Sepintas nggak ada yang aneh, AF hanya menyalurkan uang dari Ilham ke PKS dengan sebuah cara
    
    7. Tapi jika anda jeli, kenapa tiba2 muncul transaksi cuci uang dari AF ke DPW PKS di Sulsel? Ada unsur jebakan yang dilakukan AF untuk PKS
    
    8. Jika AF hanya menyampaikan amanat biaya pilkada, tentu hal ini nggak akan jadi masalah karena uang itu sifatnya dari Ilham, bukan AF
    
    9. Tapi kenapa uang yang diberikan dari Ilham untuk PKS sekarang berubah menjadi uang hasil kejahatan dan merupakan bagian dari TPPU?
    
    10. Kemungkinannya adalah AF mentransfer/beri uang hasil kejahatannya ke PKS sulsel sedangkan uang yang dia terima dari Ilham dia kantongi
    
    11. Kenapa AF nggak memberikan uang pemenangan titipan dari Ilham Arief Sirajuddin tersebut langsung secara langsung?
    
    12. Cermati bagian ini, kemungkinannya adalah AF secara nggak sadar tanpa maksud apa-apa hanya mentransfer uang yang ada di rekening dia.
    
    13.kemungkinan lain adlh AF dgn sengaja mengirimkan uang hasil kejahatannya ke PKS dgn tujuan trtentu agar PKS tersangkut. jebakan betmen?
    
    14. Karena kesalahan AF ini sekarang PKS secara institusi melalui DPW Sulsel telah tersangkut aliran dana hasil korupsi tersebut
    
    15. Sedangkan DPW PKS Sulsel hanya mengetahui dana yang diberikan melalui AF adalah dana pemenangan pilkada yang berasal dari Ilham Arif.
    
    16. Saya meyakini AF nggak memberikan uang pemenangan dri Ilham Arief Sirajuddin secara langsung, namun menukarnya dengan uang dia adalah..
    
    17. ..dengan maksud & tujuan tertentu yaitu memberikan perangkap ke PKS agar tersangkut dlm sebuah masalah hukum yg dia adlh aktor utamanya
    
    18. AF adalah calo yang berlindung dibalik nama PKS & bukan mustahil dia juga sering membawa nama partai lain untuk kepentingan pribadinya
    
    19. Secara nyata, keuntungan yg dia peroleh dia gunakan buat hurah hurah dengan para hareem cantik dengan bayaran tinggi (asumsi saya lho)
    
    20. Maharani, Ayu Azhari, Vitalia Sesha dan terakhir hari ini muncul lagi nama seorang perempuan lain yaitu Tri Kurnia.
    
    21. Masing2 menerima 10 jt (maharani), 20 juta+1800 $ (Ayu Azhari), jazz+Chopard plus sejumlah duit (seisha) dan Tri Kurnia yg terima freed
    
    22. Gaya hedon AF dengan perempuan2 yang tersangkut dengannya mematahkan dugaan bahwa AF adalah mesin ATM PKS. he works for himself!
    
    23. AF hanya seorang makelar bergaya sosialita yang bekerja untuk memenuhi nafsu pribadinya. Contoh yaitu dihambur2kan untuk perempuan.
    
    23. Jika ada aliran dana terhadap LHI, bukan berarti mereka bekerja sama dalam pencucian uang. Sama sekali tuduhan itu blm bisa dibuktikan.
    
    25. Karena Adik Anis Matta sendiri terima dana sebesar 50 juta perak dari AF sebagai pembayaran dari uang yang pernah dipinjem AF.
    
    26. Bisa jadi pinjaman AF ke Saldi matta juga jebakan karena u/ sekelas AF dgn uang Miliaran di rekeningnya, kok malah pinjm duit segitu?
    
    27. Saya duga AF sengaja pinjam uang, lalu dia bayar memakai uang hasil kejahatan. Targetnya tercapai yaitu pihak lain tersangkut e,g Saldi
    
    28. Saldi Matta sebagai adik Anis Matta yg teraliri duit korupsi akan dipersepsi menjadi representasi orang PKS yang terima uang.haram tsb
    
    29. Aliran dana ke LHI menurut PPATK, aliran uang ke PKS sulsel dan aliran dana ke Saldi matta akan menimbulkan kesan PKS secara struktural
    
    30. Permainan AF yang royal terhadap banyak perempuanpun berimplikasi luas menyangkut ke PKS. Padalah istri AF menyatakan AF BUKAN KADER PKS
    
    31. AF dengan berbagai permainan kotornya telah berhasil mempersepsi publik seolah PKS secara struktural koruptif dan gila perempuan.
    
    32. Saya mulai mengerti pola yang dilakukan AF untuk menjebak beberapa orang PKS supaya terserat dengan sebuah masalah melalui dia
    
    33. Mungkin analisis ini bisa ditanyakan bener/gaknya kepada @MbKung, Mbah Supono Soegirman yang lebih mengerti mslh operasi seorang agen
    
    34. Jika analisis saya benar, kemungkinan beberapa orang yang kena jebakan betmen adalah mereka yg terlampau percaya dengan performance AF
    
    35. Dengan penampilan meyakinkan kayak orang tajir, bergaya sosialita dan dipoles dengan mulut manis siapa yang gak percaya dgn profil AF?
    
    36. Kayak Ust Anis Matta blg, konspirasi bisa trjadi manakala seseorang terlalu dekat dengan sumur sehingga orang mudah mendorongnya jatuh.
    
    37. Skrg saya paham. Tanpa mengabaikan fakta hukum yg sama2 kita ketahui, upaya penjebakan itu memang ada, bs qt analisis secara sederhana.
    
    38. Namun saya hanya membuat sebuah analisis sederhana dengan data sekunder dari media, sama sekali nggak membuktikan analisis saya benar.
    
    39. Adalah hak saya mengimbangi mainstream berita di media melalui perspektif lain berawal dr berbagai kejanggalan yang nampak oleh mata
    
    40. @ all seluruh kader PKS, yakini saja apa yang anda semua yakini, kasus misbakhun adalah contoh betapa kita bisa lewatin masa sulit kita
    
    41. Saat orang beramai-ramai mempersalahkan PKS & Misbakhun, kita kader PKS yang tetap pada standing poin bahwa Misbakhun nggak bersalah.
    
    42. Buah dari keyakinan kita terhadap kasus Misbakhun adalah sebuah contoh yang akhirnya membawa kita pd sebuah kemenangan, Misbakhun bebas
    
    43. Inget! When everyone is against you, it means you are absolutely wrong or you are absolutely right ~Guinon, Albert~
    
    44. Kader, tetap kokoh dalam sebuah keyakinan atau kita hancur! If you don't stand for something you will fall for anything Sekian
    
    Content from Twitter

"Sabarlah Saudaraku..." by @Fahrihamzah

Selasa, 07 Mei 2013 | 22.08

 
by @Fahrihamzah
 
 
Sabarlah ikhwan, tak perlu kau yakinkan orang bahwa kau benar dan kita orang baik2.
 
Dan tak perlu bersedih, kau belum apa2 hanya berita di layar kaca. Menangislah dalam sepimu.

Kebenaran takkan mendua, apa yg membuatmu yakin dan tenang adalah kebenaran.

Sebaliknya kegelisahanmu hanya karena kau belum yakin dengan apa yg kau pegang. Kita memegang janji setia.

Sewaktu janjimu diambil kau masih belia. Dan kau yakin bahwa apapun meski langit runtuh kebenaran akan kita pegang.

Waktu mengayunkan kaki kita, dunia makin gelap. Tanda-tanda makin tak jelas. Dan kita ada di dalamnya.

Dan ketika kau tak sadar kadang kau merasa tak lagi murni dan keresahan mulai merogoh hatimu.

Hela nafasmu sejenak ya ikhwan, lagi2 kau sedang diajar makna ikhlas...karena untuk apakah amal dan kerjamu?

Jiwa kita yg diseret dunia bergetah ini adalah jiwa muda yang lentur kadang2 mudah luntur.

Tataplah langit dan gemintang malam ini. Kau pasti tahu bahwa tidak mungkin ini semua main-main. GUSTI ALLAH MBOTEN SARE. 

Kita tidak bekerja untuk partai apalagi untuk manusia yg sangat mungkin bersalah.

Kita tidak bekerja untuk kemenangan suara politik yang kadang dapat menjadi awal bencana kemanusiaan

Kita tidak sedang membangun tahta kuasa. Kita sedang membangun kesadaran bahwa ada yg lebih besar dari kekuasaan.

Dan malam ini kau di sentak kembali oleh satu frasa lama: betapa menggodanya orang punya kuasa.

Kekuasan itu kata franklin, adalah pencipta selera yang paling tinggi.semua orang berduyun mengejarnya.

Ada perempuan, ada laki2 dan ada perantara yang membawa uang kemana-mana. Kekuasaan menggelap mata siapa saja.

Orang2 yg sedang menggunakan kekuasaan super body-nya pun menyangka dia telah aman dari fatamorgana ini.

Lihatlah efek kekuasaan pada semua orang yg dangkal akan sama: sombong, sewenang2 dan tak mau mendengar saran.

Kesombongan tak nampak pada bahasa yg keras atau tinggi tapi pada sikap sok tahu dan merasa selalu benar.

Orang2 ini menggunakan kekuasaannya seperti orang kesurupan. Dan mereka menyebut diri mewakili negara menegakkan moral.

Mereka menganggap negara harus selalu benar dan negara harus selalu menang. Karenanya segala cara menjadi benar.

Takkan lama, semua tirani akan mendapat perlawanan sesuci apapun dalih mereka.

Agamapun yg digunakan untuk melanggengkan tiran akan hancur berkeping dan sirna. Apalagi secuil kuasa extra.

Berniatlah kawan, untuk melawan tirani meski itu melekat pada diri kita sendiri meski kita harus mati.

Dan kesabaranmu akan merontokkan topeng2 badut itu sebentar lagi. Asal niatmu benar.

Karena hanya niat yang benar yang membuat kita bertahan dalam perlawanan.

Karena hanya niat yang benar yang dapat membedakan hukum dan balas dendam.

Dan karena hanya niat yg benar yang dapat membuat kita semua selalu siap dengan segala kemungkinan. 

https://twitter.com/Fahrihamzah

Jejak Misterius Ahmad Fathanah - Bag. I

 


 By @TrioMacan2000

    Ok teman tuips…kita bahas ttg misteri Ahmad Fathanah saja terlebih dahulu ya …
    
    1. Eng ing eeng…kita bahas Misteri Ahmad Fathanah ini. Dirinya jadi pusat & play maker dlm sejumlah kasus korupsi Elit PKS
    
    2. Dimulai dari “tertangkap tangannya” AF ini dlm OTT KPK di Hotel Le Meridien Jakarta. Banyak keanehan2 mencuat pada kasus tsb
    
    3. Kami sdh pernah bahas banyak keanehan kasus yg lalu menyebabkan Presiden PKS LHI ditangkap dan ditahan KPK. Silahkan cek kultwit kami lg
    
    4. Atau jika anda mau dapat perspektif lain ..silahkan baca ini >> Keanehan Dalam Pemberian Suap AF-LHI http://t.co/N7rEMMevDg
    
    5. Kami selalu coba lihat kasus LHI & elit PKS ini secara objektif dan out of the box. Ada bbrp alasan kami bersikap demikian
    
    6. Pertama : munculnya sosok AF di tengah2 pusaran kasus korupsi elit PKS ini SANGAT PANTAS dicurigai, diselidiki dan dibongkar tuntas
    
    7. Ahmad Fathanah ini sebelumnya pernah juga hampir berhasil menyeret LHI ke penjara terkait dgn proyek kerjasama mrka dgn Telkomsel
    
    8. Untungnya, kasus tsb berhasil dipetieskan di Polda Metro shgga LHI dan HNW (saat itu ketua MPR) yg mau diseret2 keterlibatanya, selamat
    
    9. Setelah 3 thn senyap. Tiba2 nama AF ini muncul lagi. Dlm kasus suap impor daging yg akibatkan LHI ditahan dan PKS gonjang-ganjing
    
    10. Kecurigaan bhw AF adlh “agen” yg ditanam di lingkungan PKS semakin merebak krna modus, record, motif & konstelasi politik RI saat ini
    
    11. Modus : AF selalu hadir/ada dlm setiap pusaran kasus korupsi PKS yg terungkap. Perannya : sbg pengumpan agar elit PKS terjerat
    
    12. Modus berikutnya : setiap kasus terkait AF selalu “dibumbui” dgn cerita2/kisah keterlibatan wanita yg dikesankan sbg PSK, piaraan dsj
    
    13. Dengan modus ini AF atau mastermind-nya yg menjadi “majikan” AF berharap “kerusakan/kehancuran” atau daya rusak thdp PKS mnjd maksimal
    
    14. Bobot daya rusak ini ditambah lagi dgn “invisible hand” yg mengendalikan sejumlah media utk terus2an bangun opini negatif thdp PKS
    
    15. Apa motifnya ? Ada 2 motif disini. Motif AF dan motif Majikan AF. Motif AF mudah dibaca dgn pelajari track recordnya
    
    16. AF atau dulu dikenal dgn nama Ahmad Olong pernah ditangkap krna tuduhan menyelundupkan 353 WNA mayoritas Irak ke Australia
    
    17. AF alias AO ini ditangkap di Thailand dan diekstradisi ke Australia dan kemudian menghadapi ancaman hukuman 20 thn atau seumur hidup
    
    18. Namun, sedikit org yg tahu apa yg sebenarnya terjadi pada diri AF / OA saat dan pasca dijatuhi hukuman oleh pengadilan Australia itu
    
    19. Kita tdk tahu knp AF/OA yg hrsnya jalani vonis 20 thn di penjara australia, tiba2 muncul di Indonesia, seolah2 tanpa ada masalah apapun
    
    20. Dalam dunia politik, sangatlah biasa/umum jika tiba2 saja seorg tahanan di lepas meski masa hukumannya masih sangat lama
    
    21. Pembebasan tsb tanpa mekanisme grasi, amnesti atau abolisi. Melainkan melalui “deal2 khusus” yg disepakati Napi itu & pihak “tertentu”
    
    22. Hampir dapat dipastikan AF keluar dari Penjara Australia karena adanya “deal khusus” ini. Siapa pihak tertentu yg “bebaskan” AF ?
    
    23. Analisa siapa pihak tertentu tsb nanti kita bahas. Kita analisa saja dulu misi dan “user” AF saat ini. Mudah dibaca & dicermati
    
    24. Dari modus dan track record AF, lalu dikaitkan dgn konstelasi politik RI saat ini, kita dapat tebak pihak mana yg “diuntungkan” oleh AF
    
    25. Misi AF sangat jelas : MENGHANCURKAN PKS melalui isu korupsi, amoral (wanita2 tak jelas itu sbg senjata) dan pembentukan persepsi publik
    
    26. Siapa yg paling diuntungkan dgn semua “prahara” yg disebabkan AF ? 1) Istana & PD 2) pihak2 yg terlibat korupsi Century 3) partai2 lain
    
    26. Siapa yg paling diuntungkan dgn semua “prahara” yg disebabkan AF ? 1) Istana & PD 2) pihak2 yg terlibat korupsi Century 3) partai2 lain
    
    27. SBY & RING 1nya sdh lama sangat kesal dgn PKS. Meski PKS adalah mitra koalisi, tapi PKS tetap kritis thdp SBY & kasus2 korupsi istana
    
    28. PKS tercatat sbg inisiator pembongkaran korupsi century & rencana pansus Mafia Pajak yg nyaris menjatuhkan kekuasaan SBY & Budiono
    
    29. Kemarahan SBY and his gank thdp PKS sebenarnya sdh diubun2. Tdk tertahankan. PKS selalu jadi ancaman bagi SBY-Budiono -PD - sekutu2nya
    
    30. Namun, bukan SBY namanya jika tdk tahu cara menjatuhkan atau menghancurkan PKS secara elegan. Beliau ahli strategi. Jenius dlm siasat
    
    31. Meski PKS sdh menjelma jadi anak nakal di mata SBY, “hukuman” thdp PKS yg kelihatan di mata publik selalu “terarah & terukur”
    
    31. Meski nyaris kalah dlm voting usulan Pansus Mafia Pajak, SBY hny menghukum ringan PKS dgn mencopot 1 menteri PKS saja. Kamuflase
    
    33. Disisi lain, SBY diam2 bangun “deal2 khusus” dgn Gerindra yg sdh berkhianat di voting Pansus Mafia Pajak DPR dgn menyebrang ke kubu SBY
    
    34. Banyak pihak yg heran ketika SBY “tidak berikan kompensasi” apapun atas jasa pengkhianatan Gerindra pada voting Pansus Mafia Pajak tsb
    
    35. Bagi kami hal itu hny memperjelas posisi Gerindra sbg “partai oposisi seolah2” yg pny ruang gerak yg bebas menyelusup ke “musuh2 SBY”
    
    36. Kembali ke AF. Ketika PKS lengah thdp ancaman yg mengintai, disanalah AF sbg “NOC” alias “agen tidur” dibangunkan utk misi khusus
    
    37. Mari kita lihat rangkaian skenario yg dijalankan. LHI dijemput paksa saat SBY “kebetulan” berada di pesawat iro otw ke Timur Tengah
    
    38. Sangat kentara/vulgar/kasat mata, upaya penjemputan paksa dan penahanan LHI itu oleh KPK. HARUS MALAM ITU JUGA. Pdhl LHI tdk kena OTT
    
    39. Kenapa treatment atau perlakuan KPK thdp LHI itu berbeda dgn TSK2 korupsi lain yg tdk terkena OTT ? Knpa harus ditahan malam itu juga?
    
    40. Kami dulu sdh pernah membahas tuntas motif dan tujuan KPK tsb. Intinya : agar PKS tidak bisa tekan / lobi SBY utk selamatkan LHI !!
    
    41. SBY punya alibi. Dia sdg di pesawat. Tak bisa terima telpon dari Ketua DS PKS yg selama ini hotline dgn SBY.
    
    42. Ketika LHI sdh TSK dan sdh meringkuk di tahanan KPK, meski ditekan habis oleh Ustd Hilmi, SBY bisa mengelak dgn katakan : TDK BISA LAGI
    
    43. Keanehan berikutnya adalah : OTT KPK pada AF TIDAK DIKETAHUI oleh Abraham Samad selaku ketua KPK. Ini operasi BW sendiri. Why ? Kok?
    
    44. SBY dan BW punya “kepentingan atau benang merah” yg sama jika dihadapkan dgn isu korupsi Century. Mereka berdua TDK MAU kasus ini TUNTAS
    
    45. Disisi lain, pimpinan KPK yg paling ngotot mau tuntaskan kasus korupsi Century via jalur hukum adalah Abraham Samad
    
    46. Plus, Samad dikenal dekat dgn PKS via senior dan mentornya yg tokoh PKS : Tamsil Linrung. ketua KPK ini jg sebelumnya dikenal “Pro PKS”
    
    47. Untuk memastikan operasi penghancuran PKS (dan juga partai2 lain) via tangan KPK, Samad harus dilumpuhkan secara total. Dia penghalang
    
    48. Entah krna “kebodohan” atau jebakan2 yg dibuat khusus utk Samad memang sangat canggih. Samad pun akhirnya tumbang. Skrg jd “ayam sayur”
    
    49. Bagi SBY dan PD, tidak ada jalan lain utk selamatkan PD dan masa depannya kecuali dgn menghancurkan partai2 lain sehancur2nya, via KPK
    
    50. Perntanyaannya ? Dari mana atau siapa yg mengoper AF yg “asset” pihak/negara tertentu tsb agar bisa dimanfaatkan istana?
    
    51. Kisah AF ini msh panjang. Targetnya hancurkan PKS jg blm maksimal. Nanti kita buka, sejelas2nya. Skrg sdh mau magrib, sekian. MERDEKA !
    
    Content from Twitter

AF Itu Penjahat, Makelar!

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSoX81b8LHSVWr-HMK1X8PhitOSxiNXS63n5J_RD19ZT8JZhYK6xo-Gb1bmr-tTaVSm8yH2Lu741CHb2cKs0oElNTkEkPy-1ZQdS1e20cAYW0j-kXLmoaMoR2W14rUiQtpWxDjURAaAz8/s1600/Mewaspadai+Konspirasi+kaum+Munafik.jpg


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menuding Ahmad Fathanah, orang dekat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, sebagai penjahat dan makelar. Ia dianggap hanya mengaku sebagai orang yang mengenal dekat petinggi PKS. 

"Dia bukan siapa-siapa. Kader bukan, pengurus bukan. Mengaku-aku kenal banyak orang PKS, kami ngamuk juga. Ahmad Fathanah itu penjahat, makelar. Banyak dicari kader PKS karena nama baik yang kami punya itu dibangun susah payah," ujar Ketua DPP bidang Humas Masyarakat PKS Mardani Ali Sera, saat dihubungi, Selasa (7/5/2013).

Mardani mengatakan, Ahmad Fathanah hanya memiliki hubungan pribadi dengan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Namun, kedekatan Fathanah dengan Luthfi itu ternyata dimanfaatkannya untuk menjual pengaruh ke banyak pihak.

"Padahal, sampai sekarang pengurus PKS tidak pernah tahu siapa itu Fathanah," ujarnya.

Lebih lanjut, Mardani membantah tuduhan yang mengaitkan PKS dengan kasus dugaan suap impor daging sapi impor. Mardani mengatakan, tidak ada aliran dana dari Fathanah kepada DPW PKS Sulawesi Selatan seperti yang diungkapkan calon Gubernur Sulawesi Selatan yang diusung PKS Ilham Arif Sirajuddin.

"Ini agak terbalik logikanya. Di PKS, kalau kami mendukung pasangan cagub justru gubernur yang memberi dana, bukan partai kasih dana untuk cagub. Cagub yang diusung PKS membayar sendiri apa yang dibutuhkannya," kata Mardani.

Selain itu, Mardani juga membantah adanya acara PKS yang turut menghadirkan artis Ayu Azhari. Ayu Azhari sempat diperiksa KPK terkait kasus dugaan suap impor daging sapi. Ayu juga sempat mengembalikan uang senilai Rp 38 juta yang diberikan Ahmad Fathanah untuk keperluan mengisi sebuah acara PKS.

"Ayu Azhari atau Fathanah tidak bisa mengaku-aku itu acara PKS. Tidak bisa orang lain di luar PKS yang mengklaim itu acara kami. Kami juga tidak pernah mengangkat Fathanah sebagai panitia acara PKS mana pun," ujarnya.

sumber:http://nasional.kompas.com/read/2013/05/07/13105631/PKS.Ahmad.Fathanah.Itu.Penjahat.Makelar.

Indonesia Dipermalukan Inggris, PKS Serukan Usir Dubes

Senin, 06 Mei 2013 | 15.27

papua merdeka di inggris


Gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) secara mengejutkan membuka kantor resmi di Oxford, Inggris. Anggota Komisi I DPR Mardani Ali Sera menilai tindakan pemerintah Inggris itu sebagai sebuah penghinaan bagi pemerintah Indonesia dan dia menduga ada sebuah rencana besar yang sedang dirancang oleh Inggris terhadap Papua.

“Kejadian Inggris mengizinkan kantor Papua Barat Merdeka juga bagian dari strategi nasionalnya,” jelas Mardani kepada merdeka.com, Senin (6/5).

Politikus asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun meminta agar pemerintah Indonesia bersikap tegas. Salah satunya dengan memberikan ultimatum kepada Inggris untuk segera menutup kantor OPM di Oxford.

“Buat langkah yang tegas, kasih ultimatum. Jika sampai 3 bulan tidak ada indikasi sikap positif pemerintah Inggris, ambil langkah diplomatis tarik dubes kita dan pulangkan dubes mereka,” tutur dia.

Dia menilai, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah terlena dengan
gelar yang diberikan oleh pemerintah Inggris beberapa waktu lalu. Akibatnya, OPM bisa bergeliat di tanah ratu Elizabeth itu.
“Lemahnya kita, cuma dengan presiden diberi gelar kebangsawanan dan didatangi investor merasa sudah punya posisi tawar yang tinggi,” tegas dia.

Selain itu, jika dalam enam bulan juga tidak ada itikad baik dari Inggris. Dia meminta agar Indonesia menghentikan hubungan diplomatis dengan Inggris. “Jika enam bulan tidak ada kemajuan, bekukan hubungan diplomatis kita. Jika tidak juga ada, putuskan hubungan kita,” tandasnya.

Sebelumnya, Organisasi Papua Merdeka resmi memiliki kantor perwakilan mereka di Oxford, Inggris. Sebagaimana disiarkan di laman resmi freewestpapua.org, pembukaan kantor perwakilan ini resmi dibuka pada Minggu, 28 April lalu.

Peresmian dihadiri tokoh-tokoh penting di Oxford yaitu Walikota Oxford Moh Niaz Abbasi, anggota Parlemen Inggris Andrew Smith, mantan Walikota Oxford Elise Benjamin dan tentu saja Koordinator Free West Papua Campaign (FWPC) Benny Wenda.

Hadir pula pada kesempatan istimewa ini Pemain Rugby Nasional dari Papua New Guinea Paul Aiton, Jenifer Robinson dan Charles Foster dari kelompok pengacara internasional untuk Papua Barat, mahasiswa dari Universitas Oxford, warga Papua di Belanda serta pendukung Papua Merdeka di Inggris.

sumber:http://www.suaranews.com/2013/05/indonesia-dipermalukan-inggris-pks.html

Ingat, e-KTP Hanya Bisa Sekali Difotokopi


JAMBI -- Warga Kabupaten Batanghari, Jambi, diingatkan bahwa Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) hanya bisa difotokopi satu kali.

Jika dilakukan fotokopi berulang-ulang chip penyimpan data di e-KTP akan rusak, sehingga tidak bisa dibaca komputer.

Penegasan tersebut tertuang dalam surat Edaran Menteri Dalam Negeri No 471.13/1826/SJ tentang e-KTP, kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Batanghari Ardian Faisal, Senin (6/4).

Ia juga mengatakan, chip e-KTP juga akan rusak jika didostabler atau dipres. Sinar mesin fotokopi akan merusak nomor induk kependudukan (NIK).

Untuk itu, e-KTP cukup difotokopi satu kali, dan sebagai solusinya jika ingin memperbanyak, fotokopi pertama itu yang digunakan untuk keperluan lainnya.

Ardian juga menjelaskan, Surat Edaran Mendagri ini ditujukan kepada lembaga keuangan, BUMN, gubernur, bupati, kepala LPNK, kapolri, para pimpinan bank, instansi lainnya dan masyarakat.

Sementara itu, sebagai pengganti e-KTP jika ada keperluan lain pada saat mengurus berbagai syarat yang dibutuhkan, cukup dengan dicatat NIK dan nama lengkap saja, tidak perlu difotokopi.

Selain itu, lembaga atau badan usaha diharuskan menyiapkan "card reader" untuk membaca data e-KTP, demikian Adrian.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/13/05/06/mmd37z-ingat-ektp-hanya-bisa-sekali-difotokopi

Melawan Provokasi


“Engkau tahu gunjingan orang seputar istri Rasulullah?” tanya Abu Ayyub al Anshari kepada istrinya.

“Ya, dan semua itu dusta besar,” sahut istrinya tegas.

“Engkau sendiri, mungkinkah melakukan hal seperti itu?” desak Abu Ayyub.

“Tak mungkin aku melakukannya, demi Allah.”

“Dan Aisyah, demi Allah jauh lebih baik dari engkau,” sahut Abu Ayyub.

Dialog itu turut mewarnai suasana tegang di Madinah. Hari-hari itu Rasulullah tengah menghadapi beban berat. Aisyah radhiyallahu ‘anha, istri tercinta beliau, diisukan berbuat serong dengan Shofwan bin Mu’athol.

Kisahnya bermula dari peristiwa perang Bani Musthaliq. Menjelang keberangkatan ke Bani Musthaliq, bulan Sya’ban tahun 5 hijriyah, seperti biasa Rasulullah SAW mengundi siapa istrinya yang diajak serta berperang. Hari itu, Aisyah dapat undian untuk menemani Rasulullah. Biasanya bila bepergian, Aisyah yang berbadan kurus itu naik ke atas sekedup (semacam tenda kecil) yang diletakkan di punggung unta.

Sepulang dari Bani Musthaliq, di sebuah tempat yang hampir dekat dengan Madinah, Rasulullah dan kaum muslimin menginap beberapa malam. Hingga suatu hari Rasulullah mengizinkan kaum muslimin untuk meneruskan perjalanan. Saat itu, usai buang hajat, Aisyah kehilangan kalung permata Yaman. Sayang, benda berharga itu tak ia temukan. Ia mencoba mencari lagi dan akhirnya ketemu. Namun, begitu kembali ke tempat singgah pasukan Islam, ia sudah tertinggal rombongan. Mereka yang mengangkat sekedup ke punggung unta tak tahu bahwa di dalamnya tak ada Aisyah.

Aisyah lantas menyelimuti dirinya dengan jilbabnya. Ia berharap mereka akan kembali bila tahu dirinya tertinggal. Tak berapa lama, lewatlah Shofwan bin Mu’athol, menunggang unta. Ia tertinggal kafilah kaum muslimin karena suatu keperluan. Shofwan terkaget-kaget. Ia tahu bahwa itu Aisyah, sebab sebelum turun ayat yang mewajibkan pemakaian jilbab, Shofwan telah mengenali Aisyah.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, istri Rasulullah di sini? Apa yang menyebabkan engkau tertinggal?” ucap Shofwan spontan.

Tak sepatah kata pun diucapkan Aisyah. Shofwan segera menundukkan untanya. Aisyah pun naik dan Shofwan menuntun unta itu. Doa orang itu tak bisa menyusul rombongan kaum muslimin, hingga tiba di Madinah.

Kehadiran keduanya menjadi makanan empuk gembong munafik Abdullah bin Ubay bin Salul. Segera saja ia melempar isu, bahwa istri seorang Nabi telah berbuat serong. Berita dusta itu menjalar bak api melahap padang ilalang kering. Beberapa orang termakan isu. Hamnah bin Jahsy (saudara kandung Zainab binti Jahzy, istri Rasulullah), Misthah (pembantu Abu Bakar), dan Hassan bin Tsabit turut memperkeruh suasana. Nyata mereka terlihat berdua.

Suasana makin panas. Aisyah sendiri jatuh sakit sepulang dari perjalanan itu. Tragisnya, Aisyah tak tahu menahu tentang apa yang terjadi di luar. Ia tak mengerti bahwa ada peristiwa besar yang menyangkut dirinya, yang berputar dari mulut satu ke mulut yang lain. Yang dirasakan Aisyah, hanya Rasulullah sedikit berubah dari biasanya. Kasih lembutnya terasa kering. Hanya itu.

Sampai suatu hari Rasulullah berbicara di hadapan kaum muslimin di masjid. Dari atas mimbar ia memuji Allah, lantas menyatakan sikapnya.

"Wahai sekalian manusia. Kenapa orang-orang itu menyakiti keluargaku? Mereka berbicara tentang sesuatu yang sama sekali tidak benar. Demi Allah, aku tidak melihat keluargaku kecuali baik-baik selalu.”

Seorang sahabat Anshar, Usaid bin Hudhair dari suku Aus, menyela, “Wahai Rasulullah, bila orang-orang itu dari Aus, kami siap bereskan mereka. Dan bila mereka dari Khazraj, maka perintahkan kami untuk menyelesaikan urusan engkau. Demi Allah, mereka itu orang-orang yang layak dipenggal batang lehernya.”

Mendengar itu, Sa’ad bin Ubadah, yang berdarah Khazraj naik pitam. Ia segera menimpali.
“Demi Allah, kamu tak akan bicara seperti itu kecuali karena engkau tahu gembong masalah ini (Abdullah bin Ubay) dari Khazraj. Kalau saja ia dari kaummu, pasti bicaramu tak seperti itu.”
“Pendusta kamu ini, demi Allah. Kamu hanyalah munafik yang membela munafik,” balas Usaid.
Suasana kian panas. Beberapa orang nampak berlompatan. Keributan mulai muncul. Hampir saja orang-orang Aus dan Khazraj saling baku hantam. Rasulullah segera turun dari mimbar.
  ***
Hampir satu bulan masalah ini berjalan tanpa bisa dituntaskan kebenarannya. Rasulullah mencoba menggali kejujuran Aisyah. Ditemuilah istri tercintanya yang telah tinggal di rumah orang tuanya, Abu Bakar ash Shiddiq. Tak ada tegur sapa. Aisyah hanya menangis.

"Wahai Aisyah. Takutlah engkau kepada Allah. Bila engkau telah telah melangkah kepada keburukan, bertaubatlah. Sesungguhnya Allah menerima taubat hamba-hamba-Nya.”
Air mata Aisyah makin deras. Tak ada kata yang mampu diucapkan. Ia berharap bapak-ibunya memberi jawaban. Lama ditunggu, keduanya tak juga buka suara.

"Tidakkah engkau berdua menjawab Rasulullah,” sahut Aisyah lemah sambil memandang kedua orang tuanya.
“Kami sendiri tak mengerti harus menjawab apa,” sahut Abu Bakar.

Masalah terselesaikan ketika Allah menurunkan wahyu, setelah isu provokatif itu bergulir lebih dari sebulan.
 ***
Ada banyak pelajaran berharga yang harus kita gali. Pertama, stabilitas sosial kaum muslimin akan selalu jadi incaran musuh-musuh Islam. Utamanya kalangan tokoh dan pemimpinnya. Segala cara akan dilakukan mereka untuk menghancurkan umat Islam. Bisa saja dengan memfitnah secara keji, tuduhan buta, sampa tindakan kekerasan sekali pun. 

Karenanya, umat Islam - apalagi dalam era global seperti sekarang ini - tak boleh dengan mudah menelan opini dan isu yang berada di masyarakat. Sumber informasi harus jelas, dari segi autentitasnya maupun pembawanya (QS. Al Hujurat: 6). Kecerobohan sebagian sahabat yang termakan isu itu telah mengguncang kehidupan Rasul dan kaum muslimin.

Kedua, peran supremasi hokum dan ulama sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial umat Islam. Suku Aus dan Khazraj yang nyaris bentrok termakan provokasi kaum munafik bisa diatasi dengan kebenaran Aisyah yang ditetapkan melalui wahyu, dengan turunnya ayat 11 surat An Nuur. Karenanya, melalui tangan para ulama, seharusnya al Quran dan sunah Rasul didudukkan fungsinya bagi penegakan hukum, khususnya pada saat kita banyak diterkam isu seperti hari-hari ini.

Ketiga, komunitas orang-orang yang mampu menahan diri seperti Abu Ayyub dan istrinya perlu ditumbuh-kembangkan. Di tengah masyarkat kita yang keropos, kita sangat perlu Usamah bin Zaid yang dengan jujur membela kebaikan keluarga Rasulullah. Kita butuh Burairah, pelayan Aisyah yang tahu betul keseharian Aisyah. Yang hanya bisa mengatakan, “Setahuku Aisyah tak lain seorang wanita yang baik. Aku bikin adonan roti, lalu aku minta ia menyimpannya. Rupanya ia tertidur di atas adonan itu dan datanglah kambing memakan adonan itu.”

Komunitas orang-orang yang bersih itu harus dibesarkan. Agar ada kekuatan yang bisa menetralisir isu dan opini kotor yang meracuni umat Islam. Sesudah itu, perlu dipikirkan wadah institusionalnya yang suaranya didengar dan wibawanya diakui. Hari ini tak akan kita jumpai Nabi baru, tidak juga wahyu baru. 

Tak mungkin kita menunggu surat/ayat pembenaran dan pembelaan dari langit. Perlu kerja keras untuk menciptakan masyarakat muslim yang imannya kuat, berakhlak luhur dan anti-provokasi. 

Wallhu a’lam bishowab.

sumber:http://kaderisasi.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/977/Melawan-Provokasi

Cermati Sidang Kuota Impor Daging Kasus LHI - Bag. 2

  

by @DangTuangku

    1. Jaksa penuntut umum (JPU) mulai melakukan pembuktian dakwaannya dlm kasus arya dan juard effendy.
    
    2. Bukti yg digunakan adalah CCTV yg disebut2 kronologis mulainya suap.
    
    3. Padahal CCTV hanya menggambarkan pengumpulan uang oleh indoguna.
    
    4. Uang akan diserahkan ke AF yang mengaku ke indoguna akan diberikan ke LHI.
    
    5. Bukti CCTV belum berarti apa2 untuk membuktikan benarnya uang itu utk LHI. Atau utk konstruksi hukum yg dibangun KPK. Mari kita runut.
    
    6. Sebab memang faktanya uang itu memang utk AF. Apakah memang utk LHI? Belum tentu.
    
    7. JPU belum mengajukan bukti AF identik dgn LHI sehingga bisa dikualifisir diterimanya uang oleh AF sama dgn diterima oleh LHI.
    
    8. Berkali-kali kami tuitskan, bahwa utk membuktikan identik tidaknya AF dgn LHI adalah adanya bukti sadapan.
    
    9. Yaitu sadapan perintah LHI ke AF utk ambil suap. Diluar bukti itu, maka tidak kuat.
    
    10. Katakanlah nanti KPK pakai bukti pertemuan langsung AF dan LHI untuk garap indoguna, maka itu baru pengakuan AF.
    
    11. Pengakuan AF ataupun pengakuan orang lain yg mengaku ada dlm pertemuan itu juga belum bisa dsb bukti.
    
    12. Unus testis nulus testis. Satu bukti belum bisa disebut bukti.
    
    13. Pengakuan AF dan siapapun nilainya sama dalam pembuktian. Belum bisa jadi bukti.
    
    14. JPU harus mendukung pengakuan itu dgn sadapan elektronik berisi rekaman.
    
    15. Analisa kami, KPK tampaknya sadar betul bahwa ketiadaan sadapan AF-LHI melemahkan konstruksi dakwaan.
    
    16. Itu sebabnya KPK mencicil bukti CCTV di persidangan. Pekan lalu baru CCTV di Indoguna.
    
    17. Pekan berikutnya nanti mungkin CCTV di Le Meridien yang akan diputarkan.
    
    18. Isi CCTV di Le Meridien nilainya tetap sama dgn CCTV di Indoguna.
    
    19. Sebab, CCTV di Le Meridien hanya menghubungkan Indoguna dgn AF. Bukan hubungan Indoguna dgn LHI.
    
    20. Sedangkan konstruksi hukum yg dibangun KPK adalah suap. Syarat suap adl yg disuap penyelenggara negara.
    
    21. Satu2nya penyelenggara negara dlm konstruksi hukum yg dibangun KPK adl LHI.
    
    22. Jadi bukti identiknya AF dgn LHI adalah syarat mutlak bagi KPK membuktikan konstruksi dakwaannya.
    
    23. Dakwaan kpd siapa saja dlm kasus impor daging. Baik kepada effendy bersaudara apalagi LHI.
    
    24. Tanpa bukti identiknya AF dgn LHI maka semua konstruksi hukum yg dibangun KPK runtuh.
    
    25. Strategi KPK mencicil bukti di sidang arya dan juard serangkaian dg strategi KPK dlm menyidik LHI yg msh penyidikan.
    
    26. Perhatikan saksi2 yg dipanggil KPK dlm parkara LHI yg tahap penyidikan. Kini muncul ayu azhari.
    
    27. KPK hendak menciptakan opini bahwa LHI plus PKS itu memang kotor lewat perkara LHI dan AF. Sekaligus senangkan pemesan perkara.
    
    28. Tujuannya agar hakim, baik yg adili arya cs maupun LHI, nantinya tak terbebani buat putusan terbukti meski alat bukti KPK sgt mragukan
    
    29. Demikian tuits kami agr dipahami scr utuh dg chirps sebelumnya. Berilah penjelasan kepada masyarakat. Sebab pers tak bisa diharapkan.
    
    Content from Twitter

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger