)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

PKS dan Kisah Juha

Rabu, 24 April 2013 | 00.36



 Menulis tentang PKS memang selalu menarik perhatian, karena akan selalu menghadapkan mereka yang disebut PKS lovers dengan mereka yang kontra (sengaja penulis tidak menyebutkan julukan bagi pihak ini).

Terlepas dari itu semua,  harus diakui bahwa setiap ada berita tentang PKS, setidaknya selalu ada tanggapan, tergantung di situs mana berita itu dimuat. Jika di situs yang banyak kontranya, sudah barang tentu tanggapannya hanya berupa hujatan dan sinisme.

Adanya dua kubu tersebut membuat PKS serba disoroti gerak-geriknya; benar apalagi salah!

Aktivitas apa saja yang dilakoni PKS selalu menuai pro dan kontra yang melibatkan dua kubu itu. Entah magnet apa yang dimiliki PKS hingga selalu terjadi demikian.

Penulis sebenarnya bukan kader PKS, tetapi setidaknya memang banyak memiliki teman-teman di PKS, bahkan ada yang di tingkat DPP. Itulah yang membuat penulis paham karakter orang-orang PKS, kelebihan dan kekurangan mereka (karena dua sisi yang berlawanan ini pasti akan ada pada setiap orang). Dan, penulis juga menjadi maklum kenapa banyak tulisan yang tendensius terhadap PKS dari orang-orang yang memang tidak paham dengan PKS dan karakter orang-orangnya (baca: kader).

Jika boleh mengibaratkannya, penulis mengibaratkannya dengan sebuah pesantren yang kyainya seorang yang dikenal rajin ibadah (saleh), karismatik, dekat dan peduli dengan masyarakat sekitar. Di sebelah pesantrennya ini, ada pesantren lain yang menganggap pesantren kyai ini sebagai pesaing, dan juga ada sekelompok masyarakat yang agak jauh belum mengenal sosok sang kyai. Lalu tiba-tiba muncul berita yang  mencemarkan nama baik sang kyai, entah darimana asalnya.

Menyikapi berita ini, pasti semua santri dan masyarakat yang mengenal dengan baik sosok kyai tidak akan pernah percaya dengan berita miring itu. Bahkan, akan menuding adanya pihak yang ingin menjatuhkan sang kyai. Tetapi sebaliknya, bagaimana sikap pesantren sebelah dan masyarakat yang belum mengenal kyai tadi? Tentu mereka percaya; sebagian malah girang dan sebagian lagi akan mengeluarkan pendapat-pendapat pribadi yang memojokkan sang kyai karena ketidaktahuan tersebut. Kira-kira, menurut hemat penulis, begitulah yang dirasakan oleh PKS lovers, dari kader hingga simpatisannya terkait kasus yang mendera orang nomor satu mereka. Dan begitu pulalah sikap yang ditunjukkan beragam masyarakat; ada yang girang karena menganggap PKS sebagai saingan politik yang berat, ada yang mengeluarkan statement-statement sinis karena tidak begitu mengenal karakter PKS dan orang-orangnya.

Penulis mohon maaf, karena pembukaannya terlalu panjang sehingga seakan melupakan kaitan tulisan ini dengan judul di atas. Nah, apa kaitan PKS dengan kisah JUHA ‘ARAB’?

JUHA adalah tokoh dalam kisah-kisah jenaka Arab. Dia sosok yang melambangkan keluguan, kepolosan. Di antara kisahnya itu, ada kemiripan dengan serba-salahnya sikap PKS, terutama di mata mereka yang kontra.

Kisahnya begini, suatu ketika JUHA mengadakan perjalanan bersama anaknya dan keledai milik mereka. Dalam perjalanan itu, JUHA menunggang keledainya, sementara sang anak mengikuti dari belakang dengan berjalan kaki. Di tengah perjalanan, ada banyak mata melihat mengomentari JUHA. Mereka mengatakan, “Lihatlah, betapa teganya sang ayah. Dia membiarkan anaknya berjalan kaki, sementara dia enak-enakan naik keledai.”

Mendengar komentar itu, JUHA akhirnya turun dan meneruskan perjalanan. Kali ini, dia menyuruh sang anak yang naik sementara dia sendiri berjalan kaki di belakang. Di tengah perjalanan, beberapa pasang mata kembali mengomentari. Mereka berkata, “Lihatlah, betapa kurang ajarnya si anak. Dia membiarkan ayahnya yang sudah tua berjalan kaki di belakang sementara dia enak-enakan naik keledai.”

Mendengar komentar itu, sang anak pun akhirnya turun, dan mereka melanjutkan perjalanan. Kali ini, kedua-duanya yang naik keledai. Di tengah perjalanan, kembali beberapa pasang mata mengomentari, “Alangkah teganya kedua orang itu. Mereka sama sekali tidak kasihan dengan binatang.”

Mendengar komentar itu, keduanya pun turun dan meneruskan perjalanan lagi. Kali ini, keduanya tidak lagi menaiki keledai. Di tengah perjalanan, sejumlah pasang mata mengomentari, “Lihatlah, alangkah bodohnya kedua orang itu. Mereka memiliki kendaraan tapi tidak dimanfaatkan.”

Mendengar komentar itu, JUHA pun akhirnya menyadari, bahwa apabila mereka menuruti kemauan semau orang demi mendapatkan restu mereka, pasti tidak akan bisa. Sebab batasan restu seseorang sangat abstrak.

Terkait PKS, hampir mirip dengan sikap serba salah JUHA tersebut. Ibaratnya, PKS berlaku baik SALAH, PKS salah apalagi!

PKS ikut permainan demokrasi dengan baik, dianggap sinis, tak sesuai!
PKS pro umat dan ISLAM dianggap fundamentalis, garis keras!
Termasuk, berita terakhir di mana PKS mendaftarkan seorang pendeta jadi CALEG Indonesia Timur. Ada yang menuduh mencari sensasi dan seterusnya.
Coba yang melakukan itu bukan PKS, seperti PKB, pasti tidak dipermasalahkan. Tanya Kenapa?
PKS terlihat eksklusif salah.
Katanya harus inklusif, PKS inklusif eh SALAH juga!

Yang jelas, PKS harus mengambil sikap terus melangkah maju selama meyakini apa yang dilakukan itu benar.

Oleh: Wasim Jamil

sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/23/pks-dan-kisah-juha-arab-553982.html

PKS 3 Besar Tidak Harus No. 3

Selasa, 23 April 2013 | 23.52


o...o…ya…o...ya…o...ya… Bongkar…!!
Sepenggal syair karya bung Iwan fals ini semakin populer akhir-akhir ini, baik sebagai iklan produk, jargon pemberantasan korupsi dan bahkan juga digunakan para politisi dalam orasi politik dengan tujuan dan kepentingan politik tersendiri.

Membongkar mitos adalah salah satu kunci menuju kemenangan, karena pada hakikatnya mitos akan membentuk persepsi negatif dalam fikiran seseorang sehingga melemahkan dan mengurangi daya dobrak atas sebuah gerakan.

Oleh karena itu membongkar mitos dan membangun persepsi positif di dalam fikiran adalah usaha yang harus dilakukan untuk mewujudkan mimpi atas sebuah kemenagan. karena sesungguhnya kemenangan itu harus mengkristal didalam pikiran jauh sebulum kemenangan itu menjadi kenyataan dilapangan.

Sebagaimana mitos, tanpa disadari PKS telah membangun dan merekayasa sebuah mitos baru yang jika tidak diwaspadai oleh kompetitornya akan menimbulkan goncangan hebat dipemilu 2014 yang besar kemungkinan berpotensi ‘Tsunami’.

Nomor urut PKS yang secara kebetulan adalah angka 3 bersesuaian dengan mimpi PKS jauh sebelumnya yang menargetkan ‘3 besar’ dalam pemilu 2014 nanti. Angka ‘3′ inilah mitos baru rekayasa ciptaan PKS.

Didalam setiap kesempatan PKS selalu menyampaikan kepada publik dan kadernya bahwa target capaian yang harus diraih pada pemilu 2014 nanti adalah posisi ‘3 besar’ tanpa menyebutkan secara jelas posisi yang dimaksud, baik 1, 2, atau hanya diposisi ke-3.

Namun disaat yang bersamaan elit PKS selalu membicarakan dan menyuarakan dengan lantang target kemenangan yang akan dicapai. Target kemenangan itu bukan hanya sukses dalam pemilu, namun jauh dari itu PKS telah mempersiapkan diri untuk memimpin Indonesia. Itu artinya posisi ‘3 besar’ incaran PKS bukan terpaku pada posisi ke-3, ini adalah strategi meredam resistensi dari pihak lain yang secara fsikolgis akan merasa terancam jika PKS secara gamblang menargetkan posisi diperingkat pertama (1) atau kedua (2).

 PKS juga ingin meminimalisir pandangan skeptis dan cendrung mengolok-olok yang tidak percaya akan target yang dibuat, sehingga PKS tidak kehabisan energi untuk memberikan rasionalisasi akan target besarnya. Disisi lain kader PKS ditataran akar-rumput akan bekerja labih leluasa tanpa harus meladeni pandangan miring partai dan kelompok tertentu.

Target ‘3 besar’ yang di proklamirkan PKS secara umum bukanlah sesuatu yang terlalu muluk, target ini juga terbukti tidak mendapatkan resistensi yang terlalu berlebihan jika melihat realitas politik dan sejarah perjalanan PKS. Sejarah telah menorehkan tinta emas perjalan partai ini yang secara statistik terus menanjak naik disetiap pemilunya. Bahkan pada pemilu 2009 dikala semua partai dihantam badai dan tsunami politik Partai Demokrat, PKSlah satu-satunya partai yang mampu mempertahankan perolehan suaranya dan bahkan mengalami persentase kenaikan hingga mengantarkannya pada posisi 4 besar dan menjadi patai Islam terbesar saat ini.

Oleh karena itu, target ‘3 besar’ bagi PKS bukanlah sesuatu yang mustahil. Realitas politik dewasa ini memungkinkan PKS naik kelas kejenjang yang lebih tinggi, atau boleh jadi melakukan lompatan besar memenangkan pemilu 2014.

Salam CINTA untuk Indonesia

@rivai19


sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/23/pks-3-besar-tidak-harus-no-3-549588.html

Ngurus “Rumah Tangga” Beres, Ngurus Negara Pasti Oke




Oleh: Ponco

Negeri ini sudah hampir 68 tahun merdeka. Indonesia, negeri yang sangat elok terbentang hingga penjuru cakrawala ini telah dipimpin oleh 6 nahkoda semenjak merdeka 1945 silam. Namun hinga detik ini negeri yang kaya raya nan elok itu tak kunjung bisa membuat seluruh rakyatnya sejahtera.

Kemiskinan sudah menjadi wajah bangsa ini, bangsa yang kata orang negeri seberang dulu dikenal santun kini sudah mulai berubah dengan mudahnya menghasut, menghina & menyakiti saudara sebangsanya.

Bencana alam yang datang silih berganti semakin menambah derita penduduk negeri ini. Kondisi negeri yang semua sumber daya alamnya ada ternyata tak semuanya bisa dinikmati oleh seluruh rakyatnya.  

Kekayaan emas & hasil buminya lebih banyak dikeruk & dinikmati oleh perusahaan-perusahaan asing yang tak peduli dengan pemilik sah kekayan negeri ini. Produk-produk impor membanjiri pasar-pasar rakyat membuat produsen-produsen lokal menangis tanpa bisa berbuat apa-apa. Para pedagang kecil pun kena imbasnya karena keuntungan mereka semakin kecil, itu pun masih bersyukur karena tidak sedikit yang harus gulung tikar karena terus merugi. 

Adik-adikku para siswa yang telah, sedang & akan mengikuti UN juga banyak yang menangis & cemas karena sistem & suasana ujian yang menyeramkan, tertunda karena naskah soal/lembar jawaban belum datang, tertukar, bla..bla..bla…….

Oh….., begitu burukkah tata kelola Negara tempatku berpijak ini??? Huufffth……siapa sih yang saat ini mengelola negeri yang kucintai ini? Masa anakku yang belum genap 2 tahun harus ikut menanggung beban hutang Negara ini? 

Di ranah politik negeri yang kusayangi ini juga sangat menyeramkan, dunia politik terasa kotor, penuh intrik, saling menjatuhkan, penuh fitnah, beda partai = musuh, penuh dengan mitos-mitos yang membuat rakyat terkungkung. Ngeri memang…….., sungguh mengerikan !!! :((

Aku coba merenung…..berpikir dengan jernih….mengapa negeriku tercinta ini jadi seperti ini??? Oowwh……….aku mulai menemukan jawabannya, ternyata negeri yang seharusnya bisa membuat rakyatnya hidup aman, nyaman & sejahtera ini dikelola oleh orang-orang yang salah sekaligus dikelola dengan manajemen yang salah pula. Satu per satu aku mulai tahu mengapa negeriku ini menjadi berantakan seperti ini….?

Aku mulai sadar mengapa mereka salah dalam mengelola negeri tempat meniti masa depan anak-anakku ini, aku mulai memahami mengapa mereka menerapkan manajemen yang salah dalam mengelola negeri yang dibangun dengan tetesan peluh & darah ribuan pahlawan dalam meraih kemerdekaan.

Ya…..pantas saja negeri ini berantakan karena orang-orang yang mengelola negeri ini juga berantakan. …., Menyelesaikan masalah “Rumah Tangganya” sendiri saja berbelit-belit , memakan waktu lama, menguras energi, gaduh, ribet, ribut apalagi mengurus Negara sebesar ini??? 
 
Belum lagi entitas-entitas “Rumah Tangga” yang lain urusan siapa yang yang menjadi “Kepala Keluarga” saja ributnya bukan main sampai-sampai ada anggota keluarganya pindah ke “Rumah Tangga” yang lain, Duuuh……baru saja memulai hidup baru kok udah rebut gimana nanti mengelola bangsa yang besar ini ya???

Ada juga yang “Rumah Tangganya” dikelola seperti “Kerajaan” padahal negaraku ini kan Negara Republik bisa-bisa negeriku ini dikelola seperti kerajaan pula, hadeeeewh……..parah2 x_x

“Rumah Tangga” yang satu ini apalagi……, “Rumah Tangga” ini punya andil membangun tirani otoriter yang cukup lama mengekang demokrasi selama 32 tahun lamamya. Meski mengaku berwajah baru tapi kulihat sama saja mentalnya masih sama seperti dulu……., Huuft……ga mau ah masuk mulut harimau lagi…..:D

Ada juga sih “Rumah Tangga – Rumah Tangga” lain yang katanya akan membawa perubahan baru Indonesia, Negara yang sangat indah pesona alamnya. Tapi….setelah kuperhatikan orang-orangnya bukan orang baru, bukan generasi baru negeri ini tapi orang-orang lama yang lari dari “Rumah Tangga” sebelumnya. Yaaach……sama aja dong cuma ganti casing aja, gimana mau membawa perubahan baru untuk Indonesia???

Bentar2……, masih ada satu yang hampir lepas dari perhatianku, “Rumah Tangga” ini cukup unik, tak terkait apalagi pelarian dari “Rumah Tangga” sebelum-sebelumnya. “Rumah Tangga” ini benar-benar orisinil , anggota keluarganya hidup rukun, rapih, tidak gaduh, tenang…, nyaman…., padahal latar belakang anggota keluarganya sangat heterogen saat ini, sepertinya manajemen pengelolaan “Rumah Tangganya” bagus. 

Memang sih barusan “Rumah Tangga” ini sempat terhempas badai & prahara, namanya juga hidup ber-“Rumah Tangga” pasti adalah riak-riak yang muncul. Tapi yang membuatku heran dan salut itu loh……..manajemen konflik “Rumah Tangga” ini luar biasa, simple, tegas, dan dengan cepat kembali bangkit,tenang, nyaman & bekerja lagi. Tidak terdengar kegaduhan, tak terlihat kecemasan & kekhawatiran di wajah-wajah anggota keluarganya dalam jangka waktu lama, ga ribet apalagi rebut bahkan malah menjadi momentum titik balik bagi “Rumah Tangga” ini untuk menjadi “Rumah Tangga” yang besar.

Hmmmm…….sepertinya “Rumah Tangga” yang nyaris terlewatkan dalam perenunganku ini yang menjadi harapanku saat ini, sekaligus jawaban dari perenunganku, sebuah contoh sederhana bagiku. 

Kemampuan “Rumah Tangga” ini dalam mengelola “Rumah Tangganya” sendiri dengan baik tanpa ribut, ribet & berbelit-belit menjadi pertanda bahwa “Rumah Tangga” ini mampu mengelola negeri tercintaku Indonesia sehingga tak ada lagi kegaduhan, tak ada lagi saling curiga, tak ada lagi fitnah, tak ada lagi bermusuhan, tak ada lagi mafia-mafia hokum & peradilan, tak ada lagi mafia-mafia impor, tak ada lagi mafia-mafia yang mempermainkan masa depan anak-anak bangsa, dan tak ada lagi politik yang menyeramkan karena ketiadaan semua keburukan itu akan membawa keberkahan, keberkahan akan menahan berbagai bencana.

Aku sangat rindu melihat Indonesia kembali mempesona, aku sangat rindu melihat rakyat Indonesia yang sejahtera kembali tersenyum bangga penuh cinta dan selalu bekerja dalam keharmonian negeri ini , aku sangat ingin melihat bagaimana ranah politik di negeriku ini menjadi sebuah ranah yang ramah, nyaman, menyenangkan, menentramkan dan bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia dari segala usia. Aku ingin sekali seperti tertulis dalam sejarah bagaimana Bung Karno & Bung Syahrir bisa berboncengan sepeda bersama dengan ramah bercengkerama meski kendaraan politik mereka berdua berbeda.

Oh…..betapa indahnya……….semoga harapanku ini juga menjadi harapan saudara-saudaraku sebangsa & setanah air, semoga segera terwujud……..Amin
Salam Cinta untuk semua…….


sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/23/ngurus-rumah-tangga-beres-ngurus-negara-pasti-oke-554073.html

PKS Menentang Percepatan Penggantian Kapolri

PKS Senayan menentang keras keinginan mengganti Kapolri dipercepat - Mahfud Siddiq: Kekacauan sistem... - Politisi PKS Mahfud Siddiq ini menilai kekacauan sistem bila memaksakan pergantian Kapolri dipercepat.






Munculnya keinginan percepatan pergantian Kapolri ditanggapi ‘minor’ oleh anggota Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq. Politisisi PKS ini menilai sepertinya membuat suasana tidak nyaman di internal Polri. Sehingga, muncul wacana yang tidak biasa.


“Polri sebagamana TNI kan sudah punya mekanisme. Ikuti aja,” kata Mahfudz Siddiq di Jakarta, Selasa (23/04/2013).

Alasan itu, Mahfudz tegas-tegas menjawab tidak ketika ditanya,  apakah ia memberi dukungan tentang wacana itu?  “Gak lah,” katanya dengan nada tegas, singkat.

Politisi muda andalan PKS ini berpandangan apabila wacana tersebut dipaksakan, justru efeknya sangat tidak diinginkan. Apa efeknya?
“Kekacauan sistem, meritokrasi di tubuh Polri,” tandas wakil rakyat di Senayan yang dikenal ramah dengan wartawan ini.

Seperti diketahui, wacana ‘lelang’ jabatan Kapolri yang dilontarkan Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna terus menuai kontroversi.

Sebelumnya, Nanan menyatakan di media, bahwa  jabatan Kapolri tidak masalah bila mesti dilelang. “Ya, dilihat yang lebih baik siapa, yang lebih pantas, saya berharap lebih terbuka. Apa perlu dilelang? Silakan dilelang, kan jaman lelang sekarang ini. Tapi, jangan juga jadi lelang malah tambah mahal,” kata Nanan ketika menjawab wartawan.


sumber:http://www.lensaindonesia.com/2013/04/23/pks-senayan-menentang-keras-keinginan-mengganti-kapolri-dipercepat.html

O...ini rumus mas Fitra bisa raih omset 2,4 Milyar




 


 Beberapa waktu lalu kami pernah posting artikel yang telah di baca ribuan pembaca. Kader PKS beromset 2,4 Milyar, yang belum baca bisa baca artikel itu. nah sekarang Mas Fitra kader PKS yang punya omset 2,4 Milyar buka sedikit rahasianya kenapa ia bisa capai omset sebesar itu hanya dalam waktu singkat. ini usaha beliau di tahun ke empat lho. Dan ternayata rumusnya cukup sederhana. hanya ada dua, Goal dan Investasi.

1. Goal 
Ditahun 1954 Yale University pernah melakukan riset terhadap semua lulusan di tahun tersebut, apa risetnya.? ditanyakan kepada semua lulusan di tahun itu "Siapa yang sudah punya ? " dari sekian banyak lulusan,sudah ada 3% yang punya . Lalu setelah 20 tahun berlalu, di tahun 1974, Yale melakukan penelitian ulang terhadap lulusan 1954. ternyata Hasilnya menarik, Ketika dibandingkan, Total kekayaan yang dimiliki oleh lulusan yang punya tertulis jauh lebih banyak dari 97% yang tak punya . Mas fitra membaca penelitian ini sejak tahun 2003. dah beliau bergegas langsung berinisiatif membuat Goal nya. beliau sudah membuat Goal nya hingga usianya hingga 63 tahun. Dan hebatnya, Goal beliau datang lebih cepat. Tahun 2008 buat untuk menikah dengan wanita yang begini dan begitu, eh 2005 datang tuh wanita begini dan begitu nya hee, tahun 2009 nya pengen punya mobil sendiri ya Allah, kalau bisa yang sedan.. eh,ada yang kasih mobil baleno di tahun 2007, pengen jadi pengusaha yang bisa mandiri di 2010, alhamdulillah ada yang modalin bikin usaha warnet diberi pinjeman di 2007. Sehingga sangat jelas bahwa Goal adalah kunci sukses kita sebelum melangkah. buatlah Goal dan rencanakanlah agar kerja-kerja kita fokus untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan. 

2. Meraih Pasive Income Investasi
Dengan mendapatkan pasive income, sama dengan membelah diri kita menjadi lebih banyak tidak hanya satu. Artinya satu orang bisa mengelola banyak perusahaan. kalau perusahaan banyak omsetnya juga dobel kan?
Hanya ada 2 cara untuk punya uang lebih untuk investasi? Pertama menurunkan pengeluaran atau kedua menaikkan pemasukan. Bagaimana caranya untuk menurunkan pengeluaran? adalah dengan Menyederhanakan hidup dan menunda kesenangan.Menyederhanakan hidup artinya tidak terjebak dengan perubahan life style yang menyiksa untuk diikuti. Hiduplah apa adanya, tak memaksakan biaya hidup yang mewah, mengutamakan life style membuat pendapatan berapapun tak akan cukup, hutang berapapun juga tak akan cukup dan Menunda kesenangan.
Pernah sebuah Fakultas Psikologi mengadakan penelitian yang dilakukan kepada sekelas anak sekolah dasar anak-anak 7-8 tahun dikumpulkan disebuah ruangan dan diletakkan permen didepan mereka, mereka diberitahu boleh langsung makan permen, atau Yang menunggu tidak duduk bengong tapi menghabiskan waktu dengan bermain dan menikmati menunggu.Dan yang labih menarik lagi..30 tahun kemudian, anak2 yang dulu mampu menunda kesenangan menjadi karyawan yang lebih baik di kantor dan pengusaha yang lebih sukses.
Dengan menyederhanakan hidup dan menunda kesenangan maka kita akan punya kelebihan uang yang bs untuk di investasikan menuju pasive income.
 
sumber:http://www.saudagarpks.com/2013/04/oini-rumus-mas-fitra-bisa-raih-omset-24.html

Perwira TNI Menguak Skandal Politisasi Hukum LHI


kasus ustad luthfi hasan ishaq

Dalam satu acara beberapa bulan lalu, petinggi dua partai ngobrol bersama beberapa Pati (Perwira Tinggi, red) TNI. Ujar politisi: "sudah mantap isu tentang PKS tuh.." (cont, red)

".. tapi kok cepat tertutup dengan isu partai bapak?" Lanjutnya. "Ya kami juga gak bisa kontrol masalah kami yang ruwet", jawab politisi satunya.

"Ya harus dijaga agar isu negatif PKS on terus. Kalau enggak kita yang repot!" Sergah politisi pertama. Mereka ngobrol spontan.

Beberapa Pati TNI terhenyak kaget dengar obrolan dua politisi tersebut. Beberapa hari lalu saya jumpa dengan salah satu Pati dan cerita hal ini.

Pati TNI itu terheran-heran begitu kejam & kotornya politik dan politisasi hukum di negeri ini. Beliau sebut dua nama politisi itu ke saya.

Saya tersenyum dengar cerita itu. Gak kaget. Saya bilang: "Kasus ini akan digoreng sampai dengan pemilu 2014. Pengadilannya jadi gak penting."

Saya berteman baik dan dekat dgn dua politisi itu. "Saya akan tetap bersikap baik kepada kedua teman itu, Pak." Cetus saya kepada Pati itu.
"Gak sakit hat,i Pak?" Tanya pati itu. "Energi kami terlalu berharga dihabiskan untuk itu. Kami fokus bekerja, Pak!" Jawab saya.

Alhasil kader kami makin semangat, dua pilgub besar kami menang. Dan dengan keyakinan penuh songsong pemilu 2014.

Di ujung obrolan saya berpesan: "dinamika politik jika tidak dikelola baik akan bahayakan NKRI. Pada sikon ini TNI jadi benteng terakhir!"

"Saat ini negara butuh TNI yang kuat, profesional dan berintegritas. TNI tidak boleh dirusak siapapun apalagi tuk kepentingan politik!"

Pati itu mengangguk setuju. "Saya pribadi simpati dengan PKS dan berharap besar dengan peran kebangsaan PKS ke depannya.." Tutup Pati itu.(pm)


sumber:http://www.suaranews.com/2013/04/perwira-tni-menguak-skandal-politisasi.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

Dipanggil KPI, 'Pak Haji' di Sinetron Akan Bertobat



JAKARTA -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya memanggil lembaga penyiaran atau stasiun televisi yang menayangkan tokoh 'Pak Haji' berperangai buruk dalam sinetron yang ditayangkan di RCTI dan SCTV.

Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati adanya beberapa perubahan dan masukan dalam tayangan sinetron dan penokohan 'Pak Haji' itu. Kepala Divisi Program dan Akuisisi SCTV, Banardi Rachmad mengakui akan mengubah karakter haji dalam sinetron 'Ustad Fotocopy'.

"Alur cerita dan karakter tokohnya sudah mulai kita ubah, sudah mulai memperbaiki perangainya," kata Banardi kepada Republika usai rapat bersama KPI, Senin (22/4). Lanjut ia mengatakan, dalam cerita itu juga sudah dimunculkan seorang ustad lain yang sangat kontra dengan karakter sebelumnya, sebagai perbandingan.

Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan RCTI, Adjie S. Soeratmadjie. Ia memastikan akan ada perubahan terkait isi dan karakter sinetron 'Tukang Bubur Naik Haji' dan 'Berkah'. Dan itu sudah dimulai untuk episode berikut-berikutnya.

"Kita sedang mensingkronkan masukan dari KPI untuk perubahan itu, ada beberapa yang sudah kita lakukan dan ada beberapa yang masih butuh penyesuaian," ujar Adjie.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/04/23/mlolup-dipanggil-kpi-pak-haji-di-sinetron-akan-bertobat

PKS Sebarkan 'Surat Cinta' Anis Matta


 

BANDA ACEH -- Kader PKS menyambangi rumah warga Banda Aceh untuk mendekatkan diri, sekaligus menyosialisasikan nomor urut partai tersebut kepada masyarakat.

"Kegiatan menyambangi rumah warga ini merupakan salah satu upaya menyosialisasikan nomor urut PKS pada Pemilu legislatif 2014," kata Wakil Ketua DPD PKS Kota Banda Aceh, Farid Nyak Umar di Banda Aceh, Selasa (23/4).

Dalam menyambangi rumah warga di Banda Aceh, para kader juga memperkenalkan jargon baru dari partai dakwah itu yakni 'cinta', kerja dan harmoni. "Kegiatan sosialisasi dan silaturrahmi dengan masyarakat ini dilakukan di seluruh daerah pemilihan dalam Kota Banda Aceh," katanya.

Adapun lima daerah pemilihan di Kota Banda Aceh itu adalah Kecamatan Meuraxa, Lueng Bata, Banda Raya, Kuta Alam dan Kecamatan Syiah Kuala. Ia mengatakan, kegiatan yang mengarahkan sebanyak 250 orang kader di lima daerah pemilihan itu tergabung dalam kegiatan Liqa Tansiqi Tarbawi Tiga Besar (LT3 Besar) DPD PKS Banda Aceh.

Selain itu, kader PKS juga membagikan ketan kuning, buku kumpulan zikir/wirid dan buah tangan hasil karya ibu-ibu binaan PKS yang tergabung dalam Pos Ekonomi keluarga (Pos EKA).

Farid mengatakan, saat menyambangi rumah warga tersebut, mereka juga memberikan surat 'cinta' dari Presiden PKS Anis Matta.

Adapun bunyi surat 'cinta' dari orang nomor satu partai tersebut adalah jika cinta adalah tindakan memberi, maka dari sanalah datangnya semua kebajikan dalam diri seorang penguasa: mendengar, berbagi, melindungi, adil dan menyejahterakan. Karena hanya dalam genggaman cinta, kekuasaan berubah menjadi alat untuk melindungi, melayani dan berbagi.

sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/04/23/mlosjl-pks-sebarkan-surat-cinta-anis-matta

Filosofi 'Gundul-Gundul Pacul' Sunan Kalijaga Terkait Ayat Quran @Irena_Handono

 
 
Oleh: Irena Handono


Ingat lagu "Gundul gundul pacul" ?

Tembang Jawa ini konon diciptakan tahun 1400an oleh Sunan Kalijaga & teman2nya yang masih remaja & mempunyai arti filosofis yg dalam & mulia

Gundul adalah kepala plontos  tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan seseorang.

Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala, jd gundul adl kehormatan tanpa mahkota. (QS 49:13 , 15:88)

Pacul adalah cangkul yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat,

jd pacul adl lambang kawula rendah, kebanyakan petani. (QS 4:174, 5:16)

Gundul pacul artinya adl bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul utk mencangkul,

mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya/orang banyak. (QS 7:3 , 59:7)

Orang Jawa mengatakan pacul adalah “papat kang ucul” (empat yang lepas).

Kemuliaan seseorang tergantung dari 4 hal, yaitu bagaimana menggunakan mata, hidung, telinga dan mulutnya. (QS 16:78, 24:24, 7:179)

Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat/masyarakat/orang banyak.

Telinga digunakan untuk mendengar nasehat.

Hidung digunakan untuk mencium wewangian kebaikan.

Mulut digunakan untuk berkata adil.

Jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya. (QS 23:78, 32:9, 67:23)

Gembelengan artinya besar kepala, sombong dan bermain-main dalam menggunakan kehormatannya. (QS 38:2 , 39:60)

GUNDUL2 PACUL CUL artinya jika orang yang kepalanya sudah kehilangan 4 indera itu mengakibatkan GEMBELENGAN (= congkak/sombong).

NYUNGGI2 WAKUL KUL (menjunjung amanah rakyat/orang banyak) dengan GEMBELENGAN (= sombong hati),

akhirnya WAKUL NGGLIMPANG (amanah jatuh tidak bisa dipertahankan),

SEGANE DADI SAK LATAR (berantakan sia-sia, tidak bermanfaat bagi kesejahteraan orang banyak)

QS 5:67 Hai Rasul,sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti)

... kamu tidak menyampaikan amanat-Nya.

Mudah-mudahan memberi ibrah bagi kita. Aamiin yaa Rabbal 'alamiin.



Content from Twitter

Presiden @SBYudhoyono Baru Twit Tasripin, eh... Mensos @Salimsegaf Malah Sudah Action

Senin, 22 April 2013 | 11.42



Menjelang siang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui akun Twitternya, @SBYudhoyono, melancarkan twit mengenai Tasripin, bocah 13 tahun dari Bayumas yang menghidupi tiga adik-adik kecilnya. SBY menyatakan, akan mengutus staf khususnya untuk menyelesaikan persoalan Tasripin.

"Kisah Tasripin, Banyumas, usia 12 tahun, yang menjadi buruh tani utk menghidupi ketiga adiknya sungguh menggores hati kita. *SBY*" Begitu twit pertama @SBYudhoyono membahas soal bocah dari sebuah kampung di Banyumas, Jawa Tengah itu, Kamis 18 April 2013, sekitar pukul 10.30.

"Saya akan segera mengutus Staf Khusus saya, bekerja sama dgn Gubernur Jateng, utk mengatasi persoalan hidup Tasripin. *SBY*" Begitu lanjutan twit SBY berikutnya.

"Tasripin terlalu kecil utk memikul beban dan tanggung jawab ini. Secara moral, saya dan kita semua harus membantunya. *SBY*"

Dua jam kemudian, Menteri Sosial Salim Segaf yang menggunakan akun @SalimSegaf membalas twit pertama @SBYudhoyono. "Lapor pak Presiden. Dirjen DayasosGulkin sdh brtemu Tasripin pekan lalu. Kpl Panti Anak Baturaden & Dinsos sdh siap bantuan."

"Solusi utk Tasripin: sang ayah diminta pulang utk merawat anak & diberi prog pemberdayaan. Tasripin & adik-adiknya dapat progam PKSA." Untuk diketahui, PKSA adalah singkatan dari Program Kesejahteraan Sosial Anak, sebuah program dari Kementerian Sosial.

Dan @SalimSegaf lalu mengakhiri twitnya dengan ini: "Sekian laporan. Mohon arahan lanjut."


sumber:http://www.pkssumut.or.id/2013/04/presiden-sbyudhoyono-twit-kisah.html

Surat Cinta untuk Pembenci PKS

Minggu, 21 April 2013 | 11.15


Sungguh, perasaan benci bikin muka makin tua, emosi meningkat
Kalo benci, dada kita pasti seakan terhimpit
Apa untungnya benci?

Kalo benci PKS,
Mata terbuka lebar untuk setitik kesalahan/dugaan kesalahan PKS
Mata tertutup rapat pada semua kerja sosial relawan PKS di bencana-bencana alam di Indonesia

Kalo benci PKS,
Mual tiap buka kompasiana, ada artikel PKS
“Jangan kampanye di sini dong!”
“Iklan lagi, iklan lagi
Tapi gk mual kalo ada artikel mencaci PKS secara membabi buta
Aneh ya?

Kalo pemaki PKS bebas nulis di kompasiana
Kenapa pendukung PKS nggak boleh?
Itu mah DAKI namanya!
“diskriminasi atas kekayaan intelektual”

Benci
Itu gak baik kalo bukan pada tempatnya
Kok partai islam ini dibenci?
Kok partai sosial ini dibenci?
Kok partai dakwah ini dibenci?

Salah tuh!
Harusnya PKS didukung dan dibela, bung…
Ada satu cara supaya rasa benci PKS itu hilang?
Yaitu, cintai PKS.

Ayo!
Bung ninoy, sutondo, gatot, matkodak, ida, paguci, dll….
Cintai PKS..
Cintai PKS..

Kalo perlu masuk dalam barisan pendukung PKS
Maka anda semua..
Akan BAHAGIA kalo nemuin “PKS” melulu di kompasiana, facebook, dll…
Slogan Baru PKS

“Cinta, Kerja, Harmoni”

oleh: Panji Wijaya

sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/20/surat-cinta-untuk-pembenci-pks-553269.html

Awas Megalomania l Anis Matta (PKS)



Indonesia — Bagi saya PKS adalah partai yang menarik untuk di contoh dan di pelajari.
Yang lebih bagusnya lagi, hal-hal tentang PKS bisa di dapat dengan mudah di dunia maya, internet. Baik dari google, youtube, twiter, facebook, bahkan sampai BB dan Android.

Saya mau nulis tentang hal-hal yang unik dan luar biasa tentang Anis Matta.

1. Pidato singkat, padat, jelas dan bersemangat.
lihat saja orasi beliau kemarin yang di siarkan Metrotv secara live, berapa lama beliau berpidato? tak lebih dari 20 menit. Apa ada seorang sekelas tokoh partai yang bisa pidato seperti Anis Matta itu? anda tahu, share kalau tahu. Walau padat dan singkat namun tetap jelas, tak bertele-tele. Juga semangat, tak bikin ngantuk.

2. Orasi tanpa teks.
Coba lihat cara beliau berpidato semuanya tanpa teks, lagi saya mau tahu kalau ada seorang selevel tokoh sebuah partai yang berpidato tanpa teks, kalau ada kasih tahu saya..

3. Pidatonya Interaktif
Dalam beberapa pidato beliau, di akhir sebuah pidatonya selalu di akhiri dengan sebuah pertanyaan pada audien.. dan itu kalau tak salah cuma Anis Matta yang melakukannya, klw saya salah kasih tahu saya tokoh mana yang melakukan hal itu..

4. Konsolidasi pemilu di gerbong Kreta + sholat magrib jamaah di kereta.
PKS sengaja menyewa 4 gerbong KA Argo Sindoro jurusan Jakarta-Semarang. Para petinggi PKS akan menuju Semarang dalam rangka Rapimnas dan Milad ke-15 PKS pada 18-20 April 2013.
“Rapat di kereta membahas strategi pemenangan Pemilu 2014, kami akan memutuskan strategi Pemilu di atas kereta. Dalam Islam, doa musafir itu makbul,” kata Presiden PKS
Anis Matta sembari tersenyum, saat dijumpai wartawan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2013).
Adakah sebuah partai yang melakukan rapat penting di atas kreta api? sekaligus sholat jamaah? klw ada beri tahu saya…

5. Outbound bersama.
Adakah pengurus partai yang outbound selain PKS? klw ada shre ya..
Anis Matta mengajak 70 orang pengurus inti Dewan Pimpinan Pusat PKS untuk mengikuti kegiatan alam (outbond) di Bali.
Outbond selama 4 hari ini dimaksudkan untuk memperkokoh manajemen internal

6. Merubah gaya hidup.
Masih ingat tentang rolex. Masalah yang sebetulnya ga penting banget ini sempat di jadikan booming oleh mr x. Tapi tenang, itu sudah berubah.
Anis Matta akan mengubah gaya hidupnya setelah menjadi Presiden PKS. Salah satunya soal jam tangan.
Anis sempat berbicara juga saat disinggung soal arlojinya itu “Nggak, tenang sajalah,” kata Anis saat disinggung apakah dia terus memakai Rolex, di markas PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Jumat (1/2/2013).
Anis dalam kesempatan itu memakai jam tangan silver berhias warna kuning. Tak diketahui apa mereknya. Dahulu, soal jam tangan Rolex ini Anis pernah berbicara. Bagi Anis, jam tangan hanyalah sebuah kepantasan sebagai pejabat publik, bukan gaya hidup.
“Lebih kepada kepantasan. Jam tangan Rolex hanya sebagai aksesori bukan hobi,” kata Anis sembari tersenyum kepada detikcom, Selasa (28/2/2012).

7. Anis Matta sosok yang produktif menulis.
Silahkan cari di google “buku anis matta” anda akan di suguhi macam buku yang telah dia tulis. Dan semuanya buku-buki yang bagus terbukti dengan bestseller.
Adakah tokoh lain yang memiliki karya buku yang bestseller? siapa?

8. Tidak suka mencari cari masalah/memaki, tapi solusi.
Ini yang saya tangkap dari orasi orasi beliau, beliau tidak memaki/ mencerca sesuatu tapi memberi jalan keluar. Mencari solusi. Tak curhat lebay, tapi gagah membakar semangat. ya kalau ada yang lebih oke orasinya drpd Anis Matta boleh dong saya kasih tahu..

9. Paling Muda.
Ya silahkan cek tokoh partai politik di Indonesia, siapa yang paling muda?.. kalau saya salah beritahu saya.

10. Tidak rangkap jabatan.
Biasanya kan ketua partai rangkap jabatan, nah Anis Matta salah satu dari beberapa orang yang tidak rangkap jabatan. Siapa yang tidak rangkapan lagi? ayo saya kasih tahu…

11. Politik Cinta
Satu satunya (yang saya tahu) tokoh politik yang memadukan antara politik dan cinta. Ada selain beliau yang bisa begitu? siapa?

12. Pekerja keras
Sejak jadi presiden PKS beliau langsung keliling Indonesia, fokus urus partai, ada ketua parpol yang lebih keras kerjanya dari beliau? siapa? mohon beri tahu saya..

13. Soekarno.
Setahu saya baru beliau yang di juluki Soekarnomuda. Karena gaya orasinya yang mirip soekarno.

14. L.C
Adakah ketua partai yang titlenya L.C selain beliau? ada? siapa?.. benar benar berbeda bukan?..
Sebetulnya Masih ada banyak lagi yang akan saya tuliskan tentang kebesar beliau. Tapi cukup segitu saja yang saya tulis.

Oiya Walau sebetulnya belum termasuk orang yang patut bangga akan kebesarannya,, tapi beliau pernah menulis tentang Megalomania. Dan ini membuktikan bahwa jadi orang besar itu tak mudah. Saya cuplikan sedikit ya, sebagai penutup.

“Jebakan Megalomania”
“….Suatu saat ketika kamu merebut kemenangan demi kemenangan, kekuasaan yang semakin bertumpuk. Musuh sudah kau taklukkan semua. Tak ada lagi yang berani melawan. Semua orang mulai tunduk padamu.
Di sekelilingmu hanya ada para pemuja. Musuhmu menyelinap ke dalam bentengmu. Ke dalam dirimu sendiri. Halus. Sampai kau bahkan tak mengenalnya. Kamu mulai merasa besar. Itulah awalnya. Kamu mulai merasa besar. Kamu sebenarnya layak merasa begitu.
Sebab kemenangan- kemenanganmu. Pengakuan musuh- musuhmu. Kekaguman sahabat-sahabatmu. Kekuasaanmu yang terbentang luas. Kamu memang hebat. Dan besar. Itu fakta. Tapi itulah jebakannya. Merasa besar itu..

oleh: Aditya Nugroho

sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/20/awas-megalomania-l-anis-matta-pks-548464.html 

Korsad, Pasukan Elit dibalik Sukses Milad PKS ke 15


image
Korsad PKS
Semarang, —Di hampir semua agenda milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS), baik Rapimnas, Rakernas, maupun rangkaian agenda milad yang diselenggarakan di cagar wisata budaya Lawangsewu Semarang sejak kamis -sabtu (18-20/4)  berlangsung dengan sukses dan meriah. 

Hampir semua acara, baik itu perlombaan, talkshow, bazar, maupun agenda inti lainnya berlangsung tanpa halangan suatu apapun. Dan dibalik suksesnya pelaksanaan milad PKS yang ke 15 ini, ternyata ada satu elemen yang menjadi penentu, yaitu tim pengamanan PKS, gabungan satuan pengamanan (satpam), kepanduan, dan Korsad PKS.

Berbekal ketrampilan militer dengan fisik yang kuat, berpadu dengan kemampuan intelijen dan keamanan, tim pengamanan yang digawangi oleh korsad yang merupakan semacam tim elit pengamanan PKS,  menjadi tameng pengamanan PKS selama tiga hari penyelenggaraan gebyar milad. Sejak awal kedatangan rombongan peserta rapimnas, tim korsad sudah bekerja mengamankan  semua kader PKS dan peserta rapimnas. 

Menurut salah satu korsad senior, Solikin Abu Dzaki, dalam interview khususnya dengan redaksi PKS Jateng Online, dalam milad kali ini, korsad all out menurunkan semua anggotanya yang tersebar di semua wilayah Jawa Tengah.

“Kita menurunkan sekitar 40 korsad yang tersebar di semua wilayah di Jawa tengah. 40 korsad itu kemudian dibantu dengan kepanduan PKS dan juga satuan pengamanan,” terang Solikin, Sabtu (20/4) di Hotel Gumayya Tower, Semarang.

Lebih lanjut Solikin menyampaikan bahwa tim elit korsad akan selalu memberikan servis terbaik di setiap event yang diselenggarakan oleh partai. “tagline siaga, berani, setia adalah bentuk komitmen kami untuk terus mengamankan partai dakwah ini dalam mensukseskan setiap agendanya, termasuk milad kali ini,” tandas pria yang juga sebagai sekretaris bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO) DPW PKS Jawa Tengah ini.
 
Ia juga menambahkan bahwa total tim pengamanan di gebyar milad PKS kali ini berjumlah 130 personel, yang terdiri dari unsur korsad, kepanduan, satuan pengamanan, dan juga dari unsur eksternal yakni pihak kepolisian.


sumber:http://milad.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1070/Korsad-Pasukan-Elit-dibalik-Suksesnya-Milad-PKS-ke-15

PKS : Kartini Inspirasi Perempuan Indonesia


image
Seminar Kartini
Semarang, —Salah satu pahlawan Indonesia, Raden Ajeng Kartini adalah salah satu pahlawan perempuan Indonesia yang merupakan perempuan visioner, sebab walau hidup di masa lalu, namun pemikirannya adalah pemikiran masa depan. 

Hal ini diungkapkan oleh Netty Heryawan, Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga istri dari gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, saat menjadi pembicara dalam seminar Kartini di agenda gebyar Milad PKS ke 15, Sabtu (20/4) di kompleks Lawangsewu, Semarang.

Menurut Netty, dengan semangat dan jiwa kepahlawanannya, sosok Kartini adalah inspirasi bagi segenap perempuan di Indonesia.

“Ada tiga hal yang bisa dipetik dari seorang Kartini, yaitu bahwa ia selalu memiliki rasa optimisme. Yang kedua, seorang Kartini adalah sosok yang tidak pernah berhenti belajar, dan yang ketiga adalah bahwa perjuangan hak perempuan yang dilakukan Kartini semata-mata bukan untuk menjadi competitor kaum pria,” terang Netty

Lebih lanjut, Netty yang juga menjabat sebagai ketua tim penggerak PKK Jawa Barat ini menyampaikan bahwa  semua perempuan PKS bisa mengambil inspirasi dari kiprah perjuangan Kartini. ”Untuk itu setiap perempuan PKS bisa melakukan kerja kerja advokasi masyarakat dan kerja-kerja kultural, setiap kader perempuan PKS bisa mengisi dengan menghidupkan sentra-sentra wadah yang sudah ada di masyarakat,” jelasnya

Sebagai follow up dari proses advokasi masyarakat tersebut, imbuhnya, setiap kader PKS harus bisa mengedukasi masyarakat. Karena dengan pendidikan yang tepat maka bisa menjadi problem solving di masyarakat.

Sementara itu ketika disinggung terkait dengan BCAD perempuan, Netty menyampaikan bahwa caleg perempuan dengan kuota 30% tersebut akan terus didorong untuk  mengisi ruang-ruang sosial yang kosong di masyarakat.“Jangan sampai caleg perempuan PKS hanya sebagai pelengkap”tegasnya.

Dalam seminar yang diikuti oleh ratusan kader PKS tersebut, turut hadir pula salah satu tokoh perempuan yang telah sukses meniti karir ditenga masyarakat, ia adalah Humaini Adi Susilo yang merupakan wartawan senior.

Menurut Humaini, perempuan Indonesia harus terus didorong untuk menginkatkan kapasitas kelilmuannya, karena selama ini dia memandang para perempuan saat ini tengah mengalami fase ketertinggalan, terutama dalam empat persoalan, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi dan politik. Rendahnya pendidikan perempuan Indonesia menjadi persoalan tersendiri. Mereka seolah menjadi warga masyarakat kelas dua. “Untuk itu setiap perempuan Indonesia harus mau belajar” tandasnya.

sumber:http://milad.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1069/PKS-Kartini-Inspirasi-Perempuan-Indonesia

Three Musketeers Hibur Pengunjung PKS Expo


image
Atraksi dengan Bola Basket
Semarang,  - Sayaf, Ilham dan Said; inilah tiga anak yang dengan antusias menghibur pengunjung lawang sewu ditengah siang yang terik. 

Anak-anak yang nemanakan dirinya Three Musketeers ini menampilkan free style lewat kreasi bola basket dan nanchaku dengan apik sehingga berhasil menarik perhatian para penonton, bahkan beberapa penonton terlihat khidmat merekam penampilan tersebut dengan hp mereka.

Menjelang akhir pertunjukkan mereka, MC acara diajak turut bergabung dengan -three musketeers- menampilkan free style. “Waw” hanya kata itu yang bisa terucap oleh MC saking terkesimanya saat bola basket yang berada di tangan Sayaf dan Said beralih ke kedua ujung jari telunjuk tangan MC dan bola dapat tetap konsisten berputar.

Semua musik yang mengiringi penampilan kami barusan adalah musik-musik nasyid, baik yang berupa nyanyian, akustik, maupun rap”, tutur Ilham menegaskan. Begitulah, mereka bertiga adalah anak-anak dari kader PKS yang berupaya berkreasi dengan potensi yang mereka miliki, tanpa mengesampingkan sisi dakwah dengan menyelipkannya lewat musik yang mengiringi panampilan mereka.

sumber:http://milad.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1062/Three-Musketeers-Hibur-Pengunjung-Lawang-Sewu

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger