)|( PKS Bae Kudus
Headlines News :

PKS Update

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Puisi Fahri Hamzah untuk Abraham Samad

Rabu, 03 April 2013 | 21.04


Puisi Fahri Hamzah untuk Abraham Samad


JAKARTA - Komite Etik KPK memutuskan Ketua KPK Abraham Samad terbukti melakukan pelanggaran tingkat sedang terhadap kode etik terkait kasus kebocoran konsep sprindik kasus Anas Urbaningrum. Sanksinya, teguran tertulis.

Tribunnews.com mem-posting berita tersebut di Facebook Page dan mendapatkan kiriman link dari PKSpiyungan.org. Isinya berupa puisi Fahri Hamzah untuk Abraham Samad.

Puisi ini dikirim 31 Januari 2012 namun dianggap masih relevan. Berikut selengkapnya:

Apa pengertianmu tentang mendung abraham? Pernahkah kau berjalan dalam gelap? Atau diantara hujan dan angin puting beliung?

Atau pernahkah kau mendekati pusaran arus yang berputar? Atau menerjang gelombang pasang?

Pernahkah kau seperti berada pada ketinggian yang semakin tinggi? Lalu kau terlepas seperti layang-layang.

Dunia ini sepi kawan, itu yg aku ingin berbagi. Kita ini sendiri di hadapan apapun.

Apa pengertianmu tentang hingar bingar dan tepuk tangan? Bagiku itulah puncak kesepian.

Jika kau berada di atas pentas dan semua orang bergemuruh berdecak kagum kepadamu. Pergilah kepada dirimu.

Jika kau terkucil dalam gelap, pergilah kepada Tuhan mu, dia akan menghiburmu.

Yang gemuruh dan yang sepi adalah fatamorgana. Sementara dirimu adalah fana.

Jadikanlah kubur sebagai tempat tidurmu sebab kesanalah kau akan kembali dan bakarlah amarah mu dalam peti mati.

Selamat jalan kawan, setiap orang bertanggungjawab sendiri.

Jangan takut gelap. Aku tahu kau tak takut ombak.(*)


sumber:http://www.tribunnews.com/2013/04/03/puisi-fahri-hamzah-untuk-abraham-samad

Abraham Samad: Putusan Komite Etik KPK Terlalu Berlebihan

Abraham Samad: Putusan Komite Etik KPK Terlalu Berlebihan



JAKARTA - Setelah sempat bungkam usai pembacaan keputusan Komite Etik di ruang auditorium KPK, akhirnya setelah hitungan jam, Ketua Abraham Samad angkat bicara.

Pria kelahiran Makassar ini mengaku tidak terima akan hasil keputusan Komite Etik siang tadi.
Abraham menggangap hasil temuan itu sangatlah berlebihan dan sangat tidak mengerti ketika kasus ini dikait kaitkan antara dirinya dengan sekertaris pribadinya Wiwin Suwandi yang sudah ditetapkan sebagai pembocor sprindik tersangka Anas Urbaningrum.

“Saya menggangap putusan terlalu berlebihan karena saya tidak boleh diakaitkan dengan perbuatan sekretaris saya,“ kata Abraham, Rabu (3/4/2013) malam.

Menurutnya, wajar ketika pihaknya melakukan langkah langkah radikal dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Namun, dia mengaku bingung ketika apa yang dilakukannya selama ini justru malah dianggap salah.
“Menurut saya apa yang saya lakukan dalam memberantas korupsi adalah langkah langkah yang progresif dan radikal,“kata Abraham.

Dia pun menjelaskan, dengan kondisi negara yang saat ini rawan terjadi korupsi, maka sangat wajar jika dirinya melakukan langkah ataupun manuver yang cukup radikal itu.
“Karena korupsi di Indonesia masif dan meluas makanya diperlukan langkah langkah radikal dan progresif,“ tegasnya.
Abraham menuding, Komite Etik tidak bisa mengartikan arah pemberantasan korupsi yang diinginkannya itu. Bahkan, hal itu semakin diperparah ketika dirinya akhirnya dinyatakan bersalah oleh Komite Etik yang diisi oleh salah satu pimpinan KPK Bambang Widjojanto.

“Langkah itu tidak bisa diterjemahkan sebagai langkah langkah yang melanggar etika oleh komite etik,“ tandasnya.
Seperti yang diketahui, pada keputusannya, Komite Etik memutuskan adanya dugaan pelanggaran etika oleh pegawai KPK Wiwin Suwandi atas bocornya konsep atau draf sprindik Anas Urbaningrum sebagai tersangka Hambalang.

Walaupun Abraham tidak terlibat secara langsung dalam membocorkan draft sprindik itu tetapi Komite Etik menilai mantan aktivis antikorupsi di Makassar itu telah melakukan pelanggaran kode etik sedang, sehingga dijatuhi sanksi berupa peringatan tertulis atau Suirat Peringatan pertama (SP 1).

“Bahwa Terperiksa 1, Abraham Samad tidak terbukti secara langsung membocorkan dokumen sprindik, tetapi perbuatan dan sikap terperiksa 1 yang tidak seusai dengan kode etik pimpinan KPK, harus dijatuhi sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya,” kata Ketua Komite Etik, Anies Baswedan dalam sidang terbuka Komite Etik di ruang Audiotorium KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2013).

Maka dari itu, masih kata Anies, Komite Etik menyatakan terperiksa 1 Abraham Samad melakukan pelanggaran sedang terhadap pasal 4 huruf b dan d pasal 6 ayat 1 huruf b, d, r, dan v kode etik pimpinan KPK dan menjatuhkan sanksi berupa peringatan tertulis. Anies meminta Abraham harus memperbaiki sikap, tindakan dan perilaku.


sumber:http://www.tribunnews.com/2013/04/03/abraham-samad-putusan-komite-etik-kpk-terlalu-berlebihan

Abraham Samad & Adnan Pandu Disanksi Komite Etik


dokumentasi okezone.com
JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan wakilnya Adnan Pandu Praja diberi sanksi oleh Komite Etik KPK, terkait kasus bocornya surat perintahan penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum beberapa waktu lalu.

“Terperiksa satu Abraham Samad melakukan pelanggaran sedang terhadap pasal 4 huruf b dan d, serta pasal 6 ayat 1. Menjatuhkan sanksi berupa peringatan tertulis,” kata Ketua Komite Etik KPK, Anies Baswedan, dalam sidang etik terbuka di Gedung KPK, Rabu (3/4/2013).

Selain itu, Abraham Samad juga diminta untuk memperbaiki prilaku dan sikapnya sebagai Ketua KPK, memegang teguh prinsip kebersamaan dan integritas, serta menjaga ketertiban dalam berkomunikasi kerahasiaan KPK.

“Sedangkan terperiksa dua Adnan Pandu Praja melanggar pasal 6 ayat 1dan diberi sanksi berupa peringatan lisan. Selanjutnya seluruh pimpinan KPK harus menjalankan keputusan ini,” tandas Rektor Universitas Paramadina ini.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dalam sidang ini juga terbukti bahwa pelaku pembocoran sprindik anas adalah Wiwin Suwandi yang diketahui sebagai sekretaris Abraham Samad. Wiwin diketahui telah memfoto dengan Blackberry dan menscan sprindik tersebut.


sumber:http://news.okezone.com/read/2013/04/03/339/785671/abraham-samad-adnan-pandu-disanksi-komite-etik

Kronologi Pembocoran Sprindik Anas Oleh Wiwin Suwandi


Ilustrasi (Foto: dok Okezone)
JAKARTA- Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi memutuskan Sekertaris Ketua KPK Abraham Samad, Wiwin Suwandi sebagai pelaku pembocor Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) penetapan Anas Urbaningrum sebagai tersangka dalam kasus proyek pembangunan sports center di  Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Anggota Komite Etik KPK, menuturkan, berdasarkan hasil investigasi, wiwin terbukti memotret sprindik Anas dengan menggunkan ponsel BlackBerry miliknya. Berikut kronologis pembocoran sprindik tersebut.
Pada pukul 20.20 WIB, tanggal 7 Februari 2013, Sprindik tersebut ditandatangani oleh tiga pimpinan KPK.

Kemudian, pada pukul 20.27 WIB, Abraham Samad memerintahkan Wiwin untuk meng-copy konsep dokumen Sprindik yang belum diparaf oleh semua pimpinan KPK tersebut. Konsep surat tersebut belum diberi tanggal, dan dibubuhi cap atau setempel  KPK.
Lalu, pada pukul 21.29 WIB, hasil copy-an tersebut diserahkan kembali oleh Wiwin kepada Abraham Samad.

Tetapi, pada pukul 21.30 WIB, Wiwin kembali melakukan scan untuk meng-copy dokumen tersebut. Pukul 21.46 WIB, Wiwin menyimpan hasil scan Sprindik kedua tersebut dan disimpan di laci mejanya. Kemudian pukul 21.51 WIB, Wiwin meninggalkan Gedung KPK dan pulang kerumahnya.

Keesokan harinya, pada 8 Februari 2013, sekira pukul 21.46 WIB, Wiwin kembali mengambil dokumen yang telah dicetak pada malam sebelumnya yang disimpan di laci.

Selanjutnya, Wiwin yang tinggal serumah dengan Abraham Samad itu, berangkat menuju kawasan Setiabudi Building dan bertemu dengan dua orang wartawan bernama Tri Suharman dan Rudy Polycarpus.

Di tempat itu, Wiwin  menunjukan dan menyerahkan satu lembar hasil scan cetak Sprindik yang di scan.

Hingga akhirnya, pada 9 Februari 2013, Sprindik atas nama Anas Urbaningrum beredar di media massa.

Wiwin diketahui memang mengenal dekat wartawan yang bernama Tri Suharman. Kedekatannya itu juga diketahui Abraham Samad. Abraham juga mengenal Tri Suharman, sebagai mantan wartawan yang sebelumnya bertugas di Makasar dan sekarang bertugas di KPK.

Meski sudah ditetapkan sebagai pelaku, Komite Etik tidak bisa memberikan sanksi kepada Wiwin, karena Komite Etik hanya memiliki kewenangan untuk memberi sangsi di level pimpinan KPK. Sangsi untuk Wiwin diserahkan kepada Majelis Dewan Pertimbangan Pegawai KPK.


sumber:http://news.okezone.com/read/2013/04/03/339/785714/kronologi-pembocoran-sprindik-anas-oleh-wiwin-suwandi

Harkad, Calon PKS menangkan Pilkada Jambi

 image














 
Jambi, PKS Jateng Online—Pasangan yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menjadi yang terbaik dalam Pemilukada daerah. Kali ini, pasangan Al-Haris-Khafid Moein yang diusung bersama Partai lain yakni Golkar, PDIP, dan Gerindra tersebut mengalahkan pasangan Incumbent Nalim-Salam.

Berdasarkan penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat, Minggu (31/3), dari 190.826 suara sah yang masuk, pasangan yang berasal dari kalangan birokrat tersebut meraih suara 71.059 suara, jauh di atas jago Partai Demokrat dan pejabat incumbent Nalim-Salam yang hanya mengantongi 49.519 suara. 

Di posisi ketiga atau terpaut tipis,diperoleh jago Partai Amanat Nasional, pasangan Syukur-Fauziah mendapat 47.678 suara, dan posisi buncit dengan jumlah suara 22.570 diraih pasangan Handayani-Jailani yang didukung partai gurem non parlemen. 

Mendapat pengamanan ekstra ketat dari aparat kepolisian, pleno penghitungan suara dan penetapan bupati dan wakil bupati terpilih oleh KPUD Merangin sampai Minggu petang kemarin, berlangsung kondusif. Dengan demikian, Al-Haris –Khafid (Harkad) resmi menjadi Bupati Jambi untuk periode 2013-2018. [DP]


sumber:http://pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/924/Harkad-Calon-PKS-menangkan-Pilkada-Jambi-

FAKSI GOLOK & FAKSI MANDUL KPK

Selidiki BLBI, KPK Minta Keterangan Kwik Kian Gie







oleh @alejandro_law17

  1. Selamat pagi.. Pagi-pagi seru kalo bahas KPK biar anget. Kali ini tentang #faksi di tubuh KPK. Lho? emang ada ya?

  2. Ada atau nggak #faksi di KPK mari kita lihat dengan kaca mata yang objektif sehingga tiada dusta di antara kita. he he..

  3. Kita awali dr proses pemilihan KPK yg melalui pintu DPR yg lahir dari aspirasi politik & melahirkan kebijakan politik trmasuk memilih KPK.

  4. Terpilihnya pimpinan KPK melalui proses pemilihan di DPR diduga karena kepentingan politik yaitu untuk "menitipkan" org2nya di KPK.

  5. Nggak usah underestimate dgn kata 'menitip' karena pesanan DPR sbg pemilih bisa bersifat baik meski bisa juga menitip agenda kontraproduktif.

  6. Contoh Yunus Husen yg dikabarkan dekat dgn Istana dan pd akhirnya memang dicalonkan istana sbg ketua KPK meski kalah. bukti kepentingan?

  7. BTT ke #faksi di KPK. Karena pimpinan KPK lahir dari sebuah kepentingan, maka nggak aneh kalo nantinya ada berbagai kepentingan di tubuh KPK.

  8. Lihat adanya tarik ulur pada kasus century dimana @SamadAbraham ngotot telah tanda tangan sprindik tapi ada pihak lain yg membantahnya.

  9. Atau liat aja kasus Anas yg sebenarnya udah lama mau di TSK tapi selalu molor lama karena adanya tarik ulur kepentingan di KPK.

  10. Dari dua contoh tsb kita tahu pimpinan KPK terbelah menjadi 2 #faksi yaitu faksi golok dan faksi mandul yg ditunggangi kepentingan.

  11. Siapa #faksi golok yang pro pemberantasan korupsi dan siapa #faksi mandul yg ditunggangi kepentingan jahat? pelan-pelan kita selidiki. he he..

  12. Dari agresifnya @SamadAbraham, maka bisa disebut kalo dia adalah #faksigolok. liat aja dia begitu ngotot buat segera tuntasin kasus2 besar.

  13. @SamadAbraham pernah muncul sendiri mengumumkan TSK anggie sondakh tanpa ditemani pimpinan KPK lain pada con press tsb. One man show kah?

  14. Lalu beredar isue @SamadAbraham banting meja dalam masalah penetapan TSK Andi Malarangeng & Anas. O la la segitu gregetan rupanya :D

  15. Selanjutnya @SamadAbraham mengumumkan akan ada menteri yang akan dijadikan tersangka. Namun Johan Budi membantahnya..

  16. @SamadAbraham juga mengumumkan telah tanda tangan sprindik 2 TSK (TerSangKa) century. lagi2 Johan budi membantahnya.

  17. Faktanya, TSK dari menteri itu benar terjadi. 2 TSK centurypun benar ada meski berkali2 dibantah Johan Budi. Knp Johan budi membantah?

  18. Dari contoh diatas, siapa yang bersebarangan dengan @SamadAbraham? Siapa pula yg mengendalikan johan budi yang berani menganulir bosnya?

  19. Isu beredar bahwa Bambang Wijoyanto yang menghalangi Andi Malarangeng & Anas menjadi TSK.

  20. Berikutnya Johan budi bilang bahwa Bambanglah yang menandatangani speindik TSK Anas. Upaya bersihin reputasi BW oleh seorang Johan nih.

  21. BW juga dikabarkan mengganjal @SamadAbraham dalam masalah century. Masuk akal kl BW merintangi kasus century. kenapa?

  22. Diketahui BW adalah pengacara LPS. Logikanya ada conflict of interest pada BW sampai dia nggak bersuara masalah century.

  23. BW juga diketahui terindikasi kasus pidana masalah rekayasa saksi pilkada meski BW menolak, namun bau2nya ini bisa berpengaruh negaitf.

  24. Karena BW ada noda, konon katanya Istana menyandera kasus pidana BW ini dan menjadikan kasus tsb sbg royal flush (kartu As) utk memegang BW. he he...

  25. Dengan demikian bisa dipahami jika BW menjadi satu pion yang mudah ditunggangi kepentingan tertentu sehingga menyulitkan pergerakannya.

  26. Siapa lagi Pimpinan KPK yang diduga berseberangan dengan upaya @SamadAbraham memberantas korupsi? masih adakah selain BW?

  27. Jika dilihat dari letoynya kinerja KPK dulu pada masanya, maka Busyro patut diduga sebagai titipan untuk mengamankan sebuah kepentingan.

  28. Sekedar flashback. Busyro & Bambang dulu pernah ketemu SBY di Istana meski Busyro membantah ada deal tertentu. http://t.co/kroapkypLF

  29. Lalu dimana posisi Adnan Pandu & Zulkarnain? Jadi #faksi golok atau #faksi mandul? kayaknya mrk adalah middle path *males bahas. hehehe...

  30. Maka jelas bhw BW dan Busyro dengan otoritas menembus Istana patut diduga ditunggangi kepentingan yg kontraproduktif dgn tujuan KPK.

  31. Hal ini semakin mangstab ketika diperkuat oleh Johan Budi yg jadi corong kepentingan mrk. Apa alasannya? Johan Budi (JB) sering membantah ketua KPK.

  32. Pernyataan JB bahwa BW yang menandatangani sprindik anas dan bukan oleh Bram adalah upaya mencebok BW untuk membersihkan reputasinya.

  33. JB yang pernah terindikasi dugaan pelanggaran etik bertemu Nazar & Bupati Bogor jadi klop dengan BW yg tersandera pidana rekayasa saksi.

  34. Apalagi jika mereka ditambah Busyro yg selama jadi bos di KPK membawa KPK jadi letoy. Maka cocoklah itu barang. he he he...

  35. Aku nggak akan heran jika nanti kicauku dianggap memecah belah dan menyerang untuk melemahkan KPK. Biasa fanatikers KPK mencap demikian...

  36. Jangan anggap kritis thd KPK adalah pelemahan thd Institusi. Kita hanya ingin KPK terbebas dari pihak2 yg dikendalikan oleh kepentingan.

  37. Apalagi nyebut pihak yang kritis thd KPK adalah pihak yang prokoruptor. Ketahuilah saudara bahwa nggak putih bukan berarti hitam. that's it!

sumber:http://chirpstory.com/li/65230

Woww… Kader PKS Korupsi?

Selasa, 02 April 2013 | 23.57


Doni Afrizal

Pagi ini 2 April 3013 genap sudah 3 bulan nyangkul di negeri orang. Meninggalkan anak istri di batam sama mertua demi beberapa lembar dollar singapore. Berkutat dengan beberapa lembar document fabrikasi. Memonitor kerja kawan-kawan dari foreigner dari india, bangladesh, filipina, myanmar, oh tentulah para singaporean yang mayoritas melayu,cina,sebagian india. Bekerja dengan berbagai bangsa,berbagai suku,dan berbagai agama.

Akhir-akhir ini di tanah air gencar diberitakan di media online kasus-kasus dugaan korupsi kader PKS. Sambil jalan ke stasiun Pioneer MRT dari kosan di Jurong West, saya berpikir ‘kok bisa mereka korupsi ya’ itu seandainya terbukti di pengadilan yang betul-betul adil lho.
Saya ingat dulu waktu pernah bersinggungan dengan kader PKS,seringan-ringannya ibadah mereka adalah sholat lima waktu yang sebagian besar dikerjakan di mesjid. Sholat subuh di mesjid terutamanya. Wah,jadi malu nih karena mesjid susah di sini jadinya jum’atan saja bisa sholat di mesjid.

Bukankah sholat itu mencegah dari kejahatan keji dan mungkar?
Firman Allah SWT dalam QS. Al ’Ankabuut : 45, Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain), dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Oia,selain itu bukankah di PKS itu ada control system-nya yang mereka sebut sebagai lingkaran cinta alias liqo’. Ini wajib buat mereka sekali seminggu ikut. Mulai dari level bawah ampe level atas.

Setau saya di lingkaran cinta ini mereka selain ngaji Islam lebih dalam, mereka juga wajib setor amalan harian selama seminggu seperti:
1) Sholat wajib di mesjid berapa kali seminggu
2) Sholat yg lain berapa kali di mesjid
3) Sholat sunat sebelum atau sesudah sholat wajib berapa kali
4) Sholat dhuha berapa kali
5) Baca Al Qur’an berapa juz minggu ni
6) Puasa sunah senin kamis berapa kali
7) Infak sodaqoh ada tidak
8) Olahraga ada tidak
9) Dan lain-lain tak tau kalo ada tambahan lagi

Ah, gak sanggup dah jadi kader PKS. Jadi simpatisan saja deh. Malu buat laporin amal harian. Eh, amal harian kok dilaporin bukannya riya? Buat mereka sih tidak jadi riya tapi jadi penyemangat berlomba-lomba dalam kebaikan.

Nah, dengan sistem kontrol yang macam tu mungkinkah mereka korupsi? Biasanya buat mereka kader yang mulai kurang amal hariannya temen-temen satu lingkaran pasti mengingatkan. Separah-parahnya keluar dari lingkaran cinta alias turun level.

Ini diibaratkan sensor ketinggian air tanki yang memerintahkan pompa air buat isi tanki ketika air tanki kurang. Kalo air tidak juga terisi apakah tankinya yang harus di buang? Tentu tidak khan? Harus cek dulu apa sensor kurang akurat apa perlu dikalibrasi lagi, apa pompa ada komponennya yg rusak dan seterusnya dan seterusnya.

Saya yakin kader PKS lebih tau cara kerja kontrol sistem pengkaderan mereka. Apa yang harus diperiksa dan diperbaiki jika ada yang abnormal.
Setidaknya ada bukti kalo sistem kontrol ini masih bekerja. Beberapa foto di bawah menunjukkan salah satu elit politik PKS masih menjaga amal hariannya.

Ini foto Gubernur Sumut hasil pemilu terakhir kemarin yang bentar lagi menjalani sidang gugatan pilkada, sedang mengamalkan anjuran no 4. Diambil di sini
Satu lagi ni sedang mengamalkan anjuran no 5, lagi-lagi Gubernur Sumut. Sayang saya lupa save fotonya. Setidaknya pak Gatot Gubernur Sumut menerapkan dengan baik pembinaan keluarga. Seluruh anak gadisnya berjilbab. Menurut beliau begini caranya mendidik keluarganya. bisa di baca di sini

So, kalo ada yang salah dengan kader PKS bukan PKS nya yang dibubarin atawa dibully habis-habisan but kader PKS perbaiki diri lagi. Kita-kita mengingatkan dengan cara yang baik tentinya. Lalu kerja lagi.

Salam 3 besar dari negeri singa


sumber:http://politik.kompasiana.com/2013/04/02/wowwkader-pks-korupsi-547214.html

Menjerat LHI, Mungkinkah?



       



Nasrulloh Mu

“Tindak Pidana Pencucian Uang itu pelaksanaannya bagaimana ya ? Menemukan kejahatannya lalu menelusuri uangnya kemana aja atau menemukan uangnya lalu mencari kejahatannya ?

Kalau menemukan uangnya lebih dulu baru kejahatannya, periksa saja semua orang yang kekayaannya patud diduga diperoleh dari uang haram..” Itulah seloroh teman di akun facebook.  Dia, seorang ahli hukum, lulusan S2 hukum dari Universitas Indonesa (UI).
Saya juga punya teman kerja. Dia Manager Legal, yang sedang menyelesaikan S2 hukum di UI. Saat  ditanyakan  kasus LHI, yang dijadikan tersangka pidana pencucian uang. Dia terdiam, terlihat bingung.

Karena menurut dia, tindak pidana pencucian uang harus ditemukan dulu kasus awalnya. Uang yang di cuci harus jelas terlebih dahulu. Dari suap atau korupsi. “Bila kasus awalnya belum jelas, bagaimana menjadi tersangka pencucian uang”, begitulah dia berkata.
Terus terang aku tidak paham tentang hukum. Aku hanya sekolah  di jurusan akuntansi. Yang aku pahami seperti yang diungkapkan  oleh Jusuf  Kalla (JK).

Dimana beliau berkomentar soal kasus Century untuk menemukan pembobolnya.”Ikuti saja aliran uangnya”, begitulah JK berkata.
Jadi untuk menjerat LHI sebenarnya cukup simple. Terbukti ada aliran uang yang masuk kerekeningnya atau menerima sesuatu dari orang yang menyuapnya.
Apalagi bila kasus ini pengembangan dari operasi tangkap tangan, tentu lebih mudah pembuktiannya. Orang yang menerimanya pasti  kedapatan sedang menerima atau menghitung uang. Seperti  kasus ketangkaptangan seorang hakim dalam proses hukum soal Bansos kota Bandung.

Namun apakah semua itu sudah terbukti pada LHI ?  Oiya… kerjaan KPK itu kan hanya menyidik dan menutut ya…. biar pengadilan saja yang membuktikan.


sumber:http://hukum.kompasiana.com/2013/04/02/menjerat-lhi-mungkinkah--542290.html

PKS Tolak Pilkada Tak Langsung

 



JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak wacana pemilihan kepala daerah tak langsung. Bagi PKS, pilkada tak langsung buruk bagi kehidupan berdemokrasi di Indonesia. "Jangan halangi kedaulatan rakyat," kata Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nurwahid kepada wartawan di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (2/4).

Hidayat menyatakan, sejumlah kerusuhan yang terjadi di beberapa daerah terkait pilkada tidak melulu sepenuhnya kesalahan rakyat. Menurutnya di setiap kerusuhan itu ada andil pemerintah lewat aparat keamanan terkait. "Aparat keamanan kita ke mana? Intelijen kita ke mana?," ujarnya.

Kerusuhan yang terjadi usai pemilihan dinilai tidak sebanding dengan pelaksanaan pilkada. Menurut Hidayat prosentase kerusuhan pilkada dengan pelaksanaan pilkada tak lebih dari 10 persen. Artinya masih lebih banyak pilkada langsung yang berhasil dan tidak mengakibatkan kerusuhan. "Jangan rakyat disalahkan," katanya.

Hidayat menyatakan pemerintah harus proaktif memberikan pendidikan politik yang benar kepada rakyat. Para kandidat kepala daerah jangan mengeluarkan pernyataan yang bernada provokatif kepada para pendukung. Selain itu KPU selaku penyelenggara pemilu juga mesti bersikap adil dan tidak memihak.

Yang tak kalah penting, imbuh Hidayat, aparat keamanan harus bisa memahami kondisi yang terjadi di masing-masing daerah. "Petugas keamanan harus benar-benar siap hadir di masyarakat," katanya.

sumber:http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/04/02/mkm03h-pks-tolak-pilkada-tak-langsung

Cari Caleg Perempuan? PKS: Itu Mudah



JAKARTA -- Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra mengaku partainya tidak mengalami kesulitan dalam mencari calon legislatif (caleg) perempuan. PKS meyakini mampu memenuhi kuota 30 persen bagi caleg perempuan pada 2014.

Indra mengklaim sejak dulu PKS tidak pernah mengalami kesulitan dalam mencari caleg perempuan. Misalnya, pada 2009 lalu saja kuota caleg perempuan PKS mencapai 37 persen.
"Untuk mendapat caleg perempuan itu mudah," kata Indra di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4).

Mudahnya mencari caleg perempuan, ujar Indra, didukung oleh jalannya kaderisasi dalam mesin partai. Sehingga setiap kader perempuan selalu siap ketika ditunjuk menjadi caleg PKS. "Di PKS itu untuk menjadi caleg bukan mendaftar, namun penunjukkan oleh partai," papar Indra.

Kader perempuan yang ditunjuk menjadi caleg PKS diwajibkan mempunyai integritas, moralitas yang teruji, kapasitas yang memadai dan mempunyai karya, serta ketokohan di masyarakat.
Indra menjelaskan kategori caleg PKS ada dua versi, yakni dari internal melalui kaderisasi partai, sedangkan eksternal caleg yang didatangkan dari luar yang merupakan simpatisan partai. Caleg dari luar juga harus memiliki kapabilitas dan sudah teruji kontribusinya bagi masyarakat.

Terkait banyaknya tudingan perempuan tidak tertarik menjadi caleg, Indra mengatakan, di PKS caleg itu bukan masalah tertarik atau tidak. Namun, siapapun yang sudah ditunjuk oleh partai untuk menjadi caleg harus siap melakukan.


sumber:http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/04/02/mkm6pu-cari-caleg-perempuan-pks-itu-mudah

Ada Google, PKS Pastikan Tak Ikut Kunker Komisi III ke Eropa


Jakarta - Komisi III DPR berencana melakukan kunjungan kerja ke 4 negara Eropa untuk pendalaman Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP dan KUHAP. Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, memastikan anggotanya tak akan ikut serta dalam kunker tersebut.

"Kami sudah putuskan sejak akhir 2012 lalu bahwa PKS tidak ikut kunker atau studi banding ke luar negeri sampai selesai masa jabatan (tahun 2014)," kata Hidayat Nur Wahid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2013).

Hidayat menerangkan Fraksi PKS akan lebih fokus pada tugas-tugas di DPR dengan tidak turut pembahasan RUU ke luar negeri. Namun, hal itu bukan berarti PKS tidak melakukan pembahasan.

"Kami juga akan studi banding, kami punya perwakilan di luar negeri. Kami bisa searching ke profesor Google, tapi kami hormati kawan-kawan yang akan berangkat," tuturnya.

"Tapi kami ingatkan betul kunker harus berkualitas, transparan, jangan menambah kesalahan bagi DPR. Tapi itu KUHP dan KUHAP ya bukan santet," lanjut Hidayat.

Soal optimisme pengesahan RUU KUHP dan KUHAP itu, menurut Hidayat memang hal itu jadi tantangan khususnya bagi Komisi III karena sudah puluhan tahun Indonesia menggunakan KUHP warisan kolonial.

"Itu tantangan berat di Komisi III dan pemerintahan, kalaupun belum selesai ya ini sudah bagus sudah dimulai pemerintah (menyerahkan kepada DPR)," ungkapnya.

"Kalau tidak selesai maka itu berarti kita akan langgengkan UU warisan Belanda," imbuh Hidayat.


sumber:http://news.detik.com/read/2013/04/02/122718/2209219/10/ada-google-pks-pastikan-tak-ikut-kunker-komisi-iii-ke-eropa?9911012

PKS Siapkan 15.462 Bakal Caleg untuk Pemilu 2014

Presiden PKS Anis Matta



VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyiapkan 15.462 bakal calon legislatif baik untuk pusat maupun provinsi dan kabupaten/kota. Sebelum didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), bakal caleg itu akan terjun ke tengah-tengah masyarakat untuk uji kelayakan.

"Seluruh caleg tersebut saat ini tengah menyiapkan berbagai persyaratan administratif untuk didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik tingkat pusat maupun daerah secara serentak pada 9 April 2103 mendatang," kata Presiden PKS, Anis Matta, setelah menggelar Rapat Pleno Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS di Hotel Bidakara, Senin, 1 April 2013.

Dalam rapat DPP yang diperluas dengan menyertakan pengurus wilayah dari 33 provinsi, Anis menyatakan seluruh bakal caleg PKS tersebut sebelumnya telah melalui tahapan verifikasi internal partai yang cukup ketat.

Dari total jumlah bakal caleg tersebut, sebanyak 476 orang merupakan bakal caleg DPR, sebanyak 1.816 orang untuk DPRD Provinsi dan 13.170 untuk Kabupaten/kota.

Ditambahkan Anis, caleg PKS merupakan usulan kader dari tingkat bawah yang disertai dengan penilaian atas penguasaan dasar perjuangan partai serta penerimaan bakal caleg tersebut di tengah masyarakat.

"Nantinya melalui KPU kami juga meminta masukan masyarakat atas caleg asal PKS. Inilah saatnya menguji komitmen para caleg terhadap kepentingan rakyat," katanya.

Dalam rapat pleno tersebut, Anis meminta seluruh struktur untuk mendaftarkan bakal caleg ke KPU di hari pertama pendaftaran yaitu tanggal 9 April pekan depan. Secara umum, menurut Anis, PKS tidak menemui kendala dalam memenuhi persyaratan caleg yang ditetapkan KPU.

"Stok kader PKS melimpah ditambah dengan unsur-unsur tokoh yang sejalan dengan garis perjuangan partai, maka kami tidak kesulitan memenuhi jumlah maksimal dengan kualitas caleg yang mumpuni pula," ujar Anis.

Terkait keterwakilan perempuan, Anis menyatakan PKS sudah memenuhi kuota 30% caleg perempuan dan dalam urut zipper seperti arahan  KPU.  "Sejak Pemilu 1999, PKS selalu memenuhi kuota perempuan, maka pemilu 2014 pun tetap terpenuhi kuota tersebut," kata Anis.

sumber:http://politik.news.viva.co.id/news/read/401833-pks-siapkan-15-462-bakal-caleg-untuk-pemilu-2014

Jual rempeyek untung 2 Juta perbulan, ini caranya


Rempeyek adalah makanan tradisional yang cukup di gemari masyarakat sebagai tambahan lauk nasi. Jika anda memiliki waktu luang, anda dapat mencoba membuatnya. tidak ada salahnya juga apabila anda menjadikannya sebagai peluang dalam menabah penghasilan.

Ini resep membuat Rempeyek :

Bahan dan Bumbu :

    500 gram tepung beras
    1 butir telur ayam
    6 gelas air untuk melarutkan adonan
    kacang tanah, yang sudah potong kecil-kecil/ rajang kasar
    minyak untuk menggoreng

Haluskan :

    8 siung bawang putih
    8 buah kemiri
    2 sdm ketumbar
    2 lembar daun jeruk
    garam secukupnya
    1 bks royco ayam

CARA MEMBUAT REMPEYEK KACANG :

    Kocok telur dan bumbu halus hingga bumbu larut. Masukkan tepung beras sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk. Tuang air sedikit demi sedikit hingga tercampur rata dan tidak menggumpal, gunakan centong sayur bila perlu.
    Masukkan kacang tanah. Pastikan adonan tidak teralu kental agar hasilnya renyah.
    Panaskan minyak, Ambil adonan sebanyak 1 sendok sayur, goreng hingga berwarna keemasan. Angkat dan tiriskan. Untuk 100 buah.

sumber:http://biznetbunda-biznetbunda.blogspot.com

Untuk pemasaran anda dapat memulai dengan memasarkan di teman-teman sekitar anda. atau anda dapat titipkan di toko-toko klontong dan pasar.

Analisis Usaha


MODAL AWAL

Peralatan

alat menggoreng                Rp 100.000,00
Kompor gas dan tanbung  Rp 600.000,00
Sealer                               Rp  50.000,00

Total                   Rp 750.000,00

pengeluaran untuk modal di atas dapat anda hilangkan apabila anda sudah memiliki. tidak perlu
membeli baru, gunakan saja yang sudah ada.

Biaya Perlengkapan


Kantong Plastik    Rp  50.000,00
Plastik Kemasan   Rp 100.000,00

Total                      Rp 150.000,00


Perhitungan laba rugi (kira-kira 50 bungkus per hari)

50 bungkus x Rp 3.000,00 x 30 hari   Rp 4.500.000,00

Biaya-biaya

Bahan baku rempeyek  Rp 2.000.000,00
Gas                              Rp   150.000,00
Transportasi                  Rp   100.000.00
Lain-lain                       Rp   100.000,00
biaya perlengkapan       Rp   150.000,00
biaya penyusutan           Rp    33.292,00

Jumlah               Rp 2.533.292,00

LABA BERSIH          Rp 1.966.708,00




sumber:http://www.saudagarpks.com/2013/03/ide-bisnis-jual-rempeyek-dan-hitungan.html

KPK Bantah Pecat Pegawai yang Bocorkan Sprindik Anas




Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah ada pemecatan pegawai KPK terkait dengan pembocoran sprindik Anas Urbaningrum sebagai tersangka.

"Belum ada keputusan resmi soal itu (pemecatan). Kalau itu seharusnya ditanyakan kepada Komite Etik. Belum ada keputusan resmi soal pemecatan," kata juru bicara KPK Johan Budi di gedung KPK, Jakarta, Senin (1/4).

Johan menjelaskan terkait pemecatan pegawai di KPK yang berhak melakukan hal itu ialah pimpinan KPK dengan rekomendasi dari Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) KPK yang dirumuskan bersama dengan Sekjen KPK, Kepala Biro Hukum KPK, Kepala Biro SDM KPK, dan Wadah Pegawai (WP) KPK.

Bantahan yang dikeluarkan Johan menangkis isu adanya pemecatan pegawai KPK berinisial WS yang diberhentikan per Kamis (28/3). Informasi pemecatan pegawai KPK disampaikan Direktir Eksekutif Republik Insitute Fajlurrahman Jurdi lewat rilisnya yang disebarkan kepada media massa.

Dalam rilisnya, Fajlurrahman memberikan keterangan atas pengakuan WS yang telah diberhentikan dari KPK kepada Republik Institute.

Menurut pengakuan WS, target utama yang akan disingkirkan ialah Ketua KPK Abraham Samad. WS mengaku memberikan foto sprindik kepada seorang wartawan dan tidak akan berpikir masalah kebocoran akan menjadi rumit.

"Menurut WS, dalam pemeriksaan memang AS ditemukan bukti berupa komunikasi dengan  wartawan terkait dengan spirindik AU. Itu hanya berupa SMS, BBM (Blacberry Messenger). Namun tidak ditemukan bahwa dia yang mengeluarkan dokumen tersebut," jelasnya.

Keterangan rilis tersebut lebih jauh mengungkapkan pembentukan Komite Etik untuk melengserkan AS. Posisi netral di tubuh Kmite Etik, menurut WS, ialah Abdullah Hemahua, Tumpak Hatorangan Panggabean, dan Mukti Fadjar. Tapi, diambilnya Anies Baswedan dianggapnya bermotif politik. Menurut WS, Anies ialah Rektor Universitas Paramadina. AU menjadi salah satu penyumbang di yayasan tersebut selain memiliki kedekatan dengan Bambang Widjojanto (BW).

"Nuansa dendam BW terhadap AS belum bisa dia terima dari saat pelantikan hingga sekarang. Kekalahannya ketika dipilih DPR dulu masih membekas di hatinya. Itu penyakit hati yang membeku di hati BW sekarang. Pada intinya sudah ada korban dari spirindik, yakni WS dan sudah diberhentikan," ujar Fajlurrahman.

Ada beberapa kasus besar yang akan diselesaikan pada tahun ini yang menjadi target AS. Karenanya, lanjut Fajlurrahman, kekuatan luar memanfaatkan konflik internal dan kasus spirindik untuk menyingkirkan AS. Salah satu kasus yang menjadi fokus ialah RI 2, karena telah ditemukan bukti bahwa kasus Century terdapat indikasi tindakan pidana yang sangat sistematis.

"Itu hanya tinggal waktu dan menunggu saja. Kami berharap semoga AS tidak  dibunuh di tengah jalan supaya bisa menyelesaikan sejumlah agenda pemberantasan korupsi di negeri ini," tulis Fajlurrahman dalam kalimat terakhir rilisnya. (Hafizd Mukti)

Editor: Wisnu AS

sumber:http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/01/1/143036/KPK-Bantah-Pecat-Pegawai-yang-Bocorkan-Sprindik-Anas

PKS Yakin Menang di Pilgub Jawa Tengah

Senin, 01 April 2013 | 23.27




Metrotvnews.com, Surakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimistis bisa memenangkan pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah sekaligus mematahkan mitos provinsi itu merupakan basis massa PDIP.

Kebulatan tekad itu disampaikan Ketua DPP PKS Bodi Dewantoro saat membuka acara Jaulah Supervisi Wilda Jatijaya Dapil 4 dan 5 Jawa Tengah di Kota Surakarta, Minggu (31/3).

"Seperti kata Presiden PKS Anis Matta, di pilgub ini kami punya misi penting untuk mematahkan mitos Jawa Tengah khususnya Solo adalah basis merah," tegas Bodi kepada pengurus DPD PKS se-eks karesidenan Surakarta yang hadir dalam kesempatan itu.

Pilgub Jawa Tengah, menurut dia, ini ibaratnya tiket emas sekaligus batu ujian bagi PKS. Jika di Jawa Tengah mereka mampu meraih kemenangan, lanjut dia, PKS yakin menang di pemilihan umum kepala daerah (pemilu kada) lain, serta menjadi indikator kemenangan dalam pemilu. "Ini jalan menuju tiga besar di Pemilu 2014," imbuh Bodi.

Di atas kertas, lanjut Bodi, PKS bisa dikatakan sedang bersiap menuju kemenangan karena mereka memiliki 40 kursi di DPRD provinsi. Di samping momentum Milad ke-15 PKS yang akan dilangsungkan pada 20-21 April mendatang di Kota Surakarta.

Kegiatan yang akan dihadiri 5.000 pengurus PKS dari seluruh Indonesia itu dinilai merupakan momentum yang tepat untuk merapatkan barisan. Terlebih setelah partai tersebut mendapat musibah terkait persoalan hukum yang menyangkut mantan Presiden PKS Lutfhi Hasan Ishaaq.

"Ini merupakan momentum kebangkitan bagi kader PKS. Solo banyak momentum sejarah untuk dijadikan spirit menuju pemenangan, termasuk Pilgub Jawa Tengah," kata Ketua Bidang Seni dan Budaya DPP PKS Yudi Widiana Adia.

Adapun PDIP mengajukan pasangan Ganjar Pranowo yang saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR sebagai calon gubernur dan Bupati Purbalingga Heru Sujatmoko. (Ferdinand)

Editor: Henri Salomo Siagian

sumber:http://news.lintas.me/go/metrotvnews.com/pks-yakin-taklukkan-pdip-di-pilgub-jawa-tengah

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger