Cermati Sidang Kuota Impor Daging Kasus LHI - Bag. 2 - )|( PKS Bae Kudus
Headlines News :
Home » » Cermati Sidang Kuota Impor Daging Kasus LHI - Bag. 2

Cermati Sidang Kuota Impor Daging Kasus LHI - Bag. 2

Senin, 06 Mei 2013 | 09.51

  

by @DangTuangku

    1. Jaksa penuntut umum (JPU) mulai melakukan pembuktian dakwaannya dlm kasus arya dan juard effendy.
    
    2. Bukti yg digunakan adalah CCTV yg disebut2 kronologis mulainya suap.
    
    3. Padahal CCTV hanya menggambarkan pengumpulan uang oleh indoguna.
    
    4. Uang akan diserahkan ke AF yang mengaku ke indoguna akan diberikan ke LHI.
    
    5. Bukti CCTV belum berarti apa2 untuk membuktikan benarnya uang itu utk LHI. Atau utk konstruksi hukum yg dibangun KPK. Mari kita runut.
    
    6. Sebab memang faktanya uang itu memang utk AF. Apakah memang utk LHI? Belum tentu.
    
    7. JPU belum mengajukan bukti AF identik dgn LHI sehingga bisa dikualifisir diterimanya uang oleh AF sama dgn diterima oleh LHI.
    
    8. Berkali-kali kami tuitskan, bahwa utk membuktikan identik tidaknya AF dgn LHI adalah adanya bukti sadapan.
    
    9. Yaitu sadapan perintah LHI ke AF utk ambil suap. Diluar bukti itu, maka tidak kuat.
    
    10. Katakanlah nanti KPK pakai bukti pertemuan langsung AF dan LHI untuk garap indoguna, maka itu baru pengakuan AF.
    
    11. Pengakuan AF ataupun pengakuan orang lain yg mengaku ada dlm pertemuan itu juga belum bisa dsb bukti.
    
    12. Unus testis nulus testis. Satu bukti belum bisa disebut bukti.
    
    13. Pengakuan AF dan siapapun nilainya sama dalam pembuktian. Belum bisa jadi bukti.
    
    14. JPU harus mendukung pengakuan itu dgn sadapan elektronik berisi rekaman.
    
    15. Analisa kami, KPK tampaknya sadar betul bahwa ketiadaan sadapan AF-LHI melemahkan konstruksi dakwaan.
    
    16. Itu sebabnya KPK mencicil bukti CCTV di persidangan. Pekan lalu baru CCTV di Indoguna.
    
    17. Pekan berikutnya nanti mungkin CCTV di Le Meridien yang akan diputarkan.
    
    18. Isi CCTV di Le Meridien nilainya tetap sama dgn CCTV di Indoguna.
    
    19. Sebab, CCTV di Le Meridien hanya menghubungkan Indoguna dgn AF. Bukan hubungan Indoguna dgn LHI.
    
    20. Sedangkan konstruksi hukum yg dibangun KPK adalah suap. Syarat suap adl yg disuap penyelenggara negara.
    
    21. Satu2nya penyelenggara negara dlm konstruksi hukum yg dibangun KPK adl LHI.
    
    22. Jadi bukti identiknya AF dgn LHI adalah syarat mutlak bagi KPK membuktikan konstruksi dakwaannya.
    
    23. Dakwaan kpd siapa saja dlm kasus impor daging. Baik kepada effendy bersaudara apalagi LHI.
    
    24. Tanpa bukti identiknya AF dgn LHI maka semua konstruksi hukum yg dibangun KPK runtuh.
    
    25. Strategi KPK mencicil bukti di sidang arya dan juard serangkaian dg strategi KPK dlm menyidik LHI yg msh penyidikan.
    
    26. Perhatikan saksi2 yg dipanggil KPK dlm parkara LHI yg tahap penyidikan. Kini muncul ayu azhari.
    
    27. KPK hendak menciptakan opini bahwa LHI plus PKS itu memang kotor lewat perkara LHI dan AF. Sekaligus senangkan pemesan perkara.
    
    28. Tujuannya agar hakim, baik yg adili arya cs maupun LHI, nantinya tak terbebani buat putusan terbukti meski alat bukti KPK sgt mragukan
    
    29. Demikian tuits kami agr dipahami scr utuh dg chirps sebelumnya. Berilah penjelasan kepada masyarakat. Sebab pers tak bisa diharapkan.
    
    Content from Twitter
Share this article :

2 comments:

Anonim mengatakan...

Saya mau dicuss aja. Bagaimana dengan "petunjuk",apakah keterangan dari 2 saksi yg bersesuaian dapat dikatakan sebagai "petunjuk" (salah satu alat bukti yg sah dlm KUHAP)?

DPC PKS BAE - KUDUS mengatakan...

sepertinya sih bisa dg tetap merujuk syarat2nya

Post Terpopuler

Arsip Blog

Total Tayangan Laman

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. )|( PKS Bae Kudus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger